Tampilkan postingan dengan label Berita Jatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Jatim. Tampilkan semua postingan
JEMBER JATIM - Kasus Positif Corona Di kabupaten Jember Kembali bertambah. Tambahan Positif yaitu pasangan suami istri setelah menjenguk orang tua Terkonfirmasi positif yang dirawat di Surabaya.

“Mereka warga Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Gatot Triyono, Rabu (3/6/2020). Sang suami berusia 38 tahun dan sang istri berusia 29 tahun.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Pemkab Jember, suami istri tersebut pergi ke Surabaya pada 14 Mei 2020. “Mereka menengok orang tua yang sakit dan mengantarkan ke rumah sakit untuk kontrol atau berobat,” kata Gatot.

Keduanya pulang ke Jember tiga hari kemudian, dan menerima kabar bahwa hasil swab orang tua mereka positif Covid-19. Tanggal 27 mei, mereka melakukan tes swab di rumah sakit dan pada 2 Juni dinyatakan positif.

Sementara itu, secara umum di Jawa Timur, terdapat penambahan kasus sebanyak 194 kasus baru, sehingga total kasus positif Jatim bertambah hingga 5.132. Adapun jumlah pasien meninggal secara keseluruhan berjumlah 429 orang. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 6.754, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 24.923, dan total kasus orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 18.792.

Tertular Dari Orang Tua, Pasutri di Jember Positif Corona

TUBAN JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban kembali mengumumkan penambahan pasien terkonfirmasi virus Corona atau Covid-19, Selasa (2/6/2020).

Dari data yang disampaikan, terdapat tambahan tujuh kasus baru.
Dengan tambahan itu, angka kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Tuban, Jawa Timur menjadi 51 orang.

"Ada tambahan tujuh kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini, jadi kumulatif ada 51 yang terpapar," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Nurul Khomariyati.

Dia menjelaskan, ketujuh pasien yang terkonfirmasi positif yaitu klaster Tambakboyo 4 orang, rinciannya Perempuan (32) dan (57) asal Tambakboyo. Kemudian pria (45) dan perempuan (38) asal Kecamatan Bancar.

Ada dari klaster Grabagan pria (22) dan perempuan (12).
Berikutnya perempuan (46) asal Kecamatan Palang yang sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

"Ketujuh pasien ini positif dari hasil swab yang dikeluarkan oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya," terangnya.

Jubir Gugus Tugas itu menyatakan, selain tambahan kasus Covid-19, juga terdapat penambahan empat PDP baru, satu di antaranya meninggal dunia.

Rinciannya pria (29) asal Jombang yang tinggal di Kecamatan Rengel, pria (53) asal Kecamatan Semanding dan pria (51) asal Kecamatan Tuban, serta satu PDP baru dalam kondisi sudah meninggal dunia adalah perempuan (45) asal Kecamatan Jatirogo, dengan hasil rapid tes menunjukkan reaktif.

Untuk jumlah PDP saat ini yaitu 64 orang, detailnya 29 orang sembuh, 15 orang meninggal dunia, dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 20 orang.

"PDP tambah 4 kasus hari ini, jumlah kumulatif 64 orang," pungkasnya.

Berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban, Selasa (2/6/2020), untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 51 orang, rinciannya 44 masih dirawat berasal dari Kecamatan Tambakboyo 11, Tuban 5, Soko 5, Merakurak 3, Semanding 2, Plumpang 2, Kerek 3, Bancar 2, Jenu 2, Palang 4, Grabagan 3, Parengan dan Senori masing-masing 1.

Untuk yang sembuh 4 orang yaitu dari Kecamatan Montong 2 orang, Jatirogo 1, dan Tuban 1.

Sedangkan yang meninggal 3 orang dari Semanding dan Parengan saat berstatus PDP, dan 1 pasien baru asal Kecamatan Jatirogo.

Update Corona Di Tuban, Pasien Positif Bertambah 7 Orang

NGANJUK JATIM - Seorang wanita kasir di sebuah toko besi Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk diamankan Satreskrim Polres Nganjuk karena menggelapkan uang.

IPTU Roni Yunimantara, Kasubag Humas Polres Nganjuk, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku berinisial WD warga Prambon, Nganjuk yang merupakan kasir toko besi milik DAVID warga Banjaran, Kota Kediri.

Sejak Februari 2020 lalu, DAVID sebagai pemilik toko mencurigai penghasilan jualan besi semakin berkurang dan banyak pelanggan belum membayar lunas. Karena merasa curiga, DAVID melakukan pengecekan nota. Setelah dicek, DAVID mengalami kerugian hampir 200 juta. Akhirnya, DAVID langsung melaporkan kejadian ini Satreskrim Polres Nganjuk.

Petugas yang melakukan penyelidikan, berhasil mengamankan WD yang merupakan seorang kasir di toko milik DAVID. Saat diintrogasi oleh petugas, WD mengaku menggelapkan uang toko hampir 200 juta. Uang sebanyak itu digunakan untuk keperluan pribadinya. Akibat perbuatannya ini, WD diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut.

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Seorang Wanita Di Nganjuk Diamankan

BLITAR JATIM - Hujan deras disertai angin kencang menerjang dua desa di kawasan Blitar barat. Akibatnya, puluhan pohon tumbang dan menimpa 11 rumah dan sebuah mobil milik warga.

Peristiwa itu terjadi Selasa (2/6) menjelang magrib, terjadi di dua desa yang terdampak. Yakni Desa Tunjung dan Bakung Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

BPBD Kabupaten Blitar mencatat, 11 rumah warga yang tertimpa pohon. Di Desa Tunjung 10 rumah, di antaranya milik Duki, Rois dan Toyah. Sebuah mobil milik Rois juga rusak berat tertimpa pohon yang roboh. Sedangkan di Desa Bakung, rumah dan kandang ternak yang tertimpa pohon roboh adalah milik Asrofi.

"Tidak ada korban jiwa. Namun kerusakan rumah yang tertimpa pohon roboh cukup berat," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/6/2020).

Pagi ini, tim gabungan menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang itu dari atap rumah warga. Karena kemarin sore cuaca dan kondisi gelap tidak memungkinkan dilakukan assesment.

Kerusakan berat terjadi di bagian atap rumah, bahkan ada yang sampai ambruk beserta kayu penyangganya. Petugas yang datang ke lokasi tidak bisa mengoperasikan alat yang mereka bawa, karena listrik menyusul padam.

"Pagi ini baru kerja bakti. Kami libatkan tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri dan warga. Kerugian material juga belum bisa dihitung karena kondisi terkini kami belum tahu," imbuhnya.

Cholik menambahkan, Pemkab Blitar akan memberikan bantuan kepada korban terdampak. Besaran bantuan, menyesuaikan kategori kerusakan bagian bangunan yang tertimpa pohon roboh.

Hujan Deras Disertai Angin, Puluhan Rumah Di Blitar Tertimpa Pohon

SURABAYA -  Penularan Virus Corona tak terjadi pada Orang waras saja, di Surabaya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga tertular Covid-19. Di Jawa Timur, tercatat ada 7 ODGJ yang tengah dirawat dan terkonfirmasi positif COVID-19.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur, dr M Hafidin Ilham menjelaskan rumah sakitnya memang telah lama diminta menyediakan tempat tidur bagi pasien COVID-19. Dari 112 bed yang disediakan, Ilham menyediakan khusus 17 bed untuk ODGJ.

"Saat ini RS Jiwa Menur menyediakan tempat tidur untuk pasien COVID-19 sebanyak 112. Di antaranya 17 tempat tidur kami siapkan untuk pasien jiwa yang dicurigai COVID-19," ujarnya Ilham saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Dari 17 bed, Ilham menyebut sejak minggu kemarin sempat terisi 12 pasien ODGJ yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Lalu, 12 ODGJ tersebut kemudian menjalani tes swab PCR.

"Ternyata tes 2 kali, yang 5 negatif COVID-19 sehingga dipulangkan," imbuhnya.

Selain itu, Ilham menyebut 7 orang yang yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masih dirawat di RSJ Menur. Mereka menjalani perawatan dan isolasi.

"Saat ini kami merawat 7 pasien gangguan jiwa konfirmasi positif. Mungkin beberapa minggu lalu baru satu. Saat ini 7 jiwa," pungkasnya.

7 Orang Gangguan Jiwa Di Jatim Positif Corona

TULUNGAGUNG JATIM - Polisi menangkap dua remaja yang diduga telah memperkosa anak di bawah umur. Korban dicekoki minuman keras (miras) sebelum diperkosa.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung AKP Anita Kurdi mengatakan kedua tersangka adalah AW (23) dan SCP (23) warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung. Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti pakaian korban, botol minuman keras dan sepeda motor.

Kejadian itu bermula saat kedua pelaku dikenalkan dengan korban oleh salah satu temannya. Selanjutnya pelaku berkomunikasi melalui WhatsApp. Mereka akhirnya sepakat jalan-jalan.

"Saat korban berada di rumah neneknya di wilayah Kecamatan Ngunut, korban dijemput pelaku dengan sepeda motor untuk diajak jalan-jalan," kata Anita, Selasa (2/6/2020).

Di tengah perjalanan salah seorang pelaku membeli minuman keras dan dibawa ke rumah salah satu rekannya di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol. Di situlah mereka menggelar pesta minuman keras hingga menjelang tengah malam.

"Setelah minum-minum, dua pelaku dan korban bergeser ke salah satu warung kopi di Desa Kalangan Kecamatan Ngunut," imbuhnya.

Anita menjelaskan, sekitar pukul 00.30 WIB, korban diajak ke sebuah gazebo yang ada di belakang warung kopi. Di situlah pelaku SCP melancarkan bujuk rayu terhadap korban dipaksa untuk melakukan hubungan intim. Saat kejadian korban sempat menolak, namun karena kalah kuat, akhirnya korban berhasil diperkosa pelaku.

"Tak hanya pelaku SCP saja, pelaku AW juga memaksa korban untuk berhubungan intim. Korban digilir oleh dua pelaku ini," jelas Anita Kurdi.

Tidak terima atas kejadian tersebut kedua pelaku akhirnya dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tersangka akhirnya berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.

Kini tersangka harus mendekam di tahanan Polres Tulungagung dan dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Perkosa Gadis Dibawah Umur, Dua Pemuda Tulungagung Diringkus Polisi

KEDIRI JATIM - Seorang Pria berinisial AP warga Desa Tretek Kecamatan Pare Kabupaten Kediri diamankan polisi setelah dilaporkan ngamuk di Pasar Hewan Dusun Templek Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kediri.

AKP Bowo Wicaksono Kapolsek Puncu mengatakan, AP mengamuk sambil membawa senjata tajam dan menantang duel warga di pasar hewan.

Mendapatkan laporan masyarakat, petugas dari Polsek Puncu langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku beserta sebilah parang yang dibawanya.

Dari keterangan yang diperoleh, AP rencananya akan mendatangi seseorang di wilayah  Kecamatan Tarokan Kediri yang dituduh AP menggoda istrinya. Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku merasa tersinggung saat dilihat sejumlah orang di pasar hewan. AP kemudian berhenti dan mengajak duel semua orang yang berada di sekitar pasar sambil mengacungkan parang yang dibawanya.

AKP Bowo menambahkan, ada dugaan pelaku mengalami depresi karena dua kali gagal membina rumah tangga. Untuk sementara AP ditahan di Mapolsek Puncu, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Depresi Gagal Berumah Tangga, Warga Pare Kediri Ngamuk Di Pasar

MALANG JATIM - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raden Panji Suroso, Blimbing, Kota Malang yang melibatkan sebuah truk seruduk dua kendaraan yang ada di depannya, Selasa (2/6/2020).
Kecelakaan beruntun itu terjadi siang hari, sekitar pukul 12.00 WIB.

Panit I Laka Lantas Polresta Malang Kota, Ipda Deddy Catur menjelaskan kronologi awal mula kecelakaan tersebut.

"Jadi saat itu dari arah utara ke selatan, melaju cukup kencang sebuah truk Mitsubishi Fuso warna kuning nopol N 9895 UH. Dikemudikan oleh Umar Faudin, warga  Jabung, Kabupaten Malang," ujarnya Deddy.

Saat sampai mendekati lokasi kejadian, truk tersebut tiba tiba menabrak bagian belakang kendaraan yang ada di depannya.

"Jadi truk tersebut menabrak bagian belakang truk Hino Dutro warna hijau nopol AG 9552 UP. Truk Hino tersebut dikemudikan oleh Apriyanto Trigo, warga Nglegok, Kabupaten Blitar," jelasnya.

Kerasnya tabrakan membuat kendaraan yang ada di depan truk Hino turut menjadi korban.

"Truk Hino tertabrak lalu terdorong maju. Kemudian menabrak bagian belakang truk boks Isuzu warna putih nopol AB 8612 NE. Truk boks tersebut dikemudikan oleh Suherman, warga Singosari, Kabupaten Malang," bebernya.

Akibat kecelakaan tersebut, arus kendaraan sempat mengalami kemacetan cukup panjang.
Namun beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa meninggal dunia.

"Untuk korbannya hanya mengalami luka ringan saja. Dan kendaraan langsung kami evakuasi ke Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota," tambahnya.

Dirinya mengungkapkan penyebab kecelakaan diduga akibat laju kecepatan kendaraan truk Mitsubishi Fuso terlalu kencang.

"Karena terlalu kencang akhirnya pengemudi tak bisa mengontrol kendaraan. Sempat mengerem, namun jaraknya sudah terlalu dekat. Sehingga terjadi kecelakaan beruntun ini," tandasnya.

Kecelakaan Beruntun Di Malang, Korban Alami Luka-luka