Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pariwisata. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri Pariwisata. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
KEDIRI JATIM - Seorang warga di kabupaten Kediri menemukan bangunan mirip candi yang diduga cagar budaya. Awalnya penggalian dilakukan untuk membuat kolam ikan.

Bangunan yang diduga obyek cagar budaya itu berada di Dusun Kebonagung, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Pada Jumat (3/7), Kepala Dusun Kebonagung, M Sulton mengali lahan miliknya untuk dibuat kolam ikan.

Namun para pekerja yang menggali justru menemukan susunan batu bata. Ketika batu bata dipindahkan, di bawahnya terlihat struktur bangunan mirip candi. Semakin digali lebih dalam, semakin terlihat struktur bangunan yang tertata rapi.

Karena diduga obyek cagar budaya, Sulton lalu memberitahukan temuan ini kepada pemerintah desa dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, yang langsung menurunkan tim untuk mengecek ke lokasi.

Kemudian Sulton memberitahukan temuan ini kepada pemerintah desa dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri. yang langsung menurunkan tim untuk mengecek ke lokasi.

"Saat menggali, para pekerja menemukan struktur bangunan menyerupai candi. Langsung saya laporkan ke pihak desa dan dinas pariwisata," jelas Sulton, Selasa (7/7/2020).

Kabid Sejarah dan Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko menjelaskan, setelah dicek di lokasi, struktur bangunan itu diduga obyek cagar budaya berupa petirtaan. Tempat bersuci pada zaman dulu kala.

"Dugaan sementara situs obyek cagar budaya berupa petirtaan ini adalah peninggalan Raja Kediri Baweswara dari Kerajaan Khadiri pada abad 10. Ukuran sementara sekitar 5 Meter lebarnya," pungkas Yuli.

Berniat Buat Kolam Ikan, Warga Kediri Temukan Bangunan Mirip Candi

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal, membongkar kalangan untuk berlomba merpati kolong di wilayah Pantai Batamsari, Kota Tegal, pada Rabu (27/5/2020) kemarin.

Selain kalangan, lapak- lapak yang digunakan untuk melayani warga mengikuti lomba merpati kolong pun dibongkar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Tegal, Joko Sukur Baharudin mengatakan, pembongkaran kalangan lomba merpati kolong menjadi operasi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Ia mengatakan, tujuannya agar tidak ada masyarakat yang bermain merpati kolong.

Joko menilai, kalangan lomba merpati kolong justru menjadi tempat kerumunan masyarakat.

"Tujuannya agar tidak ada yang bermain dara. Karena di situ disamping berkumpul, juga diindikasikan untuk tempat judi lomba merpati kolong," kata Joko kepada tribunjateng.com.

Joko mengatakan, pembongkaran kalangan lomba merpati kolong juga dilakukan karena banyaknya aduan dari masyarakat setempat.

Dari masyarakat ke lurah, kemudian ke Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.

Selain itu, menurut Joko, lokasi kalangan lomba merpati kolong berada di atas tanah milik pemerintah daerah yang akan digunakan untuk lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Semua dibongkar. Tempat lomba satu kalangan dan lapak- lapak yang digunakan untuk melayani pendatang," jelasnya.

Satpol PP. Bongkar Kalangan Lomba Merpati di Tegal. dugaan Jadi Ajang Perjudian

MALANG JATIM - Ratusan pekerja di Kota Malang telah dirumahkan akibat dampak dari pandemi virus Corona atau Covid-19.

Namun data kongkrit pekerja dirumahkan terkait dengan pekerja apa saja dan dari perusahaan mana saja yang di rumahkan tersebut hingga kini belum jelas.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, saat ini di Kota Malang ada sekitar 200 pekerja yang dirumahkan.

Data tersebut diperoleh sementara dari Disnaker PMPTSP Kota Malang.

"Bilangnya ada 200 karyawan yang di rumahkan dari total pekerja yang ada di Kota Malang sebesar 47.000," ucap Sutiaji.

Akan tetapi, jumlah tersebut kata Sutiaji belum termasuk warga Kota Malang yang bekerja di luar kota.

Untuk pekerja dari luar Kota Malang saat ini masih dilakukan pendataan dengan cluster yang berbeda.

Untuk itu, Pemkot Malang saat ini sedang melakukan tahap finalisasi guna mendata para pekerja tersebut.

"Macamnya itu ada banyak. Ada yang sehari kerja sehari masuk, ada yang gajinya dipotong separo dan lain-lain. Ini masih terus kita finalisasi," ucap Sutiaji.

Tak hanya itu, para pekerja asal Kota Malang tersebut nantinya juga akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Mengingat pemerintah pusat memiliki program kartu prakerja yang salah satunya juga diperuntukkan bagi karyawan terdampak Covid-19.

Untuk itu, pendataan saat ini terus dilakukan dengan telah menyiapkan melalui skema jaring pengaman sosial.

"Ini masih terus kita verifikasi dan kita kroscek agar nanti dapatnya tidak dobel-dobel," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan bahwa ada perusahaan yang merumahkan karyawannya.

Hal tersebut dimulai dari berbagai macam industri seperti pariwisata, perhotelan, hingga kuliner.

Para karyawan tersebut ada yang di rumahkan, ada yang digaji namun hanya separuh dan ada beberapa yang di PHK.

"Untuk hotel saat ini kan banyak yang tutup. Itu yang paling banyak melapor saat ini," ucapnya.

Erik berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir.

Agar nantinya aktifitas perekonomian warga bisa pulih kembali dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya.

"Semoga segera berakhir. Dan upaya yang kami lakukan salah satunya adalah melakui pengaman jaring sosial. Diharapkan, program tersebut nantinya dapat meringankan beban para karyawan atau pekerja yang di rumahkan," tandasnya.

Dampak Wabah Corona, Ratusan Pekerja Di Malang Dirumahkan

BLITAR JATIM - Di Kota Blitar, sebanyak 508 pekerja terdampak Corona. 496 pekerja dirumahkan dan 12 orang di-PHK.

Tenaga kerja terdampak Coorna ini muncul sebagai imbas mewabahnya virus Corona. Data mereka saat ini masih dikumpulkan agar tidak terjadi duplikasi sasaran penerima bantuan.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Perizinan Kota Blitar, Suharyono mengatakan 508 pekerja tersebut merupakan karyawan dari 43 perusahaan yang tutup imbas wabah COVID-19.

"Di kota ada 314 perusahaan dengan 9.834 karyawan. Karena ada wabah Corona, yang 43 perusahaan tutup. Akibatnya 496 karyawan dirumahkan dan 12 karyawan di-PHK," jawab Suharyono dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/4/2020).

Jumlah 43 perusahaan itu, kata Suharyono, terdiri dari 13 sektor usaha. Seperti usaha perhotelan ada 88 karyawan yang dirumahkan, travel 258 orang, lokasi wisata 42 orang, restoran 44 orang dan UKM merumahkan sebanyak 14 orang.

Ratusan pekerja tersebut sampai saat ini belum menerima bantuan sembako dari Pemkot Blitar. Menurut Suharyono, pihaknya masih berkoordinasi dengan dinas sosial, dinas pariwisata dan dinas perdagangan untuk mengumpulkan data penerima rastrada, BPNT, dan BLT.

"Kami kumpulkan dulu datanya supaya tidak ada duplikasi penerima bantuan. Karena pemerintah pusat juga berwacana akan meluncurkan bantuan langsung tunai bagi warga terdampak wabah Corona ini," ungkapnya.

Plt Wali Kota Blitar Santoso juga menjelaskan skema sasaran penerima bantuan. Karena akan dirinci lebih detail siapa saja warga kota yang telah masuk dalam daftar penerima rastrada, BPNT, maupun BLT.

"Khusus untuk tenaga kerja yang terdampak Corona, saya akan minta Kepala Disnaker memfasilitasi mereka agar lebih mudah mengakses pendaftaran kartu pra kerja. Karena kenyataannya, sangat sulit untuk mendapatkan akses online kartu pra kerja ini," pungkasnya.

Dampak Virus Corona, Ratusan Pekerja di Blitar Di Rumahkan

SUBANG JABAR - Setelah mengalami Kecelakaan tunggal, Delapan nyawa melayang akibat bus yang terguling di Ciater, Kabupaten Subang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan kecelakaan maut itu terjadi pada Sabtu (18/1) pukul 17.15 WIB. Bus pariwisata PO Purnamasari bernopol E-7508-W itu oleng di turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

"Bus dari arah Bandung/Selatan menuju arah Subang/Utara, sewaktu menempuh jalan menurun, kendaraan melaju tidak terkendali saat melintas jalan menikung kiri melaju lurus keluar dari badan jalan. Sehingga menyebabkan bus terguling miring kanan (kiri diatas) di bahu jalan sebelah kanan jalan dari arah Bandung-Subang," tutur warga, Minggu (19/1/2020).

Akibat kejadian tersebut, menurut dia, delapan orang meninggal dunia. Sementara 10 orang mengalami luka berat dan 20 orang luka ringan.

"(Penumpang) rombongan wisatawan dari Tangkuban Perahu akan kembali ke Depok," kata Erlangga.
Menurut pengakuan korban selamat, bus yang mengangkut ibu-ibu PKK hendak pulang ke Depok usai rekreasi ke Wisata Tangkuban Perahu.

Namun setibanya di lokasi kecelakaan, laju bus melaju kencang dan tak berselang lama terguling.

"Kejadiannya sangat cepat, jadi sopir sempat berhenti dulu memeriksa ban. Nggak lama setelah itu mobil langsung kencang dan hanya hitungan detiklah mobil terguling," ujar penumpang selamat, saat dikonfirmasi di ruang IGD RSUD Subang, Minggu (19/1).

Salah satu penumpang menjelaskan suasana sebelum kecelakaan hingga pascakecelakaan. Ia duduk persis di belakang kursi sopir dan secara sadar mengalami kecelakaan tersebut.

"Pas udah turunan dan ada tikungan, itu kita udah terdorong ke sebelah kanan dan langsung terguling. Saya pikirnya kita terguling ke jurang melihat yang lain sudah bertumpuk saya coba keluar dari mobil karena takut terguling lagi karena khawatir jurang," tutur penumpang.

Waka Polres Subang Kompol Ahmad Faisal Pasaribu menduga kecelakaan ini akibat sistem pengereman yang tak berfungsi. "Dugaan sementara tapi ini masih sementara karena nanti akan olah TKP, buat alami rem blong, sopir hilang kendali dan melaju kencang hingga terguling di tikungan," kata Faisal.

Kronologi Bus Terguling Yang Menelan Korban Di Subang

Jumlah korban tewas akibat kecelakaan maut bus Pariwisata Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang di Pagar Alam, Sumatera Selatan bertambah. Data terbaru mencatat ada 35 korban tewas.

"Update jumlah korban yang berhasil dievakuasi, selamat 13 dan meninggal dunia 35 orang," ucap Kabasarnas Palembang, Berty DJ Kowas kepada wartawan, Rabu (25/12/2019).

Dari 35 korban tewas, 16 orang di antaranya laki-laki dan 12 lainnya perempuan. Sisanya masih diidentifikasi.

"7 korban yang ditemukan masih dalam proses identifikasi Biddokkes Polda Sumsel di RS Besemah," kata Berty.

Operasi pencarian korban bakal dilanjutkan Kamis (26/12) pukul 07.00 WIB.

Bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang menabrak beton dan terjun ke sungai di Liku Lematang, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Insiden itu terjadi pada Senin (23/12) malam sekitar pukul 23.15 WIB.

Dugaan sementara polisi, kecelakaan itu terjadi akibat rem bus yang tidak berfungsi dengan baik.

"Sementara waktu informasi dari anggota di lapangan (penyebab kecelakaan) adalah remnya blong kendaraan tersebut." kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Supriadi kepada wartawan, Selasa (24/12).

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Bus Sriwijaya Bertambah 35 Orang


Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di kilometer 106-107, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Selasa (24/12) malam. Kecelakaan antara bus pariwisata dan mobil pick up ini mengakibatkan sopir pick up nomor polisi P 9924 QB, Abdullah (40), tewas di TKP.

Lakalantas terjadi di tanjakan jalan nasional di Desa Tuwed. Kecelakaan ini sempat membuat jalur Denpasar-Gilimanuk tersendat lantaran proses evakuasi kendaraan dan sopir pick up yang terjepit.

Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Shinta Ayu Pramesti ketika dimintai konfirmasinya, Rabu (25/12), membenarkan kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata nomor polisi AA 1632 DA dengan pick up tersebut. Berdasarkan laporan dan olah TKP, kecelakaan dipicu oleh bus pariwisata yang keluar dari jalur karena menyalip.

Bus Hino yang dikemudikan Giyono (41) asal Karanganyar, Jawa Tengah, bergerak dari arah timur ke barat (Gilimanuk). Sementara mobil pick up melaju dari arah berlawanan. Sesampainya di TKP yang gelap tanpa lampu penerangan jalan dan bermarka jalan utuh, bus mendahului kendaraan minibus.

Sopir Pick Up Tewas Ditabrak Bus Pariwisata Di Bali

Berikut ini adalah daftar pondok pesantren Terbaik dan Populer di Provinsi Banten Indonesia :

1. PONDOK PESANTREN LA TANSA

Lokasi : Kampung Parakansantri, Banjar Irigasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten 42372

Pesantren ini didirikan oleh Drs. K.H. Ahmad Rifa'i Arief (Almarhum) yang bertindak juga sebagai pemimpin pesantren Daar el-Qolam (Pasir Gintung, Jayanti, Tangerang) saat itu. Kini, setelah pendiri wafat, Pesantren La Tansa dipimpin oleh K.H. Adrian Mafatihullah Karim, MA dan Dr. K.H. Sholeh, S.Ag, MM. Lembaga ini bernaung di bawah Yayasan La Tansa Mashiro, yang juga didirikan oleh Drs K.H. Ahmad Rifa'i Arief.

Pondok Pesantren La Tansa terlahir sebagai manisfestasi kebutuhan ummat akan pola dan sistem pendidikan yang sesuai dengan kondisi kekinian, kondisi di mana hajat akan terciptanya sebuah generasi yang tidak hanya mengejar nilai-nilai duniawi tetapi juga tidak menghilangkan nilai-nilai ukhrawi yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan tuntutlah dengan apa yang telah diberikan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat, dan jangan lupakan bagianmu di dunia, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berlaku baik kepadamu, dan jangan membuat kerusakan di muka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang merusak” (QS Al-Qashash:77)

2. PONDOK PESANTREN DAAR EL-QOLAM



Lokasi : Jl. Raya Serang, Pasir Gintung, Jayanti, Tangerang, Banten 15610

Pondok Pesantren Daar el-Qolam (معهد دار القلم للتربية الإسلامية) adalah sebuah pondok pesantren berlokasi di Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten yang didirikan pada tanggal 20 Januari 1968. Pesantren ini adalah gagasan Haji Qasad Mansyur yang direalisasikan oleh Drs. K.H. Ahmad Rifai Arief(1942-1997). Setelah K.H. Ahmad Rifa'i Arief meninggal dunia pada tanggal 15 Juni 1997, pondok ini dilanjutkan oleh K.H. Drs. Ahmad Syahiduddin, K.H. Adrian Mafatihullah Karimdan Hj. Enah Huwaenah. Lembaga pendidikan Islam ini adalah model integrasi antara sistem pendidikan pondok dengan sistem pendidikan madrasah dan sekolah. Hingga Juli 2012, Pondok Pesantren Daar el-Qolam merupakan pondok pesantren terbesar sedaerah Banten, dengan jumlah kurang lebih 5000 jiwa.

Adapun kurikulum yang diterapkan dalam Pondok Pesantren Daar el-Qolam mencakup pelajaran agama dan pelajaran umum yang terintegrasi. Setiap hari santri mendapatkan pelajaran 7 jam pelajaran, yang masing-masing berdurasi 45 menit, diselai oleh 25 menit istirahat, yang berkisar dari pukul 7:00 waktu setempat hingga pukul 15:00 waktu setempat. Di luar jam formal tersebut, santri juga mendapatkan pengajaran al-Quran, kitab kuning, dan kursus-kursus yang bisa diikuti sesuai dengan minat dan kemampuan santri itu sendiri, seperti kursus Bahasa Inggris, kursus Bahasa Arab, kursus komputer, kursus bela diri, dan lain sebagainya.

Integrasi sistem itu juga memudahkan para santri untuk melanjutkan pendidikannya pada tingkat pendidikan tinggi, khususnya ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang memang diperuntukkan untuk para lulusan madrasah dan pesantren. Bekal bahasa Arab dan Inggris yang telah diberikan semasa belajar di pondok, memudahkan para santri untuk memahami kurikulum pada IAIN. Beberapa santri Daar el-Qolam yang menjadi mahasiswa berprestasi di IAIN. Selain itu pula, banyak pula santri yang melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah seperti Mesir, Makkah dan Madinah.

Mulai tahun ajaran 2007/2008, Pondok Daar el-Qolam mencanangkan program kelas unggulan, yang disebut dengan Program Excellent Class. Di dalam program itu, semua siswa yang telah lolos kualifikasi dari segi nilai rata-rata saat kenaikan (minimal 6.25) dan kelakukan bisa merasakan pengalaman yang sedikit berbeda dengan kelas biasa. Di masing-masing kelas, yang terdapat 25 kelas itu, terdapat proyektor berteknologi Digital Light Processing (DLP) dan juga diizinkannya mereka untuk membawa dan menggunakan Internet melalui komputer atau notebook milik sendiri (dengan skema Bring Your Own Device/BYOD) di luar jam pelajaran formal (seperti waktu istirahat dan malam hari), tentu saja untuk menunjang pembelajaran.

3. PONDOK PESANTREN RIYADHUSHOLIHIIN


Lokasi : Jl. Kadukacang KM.0,5, Rocek, Cimanuk, Batubantar, Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten 42271

Pondok Pesantren Riyadhussholihiin dibangun di atas pondasi TAQWA dengan Asas Al-Qur’an dan Sunnah, berupaya mengembalikan masyarakat islam kepada jalan Islam yang sesungguhnya yang datang dari Allah dan Rosul-Nya serta berupaya mendidik dan membekali kader dakwah dengan Aqidah Sholihah, ‘Ibadah, Adab dan Akhlak dan Mu’amalah berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah dengan Manhaj Salafus Sholeh, Ahlus Sunnah wal Jama’ah serta ditambah materi khusus Hafalan Qur’an juga dipadu dengan Ilmu umum dan keterampilan yang dibimbing oleh tenaga pengajar lulusan dalam dan luar negeri.

Pondok pesantren yang bertempat di bawah kaki dua gunung Pulau Sari dan gunung Karang ini Insya Allah dibangun di atas pondasi taqwa dan asas Al-Qur’an dan As-sunnah, dengan berupaya mengembalikan masyarakat islam secara khusus yang sudah banyak terkontaminasi dengan ajaran-ajaran dan pemikiran-pemikiran yang menyimpangkan mereka dari jalan yang lurus dan agama yang hanif, kepada jalan islam yang sesungguhnya yang datang dari Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.

Kurikulum di Pondok Pesantren Riyadhussholihiin terdiri dari kurikulum yang dipadukan antara:

1. Kurikulum Dinas Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum Diniyyah Pondok Pesantren Riyadhussholihiin dengan rincian sebagai berikut :

- Kurikulum KTSP, kurikulum operasional yang disusun, dikembangkan, dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan Badan Standar Nasional Pendidikan ( BSNP ).

Adapun Kurikulum KTSP yang kami gunakan yaitu: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Ekonomi, Fisika, Geografi, IPA, IPS, Kimia, Matematika, Sosiologi, Teknologi Informasi dan Komunikasi.

2. Kurikulum Diniyah Pondok Pesantren Riyadhussholihiin terbagi menjadi 2 bagian yaitu Pendidikan Agama dan Bahasa Arab dengan rincian sebagai berikut:
- Pendidikan Agama (Akhlaq, Faraidh, Fiqih, Hadits, Hifdzul Mutun, Manhaj, Qawaa`id Fiqhiyyah, Siroh, Tafsir, Tajwid & Tahsin, Tauhid, Ushul FiqihUshul Tafsir.
- Bahasa Arab (Al-'Arabiyah Linnasyi'in, Adab, Balagoh, Imla, Khot, Nahwu, Shorof, Ta`bir.

4. PONDOK PESANTREN AL-MUBAROK SERANG


Lokasi : Cimuncang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42117

Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang adalah sebuah pesantren yang berada di jalan KH. Abdul Latif nomor 07 Cimuncang Sumur Pecung, Kabupaten Serang, provinsi Banten, Indonesia.

Kurikulum yang digunakan mengacu pada Kurikulum Nasional dengan Muatan Lokal disesuaikan dengan Kurikulum Pondok Pesantren Modern Al-Mubarok. Selama 24 jam santri dibimbing oleh Dewan Guru dan Pengasuh Pesantren dengan landasan Panca Jiwa Pondok Pesantren (Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, Bebas Berfikir) dan memperhatikan perkembangan jiwa anak usia remaja.

Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang memiliki ciri khas dalam mendidik, membina, dan membimbing santri. Hal ini dilakukan dengan cara kegiatan mengaji Al-Qur’an, kitab-kitab kuning, dan keterampilan. Mengaji dalah kegiatan utama para santri sementara sebagai penunjang, diberikan keterampilan-keterampilan sebagai bekal kelak para santri selepas keluar dari Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang dalam mendakwahkan Islamiyah.

Seperti halnya pondok Pesantren lain, Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang, juga mengajarkan materi-materi standar dan khas Pesantren. Diantaranya, dalam bidang fiqih, kitab yang dipeljari adalah : Safinatun-Najah, Taqrib, Fathul Qorib, Tadhib. Dalam bidang nahwu, para Santri diajarkan kitab yaitu : Matan Al-Jurumiyah, Awamil, Muhtashor Jidan, Imriti, dan Al-Fiyah Ibnu Malik. Sementara dalam bidang shorof, para santri diajarkan kitab kailany, Matan Bina. Kemudian para Santri juga diajarkan kitab-kitab yang lainnya seperti : Durotun Nasihin, Sullamut-Taufiq, Ta’lim Muta’lim dan tafsir Jalalain.

5. PONDOK PESANTREN NUR EL FALAH KUBANG


Lokasi : Desa Kubang Jaya, Kadugenep, Petir, Serang, Banten 42172

Pondok pesantren Nur El Falah didirikan pada tahun 1943 oleh Almarhum KH.Abdul Kabier (tokoh pendidikan Banten) murid dari Hadrotusyaikh KH.Hasyim Asyari (Pendiri Nahdlatul Ulama) yang beralamatdi kp. Kubang Ds.Kubang Jaya Kec.Petir Kab. Serang Banten.  Pondok Pesantren Nur El Falah saat ini konsisten mencetak kader ulama yang intelek sesuai visi misi dari didirikannya pesantren ini dan tahun ini pesantren serius membangun pesantren berbasis teknologi sehingga orang tua santri dapat melakukan pemantauan kegiatan santri dengan cara online baik kehadiran, kesehatan, kegiatan, nilai, prestasi, tabungan dan pelanggaran.

Kegiatan pendidikan di Pondok pesantren ini terbagi menjadi empat tahapan, yaitu:

1. Al-Mubtadi yaitu santri dibimbing menguasai 140 masalah agama dasar baik dari segi aqidah, fiqih ibadah, muamalah dan amaliyah harian sehingga para santri dapat beribadah dengan baik dan juga mampu memimpin Doa, tahlil dan fase ini di tempuh dalam waktu paling lama 5 bulan.

2. Tsanawi yaitu para santri di bina untuk mampu berkomunikasi menggunakan 2 bahasa Internasional  Bahasa Arab dan Inggris dan fase ini di selesaikan santri dalam waktu 6 bulan.

3. Aliyah yaitu fase dimana santri mempelajari kaidah Ilmu Nahwu dan Sharaf serta dibimbing untuk dapat menerapkan kaidah yang di kuasai untuk membaca Kitab Kuning dengan baik dan fase ini diselesaikan dengan waktu 6 bulan.

4. Ulya merupakan fase dimana para santri mendapatkan bimbingan ilmu ilmu keagamaan baik dalam Aqidah, Al-Quran, Hadits, Akhlaq, Fiqh, Usul Fiqih Tajwid, Tafsir, Balaghah, Mantiq dan lain-lain.

Program Unggulan Pesantren Nur El Falah antara lain:

1. Para santri dites potensi menggunakan sidik jari dan akan diketahui dari hasil tes berupa potensi, cara belajar, keahlian bakat dan lain lain.

2. Para santri juga dibina untuk dapat menguasai komputer dan Teknologi

3. Pesantren memiliki kegiatan Tahunan mendatangkan Syekh dari Al-Azhar Mesir untuk membimbing para santri agar dapat membaca Al-Quran dengan Baik dan pelatihan Hafal alQuran tanpa menghafal.

Pesantren memiliki jenjang pendidikan formal yang lengkap sehingga santri dapat memilih sesui dengan keinginannya. Pesantren memiliki jenjang pendidikan formal seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas ( SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Perguruan tinggi STAIKHA (Sekolah Tinggi Agama Islam KH.Abdul Kabier).

6. PONDOK PESANTREN MODERN ASSA'ADAH


Lokasi : Jl. Raya Serang-Pamarayan KM.25, Dahu, Cikeusal, Dahu, Cikeusal, Serang, Banten 42175

Pada tahun 1985, atas dasar musyawarah keluarga, sesepuh dan tokoh masyarakat kampung Pasir manggu, terbentuklah sebuah Yayasan dengan nama Yayasan Assa’adah – sesuai dengan nama tempat diadakannya musyawarah yaitu Masjid Jami’ As-Sa’adah – dan tercatat dalam akta notaris Mahmudah Rijanto no. 6 tanggal 5 Desember 1985.

Dan pada tahun 1989 Yayasan Assa’dah memulai operasional Pondok Pesantren Modern Assa’adah dengan mengelola dan menyelenggarakan pendidikan formal dan menerapkan sistem asrama. Pada perkembangannya dalam hal operasionalisasi kegiatan, Pondok Pesantren Modern Assa’adah mengacu kepada standar isi dan arahan dari Departemen Agama dan Depertemen Pendidikan Nasional dan berafiliasi kepada Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dalam hal pembinaan kepribadian santri. Adapun tingkat pendidikan yang diselenggarakan pada saat itu adalah Madrasah Tsanawiyyah (MTs) dan Madarasah Aliyah (MA)

Pondok Pesantren Modern Assa’adah menerapkan sistem pendidikan modern, dimana para santri tidak hanya belajar ilmu dan kajian kitab-kitab klasik (kitab kuning) tetapi juga mengajarkan santri ilmu pengetahuan umum seperti Matematia, Biologi, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris, Teknologi dan informasi dalan lain sebagainya. Dan format pelaksanaan proses pembelajaran dibuat classical dimana satri tidak lagi belajar dengan format sorogan.

Walaupun format proses pembelajaran didesign modern, namum Pondok Pesantren Modern Assa’adah dalam prakteknya tetap melestarikan budaya pesantren tradisional dengan tetap mengajarkan kajian kajian kitab-kitab klasik (kitab kuning) sebagai ciri khas pesantren di Indonesia.

7. PONDOK PESANTREN PUTRI AL-MANSHUR DARUNNAJAH 3

Lokasi : Jalan Raya Palka KM. 07, Nangkabongkok, Pabuaran, Kec. Pabuaran, Serang, Banten 42163

Pondok Pesantren Putri Darunnajah 3 Al-Manshur Serang Banten adalah lembaga pendidikan Islam modern yang menerapkan sistem kurikulum terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran bahasa Arab dan Inggris yang intensif.

Lingkungan asri dan alami yang didukung dengan fasilitas lengkap, membuat santri-santri Al-Manshur selalu bersemangat dalam menuntut ilmu. Pesantren Al-Manshur menyelenggarakan pendidikan dari tingkat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah (MD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP/SLTP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SLTA).

8. PONDOK PESANTREN MODERN AL-MIZAN

Lokasi : Jl. Jenderal Sudirman Km.3, Narimbang Mulia, Rangkasbitung, Narimbang Mulia, Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42315

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah sebuah lembaga sosial yang bergerak dalam kegiatan pendididkan, nilai-nilai islami yang bertujuan menghidupkan, memelihara serta meningkatkan semangat dikalangan umat islam khusus nya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan berdiri pada tanggal 1 Mei 1993 berdasarkan Akta Notaris Nuzwar, SH Rangkasbitung Nomor 16 tanggal 15 maret 1993. Pondok Pesantren Modern Al-Mizan pertama membuka penerimaan siswa/i tanggal 10 juni 1993, alhamdulillah pada tahun pertama Pondok Pesantren Modern AL-Mizan menerima 67 santri putra dan putri dari berbagai daerah.

Pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah Drs KH Anang Azhari Alie, M.Pd.I , ketika itu Pondok dibangun diatas tanah milik Bapak H Kustani yang berlokasi di jalan kapugeran dekat alun-alun Rangkasbitung di atas tanah seluas 316 m2 yan merupakan sebuah gudang balok yang kemudian disulap menjadi asrama putri yang serba darurat.

Untuk asrama putra berlokasi di kantor PT Andi Jaya milik Bpk H Kustani yang berjarak 100 m dari asrama putri.
Suatu Lembaga pendidikan pasti dibangun karena memiliki tujuan tertentu dan pondok Pesantren Modern Al-Mizan  ini juga memiliki visi dan misi serta juga memiliki Tujuan dan disini ane mau menjabarkan hal tersebut.

Al-Mizan sebagai pesantren prosfektif yang mampu mencetak santri berakhlaq mulia, berbadan sehat, kreatif, berpengetahuan luas dan berfikiran terbuka, berjiwa ikhlas, kebersahajaan, berukhuwah Islamiyah dan berdikari.

Saat ini PPM Al-Mizan hingga kini telah mengeluarkan ribuan alumni, sebagian besar dari mereka melanjutkan ke PTN dan PTS baik dalam maupun luar negeri (Malaysia, Mesir, Yordania,  Yaman, Iran,) mereka tersebar di segala jurusan seperti : Keagamaan, Kedokteran, Ekonomi, Perbankan, Teknik, Akper, Akbid, Akpol, Akmil, Komputer, Hukum, Pertanian, Pariwisata, Psikologi dll. Sebagian mereka telah bekerja baik di sektor formal maupun nonformal atau terjun di lembaga pendidikan, organisasi keagamaan dan organisasi politik.

9. PONDOK PESANTREN DAARUTTASBIH AR-RAFI

Lokasi : Jl. Puri Agung No.RT 03/04, Gelam Jaya, Kec. Ps. Kemis, Tangerang, Banten 15560

Pondok Pesantren Daarut Tasbih Ar-Rafi atau biasa dikenal Pondok Pesantren Daarut Tasbih adalah salah satu Pondok Pesantren di Jl. Raya Puri Agung RT.03 / RW.04, Gelam jaya, Pasarkemis, Kuta Jaya, Tangerang, Banten. Pesantren ini dikenal sebagai pesantren rahabilitasi bagi orang-orang yang mengalami gangguan jiwa, pengobatan bagi pecandu narkoba, dan keterbelakangan mental.

Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tasbih Ar-Rafi telah memiliki lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, yaitu Lembaga Pendidikan Islam Daarut Tasbih dengan jenjang pendidikan yang sudah ada saat ini yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan Tanpa Dipungut atau Biaya Gratis untuk Anak - Anak Yatim, Yatim Piatu, Fakir Miskin yang kurang dan tidak mampu.

10. PONDOK PESANTREN MANAHIJUSSADAT

Lokasi : Serdang, Cibadak, Malabar, Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten 42357

Pondok Pesantren Modern MANAHIJUSSADATadalah lembaga pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan terpadu 24 jam dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam percakapan sehari-hari.

Berdiri sejak tahun 1997 dan telah menghasilkan para alumni yang berkiprah di tengah-tengah masyarakat, baik di lembaga formal maupun non formal.

Sementara para pengajarnya memulai beberapa Pesantren ternama di Nusantara dan para sarjana S1 dan S2 yang sesuai dengan bidangnya.

11. PONDOK PESANTREN MODERN DAREL AZHAR

Lokasi : Jl. Komp. Pendidikan No.RT 08/09, Muara Ciujung Tim., Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42314

Sejarah awal berdirinya Pondok Modern Daar El – Azhar berawal dari banyaknya minat terhadap pendidikan pesantren begitu besar dan respon dari masyarakat begitu baik, maka pada 1991 –1992 mulailah dirintis pendidikan dan pengajaran extra di asrama (di luar jam sekolah) yang dinamakan “Persemaian Santri Madinah el-Tullab”.

Santri pada waktu itu  berasal dari tingkat SD, SMP, SMEA, dan STM. Mereka digembleng sebelum dan sepulang sekolah.Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kebutuhan pendidikan dan pengajaran, maka diperlukan elaborasi sistem pendidikan dan pengajaran selama 24 jam.

Bermula dari seorang figur Drs. K H. Ikhwan Hadiyyin, MM yang meneguhkan cita-cita sucinya yang taken for granted, santri dari berbagai tingkat (SD, SLTP dan SLTA) dan berbagai daerah yang berjumlah 17 serta dukungan penuh 11 orang tenaga pengajar dengan menggunakan fasilitas Madrasah Diniyah sebagai ruang belajar dan rumah Bapak H. A. Damanhuri, BA (Alm) Ketua Yayasan Nurul Hasanah sebagai Asrama.

Pada 3 Maret 1995 itulah, diiringi dengan niat Jihad li I’lai Kalimatillah sebagai kredonya, Bismillah Pondok Pesantren Modern Daar el-Azhar  didirikan.

Semakin hari bilangan santri semakin bertambah, sehingga rumah kyai tidak mencukupi. Para santri berinisiatif untuk mendirikan sebuah Gedung yang yang dibiayai keluarga yayasan kelak kemudian hari disebut Al-Azhar Building yang berlokasi + 400 M dari lokasi semula. Dengan Self Berdruifing System (sama-sama membayar dan sama-sama memakai) gedung tersebut akhirnya terwujud dan menjadi titik sejarah perkembangan Daar el-Azhar di kemudian hari.

 Berangkat dari sinilah Sang Kiai dan semua Pendidik menyetrum santri-santri dengan berbagai doktrin-doktrin religius, scince, bimbingan-bimbingan etos kerja yang tinggi dalam bekerja, pemahaman cultur Islam, dan jiwa-jiwa keislaman yang berfundamental Quran dan Hadist (Holy Book dan Propetic Tradition) sebagai pedoman hidup. Bekerja dengan Ihsan yaitu bekerja sebaik-baiknya guna mencapai tujuan yang optimal, tidak setengah-setengah atau mediocre.

12. PONDOK PESANTREN SALAFI NAHDLATUL ULUM CEMPAKA

Lokasi : Jl. Raya Kresek No.10, Renged, Kec. Kresek, Tangerang, Banten 42196

Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum (NU) berdiri tanggal 23 Sya’ban 1423 H bertepatan dengan tahun 2002. Semula Pondok pesantren ini menggunakan metode salafiyah murni tidak menyelenggarakan pendidikan formal. Basis pengkajian Ponpes ini adalah kitab kuning dengan target capaian dalam tiga tahun santri telah dapat membaca kitab kuning.

Bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1431 atau 18 Desember 2009 mengakomodir pendidikan formal berupa Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah.

Metode pembelajaran yang diterapkan Pondok Pesantren Salafiyah NU terdiri dari dua metode:

Santri belajar di madrasah dari jam 8.00-12.30 sebagaimana laiknya pembelajaran MTs/MA lainnya.

Santri belajar kitab kuning dengan cara klasikal di waktu sore, malam, dan subuh dengan cara klasikal sesuai kemampuan siswa, tidak menilai klas berapa dia di madrasah. Bisa jadi klas XII MA berada satu kelas dengan kelas VII MTs bila kemampuannya dalam kitab kuning dianggap belum laik berada di klas yang lebih tinggi, begitupula sebaliknya.

13. PESANTREN NURUL ILMI DARUNNAJAH 14

Lokasi : Jl. Raya Palka Km. 05, Pabuaran, Sindangheula, Kec. Pabuaran, Kota Serang, Banten 42163

Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 berada di Pabuaran Serang Banten. Pondok Pesantren Modern terbaik ini memiliki dua jenjang pendidikan, yaitu SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) jurusan Multimedia.

Pondok Pesantren Nurul Ilmi khusus menerima santri putra dan menyediakan beasiswa bagi santri berprestasi. Nurul Ilmi memiliki banyak kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka, seni bela diri, public speaking (latihan pidato), kursus programming, robot, desain, dan bebagai cabang olah raga seperti futsal, basket, volly, badminton.

Pondok Pesantren Modern Nurul Ilmi memiliki banyak prestasi dalam bidang IT (Informasi dan Teknologi), sering menjadi juara dalam perlombaan dari taraf regional sampai nasional.

Nurul Ilmi memiliki fasilitas lengkap seperti asrama, masjid, koperasi, laboratorium komputer, lapangan futsal, lapangan basket, lapangan badminton, guest house (penginapan), perkantoran, gedung sekolah, ruang rapat, kantor organisasi santri, dll.

14. PONDOK PESANTREN AL RAHMAH WALANTAKA

Lokasi : Lebakwangi, Kec. Walantaka, Kota Serang, Banten 42183

Pondok pesantren Al-Rahmah adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Rahmatan Lil'alamin, menginduk pada pondok pesantren Darussalam Gontor. Terletak di Desa Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Daerah pondok pesantren seluas 5 Ha diorientasikan pada aktivitas santriwan dan santriwati untuk pembentukan generasi Islam yang handal dan berintegritas tinggi.

Pondok Pesntren Al Rahmah menekankan pada pembentukan pribadi mukmin muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas. Kriteria atau sifat-sifat utama ini merupakan motto pendidikan di Pondok Pesntren Al Rahmah.

Itulah 14 pondok pesantren Terbaik dan Populer di Provinsi Banten.

Inilah 14 Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Banten