Social Items

SURABAYA JATIM - Seorang sopir truk ditangkap polisi karena kedapatan nyabu. Menariknya, dia melakukan hal tersebut di dalam truk miliknya yang terparkir di pinggir jalan. Awalnya, petugas mengira truk tersebut sedang mogok.

Truk nopol L 9394 OF itu terparkir di bahu jalan tol Waru arah Perak, Surabaya, Senin (13/1/2020) malam

Karena merasa ingin membantu truk yang awalnya diduga mogok, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim pun mendekati kendaraan tersebut.

Kedua petugas masing-masing Aiptu Ali Ayukur dan Brigadir Triwandi.

Betapa mengejutkan saat dikelilingi tidak ada satu orang pun. Akhirnya petugas menaiki kepala truk untuk mencari sopir atau kondektur, lah kok supirnya ternyata lagi ngebong atau nyabu,” jelas Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Dwi Sumrahardi kepada wartawan, Selasa (14/1/2020).

Melalui pesan singkatnya, AKBP Dwi menjelaskan, kedua petugas langsung melakukan penangkapan.

Dari situ diketahui bahwa pelaku S (36), warga Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Selanjutnya S dibawa ke Sat Resnarkoba untuk dilakukan tes urine.

Benar saja, sopir truk tersebut positif menggunakan narkoba jenis sabu.

Pakai Sabu di Atas Truk, Sopir Dibekuk Polisi

BEKASI JABAR - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengendara motor Honda Beat B-4389-FPN bernama Irwan (23) tewas tertabrak mobil ambulans.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Pilar Sukatani, Kampung Blokang, RT 12/03, Desa Karang Sentosa, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/1/2020) pagi.

Mulanya mobil ambulans dengan pelat B-1063-FHX yang dikendarai Jayadi (49) melaju dari arah Cikarang Selatan menuju Cikarang Utara. Posisi ambulans persis di belakang korban.

Setibanya di Jalan Raya Pilar Sukatani, pengendara motor disebut oleng. Motor korban tiba-tiba berbelok ke kanan. Tabrakan pun terjadi.

"(Motor korban oleng) ke kanan selanjutnya terjadi tabrakan. Kemudian terjadilah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan Irwan (korban) meninggal dunia di tempat," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Sunardi dalam keterangannya.

Polisi kemudian mengecek lokasi tabrakan dan mengamankan barang bukti berupa satu unit motor korban. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Centra Medika.

Motor Ditabrak Ambulans, Pria di Bekasi Meninggal di lokasi


PASURUAN JATIM - Mobil Daihatsu Sigra dihantam kereta api (KA) di perlintasan Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Semua penumpang mobil warna hitam DK 1267 HH itu selamat setelah keluar dari kendaraannya.


"Tidak ada korban jiwa. Mobilnya langsung dibawa pulang," kata Kanit Lakalantas Polres Pasuruan Kota Iptu Ahmad Jayadi saat dikonfirmasi, Selasa (14/1/2020).

Kecelakaan ini terjadi Senin (13/1) malam. Bermula saat mobil yang dikemudikan Yunus (35) warga Kelurahan Petahunan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, hendak masuk ke Desa Bendungan.

Yunus langsung melintasi rel karena sirine dan lampu EWS mati dan tak menujukkan ada KA lewat. Namun saat mobilnya berapa di atas rel, ia terkejut dari arah barat muncul KA.

Yunus spontan mengajak istrinya dan putrinya keluar dari mobil. Mereka kemudian berusaha mendorong mobil keluar dari rel namun gagal karena gigi mobil belum netral.

Saat KA sudah dekat, mereka menjauh dari rel. Mereka pasrah saat mobilnya tertabrak kereta dan terlempar ke timur. Mobil pun mengalami rusak berat di bagian depan dan belakang. Yunus dan keluarganya selamat.

Saiful (49) warga setempat mengatakan EWS di lokasi kejadian sudah kacau sejak tiga bulan terakhir. Terkadang sirene berbunyi meski tak ada kereta. Kadang lampu tak menyala.

"Dua pekan ini sirene perlintasan malah mati dan tidak berfungsi," jelasnya.

Kereta Api Tabrak Mobil di Pasuruan, Satu Keluarga Selamat

PASURUAN JATIM - Seorang residivis pembobolan toko yang selama ini meresahkan para pedagang di Pasar Pandaan, Pasuruan, akhirnya dibekuk polisi.

Pelaku adalah Mulyono (36), warga Dusun/Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

"Setelah melakukan penyelidikan 18 hari, kami akhirnya berhasil menangkap pelaku di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto," jelas Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan, Iptu Maryana, Selasa (14/1/2020).

Pelaku Mulyono diburu setelah salah satu pedagang di Pasar Pandaan, yaitu Hamim (38), warga Tanggul, Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, melapor ke Polres Pasuruan.

Dalam pemeriksaan terungkap, sekitar pukul 19.00 Wib, 20 Desember 2019, pelaku Mulyono bersama dua temannya berinisial A dan U, membobol pintu toko korban yang tergembok. Setelah berhasil, komplotan ini menggarong sejumlah barang dagangan milik korban.

"Dari pembobolan itu, para pelaku berhasil mencuri sebuah mesin diesel merk Harry160 seharga Rp 3 juta," ungkap Maryana.

Pelaku juga mengaku membobol dua tempat usaha lainnya di Pasar Pandaan, selama Desember 2019.

Dua tempat itu adalah warung sate dan toko pakaian. Pelaku mencuri etalase dan tabung gas elpiji 3 kg dari warung sate.

"Komplotan ini memakai alat pencukit untuk membobol dan motor Honda Supra Fit bernopol W 6918 NN sebagai sarana," tambahnya.

Sedangkan pada aksinya di toko pakaian, pelaku berhasil mencuri 6 potong pakaian dalam wanita, 6 potong pakaian balita, 2 porong pakaian anak wanita dan 2 potong celana olahraga.

"Dia ini (pelaku) merupakan residivis pencurian dengan pemberatan atau bobol toko. Pelaku pernah menjalani hukuman selama satu tahun di Rutan Bangil pada tahun 2018," pungkasnya

Mencuri Sembako dan Celana Dalam, Pria Asal Pasuruan Dibekuk Polisi

MOJOKERTO JATIM - Sebuah mobil Honda Jazz bernopol W 874 BW, mengalami kecelakaan tunggal di KM 719, Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), sekitar pukul 04.00 Wib, Selasa (14/1/2020).

Mobil Honda Jazz itu dikemudikan oleh Umar (32), yang saat itu membawa tiga penumpang, yaitu Franciskus (35), Handy Irfianto (35) dan Pandi (23). Keempat orang itu, semuanya berasal dari Gresik.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi mengatakan, mobil Honda Jazz itu melaju dari Mojokerto menuju Surabaya dengan kecepatan diperkirakan mencapai 120 kilometer per jam.

"Tepat di lokasi kejadian, mobil oleng ke kanan lalu menabrak beton pembatas tol. Mobil kemudian terpental ke kiri sampai terguling lalu kembali menabrak pembatas tol sebelah kiri hingga mobil kembali pada posisi semula," jelas Dwi.

Dari olah TKP dan keterangan para saksi, kecelakaan terjadi diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi dan kondisi badan kurang fit, sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.

"Pengemudi dan tiga penumpang mobil itu selamat dan tidak mengalami luka. Kami imbau jika pengemudi capek dan kelelahan maupun mengantuk, lebih baik beristirahat dulu. Jangan paksakan berkendara," pungkasnya.

Kecelakaan Tunggal Terjadi di Tol Mojokerto, Diduga Sopir Ngantuk

KEDIRI JATIM - Kecelakaan maut terjadi antara mobil vs motor di depan PG Ngadirejo, Ngadiluwih, Kediri. Kecelakaan terjadi tadi pagi sekitar jam 03.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat nopol AG 3239 EAJ  dikendarai GUNAWAN, warga Kras Kediri dan Honda Mobilio  bernopol AG 1238 SG dikendarai DAYANG RENITASARI, warga Desa Tanggunggunung Kecamatan Tanggunggunung Tulungagung.

AIPDA KURNIAWAN, Anggota Pos Lantas PG Ngadirejo Kediri menjelaskan awalnya kendaraan Honda Mobilio melaju dari Ngadiluwih arah Kras.

Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan GUNAWAN yang mengendarai Honda Beat melaju dengan kecepatan tinggi dan berjalan zig zag. Akhirnya kecelakaan tidak bisa dihindari.

Akibat kejadian tersebut, GUNAWAN pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi. 

Kecelakaan Mobil vs Motor, Pria di Kediri Meninggal di Dunia

PURWAKARTA - Kecelakaan maut terjadi lagi di ruas jalan Tol Cipularang. Mobil elf nomor polisi Z-7066-MG menyeruduk truk yang ada di depannya. Dua penumpang tewas di tempat kejadian.

Insiden tersebut berlangsung di kilometer 92.200, Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (13/1/2020) sore. "Kecelakaan diduga terjadi akibat sopir kurang jaga jarak aman ketika di jalan menanjak.

Sopir juga diduga kurang konsentrasi dan menabrak truk yang ada di depannya," ujar Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Zanuar Cahyo Wibowo kepada wartawan di Mapolres Purwakarta.

Kejadian bermula saat kedua kendaraan itu melaju dari arah Jakarta menuju Bandung. Setibanya di lokasi kecelakaan, sopir elf bernama Ila Sobar (42), warga Kecamatan Kawalu, Tasikmalaya, kurang jaga jarak aman sewaktu melaju di jalan menanjak. Elf langsung menghantam truk.

Kerasnya benturan membuat elf ringsek di bagian depan. Sedangkan truk tersebut melarikan diri usai ditabrak elf.

Kondisi sopir dan dua penumpang terjepit badan kendaraan. Petugas harus memotong beberapa bagian kendaraan untuk memudahkan mengeluarkan korban.

"Korban meninggal dunia dua orang," ucap Zanuar.

Dua penumpang tewas yaitu Dadan Zaenal Mutaqin (34) dan Uru (42), warga Kecamatan Kawulu, Kabupaten Tasikmalaya. Korban meninggal dan luka dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.

Kecelakaan Melibatkan Elef vs Truk, Dua Korban Tewas

SURABAYA - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak meringkus komplotan bandit jalanan yang kerap beraksi mencuri kendaraan bermotor.

Dari lima pelaku, tiga diantaranya ditembak pada betis kakinya karena melawan saat ditangkap.

Tiga bandit yang ditembak bernama M Zainul Abidin (30), Setya Adji Saka (23) dan Zainul Abidin (29). Ketiganya warga Surabaya.

Sementara dua pelaku lainnya masing-masing bernama Amir (26) dan seorang penadah bernama Rizal Khoiron Zani (27) keduanya merupakan warga Bangkalan, Madura.

"Komplotan curanmor ini sudah lama menjadi target operasi kami karena sangat meresahkan. Anggota Satreskrim yang mengidentifikasi, langsung bergerak cepat menangkap satu persatu komplotan ini," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum, Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan, komplotan curanmor ini dalam aksinya dipimpin tersangka M Zainul Abidin. Mereka kerap beraksi dini hari sekitar pukul 01.00 hingga 03.00 Wib. Namun, terkadang juga beraksi di pagi hari.

"Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini sudah beraksi lebih dari 15 kali. Kami yakin masih banyak lagi TKP lainnya yang pernah menjadi korban dari komplotan ini. Karena mereka mengaku sudah terjun menjadi pencuri motor dari tahun 2014," jelasnya.

Salah satu korban, M Zainul Cs asal Lamongan mengatakan motor miliknya yaitu Honda Vario dibawa kabur pelaku pada 21 November 2019 di kawasan Asemrowo Kali 31, Surabaya saat parkir di depan warung kopi.

"Korban saat itu melapor ke Polsek Asemrowo dan kita back up penuh untuk pengungkapannya. Alhamdulillah tidak butuh waktu lama, para pelaku berhasil kita amankan. Awalnya kita tangkap si penadahnya, lalu kita kembangkan. Hasilnya ini, pelaku-pelaku utamanya kita tangkap," ujarnya.

Polisi menjerat komplotan ini dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

5 Pencuri Motor di Surabaya Diringkus, 3 Diantaranya Ditembak

BANYUWANGI JATIM - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di Pantai Taman Nasional (TN) Alas Purwo Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Mayat laki-laki itu ditemukan di pinggir pantai oleh pegawai TN Alas Purwo saat berpatroli.

Mayat tersebut ditemukan sudah membusuk sekitar pukul 15.30 WIB, Senin (13/1/2020). Ciri-ciri yang melekat pada tubuh mayat tersebut hanyalah gelang berwarna hitam dengan kombinasi garis warna hijau dan putih bertuliskan PS Sleman.

"Mayatnya sudah membusuk. Ciri-ciri hanya ada gelang dengan tulisan PS Sleman. Ditemukan oleh penjaga TN Alas Purwo saat berpatroli," ujar Ipda Wignyo Asmoro, Kanit Reskrim Polsek Tegaldlimo kepada wartawan.

Saat ditemukan, kata Wignyo, posisi mayat tersebut terlentang di pinggir pantai. Kondisinya sudah membusuk dan kepala sudah menjadi tengkorak.

Mayat tersebut hanya menggunakan celana pendek dengan ada tulisan huruf S.

"Tubuh korban sudah membusuk dengan warna kehitaman. Pada bagian kepala, tangan kaki sudah tinggal tulang saja," bebernya.

Petugas Polsek Tegaldlimo segera mengevakuasi korban menuju kamar mayat RSUD Blambangan untuk dilakukan autopsi. Pada saat bersamaan petugas juga melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian ini.

"Kita belum mengetahui identitas korban. Karena tidak ada identitas yang ditemukan pada tubuh korban. Selama ini juga tidak ada laporan orang hilang di wilayah ini," tandasnya.

Sosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Warga Di Pantai Banyuwangi

SURABAYA - Seorang pelajar SMA ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Surabaya. Korban ditemukan tergantung dengan melilitkan tali putih tampar di kamarnya.

Korban diketahui berinisial RH (17) warga Tambaksari. Saat ini korban tercatat sebagai pelajar kelas 1 SMA.

Rosi Winarta (26), kakak kandung korban mengatakan 3 hari sebelum nekat gantung diri, adiknya sudah berpamitan dengan mengirim foto dengan pose gantung diri. Namun hal itu dianggap sebagai guyonan.

"3 hari yang lalu sempat mengirim foto ke grup teman-temannya pasang foto gantung diri," ungkap Rosi saat ditemui wartawan, Senin (13/1/2020).

"Ya dipikir guyon tapi ternyata hari ini ngelakuin sungguhan," tambahnya.

Menurut Rosi, sebelum gantung diri juga, korban sempat membuat surat wasiat. Isinya meminta maaf karena sudah merepotkan keluarga selama ini.

"Dia nulis surat wasiat ya isinya itu minta maaf sama keluarga dan teman-temannya kalau ada salah," tuturnya sambil terisak.

Ditanya soal motif korbam bunuh diri, Rosi menduga karena persoalan motornya yang pernah ditilang polisi saat malam tahun baru. Tak hanya ditilang, motor korban juga dibawa ke kantor polisi.

"Gak ada masalah. Adik saya ini memang apa-apa selalu diturutin. Tapi sebelumnya memang dia kecewa karena motornya sempat ditilang dan dibawa polisi pas tahun baru karena berknalpot brong," ungkapnya.

"Kecewa karena motornya kan ada STNK kenapa gak dibawa STNK-nya saja kok kenapa mesti motornya juga. Setelah itu juga motornya juga saya tebus. Tapi kok sampai begini," lanjutnya.

Korban sendiri ditemukan pertama kali tewas gantung diri oleh bapaknya. Saat itu, ada sejumlah teman-temannya mau berkunjung ke rumahnya.

Tapi karena tidak ada orang di rumah, kemudian teman-temannya kembali lagi meskipun pintu rumah terbuka.

"Tadi teman-temannya ke sini tapi balik lagi karena rumah sepi. Kan bapak sama ibu di warung. Selama ini adik saya ini tinggal sendiri di rumah," bebernya.

"Nah pas, bapak pulang mau ngambil handphone itu baru diketahui kalau adik saya sudah gantung diri," tandasnya.

Pelajar SMA Surabaya Ditemukan Tewas Bunuh Diri

BANYUWANGI JATIM - Aksi nekat dilakukan seorang pria yang diduga depresi karena permasalahan keluarganya.

Pria yang lengan kanan ada tatonya ini nekat naik di atas genteng sekolah Mandrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Banyuwangi
Perbuatannya ini menyedot perhatian warga sekitar sekolah yang berada di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi itu.

Pria tersebut diketahui bernama Ali Maskur (41), warga Dusun Sumberkembang Barat Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Ali Maskur membuat geger warga sekitar lantaran aksi nekatnya yang membahayakan tersebut.

Aksi nekat ini diduga dipicu karena Ali depresi akibat kabar istri yang ia cintai telah menceraikan dirinya.

Karena tidak kuat menahan beban itulah, Ali nekat hendak melakukan aksi percobaan bunuh dengan berdiri di atas genteng bangunan sekolah setinggi 15 meter.

Polisi dan TNI yang mendapat laporan adanya aksi percobaan bunuh diri itu, langsung meluncur ke tempat kejadian perkara.

Begitu melihat adanya orang yang berdiri di atas banguan sekolah, aparat berusaha membujuk untuk turun, namun bujukan itu tidak di gubris.

"Kami rayu ini tadi tapi tidak mau turun," ujar Sertu Marzuki, anggota TNI Koramil Gambiran kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

Karena takut terjadi aksi yang tidak diinginkan,polisi dan TNI dibantu warga terus membujuk Ali untuk mau turun. Namun bujukan ini kembali tidak dihiraukan hingga polisi mendatangkan anaknya. Namun tetap saja tidak direspons.

Akhirnya Ali bisa di turunkan setelah salah satu anggota TNI dari Koramil 0825/06 Gambiran Sertu Marzuki, berhasil membujuknya. Ali diturunkan menggunakan tangga.

"Saya naik tadi. Saya ajak komunikasi dari hati ke hati. Akhirnya mau turun," pungkasnya.

Begitu berhasil dievakuasi, Ali langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Karena setelah dievakuasi kondisi badan Ali lemas.

Kepala Desa Karangmulyo, Kecamatan Gambiran, Waris Andryanto, membenarkan pelaku aksi percobaan bunuh diri itu adalah salah satu warganya.

Dugaan sementara dari tetangganya, aksi itu dipicu karena permasalahan keluarga.

"Informasi dari tetangga karena perceraian. Kami masih dalami kasus ini. Semoga tidak terulang lagi," kata Waris.

Depresi Diceraikan Istri, Pria Banyuwangi Naik Genteng

MAGETAN - Lima tahun menderita kanker kulit hingga merembet ke mata, Sutomo (68) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Warga Desa Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan itu ditemukan tewas gantung diri di bangunan sumur bor milik tetangganya.

Kapolres Magetan, AKBP Festo Ari Permana mengatakan korban ditemukan tewas gantung diri oleh tetangganya yang bernama Miskan. Saat itu, saksi pergi ke sawah dan melintasi lokasi.

"Saksi melihat ada orang gantung diri," katanya, Senin (13/1/2020).

Saksi kemudian menghubungi warga dan bersama melapor ke Polsek Bendo. Tidak ditemukannya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Dari keterangan keluarganya, korban diketahui mempunyai riwayat sakit kanker kulit hingga merembet ke mata.

"Keluarganya mengatakan korban telah operasi 5 kali tetapi belum sembuh.

Korban juga beberapa kali mengaku ingin bunuh diri," ujarnya sambil menyebut jika keluarganya telah menerima kematian korban.

Depresi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Magetan Gantung Diri

MOJOKERTO JATIM - Dua pemuda pelaku pencurian dengan kekerasan atau jambret di Jalan Raya Gondang, tepatnya Dusun Tlasih, Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, hanya bisa pasrah saat dikepung dan ditangkap warga.

Dua jambret itu bernama Alfiansyah Putro Nugroho (21), asal Desa Seketi Barat, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo dan Mas Rofiq (21), warga Dusun Kebaron, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Keduanya ditangkap warga pada Minggu (12/1/2020).

Kapolsek Gondang AKP Purnomo mengatakan, pelaku terpergok merampas handphone (HP) milik Nabela Silfiana (15), warga Dusun Klajan, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto saat melintas di Jalan Raya Gondang.

"Pelaku memepet motor korban dari kiri dan langsung merampas handphone yang dipegang korban," terang Purnomo, Senin (13/1/2020).

Purnomo menambahkan, setelah merampas HP korban, kedua pelaku menggeber motornya ke arah timur, tetapi korban mencoba mengejar. Saat kabur itulah, motor pelaku ditabrak seorang warga. Pelaku kemudian dikepung warga setempat dan menyerah.

"Pelaku ditangkap di depan KUD Tani Bahagia yang terletak di Jalan Raya Pugeran, Kecamatan Gondang setelah terjatuh dari motor yang dipakai," bebernya.

Setelah sempat memukuli kedua pelaku, warga akhirnya melapor ke Polsek Gondang. Tak lama berselang, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Gondang.

"Pelaku terbukti melakukan pencurian dengan kekerasan, sehingga kami jerat Pasal 365 KUHP dan sudah kami tahan," tandas Purnomo.

Dua Begal di Mojokerto Ditangkap Warga

SURABAYA JATIM - Irsal Haryono (IH) dan Sory Maulana (SM) adik kakak asal Kabupaten Bangkalan ini kompak melakukan aksi kejahatan di Kota Surabaya.

Adik kakak yang masih berumur belum sampai 25 tahun ini kompak melakukan aksi bejat dengan merampas sepeda motor pengguna jalan sepi.

Saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (13/1/2020), IH dan SM ini tertatih-tatih menahan sakit lantaran usai ditembak kakinya.

“Awalnya saya diajak kerja ke Surabaya sama adik saja. Sesampainya di Surabaya ternyata saya diajak begal motor. Sudah tiga kali saya begal sama adik dan teman saya Aziz,” katanya.

Meski baru tiga kali jalankan aksinya, pelaku termasuk begal yang sadis. Bagaimana tidak, dari tangan tersangka petugas mengamankan tiga senjata tajam.

Tiga senjata tajam yang ada yakni dua clurit dan sajam sejenis keris. Bahkan saat penangkapan, dua pelaku melawan petugas dengan menggunakan cluritnya.

Petugas pun melumpuhkan dengan menembak kakinya. “Ditangkap di rumah dan kebetulan kedua orangtua gak ada di rumah. Sekali begal saya ancam korban dengan clurit. Selanjutnya saya minta motor korban,” tandasnya.

Sementara menurut kepolisian, pelaku begal ini memang bekerja secara bergantian. Selain membegal motor bersama sang adik kandung, pelaku Irsal atau IH juga bekerja bersama Aziz.

Begitu juga Sory atau SM adik IH juga bekerja bersama Aziz yang masih DPO. Kepada petugas kakak beradik yang kompak begal ini mendapatkan bagian Rp 1 juta per motor yang berhasil dijual.

“Saat ini pelaku Aziz sudah dalam proses penangkapan. Aziz selain menjadi pelaku begal, ia juga menjadi pelaku yang menjual sepeda motor. Dan adik kakak ini merupakan ASN (Asisten Negara) yang bekerja di salah satu instansi militer,” tandas AKP Iwan Hari Purwanto, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Jadi Begal motor, Adik Kakak Asal Bangkalan Ditembak Polisi

KEDIRI JATIM - Tim Jinak Bom (Jibom) Kompi 1 Yon C Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim mengevakuasi sebuah proyektil dan ranjau darat yang ditemukan warga di Dusun Jarak Kidul, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Senin (13/1/2020).

Bahan peledak itu ditemukan pekarangan milik Kasa’i (65) seorang buruh tani. Dua Handak itu diidentifikasi Jenis Proyektil dengan ukuran panjang 29,5 cm dan diameter 9,5 cm dan Jenis Ranjau Darat dengan ukuran diameter 18,5 cm dan tinggi 7 cm.

Bripka Mayanto, anggata Polsek Plosoklaten mengatakan, awalnya Sabtu 11 januari 2020, sekira pukul 15.00 WIB, M. Rifai bersama dengan Ahmad Saeroji dan Suyatno melakukan penggalian tanah uruk di pekarangan milik Kasa’i.

Pada saat mencangkul tidak sengaja mengenai benda keras.

Awalnya bendanitu hanya dikira besi yang sudah berkarat sebanyak dua buah berbentuk bulat dan berbentuk lonjong. Pukul 22.00 WIB melaporkan penemuan tersebut ke Kasun Daelani.

Selanjutnya bersama sama melakukan pengecekan benda tersebut ke lokasi. Ternyata barang tersebut sudah di buang ke pinggir sungai tidak jauh dr lokasi penemuan.

Hari ini, pukul 09.00 WIB Rifai melaporkan penemuan itu ke Polsek Plosoklaten.

“Kapolsek beserta anggota, Koramil Plosoklaten, Kades Jarak dan Perangkat sertaTim Identifikasi dan KSPK Polres datang ke TKP. Kami memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi,” kata Bripka Mayanto.

Petugas kemudian melakukan penjinakan terhadap penemuan Handak dan selanjutnya di amankan di Polsek Plosoklaten.

Untuk sementara Handak tersebut di amankan dengan cara di tanam di pekarangan samping Polsek sambil menunggu Team Gegana dari Sat Brimob Polda Jatim.

Selanjutnya Polsek Plosoklaten akan mengajukan Disposal ke Gegana Sat Brimob Polda Jatim untuk penanganan selanjutnya.

Gali Tanah, Warga Kediri Temukan Bom Ranjau Darat

SURABAYA - Kecelakaan melibatkan dua mobil antara mobil Toyota Yaris dengan Toyota Innova terjadi di depan Stasiun KA Waru atau jelang tanjakan jembatang layang Waru. Akibat kejadian itu lalu lintas dua arah di jembatan layang Waru juga sempat mengalami kemacetan.

Kecelakaan bermula, mobil Toyota Yaris Nopol L 1677 IF yang dikemudikan RCC (25) asal Jalan H Syukur Sedati Gede Kecamatan Sedati yang melaju dari arah Surabaya ke Sidoarjo, setiba dilokasi mobil yg dikemudikan wania cantik itu hilang kendali dan menabrak Toyota Innova nopol L 1252 PC yang dikemudikan GPS (48) warga Pamekasan, Madura, yg berada di depannya.

“Saat melaju diatas jalan raya layang Waru, mobil hilang kendali sehingga oleng dan menabrak kendaraan yang ada didepannya,” kata AKP Sugeng Sulistiyono, Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, Senin (13/1/2020).

Sugeng menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun body depan kedua kendaraan yang terlibat, ringsek. “Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” tandasnya.

Masih kata Sugeng, kecelakaan itu diduga karena pengemudi perempuan yang membawa dua penumpang itu kehilangan kendali dalam mengemudikan mobil dan mengakibatkan kecelakaan. “Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta,” pungkasnya.

Kecelakaan Mobil vs Mobil di Surabaya

BLITAR JATIM - Tragis nasib petani di Blitar ini. Usai seharian bekerja di ladang membersihkan rumput, tanpa disadari dia meminum obat rumput yang baru dibawa pulang dari ladang.

Keluarganya menyebut, korban masih berusia 56 tahun namun sudah pikun.

Petani bernasib malang itu adalah Radimin warga Dusun Kedungrejo RT 03/ I Desa Salamrejo Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Korban baru menyadari yang diminumnya racun tanaman, setelah muntah-muntah dan mulutnya mengeluarkan busa.

Korban berteriak-teriak memanggil istrinya dan bilang baru saja menenggak obat rumput.

Sontak sang istri panik, lalu minta tolong tetangga terdekat memetik buah kelapa muda di halaman rumahnya.

Namun sayang, meski sudah digelontor dengan air degan, kondisi korban belum juga membaik. Keluarganya baru membawanya ke RS Aulia, Sutojayan yang butuh waktu satu jam perjalanan dari rumah korban.

"Nyawa korban tak tertolong. Korban meninggal setelah beberapa saat dirawat intensif di rumah sakit itu," kata Kapolsek Binangun, Iptu Nanang Budiarto dikonfirmasi wartawan, Senin (13/1/2020).

Kepada polisi, keluarganya menerangkan jika korban sudah pikun. Diduga, dia tidak sengaja meminum obat pembasmi rumput yang diletakkan di meja dapur. Keluarganya lalu menceritakan kronologi musibah itu terjadi.

"Pagi itu korban pamit ke ladang membersihkan rumput. Lalu siang pulang, istirahat sebentar. Bangun tidur, korban njujug (menuju) ke dapur, ambil gelas, langsung menuangkan cairan obat pembasmi rumput ke gelas dan meminumnya," ungkap kapolsek.

Begitu menyadari jika yang diminum obat rumput, korban lari ke teras rumah dan berteriak memanggil istrinya. Sambil muntah-muntah dan mulutnya berbusa, korban bilang kalau baru minum obat rumput.

Pertolongan pertama telah diupayakan dengan memberi air kelapa muda. Namun upaya itu gagal. Nyawa korban juga tak tertolong walaupun sudah dirawat di rumah sakit.

"Karena pihak keluarga menolak diautopsi dan menerima kejadian ini sebuah musibah, mereka membuat surat pernyataan yang disaksikan pamong desa.

Untuk menghindari hal serupa tidak terjadi lagi, saya imbau kalau menaruh obat tanaman jangan di meja makan atau meja dapur," pungkasnya.

Tak Sengaja Minum Obat Rumput, Kakek Di Blitar Meninggal