SURABAYA -  Penularan Virus Corona tak terjadi pada Orang waras saja, di Surabaya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga tertular Covid-19. Di Jawa Timur, tercatat ada 7 ODGJ yang tengah dirawat dan terkonfirmasi positif COVID-19.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur, dr M Hafidin Ilham menjelaskan rumah sakitnya memang telah lama diminta menyediakan tempat tidur bagi pasien COVID-19. Dari 112 bed yang disediakan, Ilham menyediakan khusus 17 bed untuk ODGJ.

"Saat ini RS Jiwa Menur menyediakan tempat tidur untuk pasien COVID-19 sebanyak 112. Di antaranya 17 tempat tidur kami siapkan untuk pasien jiwa yang dicurigai COVID-19," ujarnya Ilham saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Dari 17 bed, Ilham menyebut sejak minggu kemarin sempat terisi 12 pasien ODGJ yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Lalu, 12 ODGJ tersebut kemudian menjalani tes swab PCR.

"Ternyata tes 2 kali, yang 5 negatif COVID-19 sehingga dipulangkan," imbuhnya.

Selain itu, Ilham menyebut 7 orang yang yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masih dirawat di RSJ Menur. Mereka menjalani perawatan dan isolasi.

"Saat ini kami merawat 7 pasien gangguan jiwa konfirmasi positif. Mungkin beberapa minggu lalu baru satu. Saat ini 7 jiwa," pungkasnya.

7 Orang Gangguan Jiwa Di Jatim Positif Corona

SURABAYA -  Penularan Virus Corona tak terjadi pada Orang waras saja, di Surabaya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga tertular Covid-19. Di Jawa Timur, tercatat ada 7 ODGJ yang tengah dirawat dan terkonfirmasi positif COVID-19.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur, dr M Hafidin Ilham menjelaskan rumah sakitnya memang telah lama diminta menyediakan tempat tidur bagi pasien COVID-19. Dari 112 bed yang disediakan, Ilham menyediakan khusus 17 bed untuk ODGJ.

"Saat ini RS Jiwa Menur menyediakan tempat tidur untuk pasien COVID-19 sebanyak 112. Di antaranya 17 tempat tidur kami siapkan untuk pasien jiwa yang dicurigai COVID-19," ujarnya Ilham saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Dari 17 bed, Ilham menyebut sejak minggu kemarin sempat terisi 12 pasien ODGJ yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Lalu, 12 ODGJ tersebut kemudian menjalani tes swab PCR.

"Ternyata tes 2 kali, yang 5 negatif COVID-19 sehingga dipulangkan," imbuhnya.

Selain itu, Ilham menyebut 7 orang yang yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masih dirawat di RSJ Menur. Mereka menjalani perawatan dan isolasi.

"Saat ini kami merawat 7 pasien gangguan jiwa konfirmasi positif. Mungkin beberapa minggu lalu baru satu. Saat ini 7 jiwa," pungkasnya.