Social Items

Showing posts with label Pesantren. Show all posts
Showing posts with label Pesantren. Show all posts
Kota Yogyakarta adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kota Yogyakarta adalah kediaman bagi Sultan Hamengkubuwana dan Adipati Paku Alam.

Berikut ini adalah Daftar Pondok Pesantren Salafiyah maupun Modern Terbesar Dan Terkenal di  Yogyakarta menurut hasil penelusuran tim kami kuwaluhan.com berdasarkan dari berbagai sumber :

1. YAYASAN ALI MAKSUM PONDOK PESANTREN KRAPYAK

Lokasi : Jl. Kyai Haji Ali Maksum, Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak merupakan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan di bawah naungan Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. Didirikan pada tahun 1990, Yayasan Ali Maksum adalah badan hukum pelanjut amal usaha almarhum Kyai Haji Ali Maksum dalam kiprah perjuangan selama hidup beliau. Pondok pesantren Ali Maksum Krapyak saat ini telah menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Dan Terbaik di Yogyakarta.

PROGRAM PENDIDIKAN

Pendidikan di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak menganut pola campuran yang terintegrasi baik ke dalam sistem formal maupun nonformal. Pengajaran kepesantrenan sebagai bentuk pendidikan nonformal di samping dalam rangka mempertahankan pola konvensional, juga sebagai wahana pengintensifan pendidikan dan bimbingan antar pribadi dalam bentuk metode  sorogan dan  bandongan .

Sementara pendidikan pola madrasah-formal diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga untuk mengembangkan metode-metode belajar mengajar moderen dan terukur dengan tetap memasukkan muatan-beban kepesantrenan di materi non-agama keagamaan.

Berikut lembaga pendidikan formal Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak:

1. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum

Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum adalah sekolah formal setingkat SLTP berciri-khas agama Islam dengan status Terakreditasi A. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum memadukan program kurikulum lokal pondok pesantren dan kurikulum nasional (Depag dan Diknas)

Pengembangan bakat dan minat siswa Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Ali Maksum dilaksanakan melalui kegiatan tambahan kurikuler antara lain: belajar kelompok setiap malam, pendidikan pers, majalah siswa, majalah dinding, buletin siswa, penelitian olahraga, pelatihan kepemimpinan, berbicara empat bahasa, pengerjaan, tata aturan boga, Palang Merah Remaja (PMR), beladiri Pencak Silat Pagar Nusa, olah raga, kesenian qasidah dan hadrah, seni baca Al-Qur'an, Muhadloroh Arabiyyah dan Pertemuan Bahasa Inggris dan sebagainya.

2. Madrasah Aliyah Ali Maksum

Madrasah Aliyah merupakan lembaga pendidikan formal setingkat SLTA dengan akreditasi A. MA Ali Maksum menyelenggarakan pendidikan dengan 3 jurusan:

-. Jurusan Agama
- Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam
- Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Sosial

3. Lembaga Kajian Islam Mahasiswa (LKIM)

Lembaga Kajian Islam Mahasiswa merupakan lembaga pendidikan tinggi nonformal pondok pesantren yang diselenggarakan oleh pondok pesantren Krapyak Yogyakarta khusus untuk pelajar (PT umum maupun PT agama) yang berminat belajar agama Islam. Mereka yang pada pagi hari kuliah di beberapa perguruan tinggi tersebut, jika sakit, malam dan pagi hari mengikuti kegiatan pengajian program LKIM untuk mendalami Agama dan pelatihan dakwah serta kepemimpinan.

Untuk menjamin kualitas pendidikan, para santri-mahasiswa LKIM dibimbing oleh pengawas dan para ustad (alumni PT dalam dan luar negeri) baik dari dalam dan luar pondok pesantren yang ahli di bidangnya, yang akan mengantarkan santri pelajar berbagai macam pengetahuan yang luas dalam perbincangan pengajaran-pengajaran Islam.

2. PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM

Lokasi : Jalan Wahid Hasyim No. 3, Gaten, Condongcatur, Depok, Dabag, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283

Pondok Pesantren Wahid Hasyim, adalah sebuah nama yang diberikan oleh Pendiri (Al-Marhum Al-Maghfurlah KH. Abdul Hadi As-Syafii) pada 11 Maret 1977 M untuk sebuah Pondok Pesantren yang bertujuan mewujudkan santri yang mempunyai intelektualitas keagamaan yang luas dan juga berdedikasi tinggi dengan didasari akhlaqul karimah. Pada 12 Oktober 1994 M / 7 Jumadil Ula 1415 H. Pondok Pesantren Wahid hasyim resmi berbadan hukum dengan dibentuknya Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim.

Pondok Pesantren Wahid Hasyim merupakan Pendidikan Islam Modern berbasis :

- Penanaman Akhlaqul Karimah
- Program Tahfidz Al-Quran
- Pengembangan Kemampuan Berbahasa Asing (Arab-Inggris)
- Pengembangan Ketrampilan Penguasaan Kitab At-Turats (Kitab Kuning)

Dengan visi Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim sebagai pusat pengembangan Agama Islam dan pemberdayaan masyarakat serta menjadi wahana bagi terbentuknya pribadi muslim yang berilmu, berhaluan Ahlus Sunah Wal Jamaah, berakhlak mulia, berjiwa khidmah, mandiri, dan berwawasan kebangsaan. Pondok Pesantren Wahid Hasyim kini menjadi institut pendidikan modern dan sosial keagamaan terkemuka di Yogyakarta.

3. PONDOK PESANTREN MODERN MIFTAHUNNAJAH

Lokasi : Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291

Pondok pesantren Miftahunnajah merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta. Ponpes ini merupakan penjelmaan ide dan gagasan dari Ust. Didik Purwodarsono selaku pendiri yayasan Pelita Umat. Pada pertengahan Desember 2009, ide dan gagasan Beliau dimantapkan dan direalisasikan.

Maka dibentuklah tim perintisan dan pendirian pesantren yang sebagian besar terdiri dari alumni pesantren Takwinul Muballighin. Tim tersebut terdiri dari Muahamad Mujari, S.T, Kustriyanto, S.Sos.I, Ibnu Asakir, S.Pd, Pradana Kurniawan, S.Pd, Heri Purnomo, S.Pd.I.
Setelah melakukan bebarapa kali rapat kerja tim, melakukan survey lapangan dan studi akhirnya diputuskan didirikanlah Pesantren Modern yang sekaligus melakukan pendidikan formal setingkat SMP.

Target peserta didik dari kelompok dengan intelegensi rata-rata sedang (menengah ke bawah) yang kebanyakan belum tergarap oleh lembaga pendidikan yang ada. Pondok pesantren Miftahunnajah hingga sekarang menjadi Ponpes Terbaik Di Yogyakarta.

4. PESANTREN NURUL UMMAH

Lokasi : Jl. Raden Ronggo No.982, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172

Pondok pesantren Nurul Ummah yang berlokasikan di Kota Gede Yogyakarta pun sama. Pondok pesantren Nurul Umah yang biasa disingkat PPNU ini berdiri pada tanggal 9 Februari 1986. Peletakan batu pertamanya dilaksanakan oleh KH Asyhari Marzuqi, KH Nawawi Ngrukem, dan disaksikan oleh keluarga Krapyak. Sementara untuk upacara peresmiannya dilkasanakan dua hari setelah peletakan batu pertama tepatnya tanggal 11 Februari 1986 yang dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta; Sugiarto, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY, dan berbagai elemen masyarakat.

Berdirinya PPNU ini awalnya didasari oleh wasiat sang Ayah dari muassis (pendiri) PPNU KH Asyhari Marzuqi ketika Kiai Asyhari masih menuntut ilmu di Baghdad. Sebenarnya sang Ayah ingin Kiai Asyhari agar melanjutkan estafet kepengasuhan pesantrennya yang berada di Giriloyo, Imogiri. Namun melalui beberapa pertimbangan dan juga keprihatinan Kiai Asyhari terhadap kondisi pendidikan di kota khusunya Yogyakarta, beliaupun memutuskan mencari lokasi di sekitar perkotaan Yogya untuk mendirikan pesantren, dan akhirnya pilihan itu jatuh di Kota Gede Yogya, setelah melalui proses panjang.

Dengan Kiai Asyhari mendirikan pesantren di dekat kota Yogyakarta, besar harapan beliau dapat berperan penuh untuk menyelamatkan generasi bangsa yang sangat rentan hidup di perkotaan. Selain juga lokasinya yang strategis, mudah dijangkau dan segala akses pengetahuan serta keilmuannya yang mudah menjadi pertimbangan Kiai Asyhari. Pada awal berdirinya santri yang menuntut ilmu di PP Nurul Ummah, pada bulan Ramadhan di tahun 1986 berjumlah 25 orang putra dan 2 orang putri. Baru kemudian di tahun kedua meningkat menjadi 104 santri. Masuk di tahun ketiga, bertambah lagi menjadi 155 santri dan di tahun yang keempat, terhitung hingga 209 santri. Setelah nama Nurul Ummah semakin dikenal karena pengasuhnya yang alumni Timur Tengah, para santri yang masuk yang pada mulanya hanya mengkhususkan diri untuk menimba ilmu agama, kemudian berkembang para siswa dan mahasiswa pun banyak yang memilih untuk mondok di PPNU.

Kini Pondok pesantren Nurul Ummah menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Di Yogyakarta.

5. PONDOK PESANTREN AL MUNAWWIR

Lokasi : Jln. KH Ali Maksum Tromol Pos 5 RT.05 krapyak, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002

Pondok Pesantren Al Munawwir didirikan oleh KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad pada tanggal 15 November 1911 M, sejak awal berdiri dan berkembangnya pondok pesantren ini bernama pondok pesantren Krapyak, karena memang sudah ada di dusun Krapyak. Dan pada tahun 1976-an nama pondok pesantren ini ditambah 'Al-Munawwir'. Penambahan nama ini untuk mengenang pendirinya yaitu KH. M. Munawwir. Dan Al-Qur'anlah sebagai ciri khas pendidikan di pesantren ini di awal berdirinya.

Pondok pesantren Al-Munawwir adalah salah satu lembaga pendidikan yang ada di khazanah, ilmu dunia pesantren yang dikenal dengan istilah salaf yang saat ini mampu bertahan dan terus berkembang di kiprahnya, pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Al-Munawwir tidak hanya mendukung pendidikannya dalam bidang Al-Qur'an saja, melainkan merambat ke bidang ilmu yang lain, khususnya kitab-kitab kuning (kutubussalafu assholih) yang kemudian disusul dengan menggunakan sistem madrasah (klasikal) yang menerima lembaga- lembaga pendidikan, diantaranya :

1. Madrasah Salafiyah (I, II, III, IV dan V)
2. Al-Ma'had al-'Aly
3. Madrasah Diniyah
4. Madrasah Huffadh (I dan II)
5. Majlis Ta'lim dan Majlis Masyayikh

Kini Pondok Pesantren Al Munawwir menjadi salah satu Pondok Terbaik Di Yogyakarta.

6. PONDOK PESANTREN MODERN BAITUSSALAM

Lokasi : Pulir Rejo, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572

istimewa jogjakarta.
Pondok pesantren baitussalam ini berdiri pada tahun 1985 dimana Pondok ini didirikan oleh almarhum ustad agus haryadi tepatnya pada tanggal 22 September. Pada awalnya pondok pesantren ini kasih di dusun taskombang di kediaman bapak bakti muranom. Setelah beberapa tahun pondok pesantren ini berada di Dusun taskombang klaten ada seorang dermawan bernama Bapak Kyai Haji dalhar di mana beliau memberikan tanah wakaf dusun Pule Rejo desa bokoharjo prambanan Sleman sehingga pesantren yang sebelumnya berada di daerah Klaten berpindah ke pulerejo.

Pada tahun 1998 pesantren ini mulai mendirikan pendidikan pertama yaitu TK Baitussalam kemudian disusul satu tahun setelahnya didirikan sD iT baitus salam alhamdulillah 2 pendidikan formal dirikan ini berkembang dengan pesat sampai saat ini miliki jumlah peserta didik yang semakin bertambah. Melihat adanya perkembangan dari lembaga pendidikan yang sebelumnya yaitu TK dan SD IT maka di tahun 2007 baitussalam mendirikan SMP yang berbasis boarding School atau berasrama lembaga pendidikan SMP baitussalam ini juga berkembang tahap demi tahap dan menunjukkan adanya minat yang banyak dari masyarakat sekitar sehingga pondok pesantren modern baitussalam mulai mendirikan lembaga pendidikan yang yang lain di tahun 2014 yaitu lembaga pendidikan SMA.

Hingga kini pondok Pesantren Modern telah memiliki beberapa unit pendidikan terhitung dari Paud SD SMP sampai SLTA dan pondok pesantren modern baitussalam sudah memiliki cabang baitussalam dua di kecamatan cangkringan dari tingkat paud hingga sd dan menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Di Yogyakarta.

7. PONDOK PESANTREN ASSALAFIYAH AL-LUQMANIYAH

Lokasi ; Jl. Babaran Gg. Cemani, P, UH-V Gg. Batu Rambat Kalangan No.759, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161

Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta mulai dibangun pada tahun 1998 M atas prakarsa Bapak H. Luqman Jamal Hasibuan, seorang pengusaha kelahiran Sumatera, dan selesai akhir tahun 1999 M. Kemudian diresmikan pada tanggal 9 Februari 2000 M oleh Simbah KH. Salimi, pengasuh Pondok Pesantren As Salimiyyah Cambahan Nogotirto Sleman DIY, dengan nama Pondok Pesantren Salaf Putra Putri Asrama Perguruan Islam (API) “Al Luqmaniyyah”. Penamaan ini diambil dari nama pendiri, yaitu Bapak H. Luqman Jamal Hasibuan.

Selanjutnya, Ponpes Al Luqmaniyyah diasuh oleh Abah KH. Najib Salimi selama kurang lebih 11 tahun (2000-2011) dan sepeninggal beliau yakni tepatnya pada tanggal 02 Dzulqo’dah 1432 H / 30 September 2011, Ponpes. Al Luqmaniyyah diasuh oleh istri beliau yakni Ibu Nyai Hj. Siti Chamnah dengan dibantu oleh sanak keluarga beliau.

Pada bulan Januari tahun 2016, Ibu Nyai Hj. Siti Chamnah dinikahkan dengan Abah Kyai Na’im Salimi (adik kandung Al Marhum Al Maghfurlah Abah Kyai Najib Salimi), dengan demikian kepengasuhan Pondok Pesantren Al Luqmaniyyah dilanjutkan oleh Abah Kyai Na’im Salimi. Dari segi materi pendidikan, Ponpes Al-Luqmaniyyah memiliki karakter yang mirip dengan sistem yang dipakai di API Tegalrejo, Magelang.

Sebagai salah satu contoh, Ponpes Al-Luqmaniyyah sangat menganjurkan para santrinya untuk mujahadah dan riyadloh sebagai sarana untuk mempersiapkan diri menerima ilmu yang bermanfaat. Setiap setelah maghrib dan sebelum subuh selalu terdengar lantunan dzikir mujahadah di masjid untuk santri putra dan Aula untuk santri putri Ponpes Al-Luqmaniyyah.

Saat ini Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah menjadi salah satu Pondok Terbaik di Yogyakarta.

8. PONDOK PESANTREN BINA UMAT YOGYA

Lokasi : Setran, Sumberarum, Kec. Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563

Pondok Pesantren Terbaik berikutnya adalah Ponpes Bina Umat. Pondok pesantren Bina Umat adalah Sekolah Islam Terpadu yang berbasis pesantren modern berdiri diatas tanah wakaf seluas 12.000 m2 berkedudukan di dusun Setran, Sumberarum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta dibawah naungan Yayasan Bina Umat Mulia Yogyakarta yang bergerak dibidang sosial keagamaan.

Yayasan Bina Umat Mulia Yogyakarta yang mulanya bergerak di bidang Bimbingan Haji  (KBIH Bina Umat) dan pengelolaan zakat (LAZ Bina Umat), tergerak untuk ikut berperan serta dalam proses tarbiyah/pendidikan umat maka didirikan Pondok Pesantren Bina Umat yang bersifat non formal pada tahun 2001.

Seiring dengan munculnya perkembangan sekolah Islam Terpadu pada dekade 2000-an, maka Yayasan Bina Umat Mulia mendirikan sekolah formal SMP-SMA IT Bina Umat pada tahun 2003 sebagai pengembangan Pondok Pesantren Bina Umat yang sudah terlebih dahulu berdiri. Munculnya sekolah islam terpadu dengan kurikulum pengayaan agama maupun merebaknya sekolah swasta dengan label plus agamanya, mendorong Yayasan Bina Umat Mulia untuk mengkaji dan mencari formula terbaik pendidikan islam yang tidak sekedar penambahan beberapa pelajaran agama tetapi memadukan langsung kurikulum pondok dan kurikulum nasional dengan harapan generasi muslim tidak tertinggal di bidang IPTEK tetapi terbekali dengan ilmu agama yang memadai melalui ilmu-ilmu kepesantrenan.

9. PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTRE BIN BAZ

Lokasi : Jl. Wonosari KM. 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Karang Gayam, Sitimulyo, Kec. Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Pondok Pesantren Terbesar Dan terbaik berikutnya adalah Ponpes Bin Baz, Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz adalah salah satu Pondok Pesantren di Yogyakarta. Dirintis sejak tahun 1993 berupa lembaga pendidikan tahfizul Al-Qur’an setingkat ibtidaiyyah (SD) dengan nama Ma’had Tahfizhul Qur’an di Sleman, Yogyakarta. Enam tahun kemudian, pada tahun 2000 Ma’had ini menempati lokasi baru di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, dan nama Islamic Centre Bin Baz mulai digunakan.

 Nama Bin Baz diambil dari nama salah seorang mufti di Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dengan harapan dan cita-cita agar para santri bisa meneladani keilmuan, kefaqihan, kedermawanan, dan kharisma beliau di hadapan umat.

Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz menyelenggarakan program pendidikan terpadu antara diniyah dan ilmu umum. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum pondok pesantren yang dipadukan dengan kurikulum pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

Lulusan jenjang Madrasah Aliyah Bin Baz akan mendapatkan 2 ijazah yaitu Ijazah Pondok Pesantren (yang telah mendapatkan mu’adalah/akreditasi dari Universitas Islam Madinah) dan Ijazah Negara (yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah baik di universitas negeri maupun swasta).

10. PONDOK PESANTREN AN-NUR

Lokasi : Jl. KH. Nawawi, Ngrukem, Pendowoharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185

Perintisan Pondok Pesantren An Nur mengalami proses yang sangat panjang yang dimulai pada tahun 1960 M. Beliau ( Bapak KH. Nawawi Abdul Aziz ) dipercaya untuk menjabat ketua Pengadilan Agama Kab. Bantul, kemudian sejak bertugas di PA Bantul, beliau mengetahui secara persis tentang kehidupan keagamaan di wilayah Bantul, dimana kondisi pada saat itu masih memprihatinkan. Melihat realita demikian, beliau merasa sudah saatnyalah mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang pernah didapat dari tempaan Pondok-Pondok Pesantren yang pernah beliau terima kepada masyarakat, sehingga pada tahun 1964 M, dengan kebulatan tekad dan mantab beliau hijrah ke dusun Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul Yogyakarta didampingi oleh Istrinya ( Ibu Nyai. Walidah Munawwir ) dan Putra pertama Beliau ( ‘Ashim Nawawi ).

Walaupun beliau dan keluarga hanya menempati sebuah rumah yang berukuran 7x5 m milik Al Marhum Bapak KH. Abdul Aziz, beliau tetap semangat dan Ikhlas dalam mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat, sehingga dalam waktu yang singkat Beliau telah mampu menarik hati masyarakat. Pada tahun tersebut, beliau mulai merintis pengajian-pengajian baik yang bersifat kuliah umum, sorogan, bandongan maupun klasikkal. Pengajian/Kuliah umum diselenggarakan setiap senin malam yang hingga sampai saat ini masih berjalan dan dikenal dengan sebutan pengajian “malam selasan” dan setiap jumat pagi.

Sedangkan setiap subuh diadakan pengajian dengan sistem sorogan dan klasikal dengan materi Al Qur’an. sedangkan pada malam hari berlangsung kegiatan belajar di Madrasah Diniyah yang dulu bernama Madrasah Lailiyah Salafiyah An Nur yang sejak tahun 1976 pengelolaannya diserahkan kepada Bapak KH. Khudlori Abdul Aziz, santri beliau yang merupakan putra asli Dusun Ngrukem. Seiring dengan berjalanya waktu, santri yang datang semakin banyak sehingga sangatlah perlu untuk membangun asrama guna menampung semua santri yang ada. Maka dengan segenap kemampuan yang dimiliki, dan atas dukungan dari masyarakat yang dipelopori oleh Al Marhum bapak KH. Anwar, dibangunlah asrama Pondok Pesantren An Nur dengan beberapa lokal.

Dan hingga sekarang Pondok Pesantren An-Nur menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Yogyakarta.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Yogyakarta Indonesia.

10 Pondok Pesantren Terbesar Dan Terbaik di Yogyakarta

Sleman merupakan sebuah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Sleman.  Berbagai perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta sebenarnya secara administratif terletak di wilayah kabupaten Sleman, di antaranya Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta.

Pendidikan Agama di Sleman juga cukup banyak, hal ini terbukti dengan banyaknya Pondok Pesantren yang berada di Sleman. Dari hasil penelusuran tim kami kuwaluhan.com, di Sleman terdapat Ponpes Salaf maupun Modern Terbesar Dan Terkenal, diantaranya yaitu :

1. PONDOK PESANTREN MODERN MIFTAHUNNAJAH

Lokasi : Trini Trihanggo Gamping Sleman, Trini, Trihanggo, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291

Pondok pesantren Miftahunnajah merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta. Ponpes ini merupakan penjelmaan ide dan gagasan dari Ust. Didik Purwodarsono selaku pendiri yayasan Pelita Umat. Pada pertengahan Desember 2009, ide dan gagasan Beliau dimantapkan dan direalisasikan. Maka dibentuklah tim perintisan dan pendirian pesantren yang sebagian besar terdiri dari alumni pesantren Takwinul Muballighin. Tim tersebut terdiri dari Muahamad Mujari, S.T, Kustriyanto, S.Sos.I, Ibnu Asakir, S.Pd, Pradana Kurniawan, S.Pd, Heri Purnomo, S.Pd.I.
Setelah melakukan bebarapa kali rapat kerja tim, melakukan survey lapangan dan studi akhirnya diputuskan didirikanlah Pesantren Modern yang sekaligus melakukan pendidikan formal setingkat SMP.

2. PONDOK PESANTREN MODERN BAITUSSALAM

Lokasi : Jalan Pulerejo, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Pulir Rejo, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman

Pondok pesantren baitussalam ini berdiri pada tahun 1985 dimana Pondok ini didirikan oleh almarhum ustad agus haryadi tepatnya pada tanggal 22 September. Pada awalnya pondok pesantren ini kasih di dusun taskombang di kediaman bapak bakti muranom. Setelah beberapa tahun pondok pesantren ini berada di Dusun taskombang klaten ada seorang dermawan bernama Bapak Kyai Haji dalhar di mana beliau memberikan tanah wakaf dusun Pule Rejo desa bokoharjo prambanan Sleman sehingga pesantren yang sebelumnya berada di daerah Klaten berpindah ke pulerejo.

Ketika sang pendiri dan pimpinan Pondok yaitu Ustadz Agus Haryadi meninggal pada tahun 1991 beliau meninggalkan 3 orang santri dan beliau memberikan wasiat kepada kakak iparnya untuk melanjutkan Pesantren ini sang kakak ipar adalah pondok saat ini yaitu Ustadz Abdul Hakim dengan bermodalkan 3 orang santri Alhamdulillah pondok pesantren ini terus berkembang dan santrinya pun bertambah. Namun 1995 santri di pondok pesantren Baitussalam ini habis kan tiga orang Santri lagi sehingga pimpinan pondok berfikir bagaimana upayakan agar Santri bertambah.

Pada tahun 1998 pesantren ini mulai mendirikan pendidikan pertama yaitu TK Baitussalam kemudian disusul satu tahun setelahnya didirikan sD iT baitus salam alhamdulillah 2 pendidikan formal dirikan ini berkembang dengan baik sampai saat ini miliki jumlah peserta didik yang semakin bertambah. Melihat adanya perkembangan dari lembaga pendidikan yang sebelumnya yaitu TK dan SD IT maka di tahun 2007 baitussalam mendirikan sMP yang berbasis boarding School atau berasrama lembaga pendidikan sMP baitussalam ini juga berkembang tahap demi tahap dan menunjukkan adanya minat yang banyak dari masyarakat sekitar sehingga pondok pesantren modern baitussalam mulai mendirikan lembaga pendidikan yang yang lain di tahun 2014 yaitu lembaga pendidikan sMA.

Hingga kini pondok Pesantren Modern telah memiliki beberapa unit pendidikan terhitung dari pAUD sD sMP sampai sLTA dan pondok pesantren modern baitussalam sudah memiliki cabang baitussalam dua di kecamatan cangkringan dari tingkat paud hingga SD.

3. PONDOK PESANTREN TARUNA AL - QURAN

Lokasi : Jl. Lempongsari Raya No.4a, Jongkang, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Pondok pesantren Taruna Al Quran yang terletak di wilayah Provinsi Yogyakarta  merupakan yayasan Islam  yang dibentuk dan dinotariskan pada tanggal  21 September 2008, mempunyai visi dan misi serta bertujuan menyediakan pusat / kawasan pendidikan yang Islami dengan konsep berlandaskan Al Quran dan As Sunnah. Pemikiran ini dilandasi bahwa Yogyakarta merupakan daerah dengan yang berpendidikan dan memiliki budaya ke Islaman yang kuat.

Hingga saat ini santri yang mondok di sini semakin bertambah tiap tahunnya.

4. PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM

Lokasi : Jalan Wahid Hasyim No. 3, Gaten, Condongcatur, Depok, Dabag, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283

Pondok pesantren Wahid Hasyim adalah sebuah nama yang diberikan oleh Pendiri (Al-Marhum Al-Maghfurlah KH. Abdul Hadi As-Syafi'i) pada 11 Maret 1977 M untuk sebuah Pondok Pesantren yang bertujuan mewujudkan santri yang mempunyai intelektualitas keagamaan yang luas dan juga berdedikasi tinggi dengan didasari akhlaqul karimah. Pada 12 Oktober 1994 M / 7 Jumadil Ula 1415 H. Pondok Pesantren Wahid hasyim resmi berbadan hukum dengan dibentuknya Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim.

Dengan visi Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim sebagai pusat pengembangan Agama Islam dan pemberdayaan masyarakat serta menjadi wahana bagi terbentuknya pribadi muslim yang berilmu, berhaluan Ahlus Sunah Wal Jamaah, berakhlak mulia, berjiwa khidmah, mandiri, dan berwawasan kebangsaan  dan misi Menyelenggarakan pendidikan formal dan non formal, melaksanakan pengabdian melalui pembinaan keagamaan dan pemberdayaan perekonomian santri dan masyarakat lembaga pendidikan dan sosial kemasyarakatan, Wahid Hasyim kini menjadi institut pendidikan modern dan sosial keagamaan terkemuka di Yogyakarta.

5. PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH

Lokasi : Jl. Raya Piyungan - Prambanan No.KM, RW.2, Marangan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Sebagai wujud nyata dari peran serta Muhammadiyah tersebut Warga Muhammadiyah di Kecamatan Prambanan melalui Pimpinan Cabang Muhammadiyah Prambanan Klaten telah bekerjasama dengan Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School yang terletak di Desa Bokoharjo Prambanan Sleman DIY dalam pengelolaan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah diwilayah Prambanan Klaten.

Bentuk kerjasama dalam dunia pendidikan ini diwujudkan dalam pengelolaan SMP Muhammadiyah 17 Prambanan Klaten yang dikembangkan menjadi Pondok Pesantren Modern dengan sistem asrama (Boarding School) Sehingga pengelolaan sekolah muhammadiyah ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari MBS Yogyakarta dan yang merupakan cabang kedua dari PPM MBS Yogyakarta yang selanjutnya disebut sebagai MBS 2 Yogyakarta di Prambanan Klaten.

Tahun Pelajaran 2014-2015 menjadi awal bagi MBS 2 Yogyakarta untuk memulai proses pendidikan.

KURIKULUM

MBS 2 menerapkan kurikulum yang sama dengan MBS Pusat dengan memadukan Kurikulum antara Pendidikan Nasional (DIKNAS) dan Kurikulum Pondok Pesantren Modern.

Dengan Kurikulum Diknas dan Pesantren yang terpadu sehingga Mata Pelajaran yang diselenggarakan selama KBM berlangsung mencakup seluruh materi umum dan agama.

6. PONDOK PESANTREN BINA UMAT YOGYA

Lokasi : Setran, Sumberarum, Kec. Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563

Lembaga pendidikan ini ditopang sistem pendidikan pondok pesantren modern yang mengedepankan nilai-nilai keislaman secara universal. Islamic Boarding School SMP/SMA IT Bina Umat merupakan sekolah menengah Islam Terpadu yang memadukan kurikulum Diknas dengan kurikulum Pesantren Modern. Para siswa/santri diwajibkan tinggal di asrama pondok pesantren selama 24 jam yang dibina oleh guru/ ustadz/ah yang profesionaI & lulusan dari Pesantren/ Perguruan Tinggi terkemuka di dalam maupun luar negeri, yang menjamin berlangsungnya proses p e n d i d i k a n Islam yang ber-dasarkan AI-Qur’an & as-Sunnah melalui implementasi kurikulum & proses belajar mengajar yang terpadu, serta di tunjang dengan lingkungan belajar yang Islami, Tarbawi, Ma’hadi.

7. PONDOK PESANTREN RAUDHATUS SALAAM

Lokasi : Jl. Wonosari, Km. 8, Karangsari, Sendangtirto, Berbah, Gamelan, Sendangtirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55573

Pondok Pesantren Raudhatus Salaam adalah salah satu dari sekian banyaknya pondok alumni Gontor yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun jenjang pendidikian formal yang telah berjalan saat ini adalah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP Raudhatus Salaam). Kurikulum yang di terapkan pada Pondok Pesantren Raudhatus Salaam adalah kolaborasi dari Trilogi Kurikulum diantaranya adalah kurikulum Kemdikbud/ DIKNAS untuk kegiatan belajar mengajar SMP dalam kelas juga ditambah dengan kurikulum Kulliyatul Muallimiinal Islamiyah (KMI) Gontor dan kurikulum Tahfidz.

Dari trilogi kurikulum yang diterapkan ini kedepannya alumni Pondok Pesantren Raudhatus Salaam di harapkan mampu menjadi kader pemimpin umat yang mampu mengayomi masyarakat dan memberikan jawaban-jawaban dari masalah-masalah kehidupan yang kompleks.

Program Unggulan Pondok Pesantren Raudhatus Salaam antara lain adalah: Mampu berkomunikasi dengan dua bahasa Arab dan Inggris, Tahfidz Qur’an, Pengaplikasian Tekhnologi sebagai sarana dakwah, Mampu memahami ajaran-ajaran Islam dalam konteks kekinian, Mampu mengaplikasikan ajaran Islam dengan confidence dan santun.

8. PONDOK PESANTREN DARUL HIKMAH PAKEM

Lokasi : Jl. Palagan Tentara Pelajar Km 15, Sembung, Purwobinangun, Pakem, Donoharjo, Ngaglik, Sembung, Purwobinangun, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Pendirian pondok pesantren ini bermula dari sebuah masjid sederhana sebagai sarana beribadah masyarakat muslim di Dusun Sembung. Ketika masyarakat merasakan kebutuhan sarana dan prasarana beribadah yang lebih memadahi, maka masjid sederhana tersebut kemudian direnovasi untuk menambah daya tampung jama’ah. Melalui usaha yang kuat dari beberapa tokoh masyarakat Sembung baik yang berada di Jakarta, Surakarta maupun yang berdomisili di Sembung sendiri, maka pada tanggal 17 April 1992, pembangunan dan renovasi Masjid Darul-Hikmah selesai diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Setelah masjid selesai dibangun dan direnovasi kemudian muncul ide bahwa anak-anak usia pra-sekolah dan usia sekolah membutuhkan sarana untuk kegiatan belajar mengajar. Di samping itu, kantor Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Taman Kanak-Kanak (TK) Kuncup Mekar II, Takmir Masjid dan Remaja Masjid Darul-Hikmah (PRIMADHA) serta Koperasi Sendi Mulya, yang berada di sekitar masjid juga perlu diperbaiki tempat kegiatannya.

Oleh karena itu, kemudian Yayasan Darul-Hikmah yang dibentuk bersamaan dengan selesainya pembangunan dan renovasi masjid, membangun satu unit gedung untuk dipergunakan bagi perkantoran yang ada di sekitar masjid tersebut, pembangunan gedung ini selesai pada tahun 1997.

Pada saat itu kegiatan Masjid Darul-Hikmah masih terbatas pada pengelolaan TPA, Majlis Ta’lim dan kegiatan remaja masjid.
b. Periode pembangunan (1996-1998). Pada periode ini Yayasan Darul-Hikmah (YDH) membangun dua buah unit gedung yang dikemudian hari diberi nama Gedung Ibnu Rusydi dan Gedung Ibnu Kholdun.

Sekolah yang pertama didirikan adalah SLTP (1999), disusul kemudian pada tahun 2002 berdiri SDIT dan terakhir SMA-T pada tahun 2003. Sedangkan sistem pendidikan pesantrennya dengan menyelenggarakan kajian-kajian khas pesantren seperti kajian kitab-kitab klasik/kitab kuning dengan metode bandongan, sorogan dan sejenisnya.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Sleman Yogyakarta.

8 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Sleman Yogyakarta

Kulonprogo adalah sebuah kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kotanya adalah Wates.

Berikut ini adalah Daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN NURUL HAROMAIN KULONPROGO

Lokasi : Taruban Kulon, Tuksono, Kec. Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55664

Pondok Pesantren Nurul Haromain merupakan pesantren semi modern, meskipun sudah memasukkan sistem madrasah dan sekolah formal namun tetap mempertahankan corak salafnya.

Pondok pesantren tersebut juga berkecimpung dalam masalah sosial, yaitu membangun panti asuhan untuk anak-anak yatim dan terlantar serta panti sosial untuk yang terkena gangguan jiwa dan narkoba. Pembahasan yang akan dikaji yaitu kondisi sosial dan keagamaan, biografi pendiri pondok pesantren, serta perkembangan dari pondok pesantren tersebut. Konsep yang digunakan adalah konsep pesantren dari Abd. Muin. Abd. Muin membagi pesantren dalam tiga tipologi yaitu pesantren salafiyah, khalafiyah dan kombinasi.

Pondok Pesantren Nurul Haromain merupakan pesantren kombinasi karena meskipun sudah membangun madrasah tetapi tetap mempertahankan corak salafinya.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis.

Ilmu sosiologi adalah ilmu sosial yang obyeknya masyarakat, maka pendekatan sosiologis berarti pembahasan tentang hubungan sosial, golongan sosial yang berperan, konflik berdasarkan kepentingan, pelapisan sosial dan status sosial. Penelitian ini dilakukan melalui empat tahapan, yaitu heuristik yakni pengumpulan sumber. Pengumpulan sumber diperoleh dari sumber lisan maupun tulis. Kedua adalah verifikasi, yakni tahapan penulis melakukan kritik terhadap sumber yang ditemukan.

Ketiga adalah interpretasi yakni menafsirkan terhadap fakta-fakta sejarah yang telah ditemukan sehingga sumber data yang telah diperoleh dapat disusun secara kronologis dan sistematis. Tahapan terakhir yaitu historiografi yakni penulisan sejarah yang mencakup pengantar, hasil penelitian, dan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara Pesantren Nurul Haromain dan masyarakat sekitar. Pesantren yang benar-benar awalnya merintis dari bawah sekarang mampu survive di masyarakat.

Hal ini diwujudkan dengan pesantren mampu membangun Panti Asuhan, Madrasah Non Formal, Madrasah Formal, Panti Rehabilitasi Narkoba dibawah naungan Yayasan al-Maliky Pondok Pesantren Nurul Haromain. Pesantren selain bertujuan untuk mencetak kader-kader ulama juga berusaha untuk mensejahterakan masyarakat sekitar melalui lembaga-lembaga tersebut.

Hingga saat ini santri yang mondok di sini semakin bertambah banyak baik dari Yogyakarta maupun dari luar daerah.

2. PONDOK PESANTREN AN NADWAH

Lokasi : Kauman, RT.40/RW.18, Bendungan, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651

Pondok Pesantren Annadwah adalah musholla kecil berdinding anyaman bambu yang digunakan untuk sholat berjamaah dan mengaji Al Qur'an dengan metode bin nadzri.

Lama-lama santri yang mengaji Al Qur'an semakin banyak dan ada yang menginap di musholla saat malam hari dan paginya pulang untuk aktifitas sehari-hari.

Tahun 1981 diadakan perbaikan bangunan musholla yang semula berdinding anyaman bambu diganti batu bata. Pembangunan mushola termotivasi dari isi pengajian khataman Al-Qur'an oleh K.H. Mufid Mas'ud.

Hingga sekarang santri yang menetap semakin banyak dan terus bertambah.

3. PONDOK PESANTREN DARUL ULUM KULONPROGO

Lokasi : Area Sawah, Pandowan, Kec. Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55661

Pada masa penjajahan Belanda, lembaga Pendidikan masih sangat kurang, lebih-lebih dipelosok pedesaan didesa Sewugalur Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh Muhammadiyah Group Kranggan (sekarang ranting) didirikan lembaga pendidikan Islam tingkat menengah yang dinamakan Madrasah Darul Ulum.

Dengan nama Darul Ulum yang berarti gedung ilmu, maka dimadrasah tersebut memang memberikan bermacam-macam ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Dari masa ke masa Darul Ulum telah banyak mengalami pasang surut, mengalami masa gemilang dan masa suram, mendapat sanjungan dan mendapat cacian. Namun kenyataan Darul Ulum suatu Madrasah yang telah banyak mendidik putra-putri Islam. Dan sesuai dengan ilmu yang didapat baik ilmu agama maupun umum sehingga para Abiturient Madrasah Darul Ulum dapat berperan dalam segala bidang. Ada yang menjadi mubaligh, pedagang, pegawai, pamong praja, ABRI dan lain lainnya. Namun pada umumnya mereka melaksanakan tugas dakwah dalam bidangnya masing-masing. Perlu diketahu bahwa Bapak H.AR. Fachruddin yang pernah menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah beberapa kali periode juga termasuk salah satu Abiturient Madrasah Darul Ulum.

Seperti Madrsah-madrsah pada umumnya Darul Ulum saat ini mengalami kemunduruan kemunduran yang perlu mendapat perhatian umat Islam pada umumnya. Untuk itulah kami sajikan sejarah singkat Madrasah tersebut, yang sekarang sudah berusia 75 tahun karena Darul
Ulum berdiri tanggal 05 Juli 1932.

Berdirinya madrasah Darul Ulum pada tahun 1932 tidak dapat dipisahkan dengan pertumbuhan Muhammadiiyah di daerah Kulon Progo, secara kronologis Muhammadiyah masuk didaerah Kulon Progo tahun 1926. salah satu syarat berdirinya Muhammadiyah (ketika itu Muhammadiyah Group Kranggan ) harus ada sekolah Muhammadiyah, karenanya didirikan sekolah dasar Muhammadiyah Wonopeti (Standard School Muhammadiyah Wonopeti) sekarang Sekolah Dasar Wonopeti I.

Itulah daftar Pondok pesantren Terbesar Dan terbaik di kabupaten Kulonprogo Yogyakarta.

3 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Kulonprogo Yogyakarta

Gunungkidul adalah salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Wonosari.

Berikut ini adalah Daftar Pondok Pesantren Salafiyah maupun Modern Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN DARUSH SHOLIHIN

Lokasi : Dusun Warak RT.08 / RW.02, Desa Girisekar, Panggang, Warak, Girisekar, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55872

Pesantren Darush Sholihin berdiri sejak tahun 2011, tepatnya selepas Idul Fithri 2011. Dana diperoleh dari para muhsinin yang telah menyumbangkan hartanya kegiatan buka puasa dan pembangunan masjid di Desa Girisekar.

Awalnya kegiatan belajar berlangsung di masjid dan di rumah pengajar. Karena begitu banyaknya santri, akhirnya diniatkan untuk didirikan pesantren. Pesertanya mulai dari anak-anak umur 4 tahun sampai pelajar SMA. Dan belakangan bertambah hingga santri-santri ibu-ibu dan bapak-bapak, bahkan para sepuh pun ikut.

Para santri rata-rata miskin, sehingga memang tidak dipungut biaya pendidikan untuk mengikuti kegiatan pesantren ini.

2. PONDOK PESANTREN AL JAUHAR

Lokasi : Tlepok, Semin, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55854

Adanya permintaan pengelolaan  Tanah  Wakaf  yang belum dikelola dari  Bapak Hudi Suparjo seluas 824 m2 yang sudah diwakafkan ke MWC NU yang kemudian dialih kelolakan ke Pondok Pesantren Sunan Pandanaran.  Permohonan alih kelola  diwujudkan dalam  Surat Pernyataan  Pelimpahan yang ditandatangani pada  06 November 2006.

Pembukaan  Kegiatan Pendampingan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dimulai dengan Kegiatan Mujahadah  pada Sabtu Kliwon, 06 Juli 2007  yang kemudian pada penyelenggaraan berikutnya pada Selasa Kliwon, 20 September 2006 sekaligus untuk mengenang hari wafatnya dan sekaligus mendoakan   Almarhum Al Maghfurllah KH Mufid Mas’ud pendiri  Pondok Pesantren Sunan Pandanaran.

Program pengembangan kegiatan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dilanjutkan dengan pendirian Raudlatul Athfal pada tahun 2008, Madrasah Ibtidaiyah tahun  2009 serta Madrasah Tsanawiyah yang Insya Alloh akan mulai beroperasi  tahun 2012.

“Al Jauhar” begitulah nama Komplek Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Tlepok, Semin, Semin Gunungkidul. Dinisbatkan terhadap  Almarhumah Ibu Jauharoh Munawir (Ibunda KH Mu’tashim Billah) dan penghormatan terhadap perjuangan nama beliau dijadikan sebagai Identitas Komplek ini. Semoga komplek ini bisa menjadi penerus perjuangan  beliau dalam bertaffaquh fiddin.

3. PONDOK PESANTREN DARUL QUR'AN WAL IRSYAD

Lokasi : Jl. Nusantara No.17, Ledoksari, Kepek, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55813

Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad berdiri pada tanggal 27 Agustus 1999, bertepatan dengan tanggal 15 Jumadil Awwal 1420 H dan terdaftar di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul dengan nomor statistik D.99127. Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad ini terletak di jalan Nusantara No. 17 dusun Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta diatas tanah seluas 16319 m2. Lokasi Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad terletak 1 KM dari jantung kota Wonosari tepatnya berada disebelah utara SMKN 2 Wonosari.

Berdirinya Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad atau yang lazim disebut Ma’had Darul Qur’an Wal Irsyad merupakan hal yang menggembirakan, karena berdirinya sebuah pusat kajian dan penyelenggaraan pendidikan agama di daerah yang masuk wilayah perkotaan merupakan hal yang sulit, mengingat kehidupan masyarakat yang semakin konsumtif.

Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad adalah pondok pesantren yang berlandaskan akidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang memang paling tepat untuk konteks di Indonesia. Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad menjadi wadah untuk menampung santri-santri yang dipersiapkan untuk mendalami, menghayati, mengkaji dan mempelajari agama sehingga diharapkan santri tamatan Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad menjadi ulama, kyai, tokoh masyarakat yang bisa melanjutkan estafet perjuangan para ulama salafussholihin, dan mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan cakap dengan berbagai predikat yang mulia.

Pondok pesantren ini memiliki berbagai lembaga pendidikan dan program kegiatan, baik formal maupun non formal sebagai upaya untuk memberikan wadah bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan minatnya masing-masing karena kita menyadari bahwa tidak semua orang bisa diproyeksikan menjadi manusia yang ahli dalam bidang yang sama, akan tetapi setiap orang dibekali oleh Allah dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk dikembangkan menuju kehidupan yang saling mengisi dan menguntungkan.

4. PONDOK PESANTREN AL HIKMAH KARANGMOJO

Lokasi : Bulu, Karangmojo, Kec. Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55891

Pondok Pesanteran Al Hikmah berdiri pada tahun 1989 setelah Yayasan Al-Hikmah Sumberjo selaku institusi penyelenggara Pondok Pesantren Al-Hikmah Sumberjo, Karangmojo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi berdiri sejak tahun 1989.

Berdirinya Pondok Pesantren ini pada awalnya tidak lepas dari putra-putra Bani Iman Raji dan Bani Mukmin yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan umat, sehinga pada masa awalnya modal material dan finansial sangat bergantung kepada mereka. Namun dalam perkembagannya, keterlibatan masyarakat sekitar sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan Pondok Pesantren Al Hikmah dan institusi-institusi formal di dalamnya.

Dari tahun ke tahun santri Al Hikmah jumlahnya semakin meningkat pesat. Sebagai ilustrasi, pada tahun 2019 ini jumlah santrinya baru sekitar 250 orang sekarang  jumlah santri telah mencapai angka 1068 orang lebih yang tersebar menjadi siswa MA atau SMK atau SMP dan semuanya tidak dipungut biaya apapun baik mondoknya maupun sekolah formalnya. Semuanya 100% gratis.

Bagaimana dengan honor ustadz dan guru? Pihak yayasan hanya menggaji guru-guru yang belum memiliki pekerjaan pokok. Mayoritas ustadz dan guru yang sudah memiliki pekerjaan pokok rela tidak dibayar. Tentunya dengan kondisi seperti ini pihak Pondok Pesantren Al Hikmah sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari semua pihak, terlebih lagi dari pemerintah mengingat apa yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Hikmah ini sejalah dengan tujuan pemerintah yang telah mencanangkan wajib pendidikan dasar 9 tahun.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.

4 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Gunungkidul Yogyakarta

Bantul merupakan salah satu kabupaten yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kotanya adalah Bantul.

Berikut ini adalah beberapa daftar Ponpes Salaf maupun modern Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Bantul Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTRE BIN BAZ

Lokasi : Jl. Wonosari KM. 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Karang Gayam, Sitimulyo, Kec. Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz adalah salah satu Pondok Pesantren di Yogyakarta. Dirintis sejak tahun 1993 berupa lembaga pendidikan tahfizul Al-Qur’an setingkat ibtidaiyyah (SD) dengan nama Ma’had Tahfizhul Qur’an di Sleman, Yogyakarta. Enam tahun kemudian, pada tahun 2000 Ma’had ini menempati lokasi baru di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, dan nama Islamic Centre Bin Baz mulai digunakan. Nama Bin Baz diambil dari nama salah seorang mufti di Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dengan harapan dan cita-cita agar para santri bisa meneladani keilmuan, kefaqihan, kedermawanan, dan kharisma beliau di hadapan umat.

 Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz menyelenggarakan program pendidikan terpadu antara diniyah dan ilmu umum. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum pondok pesantren yang dipadukan dengan kurikulum pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

Lulusan jenjang Madrasah Aliyah Bin Baz akan mendapatkan 2 ijazah yaitu Ijazah Pondok Pesantren (yang telah mendapatkan mu’adalah/akreditasi dari Universitas Islam Madinah) dan Ijazah Negara (yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah baik di universitas negeri maupun swasta).

2. YAYASAN ALI MAKSUM PONDOK PESANTREN KRAPYAK

Lokasi : Jl. Kyai Haji Ali Maksum, Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak merupakan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan di bawah naungan Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. Didirikan pada tahun 1990, Yayasan Ali Maksum adalah badan hukum pelanjut amal usaha almarhum Kyai Haji Ali Maksum dalam kiprah perjuangan selama hidup beliau.

Pendidikan di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak menganut pola campuran yang terintegrasi baik ke dalam sistem formal maupun nonformal. Pengajian kepesantrenan sebagai bentuk pendidikan nonformal di samping dalam rangka mempertahankan pola konvensional, juga sebagai wahana pengintensifan pendidikan dan bimbingan kepribadian antar personal dalam bentuk metode sorogan dan bandongan.

Sedangkan pendidikan pola madrasah-formal diselenggarakan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan juga untuk mengembangkan metode-metode belajar mengajar moderen secara klasikal dan terukur dengan tetap memasukkan muatan-muatan kepesantrenan di samping materi non-ilmu keagamaan.

3. PONDOK PESANTREN AL MUNAWWIR

Lokasi : Jln. KH Ali Maksum Tromol Pos 5 RT.05 krapyak, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002

Pondok Pesantren Al Munawwir didirikan oleh KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad pada tanggal 15 November 1911 M, sejak awal berdiri dan berkembangnya pondok pesantren ini bernama pondok pesantren Krapyak, karena memang sudah ada di dusun Krapyak. Dan pada tahun 1976-an nama pondok pesantren ini ditambah 'Al-Munawwir'. Penambahan nama ini untuk mengenang pendirinya yaitu KH. M. Munawwir. Dan Al-Qur'anlah sebagai ciri khas pendidikan di pesantren ini di awal berdirinya.

Al-Munawwir tidak hanya mendukung pendidikannya dalam bidang Al-Qur'an saja, melainkan merambat ke bidang ilmu yang lain, khususnya kitab-kitab kuning (kutubussalafu assholih) yang kemudian disusul dengan menggunakan sistem madrasah (klasikal) yang menerima lembaga- lembaga pendidikan.

4. PONDOK PESANTREN TAHFIDZ HAMALATUL QURAN 

Lokasi : Jalan Kembaran RT 08, Tamantirto, Kasihan, Kembaran, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183

Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an berkomitmen untuk membentuk para generasi yang siap dan setia menegakkan ajaran Al Qur’an dan sunnah Rasulillah pada diri, keluarga dan umatnya. Generasi yang hafal Al Qur’an 30 juz, berakidah yang benar sesuai pemahaman salafus shalih, berakhlak mulia, dan menjadi teladan yang baik untuk orang lain, serta siap berdakwah dalam kebenaran dan kesabaran.

PROGRAM PENDIDIKAN

Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an menyelenggarakan pendidikan wajib asrama dan sistem belajar berlanjut untuk lulusan SD / MI / Salafiyah Ula / Paket A. Dengan masa pendidikan 7 tahun

Yang rinciannya adalah sebagai berikut:

Tingkat Salafiyah Wustho (setingkat SMP) ditempuh selama 3 tahunTingkat Aliyah (setingkat SMA) ditempuh selama 3 tahunPengabdian ditempuh selama 1 tahun, setelah selesai pengabdian santri akan mendapatkan ijazah madrasah dan ijazah pesantren.

5. PONDOK PESANTREN AN-NUR 

Lokasi : Jl. KH. Nawawi, Ngrukem, Pendowoharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185

Perintisan Pondok Pesantren An Nur mengalami proses yang sangat panjang yang dimulai pada tahun 1960 M. Beliau ( Bapak KH. Nawawi Abdul Aziz ) dipercaya untuk menjabat ketua Pengadilan Agama Kab. Bantul, kemudian sejak bertugas di PA Bantul, beliau mengetahui secara persis tentang kehidupan keagamaan di wilayah Bantul, dimana kondisi pada saat itu masih memprihatinkan. Melihat realita demikian, beliau merasa sudah saatnyalah mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang pernah didapat dari tempaan Pondok-Pondok Pesantren yang pernah beliau terima kepada masyarakat, sehingga pada tahun 1964 M, dengan kebulatan tekad dan mantab beliau hijrah ke dusun Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul Yogyakarta didampingi oleh Istrinya ( Ibu Nyai. Walidah Munawwir ) dan Putra pertama Beliau ( ‘Ashim Nawawi ).

Walaupun beliau dan keluarga hanya menempati sebuah rumah yang berukuran 7x5 m milik Al Marhum Bapak KH. Abdul Aziz, beliau tetap semangat dan Ikhlas dalam mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat, sehingga dalam waktu yang singkat Beliau telah mampu menarik hati masyarakat. Pada tahun tersebut, beliau mulai merintis pengajian-pengajian baik yang bersifat kuliah umum, sorogan, bandongan maupun klasikkal. Pengajian/Kuliah umum diselenggarakan setiap senin malam yang hingga sampai saat ini masih berjalan dan dikenal dengan sebutan pengajian “malam selasan” dan setiap jumat pagi.

Sedangkan setiap subuh diadakan pengajian dengan sistem sorogan dan klasikal dengan materi Al Qur’an. sedangkan pada malam hari berlangsung kegiatan belajar di Madrasah Diniyah yang dulu bernama Madrasah Lailiyah Salafiyah An Nur yang sejak tahun 1976 pengelolaannya diserahkan kepada Bapak KH. Khudlori Abdul Aziz, santri beliau yang merupakan putra asli Dusun Ngrukem. Seiring dengan berjalanya waktu, santri yang datang semakin banyak sehingga sangatlah perlu untuk membangun asrama guna menampung semua santri yang ada. Maka dengan segenap kemampuan yang dimiliki, dan atas dukungan dari masyarakat yang dipelopori oleh Al Marhum bapak KH. Anwar, dibangunlah asrama Pondok Pesantren An Nur dengan beberapa lokal.

EKSTRAKURIKULER

1. Jami’iyaah
2. Khitobah empat bahasa
3. Seni baca Al Qur’an
4. Dzibaiyyah Al Barzanji
5. Seni Hadrah dan Qasidah
6. Olahraga/senam
7. Pelatihan & seminar ilmiah
8. Karya ilmiah santri
9. Mujahadah malam jum’at
10. Mujahadah & majlis ta’lim ahad pon

6. PONDOK PESANTREN AL-IMDAD

Lokasi : Kauman RT. 1 RW. 16, Wijirejo, Pandak, Kauman, Wijirejo, Kec. Pandak, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55761

Pondok Pesantren Al-Imdad adalah salah satu pondok Pesantren Salafi yang berada di daerah Pedesaan, Pondok Pesantren ini didirikan oleh KH Humam Bajuri pada tahun 1980.

Pada waktu kecilnya Humam (panggilan akrabnya) menimba Ilmu di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta sampai beberapa tahun kemudian dilanjutka pergi ke Pondok Pesantren yang berada di daerah pare Kediri untuk menimba Ilmu dari Seorang Kyai yang diinginkan. Dan akhirnya kembali lagi ke Pondok Pesantren Krapyak sampai berpuluh puluh tahun, sehingga Ilmunya sudah cukup untuk mendirikan Pondok Pesantren. Setelah Pulang kampung, Humam ingin menyebarkan ilmunya, Mula mula mengadakan  majlis pengajian yang diikuti oleh masyarakat, karena masyarakat membutuhkan berdirinya pondok pesantre, maka akhirnya Humam dibantu oleh masyarakat merintis berdirinya sebuah Pondok Pesantren. dengan usaha dan ikhtiyar yang sungguh sungguh, akhirnya terwujudlah sebuah pondok pesantren.

AL-IMDAD adalah Nama sebuah Pondok yang didirikan oleh KH Humam Bajuri di dusun kauman Wijirejo Pandak Bantul, dusun yang terletak di dekat perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo tepatnya sebelah timur Sungai Progo kurang lebih berjarak 2 km. Pondok Pesantren Al-Imdad mula-mula hanya suatu Majlis Ta’lim yang diasuh oleh K. Humam Bajuri sepulang dari nyantri di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.

Seiring dengan perjalanan waktu, PP Al-Imdad telah mampu mengembangkan pendidikan-pendidikan yang dikelolanya, sampai sekarang PP Al-Imdad telah memiliki dua komplek asrama putra dan putri, musholla putra-putri serta gedung-gedung ruang kelas dan perkantoran serta sarana lain untuk mencukupi keperluan para santri.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Bantul Yogyakarta.

6 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Bantul Yogyakarta

Wonosobo merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kotanya adalah Wonosobo.

Berikut ini adalah beberapa daftar PonPes Salafiyah maupun Modern Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN AL MUBAAROK MANGGISAN

Lokasi : Jl. Manggisan, Gubragan, Mudal, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56351

Pendiri pondok ini adalah KH. Nur Hidayatulloh yang tidak lain adalah menantu dari KH. Ibrohim. Setelah beliau pulang dari pondok pesantren Tegalrejo, Magelang, Beliau mengampu pondok pesantren Roudlotuth Tholibin Jawar, menggantikan posisi K.H. Ibrahim Almarhum, sambil menunggu kepulangan putra Mbah K.H.ibrahim, yaitu Gus Yasin.

K.H. Nur hidayatulloh sendiri dahulu pernah mengenyam pendidikan di Pesantren Tegalrejo Magelang kurang lebih selama 14 tahun. Setelah itu beliau langsung menikah dengan putri Mbah K.H. Ibrahim, yaitu Nyai Hj.Nur Farida. Setelah Gus Yasin pulang dari pesantren, beliau berinisiatif mendirikan Pondok Pesantren yang diberi nama AL Mubaarok yang saat ini lokasinya tepat di Dusun Manggisan Lama Desa Mudal, Kecamatan Mojotengah. Saat itu ada sekitar 5 santri Roudlotuth Tholibin Jawar yang ikut mengawali pembukaan Pondok Pesantren yang diresmikan pada tanggal 2 Ramadhan 1418 H, atau tepat 1 Januari 1998.

Sebelum adanya Pondok Pesantren AL-Mubaarok ini didirikan, pernah ada pihak yang mau mendirikan pondok pesantren sekitar tahun 1970-an. Mereka gagal mendirikan pondok pesantren karena ada masyarakat yang beranggapan bahwa tanah yang sudah menjasi lokasi pesantren ini ada mahluk halusnya atau semacam dedemit ataupun hantu yang saat itu dikenal dengan Alas Sibangkong. Diberi nama hantu Alas Sibangkong karena berbentuk batu besar seukuran kerbau mirip dengan bentuk bangkong.

Banyak halangan sewaktu mau mendirikan Pondok Pesantren Al-Mubaarok ini karena masih ada sebagian masyarakat yang belum bisa menerima keberadaan Pondok Pesantren AL-Mubaarok ini. Setelah melalui berbagai halangan dan rintangan, Pondok Pesantren AL-Mubaarok ini kini mampu berdiri tegap ditengah-tengah keguyuban masyarakat Manggisan dan sekitarnya.

PENDIDIKAN

Penyediaan lembaga pendidikan, Al Mubaarok menyelenggarakan Pendidikan Diniyah Formal, yaitu suatu pendidikan dibawah Kementerian Agama yang diakui secara pendidikan setara dengan SMP maupun SMA. PDF yang disediakan disini adalah PDF Wustha dan PDF Ulya. Bisa dikatakan PDF di pondok Pesantren Al Mubaarok adalah yang terbaik di Jawa Tengah (klaim beberapa orang).

Selain PDF, pondok pesantren ini juga memiliki Ma’had Aly. Yaitu pendidikan tinggi pada pondok pesantren yang sudah diatur dan di akui dengan KMA sehingga lulusan pondok pesantren Ma’had Aly al Mubaarok merupakan lulusan pendidikan s1. Dan secara legal formal ijazahnya diakui oleh Negara.

2. PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN (PPTQ) AL-ASY'ARIYYAH

Lokasi : Jalan K.H. Asy'ari No. 9, Kalibeber, Mojotengah, Kalibeber, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56351

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Ash’ariyah kini memiliki sedikitnya 5000 santri. Ponpes yang terletak di Kelurahan, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo.

PPTQ Al-Asy’ariyyah dalam mendidik para santrinya, mengkolaborasikan antara sistem Kholafiyyah (Modern) serta system Salafiyyah (tradisional), sehingga dimaksudkan untuk menciptakan keseimbangan menurut roda perputaran zaman. Sistem tersebut dikenal oleh banyak kalangan masyarakat sebagai sistem semi modern. Pada sistem pembelajarannya, PPTQ Al-Asy’ariyyah menitik beratkan pada tiga komponen sebagai ciri khasnya, yakni Al-Qur’an Al-Karim dengan Tahfidzul Qur’annya, kajian Kitab Kuning, serta penguasaan Bahasa Asing seperti Inggris dan Arab.

Sebelumnya, pada tahun 1832, PPTQ Al-Asy’ariyyah sudah didirikan oleh Muntaha bin Nida’ Muhammad. Namun tidak dengan nama Al-Asy’ariyyah, melainkan Ponpes Abdur Rohim. Bergulir selama 3 periode secara turun temurun yang diberikan anaknya sebagai pengelola, ponpes tersebut berjuang untuk berdiri dengan segala keterbatasan. Hingga akhirnya sampai pada periode ke-4 PPTQ ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Yakni masa pengelolaan Muntaha.

3. PONDOK PESANTREN MA'HAD MAMBA'UL QUR'AN (MMQ)

Lokasi : Jl. Pramuka, Munggang, Kalibeber, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56351

Pondok Pesantren Ma’had Mamba’ul Qur’an Munggang, berdiri sejak tanggal 25 Dzulqa’dah 1421 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 18 Februari 2001 Miladiah, yakni bersamaan dengan dimulainya pembangunan komplek pondok pesantren. Pertama kali diawali dengan pembangunan rumah pengasuh disertai beberapa bilik/kamar. Pembangunannya dimulai dengan penanaman batu pondasi bangunan oleh para masyayikh.

Secara internal Ma’had Mambaul Qur’an berusaha mengembangkan berbagai kegitan pendidikan agama yang mengarah pada peningkatan yang mengupayakan santri untuk memiliki kemampuan intelektual dan spritual, dan membekali santri dengan berbagai ketrampilan dengan program yang dapat menjadikan modal dasar dalam perjuangan masyarakat.

4. PONDOK PESANTREN AL-HIKAM DARUSSALIKIN 

Lokasi : Tempelsari, Ngabean, Maduretno, Kec. Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56372

Pondok pesantren Al Hikam Darussalikin adalah salah satu Lembaga Pendidikan Islam berfaham Ahlussunnah Wal Jamaah yang berada di Tempelsari kalikajar Wonosobo.Pondok pesantren ini juga memadukan pendidikan formal dan pendidikan non formal dalam jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Al Hikam Cendekia. Keterpaduan tersebut dikemas dalam sistem boarding school dan pendidikan kepesantrenan.

PENDIDIKAN

1.      Madrasah Diniyah Al-hikam (Wustho & ‘Ulya)
2.      Tahfidz Al-qur’an
3.      Tpq/rtq (Roudlotu Tarbiyatil Qur’an) Al-hikam
4.      Mts-sa Al-hikam Cendekia
5.      Ma-sa Al-hikam Cendekia
6.      Majelis Sema’an Al-qur’an
7.      Dikusi Kitab Turots (Kitab-kitab Salaf)

5. API PONDOK PESANTREN JAWAR

Lokasi : Jl. Jawar No.RT.1, RW.1, Seandong, Blederan, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56311

Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Roudlotuth Tholibin merupakan salah satu pondok pesantren salaf tertua di wilayah Wonosobo. Letaknya berada di tengah-tengah permukiman padat penduduk Dusun Jawar Desa Blederan Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo. Pondok pesantren yang didirikan oleh almarhum KH Ibrohim ini telah berusia 46 tahun. Bangunan dengan dominasi cat oranye ini terlihat sederhana dengan halaman asrama yang cukup luas. Halaman  tersebut biasa digunakan para santri untuk berolahraga saat aktivitas mengaji sedang libur.

Dari segi fasilitas pondok pesantren ini menyediakan fasilitas cukup lengkap. antara lain kamar santri yang memadai, loker atau tempat menyimpan pakaian dan barang-barang santri, kantin, perpustakaan, koperasi, ruang khusus untuk keluarga santri yang berkunjung dan 16 kamar mandi. Selain itu, Santri Putri juga mengelola klinik pengobatan dan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) yang terletak di Kecamatan Garung. Bagi santri baru hanya dikenai biaya pendaftaran Rp 115 ribu dan infaq sebesar Rp 150 ribu. Tak ada persyaratan khusus untuk santri baru, mereka hanya diminta membawa foto copy ijazah terakhir dan kartu keluarga yang masih berlaku.

Pondok Pesantren Roudlotuth Tholibin saat ini diasuh oleh Kiai Muhammad Nur Yasin yang merupakan putra keenam KH Ibrohim. Pondok pesanren salaf ini berupaya mencetak santri-santri yang terampil serta peduli terhadap permasalahan umat. Untuk mencapai tujuan tersebut, pondok pesantren salafiyyah yang berdiri sejak tahun 1972 ini menyelenggarakan kurikulum yang dibagi menjadi empat jenjang pendidikan yakni Ibtidaiyyah (persiapan) selama dua tahun, Tsanawiyyah tiga tahun, 'aliyyah tiga tahun serta Ihya' Ulumiddin selama satu tahun.

6. PONDOK PESANTREN FATKHUL MU'IN 

Lokasi : Jl. Dieng No.19, Kebumen Lor, Bumirejo, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56351

Bermula pada tahun 1951, KH. Masykur Bin Abdul Hamid mendirikan madrasah dengan luas 240 m2 dengan fasilitas tersebut dibangun menjadi gedung madrasah dengan luas 240 m2 dengan fasilitas tersebut, KH. Masykur membuka pengajian umum. Pada saat itu, terdapat dua lokal asrama yang terdiri dari 6 kamar, 1 unit WC, kolam dan gedung musolla. Melihat perkembangan minat belajar masyarakat sekitar, maka pada tahun 1954 dibukalah Madrasah Mu’allimin NU yang dipimpin langsung oleh Bpk. KH. Masykur dengan menggunakan Gedung Madrasah yang selama ini dijadikan tempat pengajian umum di dusun Bumen, Bumirejo, Mojotengah, Wonosobo.

Berjalan selama 3 tahun kemudian pada tahun 1957, atas dasar petunjuk Badan musyawirin berdirinya Madrasah, Madrasah tersebut dipindahkan di kampung kauman, Kota Wonosobo dengan pertimbangan :
1. Agar Madrasah tersebut dipindahkan ke tempat yang strategis.
2. Kesulitannya untuk mendapatkan informasi yang merekrut guru. Pada tanggal 13 Januari 1963, beliau Bapak KH. Masykur bersedia untuk mendoktrin para kader BANSER (Barisan Serba Guna) NU, disinilah terlihat kepedulian para Ulama melihat kondisi bangsa Indonesia saai itu. Tepat pada tanggal 30 September 1965, terujilah kejelian para Ulama yang dimotori oleh KH. Masykur yaitu terjadinya G 30 S PKI, Pada saat itu peranan Ulama Dan BANSER sangat besar dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada Tahun 1973 Di kompleks Pengajian umum tersebut didirikan pondok pesantren “Al Futuhiyyah” Bumen, dengan KH. Masykur sebagai pengasuh. Sistem pendidikan yang dipergunakan adalah tradisional, yaitu sorogan dan bandongan. Bapak KH. Masykur meninggal dunia pada tahun 1981, pada saat itu, Wonosobo benar-benar kehilangan seorang tokoh besar, yang sangat berperan dalam memajukan pendidikan islam di Wonosobo, tak ada seorangpun yang tidak merasa kehilangan beliau karena suri tauladan beliau.

Atas dasar musyawarah keluarga, pesantren dipimpin oleh Bapak KH. Munir Abdullah. Pembangunan terus ditingkatkan, hasilnya pada tahun1983 berhasil mendirikan Mardasah Tsanawiyah putra, dan pada tahun 1983 mendirikan Pesantren putri serta Madrasah Tsanawiah putri yang tempat belajarnya terpisah dengan putra. Pada tahun 1991, Bapak KH. Munir Abdullah meninggal dunia.

Wonosobo kembali kehilangan satu tokoh Ulama yang sangat berperan dalam memajukan pendidikan islam di Wonosobo. Kemudian Pondok Pesantren Al Futuhiyyah dipimpin oleh Bapak KH. Ahmad Rofiq Masykur bin Bapak KH. Masykur. Sedangkan Madrasah Diniyah Al Futuhiyyah dipimpin oleh K Mukhlas Masykur, adik kandung Bapak KH. Rofiq Masykur, dan Madrasah Tsanawiyyah diteruskan oleh Bapak Muhammad Syamsi. Dari tahun ke tahun Pondok Pesantren dan Madrasah Tsanawiyyah Al Futuhiyyah terus berkembang.

Itulah daftar Pondok pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah.

6 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Wonosobo Jawa Tengah

Wonogiri  adalah kabupaten di Jawa Tengah. Secara geografis Wonogiri berlokasi di bagian tenggara Provinsi Jawa Tengah.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pon Pes Salafiyah maupun Modern Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN GANI TIRTOASRI

Lokasi : Kalujangan, Tirtomoyo, Bugel, Tirtomoyo, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57672

Pondok Pesantren ini didirikan oleh Mbah K. Muhammad Ilyas beliau adalah tokoh Masyarakat  sekaligus  tokoh agama, beliau memperoleh ilmu agama belajar di pondok pesantren Kediri setelah dirasa cukup melanjutkan belajar agama di pondok pesantren Gelungrejo Ponorogo.

Tahun 1892 beliau pulang dari mondok, pada tahun 1892 beliau pertama kali mendirikan tempat ibadah ( surau ) dan merintis pengajian di masyarakat.

Setelah beliau meninggal dunia, perjuangan beliau dilanjutkan oleh putranya mBah K. Muhammad Hasan yang sebelumnya beliau belajar agama di Pondok pesantren Joresan Ponorogo, dirasa belum cukup beliau melanjutkan belajar di pondok pesantren  Langitan tuban dan terakhir beliau belajar agama di pondok Pesantren Tebuireng asuhan Hadrotus syeh KH. Hasyim Asy’ari.

Pada masa beliau, pondok pesantren mulai berkembang dan pada masa itu, nama Pesantren dilahirkan, yang semula belum ada namanya  sebelum  beliau wafat ( 1944 ) beliau berwasiyat  kepada putranya KH. Muhammad Idris agar pondok pesantren ini besok kelak menjadi besar supaya diberi nama dengan awalan huruf   “G “ .

Setelah beliau  Wafat, perjuangan beliau dilanjutkan oleh putranya KH. Muhammad Idris yang semula masih mondok di Denanyar Jombang asuhan Hadrotus Syeikh KH. Bisri Syamsuri. KH. Muhammad Idris  sebelum pulang pernah belajar agama  di Mangkang Semarang, Pondok pesantren Drosemo Surabaya, Pondok pesantren Satrian Pacitan, dan terakhir di pondok pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. Beliau melanjutkan perjuangan selain pondok pesantren juga merintis berdirinya jam’iyyah NU Kabupaten Wonogiri sehingga mengantarkan beliau menjadi anggota legislatif pada tahun 1971. selama dua periode.

2. PONDOK PESANTREN SUNAN GUNUNG JATI

Lokasi : Cingklok, Gesing, Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57696

Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Kismantoro berdiri pada tahun 1993. Pesantren ini didirikan oleh Drs. K. H. Sutrisno Yusuf yang berasal dari Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Berdirinya Pesantren ini bersamaan dengan pendirian Madrasah Aliyah Sunan Gunung Jati.

Sebenarnya Pesantren ini merupakan kelanjutan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Gesing dan MTs Sunan Gunung Jati yang telah berdiri beberapa tahun sebelumnya.

MI Gesing berdiri pada tahun 1959. Pendirinya adalah Muhammad Djakun yang saat itu baru keluar dari Pondok Pesantren. Di dua desa yaitu Gesing dan Lemahbang, saat itu hanya memiliki 1 (satu) Sekolah Dasar yang bertempat di kampung Warung Jeruk. Karena secara geografis tidak menguntungkan, apalagi tingkat ekonomi dan kesadaran masyarakat mengenai dunia pendidikan saat itu masih rendah, maka banyak di antara murid-murid sekolah tersebut keluar dan tidak melanjutkan studi.

Karena prihatin dengan keadaan tersebut, Muh. Djakun kemudian mendirikan sekolah yang bernama Madrasah Ibtidaiyah, yang diajarnya sendiri dan kemudian meminta bantuan kepada Kasimo untuk membatu mengajar di sekolah yang baru berdiri tersebut.

Ketika tahun 1961 ia diangkat menjadi staf KUA, ia mendapat jalan untuk meminta bantuan kepada Departemen Agama untuk mendapatkan bantuan tenaga mengajar. Orang pertama yang dikirim adalah Suprapto. Kemudian pada tahun 1963 Departemen Agama memberikan bantuan lagi seorang tenaga pengajar bernama Ro’is yang kemudian menjadi Kepala Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah tak bernama tersebut.

Kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah Ahmad Ali, bapak dari Muh. Djakun. Kemudian karena jumlah kelas dan muridnya bertambah, maka kegiatan belajar mengajar dilakukan di beberapa rumah penduduk setempat, Selain itu juga mendirikan bangunan tersendiri yang diusahakan oleh Ahmad Ali.

Sejak berdiri tahun 1986 hingga saat itu, kegiatan belajar mengajar masih dilakukan di rumah-rumah penduduk. Kemudian tahun 1993 Drs. Sutrisno Yusuf (menantu Ahmad Djakun kedua) mendirikan Madrasah Aliyah (MA) dan Pondok Pesantren, Madrasah Tsanawiyah Sunan Gunung Jati Kismantoro memulai membuat ruang belajar sendiri yang saat itu madrasah tersebut berada di bawah pimpinan Dra. Siti Rukayah.

EKSTRAKURIKULER

1. Tahsin dan Tahfidz
2. Tahassus Kitab Salafy     
3. Seni Baca Alquran
4. Khitobah 3 Bahasa
5. Hadroh
6. Praktek Ubudiyah
7. Pramuka
8. Beladiri
9. English Club
10. Komputer
11. Futsal
12. Volly
13. Basket
14. Tenis meja

3. PONDOK PESANTREN MAMBAUL HIKMAH

Lokasi : Kalikatir, Nambangan, Kec. Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57652

Pesantren  Mamba’ul  Hikmah  didirikan  oleh  Ustadz  Abdul  Aziez. Bermula  dari  diwakafkannya sebidang  tanah  seluas  113  m
oleh  Bapak  H.Sukirno pada  tahun  1994.  Ustadz  Abdul  Aziez  yang  ketika  itu  berusia  36  tahun memutuskan   meninggalkan   aktivitas   dakwahnya   di   Cirebon   dan   kemudian menetap di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Pada saat itu, Ustadz Abdul Aziez  bermukim  di  masjid  sekitar  desa  Nambangan.  Kehadirannya  diterima dengan  baik  oleh  masyarakat  sekitar,  sehingga  Ustadz  Abdul  Aziez  mengajak
teman   sesama   alumni   pondok   pesantren   di   Cirebon   untuk   bersama - sama berdakwah dan mengajarkan ajaran agama Islam di desa Nambangan.

Pada perkembangannya, kehadiran Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah berangsur - angsur   menghidupkan   denyut   kehidupan   masyarakat   Kecamatan Selogiri.  Toko  kelontong,  tempat  potong  rambut,  unit-unit  usaha  ekonomi  yang berada  di  sekitar  pesantren  menjadi  lebih  hidup  sejak  kehadiran  pesantren.

4. PONDOK PESANTREN AL-FATAH

Lokasi : Kecamatan Wonogiri, Pule, Pokohkidul, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57615

Pondok pesantren Al-Fatah didirikan pada tahun dua ribu delapan yang lalu dengan bangunan sekitar empat kamar ditengah-tengah hutan yang jauh dari jalan raya. Walaupun berada di tengah-tengah hutan bukan berarti tidak ada antri yang maun belajar di pondok tersebut. Terbukti banyak santri dari luar jawa yang menempati pondok tersebut. Semakin banyaknya santri tentu semakin banyak donatur, dimana biaya tersebut dapat digunakan untuk membangun bangunan yang lebih lebar lagi untuk santri putri.

Pondok pesantren Al-Fatah menerapkan tiga pokok hal yang dipelajari dan ditekankan sebagai ciri khas mereka sebagai pondok pesantren yang baru. Pokok yang ditekanka tersebut meliputi kitab kuning dan tafidzul qur’an, pengasuhan yatim dan dhuafa, wira usaha. Tiga hal yang ditekankan tersebut memang berbeda pada pondok pesantren pada umumnya yang kebanyakan menekankan pada santrinya sendiri untuk menjadi anak berakhlak nurkharimah.

Pondok pesantren Al-Fatah juga mnampung para santri dari kalangan yatim piatu dan dhu’afa tanpa ada biaya pungutan sepeserpun. Mengingat bahwa tujuan pendirian pondok tersebut semata-mata untuk memiliki generasi umat yang terdidik serta berakhlak nurkharimah sesuai kemampuan mereka masing-masing. Selain itu, sanri putri juga mengabdikan diri pada masyarakat dengan cra mengajar para orang tua yang belum bisa membaca huruf hijayah. Para santri disana tidak memungut biaya sekecil pun pada orang tua yang ingin belajar. Alasan yang mendasari mereka berbuat seperti itu bahwa mereka hanya ingin mengamalkan ilmu yang telah diberikan oleh ustadz/ustadzah kepada masyarakat secara langsung.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.

4 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Wonogiri Jawa Tengah

Temanggung merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang beribu kota di kota Temanggung.

Berikut ini adalah beberapa daftar PonPes Salafiyah maupun Modern Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN MODERN ASSALAAM

Lokasi : Jalan Raya Secang KM. 5, Kranggan, Gandokan, Temanggung II, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56271

Pada awalnya Pondok Modern Assalaam menyelenggarakan pendidikan Diniyah, yang membina anak-anak di sekitar Pondok terutama sekali bagi anak-anak dusun Gandokan. Dan selanjutnya Pondok Pesantren Modern Assalaam – Temanggung sejak tanggal 20 Juli 1986 membuka unit pendidikan Madrasah Tsanawiyah.  Pondok Modern Assalaam menawarkan model pendidikan dan pembelajaran yang memadukan studi keislaman dan keilmuan. Pendidkan berlangsung selama 24 jam dengan model pendidikan pesantren dan madrasah, dimana kegiatan pesantren dan madrasah merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi, sehingga proses pendidikan santri yang mencakup semua aspek kehidupan, baik yang besifat duniawi maupun ukhrowi berjalan secara optimal.

Pondok pesantren Modern Assalaam meneriman santri laki – laki dan santri perempuan dan program pendidikan yang diselenggarakan oleh pondok pesantren Modern Assalam saat ini ada dua program pendidikan. Adapun program pendidikan tersebut yaitu:
1.   Tingkat madrasah Tsanawiyah (MTs) yang sudah mendapatkan akreditasi A.
2.   Tingkat madrasah Aliyah (MA) yang juga sudah mendapatkan akreditasi A.

2. PONDOK PESANTREN DARUL MUTTAQIN

Lokasi : Bolong, Selopampang, Bolong, Selopampang, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56262

Pondok pesantren Darul Muttaqien adalah salah satu pesantren salaf tua yang berada di wilayah kabupaten Temanggung,yang didirikan oleh kyai ternama yaitu K.H. Cholil Asy’ari pada tahun 1965, yang berlokasi di dusun Bolong desa Ngaditirto kecamatan Selopampang kabupaten Temanggung provinsi Jawa Tengah. Meskipun berlokasi di pegunungan dan berjarak 10 km dari pusat kabupaten, Darul Muttaqien memiliki cukup banyak santri yang berpotensi tinggi. Saat ini jumlah santri mencapai 750 yang terdiri dari santri putra dan santri putri dengan 30 ustadz dan ustadzah. Santri di pesantren tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Temanggung,Magelang,Kendal, dan ada beberapa yang berasal dari luar jawa seperti Jambi, Palembang, Riau, dan Kalimantan.

3. PONDOK MODERN DARUL FALACH TEMANGGUNG

Lokasi : Jl. Sibajag KM 01, Klombeyan, Muntung, Candiroto, Sawah, Bantir, Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56257

Pondok Modern Darul Falach dimulai dengan pulangnya Bapak KH Muhammad Fatah, S. Ag dari Pesantren Umdatul Muna di Payaman Magelang, setelah selesai menimba ilmu di sana. Kemudian datanglah beberapa santri yang ingin menimba ilmu dengan beliau di kampung halaman beliau di dusun Legundi Desa Batursari Kec. Candiroto Temanggung.

Para santri yang berdatangan semakin banyak, sehingga rumah orang tua beliau tidak lagi cukup untuk menjadi tempat mengaji mereka, sehingga dengan masukan dari berbagai pihak, dibangunlah sebuah rumah sederhana untuk tempat mengaji para santri. Tempat inilah yang menjadi bangunan awal Pesantren di dusun Legundi.

Dengan berjalannya waktu, para santri mulai berdatangan dari penjuru pulau Jawa yang kemudian kesulitan mendapatkan akses menuju pesantren karena letaknya yang terpencil jauh dari jalan raya. Maka, dicarilah solusi untuk hal tersebut dengan membangun lokal Pesantren baru di dusun Klombeyan desa Muntung Kec. Candiroto Temanggung yang lebih mudah dijangkau transportasi dan sarana pengairan yang cukup.

Pada tahun 1992, secara resmi Pondok Pesantren Darul Falach menjalankan roda pendidikannya di lokal baru di dusun Klombeyan tersebut hingga saat ini.

4. Pondok Pesantren Al-Mu'min Muhammadiyah 1 

Lokasi : Desa Purwodadi, Jl. KH. Abdul Rohman No. 1, Kec. Tembarak, Temanggungan, Purwodadi, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56261

Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung berdiri pada tanggal 11 Muharrom 1403 H/ 01 Nopember 1982 M didirikan oleh Muhammadiyah Cabang Tembarak di Desa Purwodadi Kecamatan Tembarak di lereng Gunung Sumbing dengan ketinggian 600 mdpl, 8 Km arah selatan kota Temanggung, Jawa Tengah.

Awal mula berdirinya Pondok Pesantren, berasal dari muwaqif Bapak Rusnanto (Jakarta) dengan luas tanah 600 M2 yang sudah berupa bangunan rumah, hanya saja bangunan tersebut belum layak huni, karena pembangunan baru mencapai 60%, yang terletak di sebelah kiri jalan dari arah Temanggung. Pada awalnyawaqaf bangunan tersebut diserahkan Muhammadiyah Ranting Purwodadi. Karna Muhammadiyah Ranting Purwodadi tidak mampu menerima amanah berupa “lembaga Pondok Pesantren” dengan jenjang pendidikan 6 tahun, akhirnya diserahkan kepada Muhammadiyah Cabang Tembarak.

Sejak awal berdirinya Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menerapkan kurikulum terpadu (Integrated Curiculum), yakni memadukan kurikulum Pesantren dengan kurikulum Departemen Agama dan Departemen Pendidikan Nasional.

Melihat perkembangan lulusan santri Madrasah Tsanawiyah, nampaknya dapat diandalkan sebagai calon kader dan tuntutan masyarakat, maka pada tanggal 17 Juli 1986 dilanjutkan dengan membangun Unit Pendidikan Madrasah Aliyah dengan jurusan IPS (A3) periode selanjutnya beralih menjadi jurusan BIOLOGI (A2). Tahun 2004 dibagi menjadi dua jurusan yaitu IPA dan Bahasa yang berkonsentrasi pada Bahasa Arab.

Sebagai sebuah pesantren, Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menerapkan sistem asrama (Boarding School). Sistem ini berfungsi sebagai pembentukan jiwa santri. Dengan bimbingan dan pengawasan Ustadz/Ustadzah, santri diarahkan untuk mengaplikasikan ilmunya dalam keseharian mereka.

5. PONDOK PESANTREN SUNAN PLUMBON

Lokasi : Krajan, Tembarak, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56261

Pondok Pesantren “Sunan Plumbon” terletak di Desa Krajan Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Sebuah Pondok kecil di Negeri Tembakau yang berdiri pada tahun 2001. Romo KH. M Abdul Chakim Cholil S.Ag adalah Muassis serta Pengasuh Pondok Krajan.

Pendidikan

Adapun macam dan bentuk pendidikan yang terapkan Pondok Pesantren SUNAN PLUMBON meliputi sistem Bandongan, sorogan , halaqoh dan lainya
Secara global sistem yang di terapkan ada 2 jenis yang di selanggarakan

a. Pendidikan Non Formal ( kepesantrenan )
1. Mejlis Ta’lim Mingguan ( ba’da Jam’at)
2. Panti Asuhan Yatim dan Dluafa’
3. Pengajian Romadlon Paket 21 Hari
4. Taman Pendidikan Al Qur’an
5. Madrasah Diniyah
6. Pesanten anak-anak Modern
7. Wajar Dikdas
8. Takhosus
Pendidikan Takhosus menerapkan tiga tingkatan yaitu
1. Isti’dadiyah dengan kurikulum dua tahun
2. Ibtida’iyah dengan kurikulum tiga tahun
3. Tsanawiyah dengan kurikulum tiga tahun
4. Aliyah dengan kurikulum tiga tahun

b. Pendidikan Formal

1. Play Group D-BAITO Sunan Plumbon
2. Madrasah Ibtidaiyah Makukuhan Krajan
3. SMP D-BAITO Sunan Plumbon
4. MA D-BAITO Sunan Plumbon

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Hadrah
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah.

5 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Temanggung