LAMONGAN JATIM - Seorang pelajar di Lamongan dilarikan ke rumah sakit karena terserempet kereta api (KA). Kecelakaan terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu Desa Paji, Kecamatan Pucuk.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelajar tersebut bernama Cahyo Gumelar (15). Ia seorang pelajar kelas 8 SMP 1 Pucuk.

Korban selamat setelah sempat terpental hampir 5 meter, saat mengendarai motor dengan nopol S 2669 KQ, dan menyeberang rel KA tanpa palang pintu di Desa Paji.

Kapolsek Pucuk, AKP Siswoyo mengatakan, kecelakaan ini bermula ketika Cahyo melaju dari arah timur ke barat. Sampai di depan SMP 1 Pucuk, lanjut Siswoyo, korban berbelok ke arah selatan dan menyeberang di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

"Bersamaan dengan itu melintas Kereta Api Argo Anggrek dengan Nomor log CC2061387, dari arah Surabaya hendak ke Jakarta," ujar Siswoyo.

Korban, lanjut Siswoyo, kemudian terserempet KA Argo Anggrek dan terpental sekitar 5 meter dari lokasi kejadian. Akibat terserempet KA, korban mengalami patah tulang dan sudah dibawa ke rumah sakit.

"Korban mengalami luka lecet lutut kanan, patah tulang hidung, lecet perut kiri, lecet punggung, robek pada siku tangan kiri," jelasnya.

Siswoyo menambahkan, setelah menerima laporan, pihaknya kemudian mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. "Kami sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta keterangan para saksi," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Pelajar Di Lamongan Selamat Usai Terserempet Kereta Api

PONOROGO JATIM - Sebuah video sepasang kekasih beradegan mesum viral di media sosial di Ponorogo, baik di Facebook maupun di WhatsApp.

Dalam video berdurasi 24 detik tersebut, tampak sepasang kekasih yang berciuman di tempat umum.

Diketahui aksi mereka dilakukan di salah satu sudut taman yang berada di depan Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo.

Video tersebut bermula dari unggahan sebuah akun di grup media sosial Facebook, ICWP.
Tak lama postingan tersebut hilang dari grup.

Namun tampaknya banyak netizen yang telah mengunduh video tersebut dan disebarkan melalui media sosial lainnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Ketenteraman, Penertiban dan Kebakaran Satpol PP (Timbumkar) Siswanto menjelaskan pihaknya sudah mengetahui hal tersebut dari media sosial.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, terutama para muda-mudi Ponorogo untuk tidak berbuat mesum di tempat umum, terutama di taman.

Hal ini untuk saling menjaga kenyamanan pengunjung taman.

Jika masih melanggar, satpol PP tak akan segan untuk bertindak tegas kepada pelaku mesum.

"Sebaiknya jaga sikap di tempat umum, jangan sampai berbuat mesum seperti itu," kata Siswanto, Rabu (14/10/2020).

Viral, Video Sepasang Kekasih Sedang Mesum Di Taman Ponorogo

LUMAJANG JATIM - Seorang siswi bernama Siti Nur Aisyah (16) warga Dusun Kembangan, Kecamatan Tempeh, Lumajang tewas dilindas truk di Jalan Umum Dusun Tempeh lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Selasa (13/10/202

Dari sejumlah informasi yang dihimpun, insiden kecelakaan maut tersebut terjadi sekira pukul 19.45 WIB.

Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi N-5722-YAB.

Kanit Laka, IPDA Rusdiq Sudarmanto Satlantas Polres Lumajang menduga, Siti menjadi korban kecelakaan saat hendak mendahului truk tronton dengan nomor polisi W-8279-UA dari arah kanan.

Nahasnya, dari arah berlawanan tiba-tiba ada dumtruk melaju dengan kecepatan sedang. 

Karena tak cukup ruang, alhasil setang kanan sepeda motor korban membentur body samping kiri truk.

 Korban pun terpental dan masuk ke kolom truk tronton yang sempat akan didahului dari arah bersamaan.

"Diperkirakan korban mendahului karena hendak menuju rumah. Soalnya depan lokasi kejadian itu gang ke arah rumahnya," kata Rusdiq, Rabu (14/10/2020).

Seusai kejadian jenazah korban lantas dilarikan ke rumah sakit.

Kini, polisi masih memburu sopir truk yang menyenggol kendaraan Siti dari arah berlawanan.

"Ada yang lihat dumtruk sempat berhenti di selatan jembatan. Tapi setelah saya lihat tidak ada. Waktu saya periksa CCTV gambar tidak jelas cuma kelihatan lampu-lampu kendaraan dan ada bayangan truk. Untuk lihat plat nomor gak bisa," ungkapnya.

Menyalip Tronton Dari Kanan, Pelajar Di Lumajang Tewas Terlindas

KEBUMEN JATENG - Seorang penjaring ikan ditemukan tewas di bibir pantai Kebumen. Korban sebelumnya dikabarkan hilang oleh keluarga sejak Selasa (13/10) kemarin.


Korban adalah Muh Samsuri (70), Warga Karang Asem, RT 01/ RW 01, Desa Kedaleman Kulon, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Lelaki itu dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Selasa (13/10).

"Pertama kami mendapatkan info dari BPBD Kebumen tadi malam bahwa telah terjadi orang diduga tenggelam di Pantai Criwik. Kami kemudian langsung memberangkatkan satu regu untuk berangkat ke lokasi kejadian," kata Humas Basarnas Cilacap, Syaeful Anwar ketika dihubungi wartawan, Rabu (14/10/2020).

Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, relawan beserta warga, akhirnya korban ditemukan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tergeletak di bibir pantai Sawangan, Kecamatan Puring pada Rabu (14/10/2020) Pagi.

"Korban ditemukan pagi ini sekitar pukul 07.15 WIB dengan kondisi meninggal dunia tepatnya dari lokasi kejadian ke arah timur sekitar dua kilometer di Pantai Sawangan Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Setelah dievakuasi, korban langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan," lanjutnya.

Sebelum ditemukan tewas, diketahui korban berpamitan kepada keluarga hendak menjaring di sekitar Pantai Criwik pada Selasa (13/10) sekitar pukul 05.00 WIB kemarin pagi. Naming hingga siang korban tak juga pulang dan akhirnya keluarga mencarinya sampai ke pantai.

Setelah sampai di lokasi, hanya terlihat sepeda motor korban. Pihak keluarga pun memutuskan untuk mencari korban di sekitar lokasi namun tak ditemukan hingga akhirnya keluarga melapor kepada petugas.

Sumber : detik.com

Pencari Ikan yang Hilang Di Pantai Kebumen Ditemukan Meninggal

LUMAJANG JATIM - Tragedi berdarah baru saja terjadi di Kecamatan Kunir, Lumajang. Tepatnya sekira pukul 09.30 WIB.

Pemicunya, saat AS yang baru saja pulang mencari rumput di sawah, tengah memergoki istri tak mengenakan busana dan berduaan bersama S di dalam kamar. 

Akibat cemburu buta, AS yang saat itu masih memegang celurit langsung menyabit kepala S. 

Diketahui di desa eks lokakisasi itu, masyarakat melabeli kawasan tersebut merupakan bekas tempat lokalisasi. 

Saat berkunjung di desa itu, sapaan perempuan-perempuan centil meminta kesediaan untuk mampir sangat akrab di telinga.

Rata-rata perempuan ini mengenakan pakaian minim duduk berjajar saling melempar senyum kepada semua orang yang lewat.

LS salah satu pemilik warung yang tak ingin disebutkan namanya membenarkan, aktifitas prostitusi di kawasan tersebut pernah diobrak. Namun sudah setahun kembali buka.

"Dua tahun lalu pernah diobrak waktu Bupati Lumajang yang baru menjabat," kata LS, Selasa (13/10/2020).

Saat disinggung mengenai kejadian pembacokan, LS mengaku tidak tahu menahu. 

Pun Ia juga mengatakan tak ada saksi mata selain istri AS. 
Sebab kata LS, hubungan warga di Desa Kabuaran terbilang cuek. 

Pengakuan ini rasanya juga perlu diamini. Sebab berdasarkan pengamatan di lokasi 
bangunan antar warga saling berjarak.
Kebanyakan dipisahkan lahan kosong yang belum digarap. 

"Saya tadi pas kulakan di pasar, pulang-pulang tiba-tiba jalan sepi. Terus ada polisi sama Pak RT. Saya tanya Pak RT juga gak tahu," ucapnya.

Saat ditanya mengenai dugaan istri AS menjalin cinta terlarang dengan S, ia kembali mengelengkan kepala.

Namun yang jelas, kata LS, rumah AS sehari-sehari juga difungsikan sebagai warung kopi yang juga memajang pelayang perempuan.

"Itu kan ngontrak di rumah anak saya, sekitar 2 tahun lalu. Kalau pasangan ini nikah resmi dan mereka pendatang," ungkapnya.

Pulang Dari Sawah Pria Di Lumajang Pergoki Istri Telanjang di Kamar Dengan Pria Lain

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarokatatuh

Dalam perjumpaan kita kali ini, saya akan membuka salah satu manfaat dari Sholawat Jibril. Yang mana apabila kita mau mengamalkan dengan sungguh-sungguh dan keyakinan, apa yang jadi keinginan kita akan terwujud.

Membaca shalawat kepada nabi termasuk salah satu amalan yang sangat mudah dan sangat utama, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala secara tegas berfirman di dalam al-quran bahwa Allah sendiri dan para malaikat nya senantiasa bershalawat kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wa salam.

Allah memerintahkan Kepada umat manusia untuk membaca shalawat kepada nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Habibullah atau Kekasih Allah yang tinggi kedudukannya. sehingga dikisahkan ketika Nabi Adam alaihissalam hendak menikahi sayyidatina Hawa diperintahkan oleh Allah supaya memberi mas kawin kepada Hawa dengan mas kawin membaca shalawat kepada Nabi Muhammad yaitu dengan bacaan sholawat Shallallahu Ala Muhammad.

Kalimat sholawat mengandung doa permohonan kepada Allah untuk Nabi Muhammad seperti Shallallahu Ala Muhammad, Allahumma shalli Ala Muhammad dan lain sebagainya, dalam kalimat shalawat tersebut dan kalimat-kalimat sholawat lainnya pasti ada lafal Allah dan lafal Muhammad, jadi ketika seseorang membaca sholawat, Maka secara langsung akan menyebut lafal Allah dan Muhammad. Jadi tidak hanya menyebut asmaul allah saja tapi juga menyebut asma Nabi Muhammad. Berbeda dengan membaca La Ilaha Illallah. Subhanallah dan alhamdulillah, yang hanya menyebut asma Allah saja.

Banyak saudara kita yang tersesat kejalan syaitan hanya karena ingin sebuah kekayaan, ingin memiliki harta berlimpah, ingin hutangnya Segera lunas, ingin bisa memiliki mobil, dan keinginan lainnya. Namum mereka salah jalan lupa diri dan tersesat di dalamnya. Hal tersebut hanya akan membuat kita serta keturunan kita semakin sengsara di akhirat dan bahkan sampai di laknat oleh ALLAH SWT.

Islam sudah mengajarkan cara mudah dan simple dalam menanggapi hal itu semua.

Hanya dengan mengamalkan Sholawat Jibril saja, apa yang anda inginkan akan segera terwujud. Seperti Hutang Lunas secara cepat, Ingin membangun rumah sendiri, segera bisa membeli Mobil, atau bahkan ingin menjadi kaya raya. 

Akan tetapi, simak baik-baik tata caranya sebelum melakukan, karena agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam melakukan sebuah amalan.

Berikut ini adalah cara mengamalkan Sholawat Jibril : 

1. Usai Sholat Fardhu, Baca Sholawat 500x
2. Lakukan Sholat Hajat 2 rakaat di sepertiga malam, kemudian baca Sholawat Jibril minimal 2000x
3. Di Setiap Selesai baca Sholawat, berdoalah dalam hati apa yang anda inginkan.
4. Amalkan Dengan Keyakinan dan Istiqomah

Insyaallah, jika anda mengamalkannya dengan penuh keyakinan, apa yang menjadi hajat anda pasti akan dikabulkan dalam waktu yang singkat.

Berikut ini adalah bacaan Sholawat Jibril yang harus diamalkan.

صَلَّى اللهْ عَلَى مُحَمَّدْ 

Sekian tulisan dari saya, semoga bermanfaat. Saya akhiri Wassalamu'alaikum warahmatullahi Wabarokatatuh.

Amalan Sholawat Jibril Untuk Pelunas Hutang Dan Menjadi Kaya

BLITAR JATIM - Suparti, 65 tahun, warga asal Kelurahan Kalipang Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar yang tinggal di Satreyan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia di kandang sapi. 

Diduga, SUPARTI meningal karena sakit hipertensinya kambuh dan tidak diketahui orang. 

Pejabat Sementara Paur Humas Polres Blitar, BRIPKA Didik Dwiwahyudi yang dikonfirmasi mengatakan, jenazah SUPARTI pertama kali diketahui MULYADI, suaminya. Bermula ketika sekitar jam 07.00 WIB, MULYADI melihat SUPARTI sedang memasak di dapur. Sementara MULYADI membersihkan sepeda motornya di dalam rumah. Beberapa waktu kemudian ketika MULYADI lewat di dekat kandang sapi, ia terkejut saat melihat SUPARTI tergeletak. 

MULYADI mencoba memanggil-manggil SUPARTI, namun tidak direspon. Ketika didatangi SUPARTI, ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi bersama petugas kesehatan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sebelum meninggal SUPARTI mempunyai riwayat sakit kepala dan hipertensi. 

Diduga kematian SUPARTI akibat sakit yang dideritanya kambuh dan tidak diketahui orang lain. 

Sumber : andikafm.com

Seorang Nenek Di Blitar Ditemukan Tewas Di Kandang Sapi

TULUNGAGUNG JATIM - Sebuah Mobil pick up Nopol. AG 8590 RJ yang dikemudikan Komarudin, warga Desa Sukodono Kecamatan Karangrejo Tulungagung tertabrak Kereta Api (KA) Barang. 

Kecelakaan yang terjadi di Desa Pulosari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung ini terjadi karena mobil pick up mogok saat berada di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
 
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi, mengatakan, kecelakaan bermula ketika mobil pick up menyebrang di perlintasan kereta api sekitar jam 18.15 WIB petang tadi. 

Disaat bersamaan melintas KA barang warna hijau berjalan dari arah Blitar ke Tulungagung. Karena mobil pick up mogok akhirnya terjadi tabrakan hingga mobil pick up terpelanting cukup jauh.

Beruntung, KOMARUDIN, sopir mobil pick up dan NURKOLIK penumpang mobil pick up, keduanya warga Desa Sukodono Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung dalam keadaan selamat. 

Keduanya berhasil menyelamatkan diri sebelum mobil pick up tertabrak KA barang. 

Sumber : andikafm.com

Mogok Di Tengah Jalan, Pickup di Tulungagung Ketabrak Kereta Api

BOJONEGORO JATIM - Satu keluarga di Bojonegoro tewas tersetrum jebakan tikus listrik. Menurut polisi, pihaknya sudah mengimbau petani tak membuat jebakan tikus tersebut sejak dulu.


"Sudah sering kali kita imbau kepada para petani untuk tidak memakai jebakan tikus listrik. Karena sangat berbahaya," kata Kapolsek Kanor, Bojonegoro, AKP Hadi Waluyo, Senin (12/10/2020).

"Kita sering mengimbau saat patroli di jalan-jalan persawahan. Pasca-kejadian ini (satu keluarga tewas) kita akan lakukan penertiban dan koordinasi dengan Muspika dan para kades," imbuhnya.

Ia juga menegaskan, jebakan tikus listrik yang menewaskan satu keluarga itu telah diamankan. Kemudian pemeriksaan para saksi juga sudah dimulai oleh tim penyidik di Polsek Kanor.

Minggu (11/10) malam, salah satu jebakan tikus listrik di Desa Tambahrejo menelan korban jiwa. Tidak tanggung-tanggung, korbannya satu keluarga.

Korban terdiri dari seorang pria bernama Parno (55), istrinya Riswati (50) serta dua anaknya, Jayadi (32) dan Arifin (21). Mereka tinggal di Dusun Prijek, Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor.

Dalam jebakan tikus listrik milik tetangga korban tersebut, ada bambu penyangga kawat yang roboh. Sehingga kawat listrik jatuh ke tanah dan korban yang lewat sawah tersebut tersetrum hingga tewas.

Sumber : detik.com

Gegara Listrik Jebakan Tikus, Satu Keluarga Di Bojonegoro Tewas

SIDOARJO JATIM – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Buduran, tepatnya depan makam Buduran. Seorang wanita yang dibonceng temannya, terlempar ke jalur lain usai motor yang dikemudikan temannya menabrak pembatas jalan.

Korban yang meninggal dunia, Sumartik (54) warga Keputran Pasar Kecil Gang 1 No.68 RT 05 RW 11 Surabaya. Sedangkan yang membonceng, Farida Handriyati (53) warga Banmote Kec. Kedungdung Kab. Sampang, mengalami luka berat.

Kanit Laka Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono menceritakan, kecelakaan itu berawal motor Honda Nopol L 5798 SU yang kedua korban, Farida Handriyati yang mengemudi dan
Sumartik yang dibonceng, berjalan dari arah Surabaya ke Sidoarjo.

Tepat di depan makam umum Kecamatan Buduran, tiba-tiba sepeda motor korban oleng dan menabrak pembatas jalan hingga jatuh. Korban Farida jatuh di jalur tetap, sedangkan Sumartik terlempar ke sebrang atau jalur Sidoarjo ke Surabaya (jalan sebelah barat).

Saat korban jatuh, secara bersamaan melaju sebuah mobil Truck Nopol W 8041 NY yang dikendarai oleh Muhamad Yusuf (47) Dusun Sono RT 04 RW 04 Desa Sidokerto Kecamatan Buduran.

“Sumartik terlindas ban sisi kanan belakang truck gandeng dan meninggal di lokasi. Sedangkan pengendara yang membonceng mengalami luka-luka,” kata AKP Sugeng Sulistyono Senin (12/10/2020).

Untuk penyelidikan selanjutnya, kejadian laka tersebut ditangani Unit Laka Polresta Sidoarjo. Korban langsung dievakuasi dan dikirim ke kamar mayat RSUD Sidoarjo. Sedangkan kendaraan yang terlibat laka diamankan petugas.

“Keluarga korban juga sudah diberi pemberitahuan soal kejadian yang menimpa korban,” tukas mantan Kanit Lantas Polsek Waru tersebut.

Kecelakaan Maut di Sidoarjo, Seorang Perempuan Tewas Terlindas Truk

LAMONGAN JATIM - Akibat tak kuat nanjak, sebuah truk mundur dan menabrak rumah warga di Desa/Kecamatan Paciran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Rumah warga yang tertabrak mengalami kerusakan di bagian depan.

Kecelakaan tunggal ini ini bermula ketika truk yang dikemudikan Mulyo (48), warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk melaju dari timur ke barat dengan kecepatan kurang lebih 20 km per jam. Ketika mendekati lokasi kejadian, truk tidak kuat menanjak dan mesin mati.

"Lokasi kejadian ini jalannya memang menanjak," kata Kapos polisi Paciran Iptu Sudibyo kepada wartawan, Minggu (11/10/2020).

Dari penuturan para saksi, kata Sudibyo, saat tak kuat di tanjakan tersebut, mesin truk mati sehingga rem truk mengalami masalah dan truk kemudian bergerak mundur. Nahas, saat bergerak mundur tersebut, truk nopol W 9724 UL itu menabrak rumah dan warung rujak milik Nadliroh (69) warga Desa/Kecamatan Paciran yang lokasinya berada di tepi jalan.

"Truk berhenti setelah menabrak rumah warga," ujarnya.

Sudibyo menambahkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja, pemilik rumah yang menjadi korban truk mundur ini mengalami kerugian material karena warung rujak dan rumahnya rusak.

"Kami masih meminta keterangan sejumlah saksi dan sudah mengevakuasi truk," pungkas Sudibyo.

Sumber : detik.com

Tak Bisa Kuasai Medan, Truk Trailer Di Lamongan Nabrak Rumah Warga

NGANJUK JATIM - Seorang Perempuan asal Desa Singkalanyar Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk ditemukan meninggal tenggelam di sungai Dusun Bancar Desa Singkalanyar. Korban bernama PUTRI PURWANINGSIH. 

Korban diketahui sedang mencuci karpet di tepi sungai sebelum ditemukan meninggal.
 
AKP M. Sudarman Kapolsek Prambon Nganjuk saat dikonfirmasi mengatakan, Sabtu sore sekitar jam 16.00 WIB, Moh. Mansur, suami Putri Purwaningsih, membantu istrinya mengangkat karpet ke tepi sungai untuk dicuci. 

Setelah itu MANSUR pulang ke rumah yang jaraknya sekitar 50 meter dari sungai. Sepuluh menit kemudian, MANSUR mendengar warga berteriak bahwa ada orang meninggal tenggelam. 

Mansur bersama warga bergegas menuju lokasi penemuan korban tenggelam. Sampai di lokasi, MANSUR baru mengetahui kalau korban tenggelam itu adalah istrinya yang mencuci karpet.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Nganjuk dan petugas dari UPTD Puskesmas Prambon, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh korban. 

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga membuat pernyataan dan tidak bersedia dilakukan otopsi pada korban.

Sumber : andikafm.com

Seorang Perempuan Di Nganjuk Meninggal Tenggelam di Sungai

TULUNGAGUNG JATIM - Diduga oleng saat akan mendahului, sebuah bus Bagong terguling di Jalan Raya Kediri-Tulungagung, Sabtu 10/09/2020 sekitar jam 13.30 WIB tadi siang. 

Kecelakaan mengakibatkan 1 penumpang bus Bagong Nopol N 7189 UF mengalami luka berat. Bus saat ini sudah dievakuasi ke Mako Satlantas Polres Tulungagung.
 
Ketika dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi kecelakaan bermula ketika bus Bagong yang dikemudikan TRI EKO PRIMA ARIFIN, warga Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kediri melaju dari Tulungagung menuju Kediri, dengan kecepatan di atas 100 kilometer per jam. 

Saat sampai di Timbangan Desa Kepuhrejo Kecamatan Ngantru Tulungagung, bus mendahului penjemputan yang melaju searah di tenda. Saat kembali ke jalur kiri, bus mengalami selip hingga terguling karena kondisi jalan yang licin.
 
Kecelakaan kecelakaan sopir, kernet dan sebagian besar penumpang mengalami luka-luka. Korban langsung dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan medis.

Sumber : andikafm.com

Bus Bagong Terguling di Tulungagung, Satu Korban Luka-luka

LUMAJANG JATIM - Dua pengendara motor menjadi korban kecelakaan di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Kunir. Satu pengendara tewas dan yang satunya lagi luka-luka.

Korban tewas yakni Muhammad Hanafi (36), warga Desa Kencong, Kabupaten Jember. Ia tewas di lokasi dan langsung dievakuasi petugas ke dalam mobil ambulans.


Sedangkan korban yang mengalami luka-luka yakni Rahmad Akbar (19), warga Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Kota Lumajang. Ia yang merupakan rekan Hanafi dilarikan ke RSUD dr Haryoto Lumajang untuk menjalani perawatan.


Saat kecelakaan, Hanafi membonceng Rahmad menggunakan motor bernopol P 5542 LF. Mereka melaju dari arah Yosowilangun menuju Kunir.


Saat korban hendak mendahului kendaraan di depannya, nahas ada truk pasir bernopol N 9481 UZ yang melaju dari arah berlawanan. Pengendara motor tersebut tertabrak truk pasir. Truk tersebut dikemudikan Ni'am (40) warga Desa Tumpeng, Kecamatan Tempeh.


"Awal mula kecelakaan pengendara motor yang berboncengan melaju dari arah timur ke barat, dan ada kendaraan mau mendahului dan dari arah berlawanan ada truk pasir. Sehingga terjadi kecelakaan. Pengendara motor mengalami luka-luka dan satu lainnya langsung meninggal dunia di lokasi," ujar Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Putu Angga Feriyana kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).


Polisi yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung menuju lokasi kecelakaan dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi mengamankan sopir truk pasir beserta kendaraannya dan motor korban ke Satlantas Polres Lumajang. Kini kasus kecelakaan tersebut ditangani Satlantas Polres Lumajang.


Sumber : detik.com

Tabrak Truk, Pengemudi Motor Di Lumajang Tewas

PONOROGO JATIM
Seorang gadis dibawah umur jadi korban setelah disetubuhi pacar di kebun jagung hingga melahirkan.

Satreskrim Polres Ponorogo mengamankan pria berinisial DP (19) tersangka kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi menyebutkan kronologi bermula saat DP menjalin hubungan asmara dengan korban berinisial FA (16) pada Februari 2019 lalu.

Pada waktu pacaran, DP yang merupakan warga Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman sering membelikan FA paket data internet serta memberikan hadiah berupa tas agar rasa sayang korban ke tersangka semakin besar.

"Setelah itu pada kurun waktu Oktober 2019 sampai dengan Desember 2019 tersangka mengajak korban berhubungan intim kurang lebih sebanyak 10 kali," kata Hendi, Jumat (9/10/2020).

Untuk yang pertama kali, pelaku mengajak berhubungan badan di sebuah kebun jagung di Desa Sumpel, Kecamatan Jambon, Ponorogo.

Awalnya korban menolak namun tersangka berjanji tidak akan membuat korban hamil.

Jika hamil pun sang pria berjanji akan bertanggungjawab dengan menikahinya.

"Korban pun akhirnya mau berhubungan layaknya suami istri dan kejadian tersebut dilakukan berulang kali di rumah tersangka," kata Hendi.

Akibatnya, korban yang masih pelajar pun hamil dan melahirkan seorang bayi perempuan pada Minggu (20/9/2020).

"Kasus ini berawal dari laporan dari orang tua korban yang tidak terima anaknya masih dibawah umur," ucap Hendi.

Selama kehamilan, keluarga tidak mengetahui dan baru ketahuan dari laporan bidan tempat korban melahirkan yaitu di Desa Krebet, Kecamatan Jambon.

"Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 2 juncto ke 76 d, 82 ayat 1, juncto pasal 76 e, UU RI no 35 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar," pungkasnya.

Remaja Di Ponorogo Setubuhi Pacar di Kebun Jagung Hingga Melahirkan

TULUNGAGUNG JATIM - Masuk Zona Kuning, hiburan dalam hajatan di Tulungagung sudah diperbolehkan, asalkan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Hiburan yang diperbolehkan hanya untuk menghibur tamu saat melangsungkan pernikahan atau khitanan, bukan hiburan konser yang digelar dengan banyak orang. 

Meski begitu, tetap harus ada ijin dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung.

Saat dikonfirmasi Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung GALIH NUSANTORO mengatakan, setelah ditetapkan wilayah Tulungagung masuk zona kuning penyebaran virus Corona, ada relaksasi bagi masyarakat untuk melakukan hajatan yang di dalamnya ada hiburan. 

Meski diperbolehkan, tetap ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya, sebelum menggelar hajatan, harus mengurus ijin ke gugus tugas.

GALIH juga menjelaskan, jika di suatu daerah yang akan menggelar hajatan ada proses tracing untuk mengetahui kontak erat pasien positif Covid-19, maka hajatan tidak diperbolehkan. Jadi, tidak semua hajatan dan hiburan diijinkan. Tetap harus melihat potensi atau kerawanan penyebaran virus corona.

Meskipun diperbolehkan ada hiburan saat menggelar hajatan, GALIH mengingatkan, harus memperhatikan beberapa poin. Antara lain, tamu undangan hanya melihat saja di tempat duduk masing-masing, dan tidak ikut berjoged. 

Tamu yang hadir juga dibatasi, bisa dilakukan dengan pembagian shift. Misalnya kapasitas lokasi menampung 100 orang, maka harus terbagi menjadi tiga sift. Dan, wajib menerapkan protokol kesehatan. 

Langkah ini, untuk menekan penyebaran virus Corona sehingga tidak timbul klaster hajatan.

Sumber : andikafm.com

Tulungagung Zona Kuning, Acara Hiburan dan Hajatan Diperbolehkan

TULUNGAGUNG JATIM - Pria di Tulungagung ditangkap karena menyetubuhi anak tirinya berulang kali. Akibat persetubuhan itu, korban yang berusia 13 tahun itu kini hamil 7 bulan.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Ardyan Yudho Setyantono mengatakan, pelaku yakni SJT (48) warga Kecamatan Pucanglaban. Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti pakaian korban serta satu unit rokok elektrik atau vape.

"Pelaku kami amankan atas laporan dari orang tua kandungnya (korban)," kata AKP Ardyan, Jumat (9/10/2020).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan pelaku dan korban, kasus persetubuhan terhadap anak tiri itu terjadi sejak September 2019 hingga Mei 2020. Terbongkarnya aksi bejat pelaku setelah nenek korban curiga dengan tingkah laku korban yang mirip orang mengidam.

"Jadi awalnya itu korban tidak tahu kalau dia hamil. Namun nenek dari korban ini curiga karena korban sering menciumi sabun atau wangi-wangian, mirip saat sang nenek waktu hamil dulu," imbuhnya.

Kecurigaan itu akhirnya disampaikan ke ibu kandung korban dan meminta agar anaknya segera diperiksakan ke rumah sakit. Terlebih sebelumnya korban sempat mengeluh sakit lambung dan selalu ingin muntah.

"Dari pemeriksaan di rumah sakit akhirnya diketahui jika korban telah mengandung," imbuh Ardyan.

Orang tua korban akhirnya meminta korban berterus terang tentang kondisi yang dialami selama ini. Korban akhirnya menceritakan jika sering dipaksa berhubungan intim oleh ayah tirinya.

"Kalau berapa kalinya tidak ingat, tapi yang jelas minimal satu bulan sekali selaku dilakukan," jelasnya.

Untuk menutupi aksi bejatnya, tersangka selalu mengancam korban tidak akan memberikan nafkah kepada keluarga jika melapor. Selain itu ia juga mengiming-imingi korban dengan uang Rp 150 ribu serta rokok elektrik atau vape.

"Perbuatan itu dilakukan tersangka di rumah istrinya di Kecamatan Kalidawir, karena setelah menikah tiga tahun dia tinggal di sana. Tersangka melancarkan aksinya saat rumah sepi, karena istrinya kan guru," kata Ardyan.

Ardyan Yudho menambahkan, saat ini tersangka diamankan di Polres Tulungagung dan dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Tersangka SJT mengaku nekat melakukan perbuatan bejat tersebut lantaran istrinya kerap enggan melayani saat diajak berhubungan badan. "Karena saya dulu pernah dirawat di RSJ Lawang karena sakit sini (menunjuk kening), dia nggak mau kalau saya ajak," kata SJT.

Sumber : detik.com

Ditolak Istri Untuk Bercinta, Pria Di Tulungagung Setubuhi Anak Tiri

NGANJUK JATIM - Seorang warga bernama ibu Lami, 65 tahun, perempuan asal Dusun Kedungbening Desa Wengkal Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk meninggal dunia setelah tertimpa rak bibit bawang merah setinggi 2,5 meter. Peristiwa terjadi Jumat 09/10/2020, sekitar jam 15.00 WIB.

Kapolsek Rejoso Polres Nganjuk, AKP Burhanudin saat dikonfirmasi menjelaskan, LAMI adalah salah satu karyawan yang bekerja di gudang bawang merah milik KASMIANTO di Desa Puhkerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Diketahui, LAMI bekerja bersama anaknya di gudang tersebut. 
 
Pada saat kejadian, LAMI sedang menata bibit bawang merah di atas rak yang terbuat dari kayu jati. Tiba-tiba, rak yang berisi sekitar 4 ton bawang merah tersebut roboh dan langsung menimpa LAMI dan KASMIANTO, pemilik gudang yang juga berada di lokasi kejadian. 

Diduga, rak tersebut roboh karena kualitas kayu yang kurang memadai sehingga tidak kuat menahan beban.

Akibat kejadian tersebut, LAMI mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi. Sementara KASMIANTO mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Keluarga menerima kejadian ini murni sebagai musibah. Namun sesuai prosedur, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sumber : andikafm.com

Tertimpa Rak Kayu, Warga Nganjuk Meninggal Dunia

BLITAR JATIM - Diduga kurang menguasai medan jalan, Andik Prasetyo, warga Desa Selorejo Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar pengemudi sepeda motor menjadi korban kecelakaan di jalan raya Kesamben, Blitar. 

Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang terjadi sekitar jam 23.45 WIB, tadi malam. 

Pejabat Sementara Paur Humas Polres Blitar, BRIPKA Didik Dwi Wahyudi yang dikonfirmasi menjelaskan kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Mio nopol AG 3207 PE yang dikendarai ANDIK dengan sepeda motor tanpa plat nomor yang dikendarai RIKO warga Wates, Blitar. 
 
Kecelakaan berawal saat Andik Prasetyo melaju dari Blitar mengarah ke Malang. Sesampainya di lokasi kecelakaan, tepat di tikungan turunan jalan raya Kesamben Barat Jembatan Kalilegi melaju sepeda motor yang dikendarai RIKO dari arah berlawanan. Diduga karena kurang menguasai medan jalan sehingga sepeda motor ANDIK bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
 
Akibat kejadian tersebut, Andik Prasetyo mengalami luka-luka dan langsung meningal dunia di lokasi, korban langsung dibawa ke RS Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.

Sumber : andikafm.com

Dua Motor Terlibat Kecelakaan di Blitar, Satu Korban Meninggal

TUBAN JATIM – Sejumlah warga yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban sempat digegerkan dengan adanya seorang warga pencari ikan yang tiba-tiba hilang dan tenggelam di Bengawan Solo yang ada di wilayah tersebut, Jumat (9/10/2020) pagi.

Warga pencari ikan yang hilang itu diketahui bernama Amin Toheri (26), pemuda pencari ikan warga Dusun Ngablak, Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Amin Toheri itu diduga hilang lantaran tenggelam di dasar air bengawan itu setelah ia terjatuh dari perahunya saat akan memasang jaring guna menangkap ikan di sungai tersebut.

Dari Informasi yang dihimpun, kejadian tragis yang menimpa pemuda pencari ikan itu berawal saat korban berangkat mencari ikan di sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Tuban. Korban menggunakan perahu untuk memasang jaring yang dijadikan sebagai alat untuk menangkap ikan di Bengawan Solo itu.

“Korban berangkat mencari ikan dengan naik perahu. Saat sudah berada di Bengawan Solo itu diketahui korban jatuh ke dalam air dan kemudian tenggelam saat akan memasang jaring,” terang IPTU Wahyudi, Kapolsek Plumpang, Polres Tuban saat dikonfirmasi terkait kejadian itu.

Hilangnya Amin Toheri yang merupakan pencari ikan itu diketahui oleh sejumlah warga lainnya yang juga sedang berada di area Bengawa Solo itu. Pasalnya, terdapat perahu korban dan korbannya sudah tidak sampai terlihat di atas perahunya yang ada di tengah aliran Bengawan Solo itu.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha melakukan pencarian terhadap korban yang sudah hilang tenggelam di Bengawan Solo itu. Dengan menggunakan perahu warga melakukan pencarian di sekitar perahu korban dan akhirnya pencarian membuahkan hasil dengan menemukan korban sekitar lebih dari dua jam.

“Setelah dilakukan pencarian akhirnya korban berhasil ditemukan. Saat ditemukan kondisi korban pencari ikan ikan itu sudah dalam keadaan meninggal dunia,” sambung Kapolsek Plumpang, Tuban itu.

Sementara itu, setelah berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa itu jenazah korban langsung dievakuasi oleh sejumlah warga dari tengah Bengawan Solo itu. Selanjutnya jenazah dari pemuda pencari ikan yang ditemukan tewas tenggelam itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban guna dilakukan pemakaman. 

Pemuda Tuban Yang Hilang Saat Mancing Ditemukan Meninggal