NGANJUK JATIM - Seorang warga bernama ibu Lami, 65 tahun, perempuan asal Dusun Kedungbening Desa Wengkal Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk meninggal dunia setelah tertimpa rak bibit bawang merah setinggi 2,5 meter. Peristiwa terjadi Jumat 09/10/2020, sekitar jam 15.00 WIB.

Kapolsek Rejoso Polres Nganjuk, AKP Burhanudin saat dikonfirmasi menjelaskan, LAMI adalah salah satu karyawan yang bekerja di gudang bawang merah milik KASMIANTO di Desa Puhkerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Diketahui, LAMI bekerja bersama anaknya di gudang tersebut. 
 
Pada saat kejadian, LAMI sedang menata bibit bawang merah di atas rak yang terbuat dari kayu jati. Tiba-tiba, rak yang berisi sekitar 4 ton bawang merah tersebut roboh dan langsung menimpa LAMI dan KASMIANTO, pemilik gudang yang juga berada di lokasi kejadian. 

Diduga, rak tersebut roboh karena kualitas kayu yang kurang memadai sehingga tidak kuat menahan beban.

Akibat kejadian tersebut, LAMI mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi. Sementara KASMIANTO mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Keluarga menerima kejadian ini murni sebagai musibah. Namun sesuai prosedur, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sumber : andikafm.com

Tertimpa Rak Kayu, Warga Nganjuk Meninggal Dunia

NGANJUK JATIM - Seorang warga bernama ibu Lami, 65 tahun, perempuan asal Dusun Kedungbening Desa Wengkal Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk meninggal dunia setelah tertimpa rak bibit bawang merah setinggi 2,5 meter. Peristiwa terjadi Jumat 09/10/2020, sekitar jam 15.00 WIB.

Kapolsek Rejoso Polres Nganjuk, AKP Burhanudin saat dikonfirmasi menjelaskan, LAMI adalah salah satu karyawan yang bekerja di gudang bawang merah milik KASMIANTO di Desa Puhkerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Diketahui, LAMI bekerja bersama anaknya di gudang tersebut. 
 
Pada saat kejadian, LAMI sedang menata bibit bawang merah di atas rak yang terbuat dari kayu jati. Tiba-tiba, rak yang berisi sekitar 4 ton bawang merah tersebut roboh dan langsung menimpa LAMI dan KASMIANTO, pemilik gudang yang juga berada di lokasi kejadian. 

Diduga, rak tersebut roboh karena kualitas kayu yang kurang memadai sehingga tidak kuat menahan beban.

Akibat kejadian tersebut, LAMI mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi. Sementara KASMIANTO mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Keluarga menerima kejadian ini murni sebagai musibah. Namun sesuai prosedur, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sumber : andikafm.com