Social Items

GARUT JABAR - Polisi menembak kaki WK (28), gembong pencuri sepeda motor ,yang aksinya meresahkan masyarakat Kabupaten Garut, Jawa Barat. WK ditembak karena melarikan diri saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng membenarkan hal tersebut. WK ditangkap Rabu (26/2) dini hari.

"Kami mengamankan seorang pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor yang belakangan ini kami pantau beraksi di beberapa TKP di wilayah kota. Insialnya WK," ucap Maradona di Mapolres Garut, Jalan Sudirmam, Rabu (26/2/2020).

Penangkapan WK, sambung Maradona, terjadi di kawasan Jayaraga, Tarogong Kidul. Saat itu, WK diduga hendak mencuri motor di kawasan asrama mahasiswa yang ada di wilayah tersebut.

"Tim kami yang sedang melaksanakan operasi, melakukan pengintaian di sekitaran lokasi," katanya.

Polisi Garut Tembak Kaki Pencuri Sepeda Motor

BANDUNG - Bocah laki-laki berinisial AAY (7), siswa SDN Rancakasumba, ditemukan tewas mengambang di kolam renang Taman Air Super Progresif, Kota Bandung, Jawa Barat. Bocah lelaki tersebut datang bersama siswa SDN Rancakasumba lainnya untuk praktik renang, Rabu (26/2/2020) pagi.

"Korban datang bersama rombongan SDN Rancakasumba, Kecamatan Arcamanik, untuk melakukan praktik renang," kata Kapolsek Cinambo Kompol Yopy.

Yopy mengungkapkan, saat itu rombongan SDN Rancakasumba sudah selesai praktik renang. Korban bersama ibunya masih berada di area kolam renang.

"Pada saat setelah rombongan SDN Rancakasumba akan pulang dan diberi tahu oleh Bapak Haris (guru olahraga kelas VI), orang tua korban bilang kepada Bapak Tria (guru olahraga kelas IA) akan pulang sendiri.

Saat itu Bapak Tria sedang mengabsen anak-anak kelas I," tutur Yopy.

Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan SDN Rancakasumba pulang dan meninggalkan kolam renang tersebut. Setelah rombongan meninggalkan kolam renang, menurut Yopy, korban kembali berenang. Setelah itu, AAY ditemukan tewas mengambang.

Bocah SD Di Bandung Tewas Di Kolam Usai Latihan Renang

MALANG - Terlibat Kecelakaan, Dua orang tewas setelah motor yang dikendarainya tersambar Kereta Api (KA) Malioboro di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang, Rabu (26/2/2020).

Kedua korban yaitu kakak beradik bernama Puji Dwilaksono (30) dan Eko Wahyudi Santoso (27), warga Gadang Gang XI, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kapolsek Sukun Kompol Suyoto mengatakan, kedua korban saat itu mengendarai motor bernopol N 2519 ABR. Motor itu melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu dari arah arah barat menuju timur. Pengendar diduga tidak mengetahui jika KA Malioboro itu akan melintas.

"Bagian belakang motor tertabrak kereta hingga kedua korban terpental beberapa meter keluar dari perlintasan rel," kata Suyoto kepada wartawan di lokasi kejadian.

Kedua korban terpental dan jatuh ke jalan paving di sebelah timur rel kereta api. Kecelakaan itu mengakibatkan kedua korban meninggal di lokasi kejadian karena luka cukup parah.

"Jasad kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar. Untuk kronologi masih kami selidiki," pungkasnya.

Tertabrak Kereta Api, Adik Kakak Di Malang Tewas Mengenaskan

SIDOARJO JATIM - Pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga di Sidoarjo adalah menantunya sendiri. Pelaku sakit hati karena tak dipinjami uang.

Siang itu, Totok Dwi Prasetyo (25) datang ke rumah mertuanya Fadillah (48) di Desa Ganting, Gedangan, Sidoarjo. Pria warga Desa Klopo Sepuluh Sukodono, Sidoarjo itu bermaksud hendak meminjam uang.

Uang yang dipinjamnya sejumlah Rp 3 juta. Uang itu rencananya akan digunakan untuk menebus ijazah istrinya yang merupakan anak kedua korban.

Namun niat pelaku meminjam uang bertepuk sebelah tangan. Korban tak bersedia meminjami dengan alasan tak punya uang.

"Karena tidak dipinjami uang, pelaku akhirnya kalap kemudian mencekik korban," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (26/2/2020).

Sumardji mengatakan setelah dicekik, kepala korban kemudian dipukul dengan miniatur kapal yang terbuat dari marmer. Karena korban masih bergerak maka korban diseret ke dapur, lalu korban dipukul dengan tabung elpiji 3 Kg.

"Merasa tidak puas pelaku kemudian menusuk-nusuk dada korban dan alat kelamin korban," tambah Sumardji.

Setelah itu, pelaku mengambil barang berharga milik korban yakni gelang dan cincin. Pelaku sendiri akhirnya dapat ditangkap di rumah neneknya di Desa Ganting. Pelaku ditangkap dua jam usai melakukan perbuatannya.

Tak Dipinjami Uang, Pria Di Sidoarjo Habisi Ibu Mertua

Seorang Ayah berinisial AR (41) warga Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mendekam di Polsek Sekayu lantaran telah tega memperkosa anak kandungnya sendiri, AN (18), hingga hamil dua bulan.

Mirisnya, aksi bejat AR telah berlangsung selama kurun waktu satu tahun. Sementara anak kandungnya itu akhirnya hamil 2 bulan.

Bahkan perbuatan itu ia lakukan di rumahnya sendiri ketika ibu korban, yang juga istrinya, sedang terlelap tidur.

Menurut AR, di dalam rumah mereka, kamar AN hanya dipisahkan sekat triplek sehingga ia dengan mudah masuk saat korban sedang tertidur pulas.

"Istri juga sedang tidur, jadi ketika malam saya pindah," kata AR dalam pengakuannya, Rabu (26/2/2020).

Dengan dibawah ancaman, AR memaksa korban untuk melyani nafsu bejatnya, tanpa diketahui istrinya.

"Saya cekik, biar tidak ngomong sama ibunya. Istri saya juga sekarang sendang hamil tua," ujarnya.

Satu tahun menyembunyikan aib, ulah AR akhirnya terbongkar.

Sebab, warga di tempatnya tinggal melihat adanya kejanggalan kepada anak korban.

Anak korban, saat sedang menyadap karet, mendadak mual dan muntah-muntah hingga akhirnya menimbulkan kecurigaan.

Warga pun akhirnya menanyai gadis tersebut hingga ia mengaku jika telah hamil dua bulan.

Kepada warga, korban AN juga mengaku hamil lantaran diperkosa bapaknya sendiri.

"Dari laporan tersebut, kita langsung menangkap pelaku di rumahnya. Ia mengakui perbuatannya itu," kata Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dalam pesan singkat.

Yudhi menerangkan, atas perbuatannya itu pelaku dikenakan pasal 81 Ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 76 D UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 285 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

"Pelaku sekarang masih kita periksa, untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ungkap Kapolres.

Miris, Seorang Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

JAKARTA - Polisi membenarkan kabar Vitalia Sesha ditangkap karena narkoba. Manajernya, Oliv pun angkat suara.

"Sebenarnya mungkin baik-baik aja ya, masih baik-baik ajalah ya. Doakan saja semoga baik baik saja," kata manajer Vitalia Sesha, Oliv saat dikonfirmasi.

Oliv belum bisa bicara banyak soal penangkapan itu. Ia juga menyiapkan pengacara untuk masalah tersebut.

"Ya itu kabar aja ya, yang pasti baik-baik aja. Cuma emang dengan kabar ini, kita juga jadi kayak gelisah dan nanti pokonya ada pengacara lah ya," tuturnya.

Begitu juga ketika ditanya lebih lanjut soal penangkapan tersebut. "Ada lah, pokoknya dalam keadaan baik, gitu," ungkapnya.

"Membenarkan saja dulu, AN alias VS diamankan karena tertangkap narkoba," ungkap Kombes Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (26/2/2020).

Vitalia Sesha bukan pertama kali ditangkap karena narkoba. Pada 2015, ia juga pernah ditangkap saat pesta narkoba.

Pemilik nama Andi Novitalia (AN) atau tenar dengan nama keartisan Vitalia Sesha ditangkap tengah pesta narkoba.

Vitalia Shesya Ditangkap Polisi Karena Narkoba, Begini Kata Manajernya

JAKARTA - Polisi kembali menangkap artis terkait kasus narkoba. Kali ini adalah Vitalia Sesha.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan soal penangkapan Vitalia Sesha ini.

"Iya benar," kata Yusri kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Informasi yang dihimpun, Vitalia Sesha ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat. Wanita bernama asli Andi Novitalia ini ditangkap di kawasan Jakarta.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru juga membenarkan penangkapan Vitalia Sesha ini.

Namun dia belum mau membeberkan lebih lanjut soal penagkapan Vitalia Sesha ini.

"Besok dirilis," kata Audie.

Sebelumnya, Vitalia Sesha pernah ditangkap polisi terkait kasus serupa. Dia ditangkap di Pademangan, Jakut pada tahun 2015.

Tuman, Kembali Pakai Narkoba Artis Cantik Vitalia Shesya Ditangkap Polisi

REMBANG JATENG - Sebuah tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Rembang roboh dan mengakibatkan listrik dua kabupaten di Jawa Tengah mati selama dua hari hingga besok. Lokasi tower yang roboh itu kini dipasangi garis polisi.

"Kami pasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian, untuk mengamankan agar warga tidak mendekat ke lokasi, karena berbahaya itu," ujar Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Dolly menjelaskan sejumlah pihak juga telah dimintai keterangan atas kejadian ini. Namun dia belum mengungkap siapa saja pihak yang sudah dimintai keterangan oleh polisi.

"Kami tadi menjenguk korban di RSUD, kasihan masih anak-anak kena kepalanya luka. Kami akan memintai keterangan pihak-pihak terkait. Siapa saja nanti akan kami sampaikan melalui Kasat Reskrim," paparnya.

Manajer ULP PLN Rembang, Arif Setiawan menambahkan kedua korban telah dilarikan ke RSUD Rembang. Kedua korban mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat tower SUTT roboh.

"Ada dua orang korban luka sudah dilarikan ke RSUD. Infonya sudah bergeser ke ruang perawatan. Mereka anaknya pak Lilik, pemilik rumah, luka-luka," kata Arif kepada wartawan, pagi tadi.

Arif mengaku pihak PLN akan bertanggungjawab sepenuhnya. Selain biaya perawatan korban, PLN juga akan menanggung biaya perbaikan rumah yang rusak parah akibat tertimpa tower SUTT PLN.

"Kami berkomitmen akan menanggung semua, mulai biaya perawatan dan proses perbaikan rumah yang tertimpa tower roboh," jelasnya.

Tertimpa Tower Listrik, Dua Warga Rembang Dilarikan Ke RS

PEMALANG - Warga Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, digemparkan dengan temuan kerangka manusia. Kerangka di hutan pinus petak 17 RPH Wisnu ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kapolsek Watumpul, AKP M Subagyo mengatakan temuan tulang kerangka berawal dari kecurigaan dua warga pencari pohon serut untuk bonsai mencium bau busuk, Selasa (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Awalnya ada dua orang yang tidak sengaja mencium bau busuk di sekitar area Hutan Pinus petak 17 setempat", kata M Subagyo.

"Setelah dilakukan pencarian sumber bau busuk tersebut ditemukan tulang kerangka dan batok kepala manusia", lanjut Subagyo.

Atas temuan tersebut keduanya langsung melaporkan ke warga lainnya untuk diteruskan ke Mapolsek Watukumpul. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. "Hasilnya tidak ditemukan tanda atau bekas penganiayaan," katanya.

Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutejo saat dihubungi menjelaskan sejauh ini tidak ada warganya yang kehilangan anggota keluarganya. "Itu (tulang kerangka) bukan warga sini. Tidak ada laporan warga di desa ini yang kehilangan anggota keluarganya," katanya.

Selanjutnya temuan tulang kerangka dan tengkorak kepala ini usai dilakukan pemeriksaan langsung dimakamkan di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang pada Selasa, sekitar pukul 15.00 WIB.

Tulang Manusia Ditemukan Warga Di Pemalang

PEKALONGAN - Akibat diterjang banjir, 1.265 warga Pekalongan masih mengungsi. Wakil Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengungkap sejumlah wilayah di antaranya Kelurahan Tirto dan Pasir Sari masih tergenang Banjir.

"Ya banjir di Kota Pekalongan, sudah turun menyusut demikian juga dengan pengungsian, yang semula 1.776, update terakhir 1265. Genangan jalan-jalan terpantau tadi juga sudah surut semua. Namun dari pantauan kami, seperti di wilayah Kelurahan Tirto, Kelurahan Pasir Kraton Kramat (perkampungan Pasir Sari dan Kramat Sari) masih tergenang," ucap pria yang akrab dipanggil dengan Aap itu kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Meski begitu, debit air Sungai Bremi masih tinggi dan pompa belum bekerja secara maksimal. Kawasan di Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat hingga saat ini masih tergenang.

Aap mengungkap banjir di Kota Pekalongan sangat mengganggu sektor perekonomian. Salah satunya warga Pekalongan yang masih belum bisa bekerja dengan normal karena banjir.

"Kemarin juga kita ke posko mendapat curhatan dari warga tidak dapat bekerja karena lokasi kerjaa juga banjir. Kerja menjahit, batik dan lain sebagaimana," jelasnya.

Selain itu, banjir juga menyebabkan kerusakan jalan karena terendam banjir di antaranya di kawasan Kramat Sari 1,2, 3 Kota Pekalongan.

"Alhamdulilah dari dinas perumahan dan pemukiman (Kota Pekalongan) sudah dianggarkan, mudah mudahan hujan reda, banjir usai, dan bisa dibangun. Karena jalan aspal itu akan rusak karena terendam air dan banjir," jelasnya.

Selain itu, Pemkot Pekalongan juga menggratiskan biaya pelayanan kesehatan untuk korban banjir di RSUD Kota Pekalongan.

"Ke depan kita akan menata drainase yang tidak berjalan dengan baik. Ini penting di Kota Pekalongan. Bukan hanya curah hujan yang tinggi, tetapi hujan satu dua jam, wilayah sudah banjir terendam air," jelasnya.

"Kita sudah melakukan rakor, kemarin dengan Pemprov dan Pemkab Pekalongan untuk bersama-sama mengatasi dan menanggulangi banjir tahunan," pungkasnya.

Diterjang Banjir, Ribuan Warga Pekalongan Mengungsi

KEDIRI JATIM - Saat launching tim, Persik Kediri tancap gas. Skuad Macan Putih mempersiapkan diri menghadapi pertandingan pembuka Liga 1 2020 melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/2/2020) lusa.

Persik harus segera melupakan kekalahan dari tim berjuluk Bajul Ijo 3-1 dalam Piala Gubernur Jawa Timur beberapa waktu. Sebagai tim promosi, Persik harus menunjukkan kapasitasnya sebagai juara Liga 2 musim lalu.

Pelatih Persik, Joko Susilo, mengaku tidak memiliki persiapan khusus menghadapi Persebaya. Joko hanya memberikan porsi latihan yang normal untuk anak asuhnya. “Kita sudah mempersiapkan, kemarin setelah launcing kita sudah mempersiapkan. Semua latihan ini fokus untuk menghadapi Persebaya. Strategi yang disiapkan normal, menyerang, bertahan dan transisi itu saja,”  ungkap Joko Susilo.

Pria yang akrab disapa Getuk ini mengaku, telah memiliki gambaran starting eleven menghadapi Persebaya. Tetapi, nama-nama tersebut enggan untuk dibeberkan ke publik, karena menjadi strategi tersendiri bagi timnya. “Sudah ada gambaran tapi tidak bisa saya sampaikan sekarang.

Tadi juga langsung saya putar terus karena ini untuk motivasi mereka,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Persik terpaksa memulangkan pemain depan Slovenia Patrick Bordoon karena cidera. Tetapi Joko tidak ambil pusing dengan kondisi tersebut, karena masih ada pemain lokal di posisi depan lainnya.

“Saya tidak bisa bicara kalau pemain itu tidak ada. Datangnya kapan juga kan belum. Kalau agen bilangnya datang lusa atau besok, saya tidak akan percaya kalau tidak ada orangnya saat ini. Masih mengandalkan stiker lokal saat melawan Persebaya,” katanya.

Sementara itu, top skor Liga 3 musim lalu Septian Satria Bagaskara saat ini sudah membaik dari cideranya. Bagas diproyeksikan menjadi tumpuan utama striker Persik.

Persiapan Persik Kediri Lawan Persebaya Di Pembuka Liga 1 2020

SURABAYA JATIM - Satreskrim Polrestabes Surabaya menembak mati tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) karena melawan saat ditangkap, Rabu (26/2/2020).

Mereka melawan polisi menggunakan airsoft gun dan pisau saat disergap.

Ketiga bandit sadis asal Malang yang ditembak mati itu adalah Bambang, Wiwid dan Widodo saat beraksi di Jalan Panjang Jiwo Surabaya. Mereka beraksi mencuri motor menggunakan mobil Daihatsu Xenia bernopol N 1571 EB.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan kasus ini bermula saat anggota unit Jatanras mengamankan tiga orang penadah motor curian dikawasan Jalan Kedung Cowek pada, Jumat (21/2) lalu.

"Ketiga pelaku ini terkenal cerdik. Setelah beraksi menggondol sepeda motor, agar tidak ketahuan hasil curiannya itu dimasukkan ke dalam mobil," kata AKBP Sudamiran saat rilis di kamar jenazah RSU dr Soetomo Surabaya.

Saat kendaraan mereka dihentikan, ketiganya turun bersamaan dan mengeluarkan senjata tajam dan senjata air soft gun yang waktu itu dimungkinkan senjata api jenis glock.

"Karena membahayakan keselamatan petugas anggota Unit Jatanras terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ketiganya dibagian tubuh mematikan," ujarnya.

Petugas juga sempat melakukan upaya pertolongan dengan membawa ke RSU dr Soetomo Surabaya. Namun nyawa mereka tidak tertolong saat perjalanan menuju ke rumah sakit.

"Dari tangan ketiga pelaku yang ditembak mati polisi juga disita beragam barang bukti diantaranya motor hasil curian sebuah minibus yang dijadikan sarana kejahatan serta pisau penghabisan. Senjata api jenis air soft gun serta satu buah bom bondet yang kerap digunakan kawanan ini dalam setiap aksinya," terangnya.

Selain menembak mati ketiganya, polisi juga mengamankan 3 penadah motor hasil curian asal Pasuruan yakni Tono, Fahmi dan Jakfar Sodiq.

Ketiganya dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadah hasil kejahatan dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara.

Meresahkan Warga, Pelaku Pencurian Ditembak Mati Polres Surabaya

SIDOARJO JATIM - Seorang wanita bernama Fadillah (47), ibu empat anak ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (26/2/2020).

Korban ditemukan tewas di dekat kamar mandi dalam kondisi bersimbah darah. Korban pertama kali ditemukan Firli, anaknya yang baru pulang dari kuliah.

Melihat itu, Firli langsung berteriak minta tolong. Tak berselang lama, anggota Polsek Gedangan dan Unit Inafis Polresta Sidoarjo datang ke lokasi.

"Anak korban teriak minta tolong sambil menangis. Kata anaknya, ibunya dalam rumah bersimbah darah. Lalu warga melaporkan kejadian itu ke polsek," kata salah satu warga, Asmaniyah.

Sehari-harinya korban tinggal bersama empat anaknya, sedangkan suaminya Sugianto bekerja berlayar.

"Sementara kami masih meminta keterangan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan," jelas Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Iptu Supratman.

Ibu Di Sidoarjo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

MADIUN JATIM - Seorang perempuan cantik Kepergok mencuri pakaian di Pasar Besar Kota Madiun di Jalan Panglima Sudirman. Videonya viral di media sosial.

Video berdurasi 7 detik itu diposting oleh pemilik akun facebook Christian Tian. Postingan video itu tertulis caption 'Macak melas ben di mesakne' (pura-pura memelas biar dikasihani).

Video singkat itu memperlihatkan seorang perempuan muda duduk bersimpuh di lantai. Perempuan berkerudung merah serta berkacamata itu hanya menunduk dan tak berkata sepatah katapun.

Sambil tertunduk, perempuan itu terlihat memangku sebuah pakaian warna hijau yang diduga hasil curian. Di hadapan wanita itu juga terlihat satu tas ransel warga hitam diduga berisi pakaian hasil curian.

Dalam video itu juga terdengar suara seorang wanita yang menyebut warna hijau.

"Hijau-hijau itu loh," ucap wanita dalam suara yang terdengar.

Di sekitar perempuan tersebut terlihat empat pria yang menginterogasi perempuan itu. Dari empat pria.

Kepala Dinas Perdagangan kota Madiun Gaguk Hariono membenarkan bahwa kejadian itu terjadi di pasar besar kota Madiun.

"Memang benar itu kejadian di pasar besar kota Madiun. Kejadian siang kemarin hari Senin," kata Gaguk.

Kepergok Curi Pakaian Dan Celana Dalam Pria, Wanita Cantik Ini Viral


MADIUN JATIM - Sebuah kejadian memalukan Wanita cantik ini mencuri celana dalam pria di pasar Madiun. Saat polisi menginterogasi perempuan cantik yang viral ketahuan mencuri celana dalam pria di Pasar Besar Kota Madiun itu wanita berinisial T (32) itu Ngompol di depan polisi.

"Kita kesulitan untuk memintai keterangan. Tersangka tidak merespons malah ngompol atau pipis (buang air kecil) di Kantor Polsek Taman," ujar Kapolsek Taman AKP Setio Wiyono saat dihubungi wartawan, Selasa (25/2/2020).

Usai ketahuan melakukan pencurian, lanjut Setio, pelaku langsung dibawa ke mapolsek dengan harapan bisa dimintai keterangan. Namun selama satu jam diperiksa, yang bersangkutan hanya diam membisu.

"Hanya satu jam kemarin kita berusaha memintai keterangan. Namun karena tidak merespons kita akhirnya melibatkan tim identifikasi," paparnya.

Sebelumnya, video T saat ketahuan mencuri viral di media sosial. Video berdurasi 7 detik itu di-posting pemilik akun Facebook Christian Tian. Posting-an video itu menyertakan caption 'Macak melas ben di mesakne' (pura-pura memelas biar dikasihani).

Dalam aksinya, ada dua jenis pakaian yang menjadi incaran pelaku. Yakni celana dalam pria dan baju hamil.

"Untuk barang yang dicuri itu ada sempak (pakaian dalam pria), BH, ada juga baju hamil itu. Ini korban kita mintai keterangan. Namun pelaku hanya diam saat ditanyai keluarganya," pungkas Setio.

Wanita Pencuri Celana Dalam Pria Di Madiun Ngompol Di Depan Polisi

KEDIRI JATIM - Untuk mencegah dan menekan stunting, Pemkab Kediri bersama kelompok pembudidaya ikan menggelar kampanye gemar makan ikan untuk anak TK dan ibu hamil.

Kampanye ini dilakukan dengan menyajikan 3.505 gelas cendol ikan yang masuk dalam rekor MURI sekaligus masuk rekor dunia.

Kampanye gemar makan yang meraih rekor MURI ini ikan digelar di Lapangan Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Dalam acara ini panitia menyajikan 3.505 cup dawet dari olahan ikan lele yang jumlah ini masuk dalam rekor Museum Indonesia (MURI). Bahkan penyajian ribuan cup dawet dari olahan ikan lele ini juga memecahkan rekor dunia.

Petugas dari MURI menghitung cup-cup dawet hasil olahan lele yang disiapkan oleh panitia. Dari hasil penghitungan petugas tercatat 3.505 cup dawet lele dan masuk rekor MURI ke 9.427 dan juga masuk rekor dunia.

Senior Manager MURI Ariani Siregar mengatakan kegiatan yang digelar Pemkab Kediri dan kelompok pembudidaya ikan lele ini resmi berhasil memecahkan rekor Indonesia dan bahkan dunia.

"Berdasar penghitungan petugas, tercatat 3.505 cup dawet lele dan masuk rekor MURI ke 9.427 dan juga masuk rekor dunia," ucap Ariani, Selasa (25/2/2020).

Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Arumi Bachsin sekaligus Ketua Forum peningkatan konsumsi ikan/FORIKAN Jatim mengatakan pihaknya sangat mendukung kampanye gemar makan ikan ini sebagai salah satu cara mencegah stunting.

"Kampanye ini juga untuk upaya meningkatkan kosumsi ikan karena di Jawa Timur animo masyarakat untuk mengonsumsi ikan masih rendah, karena gaya hidup masyarakat tidak terbiasa makan ikan. Di Jawa Timur sendiri konsumsi ikan hanya 36 kilogram perorang/pertahun, sedang di Kabupaten Kediri hanya 18 kilogram perorang pertahun," kata Arumi.

Selain Arumi, Bupati Kediri Haryanti juga hadir dan ikut mencoba olahan dawet cendol berbahan dasar ikan lele tersebut. Usai acara, ratusan peserta siswa taman kanak-kanak, guru, dan orang tua langsung mengambil cup dawet hasil olahan lele.

Dengan acara ini masyarakat lebih mengetahui membiasakan mengonsumsi makanan bergizi untuk pertumbuhan anak-anak.

3.505 Cup Dawet Lele Pecahkan Rekor Dunia di Kediri

BONDOWOSO JATIM - Untuk mencari kepala korban Pembunuhan, Polisi akhirnya mendatangkan anjing pelacak (K9) untuk mencari keberadaan kepala korban.

Selain itu, polisi juga telah mendatangkan tim Inafis Polda Jatim.

"Masih terus kami kembangkan. Jadi, biarkan kami bekerja dulu agar segera terungkap," kata Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, dikonfirmasi di Mapolres, Jalan Veteran Selasa (25/2/2020).

Dia menambahkan saat ini tim sedang turun ke lapangan. Tim tersebut merupakan tim gabungan dari berbagai fungsi di kepolisian Bondowoso. Mereka melakukan penyelidikan secara intensif.

"Mohon doanya, agar segera terungkap. Nanti saya kabari lagi kalau ada perkembangan," tandas mantan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat ini.

Pantauan di lapangan, anjing pelacak yang didatangkan langsung dari Polres Banyuwangi langsung diturunkan ke TKP. Dengan dibantu pawangnya, hewan yang tampak sudah terlatih itu langsung mengendus-endus lokasi.

Dimulai dari tempat awal ditemukannya mayat, anjing pelacak itu sempat berputar-putar sebentar. Lalu mengendus beberapa objek, lantas menyusur pematang sawah.

Sambil terus mengendus, si anjing terus bergerak menyusuri jalanan setapak yang ada area persawahan tersebut. Sementara sang pawang terus mengikutinya.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Hingga kini, upaya anjing pelacak tersebut belum berhasil. Penelusuran dengan anjing pelacak itu akhirnya dihentikan sementara.

"Untuk sementara anjing pelacak kami hentikan dulu, sambil nunggu perkembangan. Jika nanti dibutuhkan kembali, akan diturunkan lagi," terang sumber di kepolisian.

Polres Bondowoso Turunkan Anjing Pelacak Untuk Cari Kepala Korban

Loading...