PONOROGO JATIM - Tragedi kebakaran rumah terjadi di Ponorogo. Rumah yang terbakar milik Sriyani, warga RT 02 RW 02 Kelurahan Bangunsari. Pada saat kebakaran, rumah kosong lantaran ditinggal Suryani bekerja. Kebakaran diketahui saat api sudah mencapai atap rumah.

“Saat kebakaran pemilik rumah sedang bekerja, jadi rumah itu kosong. Yang pertama kali melihat anak korban, ”kata ketua RT 02 Demikian, Jumat (16/10/2020).

Anak Suryani, kata Maka berteriak histeris mendapati bagian belakang rumah terbakar. Warga yang melihat langsung bahu-membahu untuk memadamkan api mereka. Salah satu warga juga menghubungi pemadam kebakaran. “Tak berselang lama mobil pemadam kebakaran tiba, dan api bisa dijinakkan tidak lebih dari satu jam,” katanya.

Makanya, sebut jika sebelum berangkat kerja, Sriyani sempat memasak air. Namun saat berangkat Dia merasa mematikan api untuk memasak udara tersebut. Namun, mungkin ada api yang belum terwujud padam. Selain itu disekitar tempat memasak banyak daun jagung yang kering dan mudah terbakar. “Ya bersyukur api tidak sampai merembet ke rumah yang lain, bisa cepat padamkan,” katanya.

Sementara itu Kabid Ketertiban Umum dan Kebakaran (Tibumkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Siswanto mengatakan pihaknya langsung ke tempat kejadiam dalam waktu 10 menit. Mobil pemadam tidak bisa masuk, karena lokasi rumah yang terbakar berada di gang. Namun, selang masih cukup menjangkaunya. “Jadi mobilnya di jalan besar, tapi selang airnya masih bisa menjangkaunya,” katanya.

Pemadaman awaknya cukup terkendala banyaknya warga yang berkerumun yang melihat di lokasi. Tetapi dengan kesigapan petugasnya bisa memadamkan api dan tidak menjalar ke rumah yang lain. Dia menyebut kejadian ini sebagai pelajaran untuk masyarakat tidak lalai dalam memasak, apalagi disekitarnya banyak barang yang mudah terbakar. “Kita harus mewaspadai dengan kemungkinan yang terjadi. Pastikan api benar-benar padam, ”pungkasnya.

Ditinggal Pemiliknya, Sebuah Rumah Di Ponorogo Hangus Terbakar

PONOROGO JATIM - Tragedi kebakaran rumah terjadi di Ponorogo. Rumah yang terbakar milik Sriyani, warga RT 02 RW 02 Kelurahan Bangunsari. Pada saat kebakaran, rumah kosong lantaran ditinggal Suryani bekerja. Kebakaran diketahui saat api sudah mencapai atap rumah.

“Saat kebakaran pemilik rumah sedang bekerja, jadi rumah itu kosong. Yang pertama kali melihat anak korban, ”kata ketua RT 02 Demikian, Jumat (16/10/2020).

Anak Suryani, kata Maka berteriak histeris mendapati bagian belakang rumah terbakar. Warga yang melihat langsung bahu-membahu untuk memadamkan api mereka. Salah satu warga juga menghubungi pemadam kebakaran. “Tak berselang lama mobil pemadam kebakaran tiba, dan api bisa dijinakkan tidak lebih dari satu jam,” katanya.

Makanya, sebut jika sebelum berangkat kerja, Sriyani sempat memasak air. Namun saat berangkat Dia merasa mematikan api untuk memasak udara tersebut. Namun, mungkin ada api yang belum terwujud padam. Selain itu disekitar tempat memasak banyak daun jagung yang kering dan mudah terbakar. “Ya bersyukur api tidak sampai merembet ke rumah yang lain, bisa cepat padamkan,” katanya.

Sementara itu Kabid Ketertiban Umum dan Kebakaran (Tibumkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Siswanto mengatakan pihaknya langsung ke tempat kejadiam dalam waktu 10 menit. Mobil pemadam tidak bisa masuk, karena lokasi rumah yang terbakar berada di gang. Namun, selang masih cukup menjangkaunya. “Jadi mobilnya di jalan besar, tapi selang airnya masih bisa menjangkaunya,” katanya.

Pemadaman awaknya cukup terkendala banyaknya warga yang berkerumun yang melihat di lokasi. Tetapi dengan kesigapan petugasnya bisa memadamkan api dan tidak menjalar ke rumah yang lain. Dia menyebut kejadian ini sebagai pelajaran untuk masyarakat tidak lalai dalam memasak, apalagi disekitarnya banyak barang yang mudah terbakar. “Kita harus mewaspadai dengan kemungkinan yang terjadi. Pastikan api benar-benar padam, ”pungkasnya.