Tampilkan postingan dengan label Pesantren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesantren. Tampilkan semua postingan
Blitar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di Kanigoro setelah sebelumnya satu wilayah dengan Kota Blitar.

Berikut ini Tim kami telah merangkum Pondok Pesantren Salaf maupun modern yang cukup Terkenal dan Terbesar di Blitar :

1. PONDOK PESANTREN MAMBA'UL HIKAM MANTENAN

Lokasi : Jl. Raya Mantenan Udanawu, Wonorejo, Sukorejo, Udanawu, Blitar, Jawa Timur 66154

Berdirinya pondok pesantren ini bermula pada tahun 1907, dengan hadirnya pemuda bernama Abdul Ghofur yang sangat ‘alim dalam Ilmu agama dan telah berpengalaman nyantri (mondok) diberbagai pondok pesantren. Beliau adalah menantu Haji Munajat (H. Ibrohim), seorang hartawan yang sangat terkenal kedermawanannya. Alkisah pemuda Abdul Ghofur adalah cucu dari seorang kyai pengasuh pon-pes. Konon, kakek beliau pernah mengadakan sayembara khusus untuk keluarga.

Isi sayembara tersebut adalah barang siapa yang mampu meminum habis air yang telah disediakan dalam wadah (sejenis gelas) dengan sekali tegukan, maka ialah yang kelak mewarisi ilmu sang kakek. Wal hasil dengan izin Alloh, hanya Abdul Ghofur lah yang berhasil, meskipun waktu itu beliau masih kecil. Pada saat melihat masyarakat di daerah mertua yang kehidupan beragamanya sangat memprihatinkan, pemuda Abdul Ghofur merasa terpanggil untuk berda’wah, amar ma’ruf nahi munkar.

Sebagai awal pelaksanaan misi berda’wah beliau, dibangunlah sebuah langgar atau musholla. Selanjutnya dengan telaten beliau mengajak penduduk sekitar untuk memeluk agama islam dan melakukan syari’at-syari’atnya serta menghidupkan musholla beliau dengan kegiatan ibadah. Dan ternyata masyarakat terutama di dusun Mantenan, menyambut baik da’wah beliau. Banyak anak-anak, para pemuda, maupun orang tua yang mendatangi musholla untuk berjama’ah, belajar membaca al-qur’an dan ilmu syari’at yang lain.

Hari terus berganti, musholla tersebut semakin banyak didatangi bukan saja dari masyarakat sekitar, tapi banyak juga yang datang dari desa lain, karena masyarakat yang datang sangat banyak dan dirasa tidak dapat tertampung lagi, akhirnya pada tahun 1911, dibangunlah sebuah masjid dan pondok dengan 6 kamar (sekarang disebut asrama Gedekan atau As-Syafi’i) umtuk para santri yang menetap.

Maka sejak itulah mulai berdiri pondok pesantren yang oleh KH. Abdul Ghofur diberi nama Nahdlotut Tholab. Dan pondok ini terus berkembang, bahkan banyak juga santri yang berdatangan dari daerah yang jauh. Dan untuk mendidik santri yang terus bertambah maka dibentuklah sistem baru yaitu sistem madrasah.

Proses belajar mengajar dilakukan secara klasikal dengan membedakan santri sesuai kemampuan yang dimiliki. Pihak pesantren sendiri telah membagi tingkatan materi yang akan dibebankan kepada peserta didik dari MI (6 tahun), MTs, MA (3 tahun), Pasca Aliyah Putri (2 tahun) serta Madrasah Intidhor.

Untuk bisa memacu kemampuan menyerap materi yang disampaikan, PPMH menggunakan metode bahtsul masail, pengkajian kitab salaf, sorogan kitab kuning, sorogan bin nadhar dan bil ghaib, dan istima’ul Qur’an. Bahkan untuk mereka yang mengharapkan ijazah, pihak pesantren juga menyelenggarakan Kejar Paket B yang setara dengan SLTP dan C (SLTA).  Bangunan permanen juga disediakan untuk menampung aktifitas santri, dari mulai lokal madrasah, masjid, asrama, fasilitas harian berupa sanitasi, dapur, aula, hingga gedung olah raga. Semua tersedia di area pesantren yang kini memiliki 2.267 santri (1.395 laki dan 872 putri) ini. Semua tersebar di lembaga pendidikan dari mulai TPA hingga Pasca Aliyah. Ini belum termasuk jamaah yang terhimpun dalam Thariqah an-Naqsabandiyah.

2. PONDOK PESANTREN TERPADU AL-KAMAL

Lokasi : Jl. Pondok Pesantren Al Kamal, Cemandi, Kunir, Wonodadi, Blitar, Jawa Timur 66155

Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal didirikan pada tahun 1940 oleh KH. Manshur salah seorang putra KH. Imam Basyari, salah seorang kiyai di Mangunsari Tulungagung). Keberadaan Pondok ini berawal dari amanat KH. Imam Basyari terhadap putra-putranya yang menginginkan agar tanah babatan hutan di Blitar, ditempati oleh salah seorang putranya. Satu-satunya putra beliau yang bersedia menempati tanah tersebut adalah Manshur yang waktu itu baru pulang menuntut ilmu beberapa tahun di Mekah.

Tahun 1918 M. Manshur berangkat menuju desa Kunir Blitar. Di desa tersebut, mendirikan sebuah langgar dan kemudian mendirikan majelis ta’lim atau pengajian yang santri-santrinya berdatangan dari desa-desa sekitarnya. Pengajian yang diselanggarakan KH. Manshur berkembang terus dan memerlukan beberapa tempat untuk menginap para santri-santrinya.

Pondok Pesantren Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar,  pesantren ini menerapkan pola pengelolaan managerial dengan mengembangkan  sistem kepemimpinan semi demokrasi. Dan Jika dijelaskan secara periodik, pengelolaan dan pe

nyelenggaraan pendidikan Pon. Pes. Terpadu Al-Kamal telah mengalami tiga  masa kepemimpinan.

Masa kepemimpinan pertama adalah pendiri KH. Manshur pada tahun 1940 – 1960 M, pada masa ini Pon. Pes. dikelola secara mutlak oleh pendirinya dengan dibantu oleh beberapa orangasatidz (para guru yang mumpuni dalam bidang agama, terutama mereka-mereka yang telah tamat dari pesantren-pesantren sekitar Blitar.

Mengikuti perkembangan jaman, Pondok Pesantren Al-Kamal dirancang secara Terpadu, dalam arti pendidikan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren ini mensinergikan antara pendidikan umum dan pendidikan agama. Maka namanya adalah Pondok Pesantren Terpadu al-Kamal (PPTA) Sehingga alumni santri –khususnya yang mukim– di Pondok Pesantren ini memiliki kemampuan atau pengetahuan agama yang relatif sama dalam jenjang yang sama walaupun jenis sekolah yang diikuti berbeda. Karena para santri yang mukim diwajibkan mengikuti pendidikan keagamaan, yakni madrasah Diniyah.

3. PONDOK PESANTREN NURUL ULUM BLITAR

Lokasi - Jl. Diponegoro No.105, Dadapan, Kedung Bunder, Kec. Sutojayan, Blitar, Jawa Timur 66172

Pondok Pesantren Nurul Ulum 2 Sutojayan dirintis sejak tahun 1997 oleh KH. Agus Muadzin dan dibangun di atas tanah waqof Nahdlatul Ulama seluas + 4000 m2. Pondok pesantren ini diawali dengan didirikanya madrasah Diniyah Nidzomiyah dan kegiatan pengajian rutin subhiyah serta kegiatan-kegiatan keagamaan yang lain.

Para santri madrasah diniyah tersebut umumnya berangkat dari rumah masing-masing, namun ada sebagian kecil di antara mereka yang tetap tinggal di bilik-bilik sederhana.

Dalam perkembangan selanjutnya, ada tuntutan dan desakan warga masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan formal madrasah.

Oleh karenanya, pada tahun 2010, setelah mendapatkan pertimbangan dan kebijakan Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Blitar, di lokasi Madrasah Diniyah Nidzomiyah tersebut didirikan Pontren Nurul Ulum 2 yang di dalamnya diselenggarakan pula pendidikan formal MTs Maarif NU 2 Sutojayan Blitar yang seluruh siswanya wajib tinggal di Pesantren.

Program Unggulan
Program unggulan Pontren Nurul Ulum 2 Sutojayan adalah penerapan pendidikan diniyah dengan menggunakan sitem peminatan. Tujuannya adalah agar belajar santri lebih fokus. Ada tiga peminatan yang bisa dipilih: Tahfidzul Qur'an, Pendalaman Kitab Kuning dan Pengembangan Bahasa Arab Aktif.

Pembiasaan 9 ubudiyyah santri sebagai upaya pendekatan kepada Allah sehingga proses tholabul ilmi bisa berhasil. 9 ubudiyah tersebut adalah: Sholat tahajjud, sholat witir, sholat jamaah, membaca al-Qur'an, shalat dhuha, shalat rawatib, puasa Senin-Kamis, istighatsah dan dawamul wudhu'.

4. PONDOK PESANTREN NURUL ULUM KOTA BLITAR

Lokasi : Jl. Ciliwung No.56, Bendo, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur 66116

Pondok Pesantren Nurul Ulum didirikan sejak tahun 1994 dibawah
pengelolaan Lembaga Pendidikan Maarif NU Cabang Kota Blitar.
Pendirian Pondok Pesantren ini sebagai respon atas tuntutan masyarakat
yang menghendaki penyelenggaraan pendidikan yang memadukan
pendidikan pesantren dan pendidikan formal tingkat SLTA. Tuntutan
masyarakat tersebut didasarkan adanya kekhawatiran sebagian orang tua
atas semakin meningkatnya kenakalan remaja akibat pengaruh lingkungan
masyarakat yang kurang kondusif. Orang tua berharap, dengan
menyekolahkan anaknya di sekolah yang berada di pondok pesantren akan
dapat meminimalisir berbagai kemungkinan dampak negatif lingkungan
pergaulan yang kurang kondusif tersebut.

Didirikannya Pondok Pesantren ini juga tidak terlepas dengan
keberadaan Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) NU Blitar yang menurut
aturan pada waktu itu mensyaratkan siswa/siswinya tinggal di asrama
pondok pesantren. Tujuan diselenggarakan pondok pesantren yang
dipadukan dengan pendidikan formal Madrasah Aliyah Keagamaan ini
untuk mewujudkan generasi muslim beriman, bertaqwa berpengetahuan
luas, memiliki ketrampilan dan mandiri, sehingga siap menjalani
kehidupan di era yang sesuai dengan zamannya.

Semenjak dibuka pada tahun pelajaran 1993/1994 sampai dengan akhir
tahun pelajaran 1995/1996 penyelenggaraan pendidikan MAK NU Blitar.

Seiring dengan tuntutan jaman, maka pada tahun 2005 Pondok
Pesantren Nurul Ulum Kota Blitar telah membuka satuan pendidikan yang
baru yaitu MTs Maarif NU. Sehingga saat ini di pondok pesantren Nurul
Ulum kota Blitar ini, terdapat 2 lembaga formal, yaitu Madrasah Aliyah.

Maarif NU dan Madrasah Tsanawiyah Maarif NU yang jumlah santri
keseluruhan + 1024 santri. Dalam melaksanakan kegiatan pendidikan,
Pondok Pesantren Nurul Ulum, MA Maarif NU dan MTs Maarif NU Kota
Blitar berusaha menerapkan secara penuh suatu jenis pendidikan terpadu,
yaitu semua siswa tinggal di asrama (boarding schooll system). Dengan
sistem asrama ini, siswa mengikuti kegiatan pendidikan dalam tiga alokasi
waktu, Intra Pagi, Intra Sore dan Diniyah Malam.

5. PONDOK PESANTREN MODERN Al-Aqsho

Lokasi : Gang Sakrep Azhari RT. 4 / RW. 5, Jatitengah, Selopuro, Dusun Jambewangi Kraj, Jambewangi, Kec. Selopuro, Blitar, Jawa Timur 66184

Pondok pesantren ini terletak dintara alam pedesaan kota Malang dan Blitar dengan suasana dan lingkungan yang sangat steril dari polusi udara yang masih segar serta masjid yang indah meskipun asrama dan ruang kelas yang sederhana, santri dan pengurus serta masyarakat bekerja sama untuk mewujudkan SDM yang berkualitas khususnya untuk menghasilkan alumni pondok yang bermutu disegala aspek.

Kegiatan yang dilakukan didasari ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala serta mencari keridhaan-Nya dengan berjuang membentuk generasi muslim mukmin yang berakhlak mulia berpengetahuan luas, berfikroh Islami.

Tempat atau lokasi yang digunakan sebagai pembangunan pondok Pesantren Al Aqsa merupakan wakaf yang diberikan oleh beberapa masyarakat di sekitar desa jatitengah.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Blitar Jawa Timur.

5 Pondok Pesantren Terbaik Dan Terbesar Di Blitar 

Kabupaten Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kota Banyuwangi.
Kabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur sekaligus menjadi yang terluas di Pulau Jawa.

Dalam pendidikan agama, di Banyuwangi cukup banyak. Hal ini terbukti dengan adanya pondok pesantren Modern Maupun Salaf yang berdiri di sini.

Berikut ini adalah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Banyuwangi Jawa Timur :

1. PONDOK PESANTREN AL-ANWARI

Lokasi : Jl. KH Abdul Wahid No.25 Kel, Kertosari, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68415

Pada Tahun 1983, Mulailah merintis pengajian langgaran (musholla) disinilah awal dirintisnya pondok pesantren al-anwari. Kertosari adalah nama sebuah desa yang terletak di wilayah banyuwangi kota. Sebelum menjadi pesantren, santri yang mengaji di langgar (mushola) terbilang masih sedikit yaitu hanya 7 orang, yang dihuni oleh santri muqim dan non-muqim. Adapun SANTri muqim itu kamarnya hanya 2 yang berada di sebelah mushola. Selang satu tahun tepatnya pada tahun 1984 bilik atau kamarnya pun bertambah menjadi 4 yang berada di atas musholla. Jadi semua berjumlah 6 kamar dan ada tambahan yaitu tempat wudhu`.

Tahun Demi Tahun Ponpes AL-ANWARI semakin masyhur di masyarakat luas dikarenakan berkembangnya kualitas pendidikan di pesantren al-anwari. Pada tahun 1985 ponpes al-anwari resmi berdiri dengan adanya akte notaris dari lubenah s.h. dan dibentuk kepengurusan yayasan dengan ketua H. Abdul Fatah Allohuyarham.

Kemudian pada tahun 1985 mulai melakukan pembangunan asrama putri yang diketuai oleh bapak nur cholis, adapun biaya pembangunan asrama putri pada zaman itu terbilang sangat banyak yaitu rp. 12.000.000 . awal santri yang belajar di ponpes al-anwari pada tahun 1983 hanya 7 orang, di tahun 1985 ini pun alhamdulillah sangat naik drastis yaitu sampai 100 orang.

Adapun Kegiatan Harian Ponpes AL-ANWARI sangat banyak sekali, tetapi itu semua tetap berkiblat pada ponpes pasuruan lebih tepatnya pada ponpes KH. ABDUL HAMID, yang mana romo kyai wahid di ijizahi langsung oleh kh. Abdul Hamid.

Selain Kegiatan Harian Dan diniyyah juga ada kegiatan tambahan atau ekstra seperti :

- kursus bhs. arab yang di ajarkan oleh ust. Sulaiman
- Qiro’ah Yang Di Ajarkan oleh Ust. Juhaini

2. PONDOK PESANTREN MODERN AL-AZHAR MUNCAR

Lokasi : Jalan Patung Pacul, Tembokrejo, Muncar, Dusun Krajan, Tembokrejo, Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68472

Pondok Pesantren Al Azhar didirikan oleh KH Abdillah Asad, Lc bertempat di Tembokrejo, Muncar. PPM Al-Azhar dengan kurikulum danalan menghafalkan al-qurán dengan urutan ayat acak yang tersedia untuk anak-anak di Banyuwangi pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Kami bertekad mewujudkan generasi Qur'ani yang berilmu dan berakhlak mulia dengan menyelenggarakan pendidikan Tahsin, Tahfidz, Tafsir dan Ulumul Qur'an. Mengintegrasikan pendidikan amaliyah dan diniyah dan mengembangkan disertai mengamalkan Akhlak Qur'an yang diteladankan Salafun Shaleh.

PENDIDIKAN EKSTRAKURIKULER

- Hadrah
- Qira'atul Qur'an
- Dakwah
- Entrepreneur
- Pramuka
- Sepak Bola
- Palang Merah Remaja

3. PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG

Lokasi : Jl. PP Daru2ssalam Blokagung, Kaligesing, Karangmulyo, Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68491

Pesantren ini berawal dari sebuah musholla kecil bernama Darussalam. Musholla ini didirikan masyarakat bersama KH. Mukhtar Syafa`at pada tanggal 15 Januari 1951. Dari Mushollah itulah kemudian berkembang menjadi pesantren Blokagung. KH Mukhtar Syafa`at adalah sang pendiri pesantren. Mukhtar Syafa`at lahir pada tahun 1918 di Ploso Klaten, Pare Kediri. Kelahirannya bersaman dengan meletusnya Gunung Kelud. Orang tuanya bernama Abdul Ghafur dan Nyai Sangkep. Mereka berdua dikarunia 7 anak, dan salah satunya adalah Mukhtar Syafa`at.

Sang ayah adalah peternak kerbau dan petani yang sukses. Kakeknya bernama Kiai Bariman, seseorang yang dianggap banyak memiliki keramat. Mukhtar kecil belajar di surau di desanya. Gurunya bernama Sumantoro. Pelajaran yang diberikan meliputi Al-Qur’an, tajwid, membaca kitab Sullam, dan Safinah. Pada tahun 1928 Mukhtar dipondokkan oleh ayahnya ke Tebuireng, asuhan KH. Hasyim Asy`ari. Mukhtar menimba ilmu di pesantren ini selama 6 tahun. Setelah 6 tahun, ayahnya berkeinginan agar Mukhtar pulang.

Ayahnya ingin agar anaknya yang nyantri, Mukhtar, digantikan adik-adiknya. Jadi sistem yang diterapkan ayahnya adalah mendidik dengan bergantian. Mukhtar merasa bahwa ilmunya belum cukup. Dia akhirnya tidak mau berhenti nyantri dan tidak mau tinggal di rumah. Pada saat yang sama mbakyunya sudah ada dan tinggal di Blokagung, Banyuwangi. Pada tahun 1934 Mukhtar dan keluarganya pergi ke Blokagung. Di tempat mbakyunya, Mukhtar mengutarakan keinginnnya untuk tetap nyantri. Dari sini Mukhtar disarankan belajar di Pesantren Paras Gempal, asuhan KH Abdul Manan.

Dia ini adalah mertua KH Askandar yang sangat terkenal di Banyuwangi. Di pesantren Paras Gempal, Mukhtar sering sakit karena keadaan geografis. Pada tanggal 15 Januari 1951, bersama masyarakat dan para santri Mukhtar mendirikan musholla Darussalam. Tanggal ini dicatat sebagai hari lahirnya pesantren Darussalam Blokagung. Pesantren kecil ini lama kelamaan menjadi besar. Pengajaran Ihya’ `Ulumuddin menjadi andalan dan terkenal dihubungkan dengan KH Mukhtar Syafaat. Sang kiai sendiri juga seorang pengamal Hizb Nashr. Pada tahun 1953, KH. Mukhtar duduk di Syuriyah Ranting NU Gambiran. Tahun 1956 dia duduk di Syuriyah MWC NU Gambiran.

PENDIDIKAN

Pada saat sekarang, pesantren Blokagung telah mengembangkan dua jenis pendidikan:
pertama, ada di bawah naungan Diknas (yaitu TK, SDI, SMP Plus, SMK, dan STIB;
kedua, ada di bawah naungan Depag (yaitu MTs, MA, daan STIDA).
Murid-muridnya semakin banyak. Tidak kurang dari ratusan alumninya telah mendirikan pesantren di berbagai daerah. Sementara ribuan alumninya tersebar di berbagai pelosok Indonesia.

4. PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR 5

Lokasi : Jl. Bomo, Pekiwen, Kaligung, Kec. Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68462

Pondok ini adalah lembaga pendidikan Islam yang telah diwakafkan, tepatnya pada tanggal 17 Juni 1990, dengan menunjuk Pondok Modern Gontor Ponorogo sebagai nadzir yang bertanggung jawab atas kelangsungan dan perkembangannya sesuai dengan cita-cita dan wasiat keluarga waqif.

Cita-cita tersebut adalah agar Darul Muttaqin menjadi lembaga pendidikan Islam yang bermutu, pusat pengembangan ilmu pengetahuan, dan tempat berkhidmat dan berjuang untuk menegakkan kalimat Allah.

Pondok Modern Darul Muttaqin Gontor 5 merupakan pondok wakaf yang penyerahan wakafnya dilaksanakan secara seremonial yang dihadiri Pimpinan Pondok Modern Gontor, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. beserta rombongan, keluarga wakif, instansi pemerintah baik sipil maupun militer, dan masyarakat Banyuwangi. Sejak pewakafan tersebut Pondok Modern Darul Muttaqin resmi menjadi Cabang Pondok Modern Darussalam Gontor. Sebagai Cabang Pondok Modern Darussalam Gontor, Darul Muttaqin selalu berusaha menyelenggarakan semua sistem pendidikan dan disiplin yang ada di Gontor, sehingga seluruh aktivitas pendidikan dan pengajarannya diupayakan agar sesuai dengan standar pendidikan dan pengajaran induknya.

Pengasuhan Santri Pondok Modern Darul Muttaqin bertugas memberikan bimbingan, pengajaran, dan pengembangan secara intensif kepada segenap santri. Berbagai kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler yang menjadi tanggunjawab lembaga ini, juga diupayakan sama dengan yang dilakukan di Pondok Modern Darussalam Gontor meski mengalami beberapa modifikasi dan inovasi yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Di antaranya adalah kegiatan berorganisasi, kepramukaan, olahraga, ketrampilan, kesenian, latihan dan lomba pidato, pembinaan bahasa Arab dan Inggris, dan lain-lain.

Itulah deretan Pondok Pesantren Terbesar di Banyuwangi Jawa Timur.

4 Pondok Pesantren Terbaik di Banyuwangi Jawa Timur

Kabupaten Bangkalan adalah sebuah kabupaten di Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Bangkalan.

Pendidikan agama di Bangkalan terbilang cukup banyak, hal ini terbukti dengan adanya pondok pesantren yang terkenal. Berikut ini adalah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Bangkalan Jawa Timur :

1. PONDOK PESANTREN ASSHOMADIYAH

Lokasi : Mortorang, Burneh, Kec. Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69121

Pondok Pesantren Salafiyah Asshomadiyah didirikan oleh Kyai Haji Makki Syarbini sekitar abad 18 Masehi. Pesantren ini didirikan setelah beliau selesai melakukan pengembaraan menuntut ilmu  diberbagai daerah di nusantara, untuk mengamalkan ilmu yang telah diperolehnya.Asshomadiyah terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan Jawa Timur.

Komplek Asshomadiyah, jalan Lorong Temur dahulu adalah persawahan. Namun sejak berdirinya pesantren secara bertahap daerah persawahan itu menjadi pemukiman yang ramai. Awal mula kegiatan pengajian KH. Makki Syarbini dipusatkan di sebuah bangunan yang berbentuk langgar/mushola panggung berbahan kayu yang berada di halaman kediaman beliau. Saat ini bangunan itu menjadi masjid Jami.

Fasilitas

Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Hadrah
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha

2. PONDOK PESANTREN. SYAICHONA MOH. CHOLIL

Lokasi : Jl. KH. Moh. Kholil I No. 6, Demangan, Demangan Barat, Demangan, Kec. Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69115

Pondok Pesantren Kyai Syaikhona Mohammad Kholil Bangkalan Madura Jawa Timur Indonesia yang didirikan oleh Kyai Haji (KH) Kholil (Khalil) Bangkalan yang lebih dikenal dengan sebutan Syaikhona (Syaichona) Mohammad Kholil Bangkalan. Pondok Pesantren (Ponpes) di dirikan pada 1861 Masehi. Kyai Kholil bangkalan madura sangat di segani oleh para kyai pada zaman nya dan sangat alim.

Syaikhona (Syaichona) Kholil atau Kyai Kholil Bangkalan Madura mendirikan sebuah pesantren di daerah Cengkubuan, Bangkalan. Setelah putrinya, Siti Khatimah, dinikahkan dengan keponakannya sendiri, yaitu Kiai Muntaha (Muhammad Thaha); pesantren di desa Cengkubuan itu kemudian diserahkan kepada menantunya tersebut. Dan Kiai Khalil sendiri, pada tahun 1861 M. mendirikan pesantren lagi di daerah Kademangan, hampir di pusat kota, sekitar 200 meter sebelah Barat alun-alun kota Kabupaten Bangkalan. Letak pesantren yang baru itu, hanya selang 1 kilometer dari pesantren lama dan desa kelahirannya. Pesantren yang terakhir ini kemudian dikenal sebagai Pesantren Syaikhona Kholil.

PENDIDIKAN

Pendidikan yang ada di Pondok Pesantren syaichona Moh. Cholil terdiri dari pendidikan formal dan non formal.

Pendidikan Formal 

1. Pendidikan Diniyah Formal (3 Tahun)
2. MTs Al-Ma'arif (3 Tahun)
3. SMA Ma'arif (3 Tahun)
4. Kesetaraan A, B, C (Wajar Dik-Das Tingkat Ula, Wustha dan Paket C)
5. Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moh. Cholil (STAIS)

Pendidikan Informal 

1. Madrasah Diniyah I’dadiyah (1 Tahun)
2. Madrasah Diniyah Ibtida'iyah (6 Tahun)
3. Madrasah Diniyah Tsanawiyah (3 Tahun)
4. Madrasah Diniyah Aliyah (3 Tahun) 

Pendidikan Nonformal

1. Bansus Al-Qu'ran
2. Tahfidz Al- Qur'an
3. Tahfidz Al-Fiyah
4. Pengajian Kitab Kuning
5. Majelis Munadhoroh Ma'hadiyah (M3)
Program
1. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Syaichona Moh. Cholil
2. Pusat Kesehatan Pondok Pesantren (PUSKESTREN)
3. Lajnah Falakiyah
4. Lajnah Dirosiyah
Fasilitas
1. masjid
2. auditorium
3. toilet
4. perpustakaan
5. kantor guru
6. asrama santri (15 Asrama), (150 kamar)
7. ruang sekolah
8. asrama guru
9. dapur induk

Ekstrakurikuler

1. Kursus Qiro'atul Qur'an Bittaghonni
2. Kursus Bahasa Asing (Arab & Inggris)
3. Leadership dan Manajemen
4. Kursus Khitobah (Jam’iyatul Muballighin)
5. Diklat (pendidikan dan latihan)
6. Kursus Kaligrafi
7. Jam'iyah Qoshoid Isadul Ahbab
8. Jam'iyah Hadrah Ishari Shilatil Akarimi
9. Jam’iyah Maulid al-Habsy

3. PONDOK PESANTREN NURUL CHOLIL

Lokasi : Jl. Kyai H. Kholil III No.10, Demangan Barat, Demangan, Kec. Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69115

Pondok Pesantren Nurul Cholil didirikan pada tahun 1957 oleh KH. Muntashor. Pada awalnya, Pondok Pesantren Nurul Cholil hanyalah berupa sebuah musholla kecil berukuran 4x4m2, yang lalu diperluas menjadi 8x12 m2. Bangunan ini lalu dipecah menjadi empat bilik, yang tentu saja kecil-kecil. Saking kecilnya tempat tersebut oleh Ibu Nyai Nadzifah Binti KH. Imron Kholil disebut "Cangkruk" -tempat kecil untuk beristirahat dan berfikir.

Dimulai dengan seorang santri mukim pertama yang bernama syafi'i, Pondok Pesanten Nurul Cholil terus mendapatkan kepercayaan masyarakat. Puluhan bahkan ratusan orang tua menitipkan anaknya untuk dididik di Pondok Pesanten Nurul Cholil. Agar istilah cangkruk tidak dibicarakan orang lagi, saat itu orang sering menyebut Pondok Pesanten Nurul Cholil dengan sebutan Pondok Barat (Pondhuk jubara': Madura). Santri terus bertamabah sampai bilik-bilikpun terus ditambah sampai mencapai 23 bilik.

Pada saat-saat seperti itulah, lalu tiba-tiba semua santri dikejutkan dengan wafatnya Pendiri sekaligus pengasuh pertama Pondok Pesanten Nurul Cholil yakni KH. Muntashor Muhammad. Meskipun berurai air mata duka, seluruh insan pesantren sadar bahwa perjuangan dakwah melalui pesantren harus terus dilanjutakan. Maka pada tahun kejadian tersebut, tahun 1977 kepemimpinan Pondok Pesantren dipangku oleh putra tunggal KH. Muntashor Muhammad yakni KH. Zubair Muntashor dan sampai kini masih tetap memangku pondok pesantren tersebut.

Dibawah kepemimpinan KH. Zubair Muntashor Pondok Pesanten Nurul Cholil terus berbenah. Dengan tetap berpegang pada model salaf yang berciri khas pada pengkajian intensif kitab kuning (klasik), sistem belajar yang dibagi menjadi dua yakni model bagongan (Klasikal) dan sorongan (privat) dengan gaya monologis, dan juga mulai diterapkan gaya dialogis.

Gaya monologis dipandu ole Pengasuh dan Ustadz senior, sedangkan gaya dialogis dipandu oleh para Ustadz dengan kelompok yang lebih terbatas disesuaikan dengan tingkat kemampuan santri. Dengan cara demikian maka diharapakan para sanri bisa membaca dan memahami kitan kuning baik secara tekstual maupun kontekstua. Lebih jauh, karena nantinya akan terjun ke masyarakat, hasil pemahamannya bisa diaktualisasikan di tengah masyarakat.

Namun setingkat ini, Pondok Pesantren Nurul Cholil masih sebatas menampung santri putra. Baru pada tahun 1986 Pondok Pesantren Nurul Cholil mulai mendirikan Pesantren Putri secara khusus. Hal ini sesuai dengan pandangan pengasuh tetntang penting pendidikan agama untuk kaum wanita. Hal demikian juga sejalan dengan antusiasme masyarakat, yang mulai sadar betapa pentingnya ilmu agama. Tidak hanya untuk kaum laki-laki, tetapi juga kaum wanita.

Tahun 1987, adalah tahun penting bagi perjalanan Pondok Pesantren Nurul Cholil selanjutnya. Betapa tidak, sejak tahun itu mulai diterapkan struktur kepengurusan Pondok Pesantren sesuai manajemen organisasi modern. Mengingat jumlah santri yang terus bertambah pemebenahan demi pembenahan terus dulakukan. Sarana dan prasarana terus bertamabah , unit demi unit pun bermunculan satu demi satu. Bilik-bilik kecil dimasa lalau sudah banyak berganti dengan gedung-gedung tinggi berlantai tiga atau empat.

Sejak tahun 1998 sampai sekarang, berturut-turut unit organisasi dibawah Pondok Pesantren Nurul Cholil masing-masing memantapkan eksistensnya. Dimulai dengan unti pendidikan formal  yang bernama Madrasah Asrorul Cholil, yang menampung siswa-siswa Tsanawiyah sampai Aliyah seolah semaikn memperkaya Pondok Pesantren Nurul Cholil yang sejak dulu sudah eksis dengan Madrasah Diniyahnya.

SISTEM PENDIDIKAN

Pendidikan Formal

1. Program Amtsilati
2. Madrasah Ibtidaiyah
3. Madrasah Tsanawiyah
4. Madrasah Aliyah

Pendidikan Non Formal

● Forum Kajian Kitab Kuning
● Majlis Musyawarah Mingguan & Bulanan (M3B)
● Forum Musyawarah Kubra (FMK)

Biro Dan Lembaga

● Lembaga Pengajaran Al-Qur'an (LPQ)
● Jam'iyah Qurra' Wal Huffadz (JQWH)
● Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Arab & Inggris
● Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) Al-Muta'allimin
● Jam'iyah Shalawat Anaasyidusshafa
● Majlis Ta'lim, Dzikir Dan Shalawat Asrorul Musthofa
● Kursus Komputer (Reguler, Privat & Teknisi)
● Kelompok Bimbingan Haji (KBIH) Asshafa
● Himpunan Santri & Alumni Nurul Cholil (HISAN)

Ekstrakurikuler

1. Tahsin dan Tahfidz
2. Tahassus Kitab Salafy       
3. Seni Baca Alquran
4. Khitobah 3 Bahasa
5. Hadroh
6. Praktek Ubudiyah
7. Pramuka
8. Beladiri
9. English Club
10. Komputer
11. Futsal
12. Volly
13. Basket
14. Tenis meja
15. Paskibra

Itulah deretan Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Bangkalan Jawa Timur.

3 Pondok Pesantren Terbaik Dan Terbesar di Bangkalan Jawa Timur

Banjarnegara adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kotanya juga bernama Banjarnegara.

Pendidikan Agama di Banjarnegara lumayan cukup baik, hal ini terbukti dengan adanya Pondok Pesantren Salaf maupun Modern yang ada di wilayah ini. Dari penelusuran tim kami kuwaluhan.com, telah merangkum beberapa daftar Pondok Pesantren Terkenal dan Populer di Banjarnegara Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN AL-FATAH

Lokasi : Jl. Letnan Jenderal S Parman KM 03, Parakancanggah, Banjarnegara, Parakancanggah, Kec. Banjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah 53411

Pondok Pesantren Al Fatah adalah salah satu Pesantren yang dirintis dan didirikan pada masa penjajahan Belanda oleh As Syaikh KH. Abdul Fatah pada tahun 1901 sekembalinya beliau menuntut ilmu di Mekkah. Awal berdirinya pesantren ini adalah mengembangkan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah berbasis pendidikan dengan menitikberatkan pada kajian kitab kuning sistem salaf guna mencetak generasi yang tafaqquh fiddin serta pengembangan aqidah & tasawuf : Toriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah.

Pada perkembangan berikutnya Pondok Pesantren Al Fatah mendirikan Yayasan Pendidikan Al Fatah yang bergerak di bidang formal maupun non formal (PAUD, RA/TK, MI, MTs, MA, SMK, Madin, Kejar Paket dsb). Sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman, di samping terus meningkatkan mutu serta kelengkapan sarana pra sarana Pon Pes Al Fatah juga tetap eksis melestarikan apa yang pernah dirintis oleh para pendahulu dan pendiri pesantren yakni memadukan kitab-kitab salaf dan kholaf. Pengasuh PP Al Fatah saat ini yaitu KH. Moh. Najib Hasyim bersama KH. Bunyamin Hasan selaku sesepuh PP Al Fatah dan seluruh keluarga besar bani Fatah meneruskan perjuangan generasi sebelumnya yakni KH.Hasyim Hasan KH. Damanhuri, KH. Dailimi, KH. Hamzah, KH. Umar Soleh, KH.Hasan Fatah dan KH. Rido Fatah.

Salah satu kegiatan PP Al Fatah yang juga menjadi ruh dari pesantren ini adalah mempelajari kitab-kitab agama islam seperti sebagai berikut :
Fiqih ( Mabadiul Fiqhiyah, Safinatunnajah, Fathul Qorib, Fathul Mu’in dan Lain-lain) Usul Fiqih ( Ilmu Ushul Fiqih, Alluma, Asbah Wan Aidloir), Tauhid (Majaidussu’ud, Syu’uhul Umam, al-Ushululul Hamidiyah), Nahwu ( Nahwu Wadlih, jurumiyah, ‘Imriti), Sharaf (Amtsilatut-Tashrif, Nadzham maqsud), Ahlak/Tasawuf (Akhlahqul Banin wal Banat, al-Akhlaq, Irsyadul Quran, Ihya Ulumuddin), Tafsir ( Al-Baidlowi, Jalalain), Hadis (Arba’in-nawawi, Lubabul hadis, Riyadusshalihin, Shohih Bukhori), Mustholah hadis ( Minkhatul mugis, Ulumul Hadist wa mustholahuhu),dan sebagainya.

2. PONDOK PESANTREN ANDALUSIA BANJARNEGARA

Lokasi : Banjarnegara, Sokanandi, Kec. Banjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah 53413

YPI "ANDALUSIA" adalah nama sebuah Yayasan Pendidikan Islam yang berlokasi di Jl Lapangan Krida Remaja Sokanandi Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah.
Yayasan ini didirikan oleh Bapak Haji Sunaryo Sag,MPd beliau merupakan pensiunan dari PNS.
Visi dari Yayasan Pendidikan Islam ini adalah untuk menyiapkan generasi Rabbani yang multitalenta, dan memiliki misi tersedianya generasi yang Qur'ani, saintis, enterpreneur.

Generasi Qur'ani yang dimaksud disini adalah generasi yang gemar membaca al-qur'an gemar menghafal Al-qur'an gemar mempelajari isi alquran gemar mengajarkan al-qur'an dan gemar mengamalkan Al-qur'an. Sementara untuk generasi saintis adalah generasi yang cerdas intelektual, cerdas emosional, dan cerdas spiritual. Untuk generasi enterpreneur adalah generasi yang belajar wirausaha, pekerja wirausaha, pimpinan perusahaan, dan pemilik perusahaan.

Spesifikasi Hafalan Qur'an
Biasanya para santri menghafal dan nantinya menyetorkan  hafalannya ( kolaborasi dengan pendidikan formal )
Kamis Sore bakda ashar sima’an
Bagi santri yang telah menghafal 5 juz juga kelipatannya, mereka diuji oleh dewan hakim ( tim penguji )untuk mendapatkan syahadah.

Untuk divisi pendidikan formal MTS/SMA memiliki nama lembaga pendidikan yaitu MTS Andalusia Boarding School Banjarnegara yang telah memiliki akreditasi BAN dan predikat A dengan peringkat unggul, yang juga telah meraih berbagai penghargaan tingkat MTS se Kabupaten Banjarnegara. MTS ini juga memiliki para pengajar yang sangat handal dan gedung serta fasilitas yang sangat memadai serta lingkungan yang nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Divisi pendidikan formal ini merupakan sekolah unggulan yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang berbasis al-quran dan di design dengan menggabungkan kurikulum dari Kementerian Agama dan kurikulum pesantren. Dengan penggabungan kurikulum tersebut diharapkan dapat meningkatkan kreativitas para santri dan daya saing serta memiliki mental dan karakter yang kuat sesuai syariat Islam. Kegiatan belajar mengajar di Madrasah ini dimulai dari pagi hari hingga waktu Zuhur dan memiliki kurikulum yang didesain dengan penguatan dalam bidang sains Alquran.

3. PONDOK PESANTREN TANBIHUL GHOFILIN

Lokasi : Karanganyar, Mantrianom, Kec. Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah 53471

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin di dirikan pada tahun 1960 oleh KH M. Basyuni (Alm.) bersama adiknya KH. Much.Hasan (Alm). Setelah 15 tahun menimba ilmu di daerah Banjarnegara, meliputi Dawuhan, Purwonegoro dan kemudian dilanjutkan di Tanggir, Lasem, dan Pondok Pesantren lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Beliau merintis dari bawah, sampai Pada tahun 1964 M Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin mulai dibangun, gayung bersambut masyarakat bergandeng tangan secara bersama untuk mendirikan bangunan tersebut guna mewujudkan kesadaran disamping orang tuanya harus mengaji, anak-anaknya juga harus mengaji.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin terus berkembang, jumlah santri yang ditampung semakin banyak, sarana pendukung berupa fasilitas bangunan pun bertambah. Jika pada tahun-tahun pertama Pondok Pesantren ini hanya menempati satu lokal bangunan bahkan ada yang menempati rumah kediaman pengasuh, pada tahun 1971 M bangunan bertambah sehingga memiliki dua lokal bangunan tempat belajar mengajar sekaligus tempat tinggal santri.

Demikian pula dalam hal pendidikan yang semula santri hanya mengaji kepada Romo Kyai, maka pada tahun-tahun berikutnya sudah diterapkan pendidikan secara terstruktur yang disebut dengan madrasah diniyyah.

Maka sejak itulah Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin menggunakan nama “ Al Ma’had Wal Madrosah Ad Diniyyah Tanbihul Ghofiliin “ yang maksudnya Pondok Pesantren sekaligus madrasah diniyyah.

4. PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH BANJARNEGARA

Lokasi : Banjarkulon
 Jl Kabupaten Lama No 07 Banjarnegara Jawa Tengah

Pondok Pesantren Darunnajah Banjarkulon Banjarmangu Banjarnegara didirikan ole Kyai H. Muhammad Iqbal 'Amar, selain pesantren saat ini telah ada pendidikan formalnya yaitu SMP Islam Darunnajah dan SMK Darunnajah dengan program keahlian/jurusan Teknik Audio Video dan Teknik Broadcasting Televisi dan Radio. Pendidikan dan pembinaan santri Pondok Pesantren Darunnajah dilaksanakan selama 24 jam dalam kurun waktu selama santri berada di Pondok Pesantren Darunnajah.

Adapun kurikulum pada kegiatan pendidikan formal disesuaikan dengan kurikulum Depag untuk jenjang pendidikan tingkat SMP, SMK Darunnajah dengan spesifikasi keagamaan serta kurikulum Depdiknas dengan spesifikasi umum, untuk tingkat SMK dengan Program keahlian/Jurusan Teknik Audio Video dan Teknik Broadcasting Radio & Televisi.

Dalam rangka membentuk karakteristik santri Pondok Pesantren Darunnajah, maka perlu ada penanaman doktrin yang ditanamkan melalui kurikulum pada pelajaran lokal tentang doktrin. Kegiatan ini dilakukan pada kegiatan ekstra maupun intra pada pendidikan formal maupun kegiatan kepesantrenan. Materi dotrin disesuaikan dengan jenjang pendidikan pada masing-masing lembaga.

Itulah beberapa daftar Pondok Pesantren Terbaik di Banjarnegara Jawa Tengah.

Ini Dia Pondok Pesantren Terbaik di Banjarnegara

Kota Yogyakarta adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Kota Yogyakarta adalah kediaman bagi Sultan Hamengkubuwana dan Adipati Paku Alam.

Berikut ini adalah Daftar Pondok Pesantren Salafiyah maupun Modern Terbesar Dan Terkenal di  Yogyakarta menurut hasil penelusuran tim kami kuwaluhan.com berdasarkan dari berbagai sumber :

1. YAYASAN ALI MAKSUM PONDOK PESANTREN KRAPYAK

Lokasi : Jl. Kyai Haji Ali Maksum, Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak merupakan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan di bawah naungan Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. Didirikan pada tahun 1990, Yayasan Ali Maksum adalah badan hukum pelanjut amal usaha almarhum Kyai Haji Ali Maksum dalam kiprah perjuangan selama hidup beliau. Pondok pesantren Ali Maksum Krapyak saat ini telah menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Dan Terbaik di Yogyakarta.

PROGRAM PENDIDIKAN

Pendidikan di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak menganut pola campuran yang terintegrasi baik ke dalam sistem formal maupun nonformal. Pengajaran kepesantrenan sebagai bentuk pendidikan nonformal di samping dalam rangka mempertahankan pola konvensional, juga sebagai wahana pengintensifan pendidikan dan bimbingan antar pribadi dalam bentuk metode  sorogan dan  bandongan .

Sementara pendidikan pola madrasah-formal diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga untuk mengembangkan metode-metode belajar mengajar moderen dan terukur dengan tetap memasukkan muatan-beban kepesantrenan di materi non-agama keagamaan.

Berikut lembaga pendidikan formal Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak:

1. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum

Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum adalah sekolah formal setingkat SLTP berciri-khas agama Islam dengan status Terakreditasi A. Madrasah Tsanawiyah Ali Maksum memadukan program kurikulum lokal pondok pesantren dan kurikulum nasional (Depag dan Diknas)

Pengembangan bakat dan minat siswa Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Ali Maksum dilaksanakan melalui kegiatan tambahan kurikuler antara lain: belajar kelompok setiap malam, pendidikan pers, majalah siswa, majalah dinding, buletin siswa, penelitian olahraga, pelatihan kepemimpinan, berbicara empat bahasa, pengerjaan, tata aturan boga, Palang Merah Remaja (PMR), beladiri Pencak Silat Pagar Nusa, olah raga, kesenian qasidah dan hadrah, seni baca Al-Qur'an, Muhadloroh Arabiyyah dan Pertemuan Bahasa Inggris dan sebagainya.

2. Madrasah Aliyah Ali Maksum

Madrasah Aliyah merupakan lembaga pendidikan formal setingkat SLTA dengan akreditasi A. MA Ali Maksum menyelenggarakan pendidikan dengan 3 jurusan:

-. Jurusan Agama
- Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam
- Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Sosial

3. Lembaga Kajian Islam Mahasiswa (LKIM)

Lembaga Kajian Islam Mahasiswa merupakan lembaga pendidikan tinggi nonformal pondok pesantren yang diselenggarakan oleh pondok pesantren Krapyak Yogyakarta khusus untuk pelajar (PT umum maupun PT agama) yang berminat belajar agama Islam. Mereka yang pada pagi hari kuliah di beberapa perguruan tinggi tersebut, jika sakit, malam dan pagi hari mengikuti kegiatan pengajian program LKIM untuk mendalami Agama dan pelatihan dakwah serta kepemimpinan.

Untuk menjamin kualitas pendidikan, para santri-mahasiswa LKIM dibimbing oleh pengawas dan para ustad (alumni PT dalam dan luar negeri) baik dari dalam dan luar pondok pesantren yang ahli di bidangnya, yang akan mengantarkan santri pelajar berbagai macam pengetahuan yang luas dalam perbincangan pengajaran-pengajaran Islam.

2. PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM

Lokasi : Jalan Wahid Hasyim No. 3, Gaten, Condongcatur, Depok, Dabag, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283

Pondok Pesantren Wahid Hasyim, adalah sebuah nama yang diberikan oleh Pendiri (Al-Marhum Al-Maghfurlah KH. Abdul Hadi As-Syafii) pada 11 Maret 1977 M untuk sebuah Pondok Pesantren yang bertujuan mewujudkan santri yang mempunyai intelektualitas keagamaan yang luas dan juga berdedikasi tinggi dengan didasari akhlaqul karimah. Pada 12 Oktober 1994 M / 7 Jumadil Ula 1415 H. Pondok Pesantren Wahid hasyim resmi berbadan hukum dengan dibentuknya Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim.

Pondok Pesantren Wahid Hasyim merupakan Pendidikan Islam Modern berbasis :

- Penanaman Akhlaqul Karimah
- Program Tahfidz Al-Quran
- Pengembangan Kemampuan Berbahasa Asing (Arab-Inggris)
- Pengembangan Ketrampilan Penguasaan Kitab At-Turats (Kitab Kuning)

Dengan visi Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim sebagai pusat pengembangan Agama Islam dan pemberdayaan masyarakat serta menjadi wahana bagi terbentuknya pribadi muslim yang berilmu, berhaluan Ahlus Sunah Wal Jamaah, berakhlak mulia, berjiwa khidmah, mandiri, dan berwawasan kebangsaan. Pondok Pesantren Wahid Hasyim kini menjadi institut pendidikan modern dan sosial keagamaan terkemuka di Yogyakarta.

3. PONDOK PESANTREN MODERN MIFTAHUNNAJAH

Lokasi : Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291

Pondok pesantren Miftahunnajah merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta. Ponpes ini merupakan penjelmaan ide dan gagasan dari Ust. Didik Purwodarsono selaku pendiri yayasan Pelita Umat. Pada pertengahan Desember 2009, ide dan gagasan Beliau dimantapkan dan direalisasikan.

Maka dibentuklah tim perintisan dan pendirian pesantren yang sebagian besar terdiri dari alumni pesantren Takwinul Muballighin. Tim tersebut terdiri dari Muahamad Mujari, S.T, Kustriyanto, S.Sos.I, Ibnu Asakir, S.Pd, Pradana Kurniawan, S.Pd, Heri Purnomo, S.Pd.I.
Setelah melakukan bebarapa kali rapat kerja tim, melakukan survey lapangan dan studi akhirnya diputuskan didirikanlah Pesantren Modern yang sekaligus melakukan pendidikan formal setingkat SMP.

Target peserta didik dari kelompok dengan intelegensi rata-rata sedang (menengah ke bawah) yang kebanyakan belum tergarap oleh lembaga pendidikan yang ada. Pondok pesantren Miftahunnajah hingga sekarang menjadi Ponpes Terbaik Di Yogyakarta.

4. PESANTREN NURUL UMMAH

Lokasi : Jl. Raden Ronggo No.982, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172

Pondok pesantren Nurul Ummah yang berlokasikan di Kota Gede Yogyakarta pun sama. Pondok pesantren Nurul Umah yang biasa disingkat PPNU ini berdiri pada tanggal 9 Februari 1986. Peletakan batu pertamanya dilaksanakan oleh KH Asyhari Marzuqi, KH Nawawi Ngrukem, dan disaksikan oleh keluarga Krapyak. Sementara untuk upacara peresmiannya dilkasanakan dua hari setelah peletakan batu pertama tepatnya tanggal 11 Februari 1986 yang dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta; Sugiarto, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY, dan berbagai elemen masyarakat.

Berdirinya PPNU ini awalnya didasari oleh wasiat sang Ayah dari muassis (pendiri) PPNU KH Asyhari Marzuqi ketika Kiai Asyhari masih menuntut ilmu di Baghdad. Sebenarnya sang Ayah ingin Kiai Asyhari agar melanjutkan estafet kepengasuhan pesantrennya yang berada di Giriloyo, Imogiri. Namun melalui beberapa pertimbangan dan juga keprihatinan Kiai Asyhari terhadap kondisi pendidikan di kota khusunya Yogyakarta, beliaupun memutuskan mencari lokasi di sekitar perkotaan Yogya untuk mendirikan pesantren, dan akhirnya pilihan itu jatuh di Kota Gede Yogya, setelah melalui proses panjang.

Dengan Kiai Asyhari mendirikan pesantren di dekat kota Yogyakarta, besar harapan beliau dapat berperan penuh untuk menyelamatkan generasi bangsa yang sangat rentan hidup di perkotaan. Selain juga lokasinya yang strategis, mudah dijangkau dan segala akses pengetahuan serta keilmuannya yang mudah menjadi pertimbangan Kiai Asyhari. Pada awal berdirinya santri yang menuntut ilmu di PP Nurul Ummah, pada bulan Ramadhan di tahun 1986 berjumlah 25 orang putra dan 2 orang putri. Baru kemudian di tahun kedua meningkat menjadi 104 santri. Masuk di tahun ketiga, bertambah lagi menjadi 155 santri dan di tahun yang keempat, terhitung hingga 209 santri. Setelah nama Nurul Ummah semakin dikenal karena pengasuhnya yang alumni Timur Tengah, para santri yang masuk yang pada mulanya hanya mengkhususkan diri untuk menimba ilmu agama, kemudian berkembang para siswa dan mahasiswa pun banyak yang memilih untuk mondok di PPNU.

Kini Pondok pesantren Nurul Ummah menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Di Yogyakarta.

5. PONDOK PESANTREN AL MUNAWWIR

Lokasi : Jln. KH Ali Maksum Tromol Pos 5 RT.05 krapyak, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55002

Pondok Pesantren Al Munawwir didirikan oleh KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad pada tanggal 15 November 1911 M, sejak awal berdiri dan berkembangnya pondok pesantren ini bernama pondok pesantren Krapyak, karena memang sudah ada di dusun Krapyak. Dan pada tahun 1976-an nama pondok pesantren ini ditambah 'Al-Munawwir'. Penambahan nama ini untuk mengenang pendirinya yaitu KH. M. Munawwir. Dan Al-Qur'anlah sebagai ciri khas pendidikan di pesantren ini di awal berdirinya.

Pondok pesantren Al-Munawwir adalah salah satu lembaga pendidikan yang ada di khazanah, ilmu dunia pesantren yang dikenal dengan istilah salaf yang saat ini mampu bertahan dan terus berkembang di kiprahnya, pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Al-Munawwir tidak hanya mendukung pendidikannya dalam bidang Al-Qur'an saja, melainkan merambat ke bidang ilmu yang lain, khususnya kitab-kitab kuning (kutubussalafu assholih) yang kemudian disusul dengan menggunakan sistem madrasah (klasikal) yang menerima lembaga- lembaga pendidikan, diantaranya :

1. Madrasah Salafiyah (I, II, III, IV dan V)
2. Al-Ma'had al-'Aly
3. Madrasah Diniyah
4. Madrasah Huffadh (I dan II)
5. Majlis Ta'lim dan Majlis Masyayikh

Kini Pondok Pesantren Al Munawwir menjadi salah satu Pondok Terbaik Di Yogyakarta.

6. PONDOK PESANTREN MODERN BAITUSSALAM

Lokasi : Pulir Rejo, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572

istimewa jogjakarta.
Pondok pesantren baitussalam ini berdiri pada tahun 1985 dimana Pondok ini didirikan oleh almarhum ustad agus haryadi tepatnya pada tanggal 22 September. Pada awalnya pondok pesantren ini kasih di dusun taskombang di kediaman bapak bakti muranom. Setelah beberapa tahun pondok pesantren ini berada di Dusun taskombang klaten ada seorang dermawan bernama Bapak Kyai Haji dalhar di mana beliau memberikan tanah wakaf dusun Pule Rejo desa bokoharjo prambanan Sleman sehingga pesantren yang sebelumnya berada di daerah Klaten berpindah ke pulerejo.

Pada tahun 1998 pesantren ini mulai mendirikan pendidikan pertama yaitu TK Baitussalam kemudian disusul satu tahun setelahnya didirikan sD iT baitus salam alhamdulillah 2 pendidikan formal dirikan ini berkembang dengan pesat sampai saat ini miliki jumlah peserta didik yang semakin bertambah. Melihat adanya perkembangan dari lembaga pendidikan yang sebelumnya yaitu TK dan SD IT maka di tahun 2007 baitussalam mendirikan SMP yang berbasis boarding School atau berasrama lembaga pendidikan SMP baitussalam ini juga berkembang tahap demi tahap dan menunjukkan adanya minat yang banyak dari masyarakat sekitar sehingga pondok pesantren modern baitussalam mulai mendirikan lembaga pendidikan yang yang lain di tahun 2014 yaitu lembaga pendidikan SMA.

Hingga kini pondok Pesantren Modern telah memiliki beberapa unit pendidikan terhitung dari Paud SD SMP sampai SLTA dan pondok pesantren modern baitussalam sudah memiliki cabang baitussalam dua di kecamatan cangkringan dari tingkat paud hingga sd dan menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Di Yogyakarta.

7. PONDOK PESANTREN ASSALAFIYAH AL-LUQMANIYAH

Lokasi ; Jl. Babaran Gg. Cemani, P, UH-V Gg. Batu Rambat Kalangan No.759, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161

Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta mulai dibangun pada tahun 1998 M atas prakarsa Bapak H. Luqman Jamal Hasibuan, seorang pengusaha kelahiran Sumatera, dan selesai akhir tahun 1999 M. Kemudian diresmikan pada tanggal 9 Februari 2000 M oleh Simbah KH. Salimi, pengasuh Pondok Pesantren As Salimiyyah Cambahan Nogotirto Sleman DIY, dengan nama Pondok Pesantren Salaf Putra Putri Asrama Perguruan Islam (API) “Al Luqmaniyyah”. Penamaan ini diambil dari nama pendiri, yaitu Bapak H. Luqman Jamal Hasibuan.

Selanjutnya, Ponpes Al Luqmaniyyah diasuh oleh Abah KH. Najib Salimi selama kurang lebih 11 tahun (2000-2011) dan sepeninggal beliau yakni tepatnya pada tanggal 02 Dzulqo’dah 1432 H / 30 September 2011, Ponpes. Al Luqmaniyyah diasuh oleh istri beliau yakni Ibu Nyai Hj. Siti Chamnah dengan dibantu oleh sanak keluarga beliau.

Pada bulan Januari tahun 2016, Ibu Nyai Hj. Siti Chamnah dinikahkan dengan Abah Kyai Na’im Salimi (adik kandung Al Marhum Al Maghfurlah Abah Kyai Najib Salimi), dengan demikian kepengasuhan Pondok Pesantren Al Luqmaniyyah dilanjutkan oleh Abah Kyai Na’im Salimi. Dari segi materi pendidikan, Ponpes Al-Luqmaniyyah memiliki karakter yang mirip dengan sistem yang dipakai di API Tegalrejo, Magelang.

Sebagai salah satu contoh, Ponpes Al-Luqmaniyyah sangat menganjurkan para santrinya untuk mujahadah dan riyadloh sebagai sarana untuk mempersiapkan diri menerima ilmu yang bermanfaat. Setiap setelah maghrib dan sebelum subuh selalu terdengar lantunan dzikir mujahadah di masjid untuk santri putra dan Aula untuk santri putri Ponpes Al-Luqmaniyyah.

Saat ini Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah menjadi salah satu Pondok Terbaik di Yogyakarta.

8. PONDOK PESANTREN BINA UMAT YOGYA

Lokasi : Setran, Sumberarum, Kec. Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563

Pondok Pesantren Terbaik berikutnya adalah Ponpes Bina Umat. Pondok pesantren Bina Umat adalah Sekolah Islam Terpadu yang berbasis pesantren modern berdiri diatas tanah wakaf seluas 12.000 m2 berkedudukan di dusun Setran, Sumberarum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta dibawah naungan Yayasan Bina Umat Mulia Yogyakarta yang bergerak dibidang sosial keagamaan.

Yayasan Bina Umat Mulia Yogyakarta yang mulanya bergerak di bidang Bimbingan Haji  (KBIH Bina Umat) dan pengelolaan zakat (LAZ Bina Umat), tergerak untuk ikut berperan serta dalam proses tarbiyah/pendidikan umat maka didirikan Pondok Pesantren Bina Umat yang bersifat non formal pada tahun 2001.

Seiring dengan munculnya perkembangan sekolah Islam Terpadu pada dekade 2000-an, maka Yayasan Bina Umat Mulia mendirikan sekolah formal SMP-SMA IT Bina Umat pada tahun 2003 sebagai pengembangan Pondok Pesantren Bina Umat yang sudah terlebih dahulu berdiri. Munculnya sekolah islam terpadu dengan kurikulum pengayaan agama maupun merebaknya sekolah swasta dengan label plus agamanya, mendorong Yayasan Bina Umat Mulia untuk mengkaji dan mencari formula terbaik pendidikan islam yang tidak sekedar penambahan beberapa pelajaran agama tetapi memadukan langsung kurikulum pondok dan kurikulum nasional dengan harapan generasi muslim tidak tertinggal di bidang IPTEK tetapi terbekali dengan ilmu agama yang memadai melalui ilmu-ilmu kepesantrenan.

9. PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTRE BIN BAZ

Lokasi : Jl. Wonosari KM. 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Karang Gayam, Sitimulyo, Kec. Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Pondok Pesantren Terbesar Dan terbaik berikutnya adalah Ponpes Bin Baz, Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz adalah salah satu Pondok Pesantren di Yogyakarta. Dirintis sejak tahun 1993 berupa lembaga pendidikan tahfizul Al-Qur’an setingkat ibtidaiyyah (SD) dengan nama Ma’had Tahfizhul Qur’an di Sleman, Yogyakarta. Enam tahun kemudian, pada tahun 2000 Ma’had ini menempati lokasi baru di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, dan nama Islamic Centre Bin Baz mulai digunakan.

 Nama Bin Baz diambil dari nama salah seorang mufti di Saudi Arabia, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dengan harapan dan cita-cita agar para santri bisa meneladani keilmuan, kefaqihan, kedermawanan, dan kharisma beliau di hadapan umat.

Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz menyelenggarakan program pendidikan terpadu antara diniyah dan ilmu umum. Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum pondok pesantren yang dipadukan dengan kurikulum pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

Lulusan jenjang Madrasah Aliyah Bin Baz akan mendapatkan 2 ijazah yaitu Ijazah Pondok Pesantren (yang telah mendapatkan mu’adalah/akreditasi dari Universitas Islam Madinah) dan Ijazah Negara (yang bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah baik di universitas negeri maupun swasta).

10. PONDOK PESANTREN AN-NUR

Lokasi : Jl. KH. Nawawi, Ngrukem, Pendowoharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185

Perintisan Pondok Pesantren An Nur mengalami proses yang sangat panjang yang dimulai pada tahun 1960 M. Beliau ( Bapak KH. Nawawi Abdul Aziz ) dipercaya untuk menjabat ketua Pengadilan Agama Kab. Bantul, kemudian sejak bertugas di PA Bantul, beliau mengetahui secara persis tentang kehidupan keagamaan di wilayah Bantul, dimana kondisi pada saat itu masih memprihatinkan. Melihat realita demikian, beliau merasa sudah saatnyalah mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang pernah didapat dari tempaan Pondok-Pondok Pesantren yang pernah beliau terima kepada masyarakat, sehingga pada tahun 1964 M, dengan kebulatan tekad dan mantab beliau hijrah ke dusun Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul Yogyakarta didampingi oleh Istrinya ( Ibu Nyai. Walidah Munawwir ) dan Putra pertama Beliau ( ‘Ashim Nawawi ).

Walaupun beliau dan keluarga hanya menempati sebuah rumah yang berukuran 7x5 m milik Al Marhum Bapak KH. Abdul Aziz, beliau tetap semangat dan Ikhlas dalam mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat, sehingga dalam waktu yang singkat Beliau telah mampu menarik hati masyarakat. Pada tahun tersebut, beliau mulai merintis pengajian-pengajian baik yang bersifat kuliah umum, sorogan, bandongan maupun klasikkal. Pengajian/Kuliah umum diselenggarakan setiap senin malam yang hingga sampai saat ini masih berjalan dan dikenal dengan sebutan pengajian “malam selasan” dan setiap jumat pagi.

Sedangkan setiap subuh diadakan pengajian dengan sistem sorogan dan klasikal dengan materi Al Qur’an. sedangkan pada malam hari berlangsung kegiatan belajar di Madrasah Diniyah yang dulu bernama Madrasah Lailiyah Salafiyah An Nur yang sejak tahun 1976 pengelolaannya diserahkan kepada Bapak KH. Khudlori Abdul Aziz, santri beliau yang merupakan putra asli Dusun Ngrukem. Seiring dengan berjalanya waktu, santri yang datang semakin banyak sehingga sangatlah perlu untuk membangun asrama guna menampung semua santri yang ada. Maka dengan segenap kemampuan yang dimiliki, dan atas dukungan dari masyarakat yang dipelopori oleh Al Marhum bapak KH. Anwar, dibangunlah asrama Pondok Pesantren An Nur dengan beberapa lokal.

Dan hingga sekarang Pondok Pesantren An-Nur menjadi salah satu Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Yogyakarta.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Yogyakarta Indonesia.

10 Pondok Pesantren Terbesar Dan Terbaik di Yogyakarta

Sleman merupakan sebuah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Sleman.  Berbagai perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta sebenarnya secara administratif terletak di wilayah kabupaten Sleman, di antaranya Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta.

Pendidikan Agama di Sleman juga cukup banyak, hal ini terbukti dengan banyaknya Pondok Pesantren yang berada di Sleman. Dari hasil penelusuran tim kami kuwaluhan.com, di Sleman terdapat Ponpes Salaf maupun Modern Terbesar Dan Terkenal, diantaranya yaitu :

1. PONDOK PESANTREN MODERN MIFTAHUNNAJAH

Lokasi : Trini Trihanggo Gamping Sleman, Trini, Trihanggo, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291

Pondok pesantren Miftahunnajah merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta. Ponpes ini merupakan penjelmaan ide dan gagasan dari Ust. Didik Purwodarsono selaku pendiri yayasan Pelita Umat. Pada pertengahan Desember 2009, ide dan gagasan Beliau dimantapkan dan direalisasikan. Maka dibentuklah tim perintisan dan pendirian pesantren yang sebagian besar terdiri dari alumni pesantren Takwinul Muballighin. Tim tersebut terdiri dari Muahamad Mujari, S.T, Kustriyanto, S.Sos.I, Ibnu Asakir, S.Pd, Pradana Kurniawan, S.Pd, Heri Purnomo, S.Pd.I.
Setelah melakukan bebarapa kali rapat kerja tim, melakukan survey lapangan dan studi akhirnya diputuskan didirikanlah Pesantren Modern yang sekaligus melakukan pendidikan formal setingkat SMP.

2. PONDOK PESANTREN MODERN BAITUSSALAM

Lokasi : Jalan Pulerejo, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Pulir Rejo, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman

Pondok pesantren baitussalam ini berdiri pada tahun 1985 dimana Pondok ini didirikan oleh almarhum ustad agus haryadi tepatnya pada tanggal 22 September. Pada awalnya pondok pesantren ini kasih di dusun taskombang di kediaman bapak bakti muranom. Setelah beberapa tahun pondok pesantren ini berada di Dusun taskombang klaten ada seorang dermawan bernama Bapak Kyai Haji dalhar di mana beliau memberikan tanah wakaf dusun Pule Rejo desa bokoharjo prambanan Sleman sehingga pesantren yang sebelumnya berada di daerah Klaten berpindah ke pulerejo.

Ketika sang pendiri dan pimpinan Pondok yaitu Ustadz Agus Haryadi meninggal pada tahun 1991 beliau meninggalkan 3 orang santri dan beliau memberikan wasiat kepada kakak iparnya untuk melanjutkan Pesantren ini sang kakak ipar adalah pondok saat ini yaitu Ustadz Abdul Hakim dengan bermodalkan 3 orang santri Alhamdulillah pondok pesantren ini terus berkembang dan santrinya pun bertambah. Namun 1995 santri di pondok pesantren Baitussalam ini habis kan tiga orang Santri lagi sehingga pimpinan pondok berfikir bagaimana upayakan agar Santri bertambah.

Pada tahun 1998 pesantren ini mulai mendirikan pendidikan pertama yaitu TK Baitussalam kemudian disusul satu tahun setelahnya didirikan sD iT baitus salam alhamdulillah 2 pendidikan formal dirikan ini berkembang dengan baik sampai saat ini miliki jumlah peserta didik yang semakin bertambah. Melihat adanya perkembangan dari lembaga pendidikan yang sebelumnya yaitu TK dan SD IT maka di tahun 2007 baitussalam mendirikan sMP yang berbasis boarding School atau berasrama lembaga pendidikan sMP baitussalam ini juga berkembang tahap demi tahap dan menunjukkan adanya minat yang banyak dari masyarakat sekitar sehingga pondok pesantren modern baitussalam mulai mendirikan lembaga pendidikan yang yang lain di tahun 2014 yaitu lembaga pendidikan sMA.

Hingga kini pondok Pesantren Modern telah memiliki beberapa unit pendidikan terhitung dari pAUD sD sMP sampai sLTA dan pondok pesantren modern baitussalam sudah memiliki cabang baitussalam dua di kecamatan cangkringan dari tingkat paud hingga SD.

3. PONDOK PESANTREN TARUNA AL - QURAN

Lokasi : Jl. Lempongsari Raya No.4a, Jongkang, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Pondok pesantren Taruna Al Quran yang terletak di wilayah Provinsi Yogyakarta  merupakan yayasan Islam  yang dibentuk dan dinotariskan pada tanggal  21 September 2008, mempunyai visi dan misi serta bertujuan menyediakan pusat / kawasan pendidikan yang Islami dengan konsep berlandaskan Al Quran dan As Sunnah. Pemikiran ini dilandasi bahwa Yogyakarta merupakan daerah dengan yang berpendidikan dan memiliki budaya ke Islaman yang kuat.

Hingga saat ini santri yang mondok di sini semakin bertambah tiap tahunnya.

4. PONDOK PESANTREN WAHID HASYIM

Lokasi : Jalan Wahid Hasyim No. 3, Gaten, Condongcatur, Depok, Dabag, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283

Pondok pesantren Wahid Hasyim adalah sebuah nama yang diberikan oleh Pendiri (Al-Marhum Al-Maghfurlah KH. Abdul Hadi As-Syafi'i) pada 11 Maret 1977 M untuk sebuah Pondok Pesantren yang bertujuan mewujudkan santri yang mempunyai intelektualitas keagamaan yang luas dan juga berdedikasi tinggi dengan didasari akhlaqul karimah. Pada 12 Oktober 1994 M / 7 Jumadil Ula 1415 H. Pondok Pesantren Wahid hasyim resmi berbadan hukum dengan dibentuknya Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim.

Dengan visi Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim sebagai pusat pengembangan Agama Islam dan pemberdayaan masyarakat serta menjadi wahana bagi terbentuknya pribadi muslim yang berilmu, berhaluan Ahlus Sunah Wal Jamaah, berakhlak mulia, berjiwa khidmah, mandiri, dan berwawasan kebangsaan  dan misi Menyelenggarakan pendidikan formal dan non formal, melaksanakan pengabdian melalui pembinaan keagamaan dan pemberdayaan perekonomian santri dan masyarakat lembaga pendidikan dan sosial kemasyarakatan, Wahid Hasyim kini menjadi institut pendidikan modern dan sosial keagamaan terkemuka di Yogyakarta.

5. PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH

Lokasi : Jl. Raya Piyungan - Prambanan No.KM, RW.2, Marangan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Sebagai wujud nyata dari peran serta Muhammadiyah tersebut Warga Muhammadiyah di Kecamatan Prambanan melalui Pimpinan Cabang Muhammadiyah Prambanan Klaten telah bekerjasama dengan Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School yang terletak di Desa Bokoharjo Prambanan Sleman DIY dalam pengelolaan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah diwilayah Prambanan Klaten.

Bentuk kerjasama dalam dunia pendidikan ini diwujudkan dalam pengelolaan SMP Muhammadiyah 17 Prambanan Klaten yang dikembangkan menjadi Pondok Pesantren Modern dengan sistem asrama (Boarding School) Sehingga pengelolaan sekolah muhammadiyah ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari MBS Yogyakarta dan yang merupakan cabang kedua dari PPM MBS Yogyakarta yang selanjutnya disebut sebagai MBS 2 Yogyakarta di Prambanan Klaten.

Tahun Pelajaran 2014-2015 menjadi awal bagi MBS 2 Yogyakarta untuk memulai proses pendidikan.

KURIKULUM

MBS 2 menerapkan kurikulum yang sama dengan MBS Pusat dengan memadukan Kurikulum antara Pendidikan Nasional (DIKNAS) dan Kurikulum Pondok Pesantren Modern.

Dengan Kurikulum Diknas dan Pesantren yang terpadu sehingga Mata Pelajaran yang diselenggarakan selama KBM berlangsung mencakup seluruh materi umum dan agama.

6. PONDOK PESANTREN BINA UMAT YOGYA

Lokasi : Setran, Sumberarum, Kec. Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563

Lembaga pendidikan ini ditopang sistem pendidikan pondok pesantren modern yang mengedepankan nilai-nilai keislaman secara universal. Islamic Boarding School SMP/SMA IT Bina Umat merupakan sekolah menengah Islam Terpadu yang memadukan kurikulum Diknas dengan kurikulum Pesantren Modern. Para siswa/santri diwajibkan tinggal di asrama pondok pesantren selama 24 jam yang dibina oleh guru/ ustadz/ah yang profesionaI & lulusan dari Pesantren/ Perguruan Tinggi terkemuka di dalam maupun luar negeri, yang menjamin berlangsungnya proses p e n d i d i k a n Islam yang ber-dasarkan AI-Qur’an & as-Sunnah melalui implementasi kurikulum & proses belajar mengajar yang terpadu, serta di tunjang dengan lingkungan belajar yang Islami, Tarbawi, Ma’hadi.

7. PONDOK PESANTREN RAUDHATUS SALAAM

Lokasi : Jl. Wonosari, Km. 8, Karangsari, Sendangtirto, Berbah, Gamelan, Sendangtirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55573

Pondok Pesantren Raudhatus Salaam adalah salah satu dari sekian banyaknya pondok alumni Gontor yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun jenjang pendidikian formal yang telah berjalan saat ini adalah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP Raudhatus Salaam). Kurikulum yang di terapkan pada Pondok Pesantren Raudhatus Salaam adalah kolaborasi dari Trilogi Kurikulum diantaranya adalah kurikulum Kemdikbud/ DIKNAS untuk kegiatan belajar mengajar SMP dalam kelas juga ditambah dengan kurikulum Kulliyatul Muallimiinal Islamiyah (KMI) Gontor dan kurikulum Tahfidz.

Dari trilogi kurikulum yang diterapkan ini kedepannya alumni Pondok Pesantren Raudhatus Salaam di harapkan mampu menjadi kader pemimpin umat yang mampu mengayomi masyarakat dan memberikan jawaban-jawaban dari masalah-masalah kehidupan yang kompleks.

Program Unggulan Pondok Pesantren Raudhatus Salaam antara lain adalah: Mampu berkomunikasi dengan dua bahasa Arab dan Inggris, Tahfidz Qur’an, Pengaplikasian Tekhnologi sebagai sarana dakwah, Mampu memahami ajaran-ajaran Islam dalam konteks kekinian, Mampu mengaplikasikan ajaran Islam dengan confidence dan santun.

8. PONDOK PESANTREN DARUL HIKMAH PAKEM

Lokasi : Jl. Palagan Tentara Pelajar Km 15, Sembung, Purwobinangun, Pakem, Donoharjo, Ngaglik, Sembung, Purwobinangun, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Pendirian pondok pesantren ini bermula dari sebuah masjid sederhana sebagai sarana beribadah masyarakat muslim di Dusun Sembung. Ketika masyarakat merasakan kebutuhan sarana dan prasarana beribadah yang lebih memadahi, maka masjid sederhana tersebut kemudian direnovasi untuk menambah daya tampung jama’ah. Melalui usaha yang kuat dari beberapa tokoh masyarakat Sembung baik yang berada di Jakarta, Surakarta maupun yang berdomisili di Sembung sendiri, maka pada tanggal 17 April 1992, pembangunan dan renovasi Masjid Darul-Hikmah selesai diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Setelah masjid selesai dibangun dan direnovasi kemudian muncul ide bahwa anak-anak usia pra-sekolah dan usia sekolah membutuhkan sarana untuk kegiatan belajar mengajar. Di samping itu, kantor Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Taman Kanak-Kanak (TK) Kuncup Mekar II, Takmir Masjid dan Remaja Masjid Darul-Hikmah (PRIMADHA) serta Koperasi Sendi Mulya, yang berada di sekitar masjid juga perlu diperbaiki tempat kegiatannya.

Oleh karena itu, kemudian Yayasan Darul-Hikmah yang dibentuk bersamaan dengan selesainya pembangunan dan renovasi masjid, membangun satu unit gedung untuk dipergunakan bagi perkantoran yang ada di sekitar masjid tersebut, pembangunan gedung ini selesai pada tahun 1997.

Pada saat itu kegiatan Masjid Darul-Hikmah masih terbatas pada pengelolaan TPA, Majlis Ta’lim dan kegiatan remaja masjid.
b. Periode pembangunan (1996-1998). Pada periode ini Yayasan Darul-Hikmah (YDH) membangun dua buah unit gedung yang dikemudian hari diberi nama Gedung Ibnu Rusydi dan Gedung Ibnu Kholdun.

Sekolah yang pertama didirikan adalah SLTP (1999), disusul kemudian pada tahun 2002 berdiri SDIT dan terakhir SMA-T pada tahun 2003. Sedangkan sistem pendidikan pesantrennya dengan menyelenggarakan kajian-kajian khas pesantren seperti kajian kitab-kitab klasik/kitab kuning dengan metode bandongan, sorogan dan sejenisnya.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Sleman Yogyakarta.

8 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Sleman Yogyakarta

Kulonprogo adalah sebuah kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kotanya adalah Wates.

Berikut ini adalah Daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN NURUL HAROMAIN KULONPROGO

Lokasi : Taruban Kulon, Tuksono, Kec. Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55664

Pondok Pesantren Nurul Haromain merupakan pesantren semi modern, meskipun sudah memasukkan sistem madrasah dan sekolah formal namun tetap mempertahankan corak salafnya.

Pondok pesantren tersebut juga berkecimpung dalam masalah sosial, yaitu membangun panti asuhan untuk anak-anak yatim dan terlantar serta panti sosial untuk yang terkena gangguan jiwa dan narkoba. Pembahasan yang akan dikaji yaitu kondisi sosial dan keagamaan, biografi pendiri pondok pesantren, serta perkembangan dari pondok pesantren tersebut. Konsep yang digunakan adalah konsep pesantren dari Abd. Muin. Abd. Muin membagi pesantren dalam tiga tipologi yaitu pesantren salafiyah, khalafiyah dan kombinasi.

Pondok Pesantren Nurul Haromain merupakan pesantren kombinasi karena meskipun sudah membangun madrasah tetapi tetap mempertahankan corak salafinya.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis.

Ilmu sosiologi adalah ilmu sosial yang obyeknya masyarakat, maka pendekatan sosiologis berarti pembahasan tentang hubungan sosial, golongan sosial yang berperan, konflik berdasarkan kepentingan, pelapisan sosial dan status sosial. Penelitian ini dilakukan melalui empat tahapan, yaitu heuristik yakni pengumpulan sumber. Pengumpulan sumber diperoleh dari sumber lisan maupun tulis. Kedua adalah verifikasi, yakni tahapan penulis melakukan kritik terhadap sumber yang ditemukan.

Ketiga adalah interpretasi yakni menafsirkan terhadap fakta-fakta sejarah yang telah ditemukan sehingga sumber data yang telah diperoleh dapat disusun secara kronologis dan sistematis. Tahapan terakhir yaitu historiografi yakni penulisan sejarah yang mencakup pengantar, hasil penelitian, dan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara Pesantren Nurul Haromain dan masyarakat sekitar. Pesantren yang benar-benar awalnya merintis dari bawah sekarang mampu survive di masyarakat.

Hal ini diwujudkan dengan pesantren mampu membangun Panti Asuhan, Madrasah Non Formal, Madrasah Formal, Panti Rehabilitasi Narkoba dibawah naungan Yayasan al-Maliky Pondok Pesantren Nurul Haromain. Pesantren selain bertujuan untuk mencetak kader-kader ulama juga berusaha untuk mensejahterakan masyarakat sekitar melalui lembaga-lembaga tersebut.

Hingga saat ini santri yang mondok di sini semakin bertambah banyak baik dari Yogyakarta maupun dari luar daerah.

2. PONDOK PESANTREN AN NADWAH

Lokasi : Kauman, RT.40/RW.18, Bendungan, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651

Pondok Pesantren Annadwah adalah musholla kecil berdinding anyaman bambu yang digunakan untuk sholat berjamaah dan mengaji Al Qur'an dengan metode bin nadzri.

Lama-lama santri yang mengaji Al Qur'an semakin banyak dan ada yang menginap di musholla saat malam hari dan paginya pulang untuk aktifitas sehari-hari.

Tahun 1981 diadakan perbaikan bangunan musholla yang semula berdinding anyaman bambu diganti batu bata. Pembangunan mushola termotivasi dari isi pengajian khataman Al-Qur'an oleh K.H. Mufid Mas'ud.

Hingga sekarang santri yang menetap semakin banyak dan terus bertambah.

3. PONDOK PESANTREN DARUL ULUM KULONPROGO

Lokasi : Area Sawah, Pandowan, Kec. Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55661

Pada masa penjajahan Belanda, lembaga Pendidikan masih sangat kurang, lebih-lebih dipelosok pedesaan didesa Sewugalur Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh Muhammadiyah Group Kranggan (sekarang ranting) didirikan lembaga pendidikan Islam tingkat menengah yang dinamakan Madrasah Darul Ulum.

Dengan nama Darul Ulum yang berarti gedung ilmu, maka dimadrasah tersebut memang memberikan bermacam-macam ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Dari masa ke masa Darul Ulum telah banyak mengalami pasang surut, mengalami masa gemilang dan masa suram, mendapat sanjungan dan mendapat cacian. Namun kenyataan Darul Ulum suatu Madrasah yang telah banyak mendidik putra-putri Islam. Dan sesuai dengan ilmu yang didapat baik ilmu agama maupun umum sehingga para Abiturient Madrasah Darul Ulum dapat berperan dalam segala bidang. Ada yang menjadi mubaligh, pedagang, pegawai, pamong praja, ABRI dan lain lainnya. Namun pada umumnya mereka melaksanakan tugas dakwah dalam bidangnya masing-masing. Perlu diketahu bahwa Bapak H.AR. Fachruddin yang pernah menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah beberapa kali periode juga termasuk salah satu Abiturient Madrasah Darul Ulum.

Seperti Madrsah-madrsah pada umumnya Darul Ulum saat ini mengalami kemunduruan kemunduran yang perlu mendapat perhatian umat Islam pada umumnya. Untuk itulah kami sajikan sejarah singkat Madrasah tersebut, yang sekarang sudah berusia 75 tahun karena Darul
Ulum berdiri tanggal 05 Juli 1932.

Berdirinya madrasah Darul Ulum pada tahun 1932 tidak dapat dipisahkan dengan pertumbuhan Muhammadiiyah di daerah Kulon Progo, secara kronologis Muhammadiyah masuk didaerah Kulon Progo tahun 1926. salah satu syarat berdirinya Muhammadiyah (ketika itu Muhammadiyah Group Kranggan ) harus ada sekolah Muhammadiyah, karenanya didirikan sekolah dasar Muhammadiyah Wonopeti (Standard School Muhammadiyah Wonopeti) sekarang Sekolah Dasar Wonopeti I.

Itulah daftar Pondok pesantren Terbesar Dan terbaik di kabupaten Kulonprogo Yogyakarta.

3 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Kulonprogo Yogyakarta

Gunungkidul adalah salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Wonosari.

Berikut ini adalah Daftar Pondok Pesantren Salafiyah maupun Modern Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta :

1. PONDOK PESANTREN DARUSH SHOLIHIN

Lokasi : Dusun Warak RT.08 / RW.02, Desa Girisekar, Panggang, Warak, Girisekar, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55872

Pesantren Darush Sholihin berdiri sejak tahun 2011, tepatnya selepas Idul Fithri 2011. Dana diperoleh dari para muhsinin yang telah menyumbangkan hartanya kegiatan buka puasa dan pembangunan masjid di Desa Girisekar.

Awalnya kegiatan belajar berlangsung di masjid dan di rumah pengajar. Karena begitu banyaknya santri, akhirnya diniatkan untuk didirikan pesantren. Pesertanya mulai dari anak-anak umur 4 tahun sampai pelajar SMA. Dan belakangan bertambah hingga santri-santri ibu-ibu dan bapak-bapak, bahkan para sepuh pun ikut.

Para santri rata-rata miskin, sehingga memang tidak dipungut biaya pendidikan untuk mengikuti kegiatan pesantren ini.

2. PONDOK PESANTREN AL JAUHAR

Lokasi : Tlepok, Semin, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55854

Adanya permintaan pengelolaan  Tanah  Wakaf  yang belum dikelola dari  Bapak Hudi Suparjo seluas 824 m2 yang sudah diwakafkan ke MWC NU yang kemudian dialih kelolakan ke Pondok Pesantren Sunan Pandanaran.  Permohonan alih kelola  diwujudkan dalam  Surat Pernyataan  Pelimpahan yang ditandatangani pada  06 November 2006.

Pembukaan  Kegiatan Pendampingan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dimulai dengan Kegiatan Mujahadah  pada Sabtu Kliwon, 06 Juli 2007  yang kemudian pada penyelenggaraan berikutnya pada Selasa Kliwon, 20 September 2006 sekaligus untuk mengenang hari wafatnya dan sekaligus mendoakan   Almarhum Al Maghfurllah KH Mufid Mas’ud pendiri  Pondok Pesantren Sunan Pandanaran.

Program pengembangan kegiatan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dilanjutkan dengan pendirian Raudlatul Athfal pada tahun 2008, Madrasah Ibtidaiyah tahun  2009 serta Madrasah Tsanawiyah yang Insya Alloh akan mulai beroperasi  tahun 2012.

“Al Jauhar” begitulah nama Komplek Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Tlepok, Semin, Semin Gunungkidul. Dinisbatkan terhadap  Almarhumah Ibu Jauharoh Munawir (Ibunda KH Mu’tashim Billah) dan penghormatan terhadap perjuangan nama beliau dijadikan sebagai Identitas Komplek ini. Semoga komplek ini bisa menjadi penerus perjuangan  beliau dalam bertaffaquh fiddin.

3. PONDOK PESANTREN DARUL QUR'AN WAL IRSYAD

Lokasi : Jl. Nusantara No.17, Ledoksari, Kepek, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55813

Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad berdiri pada tanggal 27 Agustus 1999, bertepatan dengan tanggal 15 Jumadil Awwal 1420 H dan terdaftar di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul dengan nomor statistik D.99127. Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad ini terletak di jalan Nusantara No. 17 dusun Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta diatas tanah seluas 16319 m2. Lokasi Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad terletak 1 KM dari jantung kota Wonosari tepatnya berada disebelah utara SMKN 2 Wonosari.

Berdirinya Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad atau yang lazim disebut Ma’had Darul Qur’an Wal Irsyad merupakan hal yang menggembirakan, karena berdirinya sebuah pusat kajian dan penyelenggaraan pendidikan agama di daerah yang masuk wilayah perkotaan merupakan hal yang sulit, mengingat kehidupan masyarakat yang semakin konsumtif.

Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad adalah pondok pesantren yang berlandaskan akidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang memang paling tepat untuk konteks di Indonesia. Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad menjadi wadah untuk menampung santri-santri yang dipersiapkan untuk mendalami, menghayati, mengkaji dan mempelajari agama sehingga diharapkan santri tamatan Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad menjadi ulama, kyai, tokoh masyarakat yang bisa melanjutkan estafet perjuangan para ulama salafussholihin, dan mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan cakap dengan berbagai predikat yang mulia.

Pondok pesantren ini memiliki berbagai lembaga pendidikan dan program kegiatan, baik formal maupun non formal sebagai upaya untuk memberikan wadah bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan minatnya masing-masing karena kita menyadari bahwa tidak semua orang bisa diproyeksikan menjadi manusia yang ahli dalam bidang yang sama, akan tetapi setiap orang dibekali oleh Allah dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk dikembangkan menuju kehidupan yang saling mengisi dan menguntungkan.

4. PONDOK PESANTREN AL HIKMAH KARANGMOJO

Lokasi : Bulu, Karangmojo, Kec. Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55891

Pondok Pesanteran Al Hikmah berdiri pada tahun 1989 setelah Yayasan Al-Hikmah Sumberjo selaku institusi penyelenggara Pondok Pesantren Al-Hikmah Sumberjo, Karangmojo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi berdiri sejak tahun 1989.

Berdirinya Pondok Pesantren ini pada awalnya tidak lepas dari putra-putra Bani Iman Raji dan Bani Mukmin yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan umat, sehinga pada masa awalnya modal material dan finansial sangat bergantung kepada mereka. Namun dalam perkembagannya, keterlibatan masyarakat sekitar sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan Pondok Pesantren Al Hikmah dan institusi-institusi formal di dalamnya.

Dari tahun ke tahun santri Al Hikmah jumlahnya semakin meningkat pesat. Sebagai ilustrasi, pada tahun 2019 ini jumlah santrinya baru sekitar 250 orang sekarang  jumlah santri telah mencapai angka 1068 orang lebih yang tersebar menjadi siswa MA atau SMK atau SMP dan semuanya tidak dipungut biaya apapun baik mondoknya maupun sekolah formalnya. Semuanya 100% gratis.

Bagaimana dengan honor ustadz dan guru? Pihak yayasan hanya menggaji guru-guru yang belum memiliki pekerjaan pokok. Mayoritas ustadz dan guru yang sudah memiliki pekerjaan pokok rela tidak dibayar. Tentunya dengan kondisi seperti ini pihak Pondok Pesantren Al Hikmah sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari semua pihak, terlebih lagi dari pemerintah mengingat apa yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Hikmah ini sejalah dengan tujuan pemerintah yang telah mencanangkan wajib pendidikan dasar 9 tahun.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.

4 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Gunungkidul Yogyakarta