Sunday, May 20, 2018

Silsilah Garis Keturunan Kerajaan Kediri Jawa Timur

Kerajaan Kediri merupakan kerajaan paling tua di Indonesia, khususnya di Wilayah Jawa. Dari Kerajaan ini pula raja raja besar di tanah Jawa terlahir.

Kuwaluhan.com

Menurut babad Jawa dan paham-paham yang diturunkan dalam buku kuno Jawa, ada yang meyakini bahwa Bhatara Brahma adalah nenek moyang dari raja-raja di tanah Jawa. Bhatara Brahma menikah menikah dengan Dewi Larasati dan memperoleh seorang putra yang diberi nama Sri Brahmana Raja.

Selanjutnya Sri Brahmana menikah dengan Dewi Sri Huma dan melahirkan seorang putra yang diberi nama Hyang Wisnumurti. Dialah yang menggantikan ayahnya di kala wafat dengan gelar Prabu Tetrusta, sedangkan kerajaannya diberi nama Kerajaan Diling Jaya.

Prabu Tetrusta pun menikah dengan Retnawidati, yaitu putri dari Hyang Sumantra. Dari pernikahan tersebut lahirlah Prabu Parikenan. Selanjutnya Prabu Parikenan menikah dengan bibinya, putri dari Hyang Wisnu. Mereka memperoleh seorang putra bernama Resi Manumanasa.

Resi ini akhirnya juga menikah dengan bidadari bernama Retna Nilawati, yang kemudian melahirkan seorang putra bernama Putra Sakri. Setelah dewasa Putra Sakri menikah dengan Dewi Sakti dan memperoleh keturunan Prabu Ngastina yang bergelar Prabu Palasara.

Sebagaimana diketahui, Dewi Sakti adalah putri Raja Sri Wedari yang terkenal dengan gelar Prabu Parta Wuijaya. Palasara (Prabu Ngastina) selanjutnya menikah lagi dengan Dewi Durgandini, yaitu putri Basukiswara dari Kerajaan Wirata.

Dari pernikahan ini, mereka mempunyai keturunan bernama Krisnadipayana. Putra ini kemudian menikah dengan Dewi Ambika, seorang putri dari Raja Glantipura. Dari mereka lahirlah tiga putra, di antaranya adalah Dewantara.

Dewantara menikah dengan dua istri sekaligus, yaitu Dewi Kunti dan Dewi Madrim. Perkawinannya dengan Dewi Kunti melahirkan para kesatria, yaitu : Prabu Yudhistira, Arya Werkudara, dan Dananjaya (Arjuna). Sementara dari Dewi Madrim berputrakan Arya Nakula dan Arya Sadewa.

Satu dari kelima putra ini ada yang beristrikan tujuh perempuan, yaitu Dananjaya alias Arjuna. Dari salah satu istrinya yaitu Dewi Sembadra, Dananjaya memiliki keturunan dengan nama Arya Abimanyu, yang setelah dewasa beristrikan Siti Sundari dan Dewi Hutari. Dari Dewi Hutari Abimanyu memperoleh keturunan bernama Arya Parikesit yang selanjutnya menjadi Prabu di Hastina.

Arya Parikesit pun memiliki lima orang istri. Namuin hanya dari istrinya yang bernama Dewi Tapen ia mempunyai seorang puttra yang kemudian menjadi Prabu Yudana. Prabu ini mempunyai keturunan bernama Gendrayana dan Sudarsana. Dari sinilah poin yang penting mengenai sosok Jayabaya. Sebab Jayabaya adalah keturunan dari Gendrayana.

Sebenarnya Gendrayana atau Raja Widarba memiliki saembilan istri yang masing-masing melahirkan seorang putra, diantaranya Raden Noyorono. Dialah yang menggantikan kedudukan ayahnya sebagai raja Widarba dan bergelar Prabu Jaya Purusa, yang pada akhirnya mendirikan satu kerjaan bernama Daha atau Kediri.

Karena pada akhirnya Prabu Jaya Purusa semakin terkenal dan dipandang sebagai raja seorang bangsawan, maka namanya diganti menjadi Prabu Jayabaya.

Berdasarkan keterangan tersebut, dapat ditarik suatu urutan silsilah Raja Jayabaya dari awal (Nabi Adam) sapai keturunannya raja-raja Kediri sebagai berikut :


  • Nabi Adam (sang Hyang Janmawalijaya atau sang Hyang Adhama)
  • Nabi Syits (sang Hyang Syta)
  • Sayid Anwar (sang Hyang Nur Cahya)
  • Sang Hyang Nurasa
  • Sang Hyang Wenang (sang Hyang Wisesa)
  • Sang Hyang Manik Maya (Bhatara Guru)
  • Bhatara Brahma atau Sri Maha Punggung atau Dewa Brahma
  • Bhatara Sadana (Brahmanisita)
  • Bhatara Satapa (Tritusta)
  • Bambang Parikenan
  • Resi Manumayasa 
  • Bambang Sekutrem
  • Begawan Sakri
  • Begawan Palasara
  • Begawan Abiyasa (Maharaja Sanjaya)
  • Pandu Dewanata
  • Dananhaya (Raden Arjuna)
  • Raden Abimanyu
  • Prabu Parikesit
  • Prabu Yudayana
  • Prabu Yudayaka (Jaya Darma)
  • Prabu Gendrayana
  • Prabu Jayabaya
  • Prabu Jaya Amijaya 
  • Prabu Jaya Amisena
  • Raden Kusumawicitra
  • Angling Darma
  • Raden Citrasuma
  • Raden Pancadriya
  • Raden Anglingdriya
  • Prabu Suwelacala
  • Prabu Sri Maha Punggung 
  • Prabu Kandihawan (Jayalengkara) 
  • Resi Gatayu 
  • Resi Lembu Amiluhur 
  • Raden Panji Asmara Bangun (Inu Kertapati) 
  • Raden Kudalaweyan (Mahesa Tandreman) 
  • Raden Banjaran Sari 
  • Raden Munding Sari 
  • Raden Munding Wangi 
  • Prabu Pamekas  
  •  Raden Jaka sesuruh (Raden Wijaya, raja Majapahit) 
  • Prabu Taruma (Bhre Kumara) 
  • Gajah Mada
  • Prabu Hardaningkung (Brawijaya I) 
  • Prabu Hayam Wuruk 
  • Raden Putra 
  • Prabu Partawijaya
  • Raden Angkawijaya (Damarwulan) 
  • Bhatara Kathong.
Jika ada kekurangan mohon beri kami masukkan.

Pengertian Habib (Sayyid) dalam keturunan Nabi Muhammad SAW

Habib atau Syarif dahulu kala disebut dengan panggilan Sunan, yang dijuluki untuk Wali Songo khususnya di negeri Indonesia kita ini.

Kuwaluhan.com

Habib adalah cucu keturunan Nabi Muhammad SAW dari anak putri Nabi Muhammad SAW yang bernama Sayyidatina Fatimah. Sebagaimana yang tertera di dalam sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini :

Semua nasab itu dari laki-laki, kecuali nasab ku dari Fatimah putriku”

Lalu dari hasil pernikahan Sayyidatina Fatimah dengan Sayidina Ali ra, lahirlah 2 orang putra yang bernama Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein, dan dari keduanya memiliki keturunan sampai hari Kiamat.

Dari garis keturunan Sayyidina Hasan yang dikenal keturunannya yaitu Tuan Syekh Abdul Qadir Al Jailani, serta dari garis keturunan Sayyidina Husein seperti diantaranya disebut dengan Assegaf, Al Haddad, Al Idrus, Al Atthos, Syekh Abu Bakar dan masih banyak lagi yang lainnya, mereka semua itu disebut dengan Habaib.

Habib adalah penerus mutlak cucu Nabi Muhammad SAW, Habib di seluruh dunia ini diakui ilmunya yang rata-rata bermazhab Ahli Sunnah Wal Jama’ah dan lebih banyak bermazhab kepada Imam Syafi’I, rata-rata beliau berasal dari Negeri Yaman. Ilmu-ilmu beliau banyak dan cepat diterima oleh masyarakat dunia, khususnya di negeri indonesia.

Di Hadromut (Yaman Selatan) kita mengenal Al Habib Abdullah Bin Alwi Al Haddad, yang mana kitab karangan beliau ini banyak digunakan oleh para ulama dari seluruh penjuru dunia khususnya di Indonesia. Kitab karangan beliau yang sering kita jumpai dan kita kenal adalah Nasahdiniyah yang artinya nasihat-nasihat agama.

Begitu banyak ilmu-ilmu Rosululloh SAW yang dikarang oleh para habaib yang berdasarkan kepada Al-Qur’an dan hadits-hadits. Ketahuilah mencintai mereka para habaib adalah wajib dan haram hukumnya membenci mereka sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :

Barangsiapa yang mencintai keluargaku maka wajib bersamaku di dalam syurga dan barang siapa yang membenci keluargaku maka haram baginya mendapatkan syafa’atku nanti di hari kiamat”

Ingatlah mereka para habah bagaikan bintang-bintang tanda aman ahli langit dan keluarga Nabi Muhammad SAW adalah tanda pangaman untuk ummatnya, maka kita tidak aneh bila ada para habaib pengikut mereka atau pencinta mereka makin bertambah di seluruh penjuru dunia karena mereka adalah karunia yang besar untuk ummat Nabi Muhammad SAW sebagai jalan menuju ridho Allah SWT dan tiada jalan yang lebih baik kecuali jalannya para habaib yang mengikuti kakek moyang beliau dan salaf-salaf beliau yang terpancar kebenarannya di muka bumi ini.

Sebutan/gelar habib di kalangan Arab Indonesia dinisbatkan secara khusus terhadap keturunan Nabi Muhammad SAW melalui Fatimah AzZahra dan Ali Bin Abi Thalib. Habib yang datang ke Indonesia mayoritas adalah keturunan Husain bin Fatimah binti Muhammad.

Diperkirakan di Indonesia terdapat sebanyak 1,2 juta orang yang masih hidup yang berhak menyandang sebutan ini. Di Indonesia, habib semuanya memiliki moyang yang berasal dari Yaman . khususnya Hadramaut.

Berdasarkan catatan organisasi yang melakukan pencatatan silsilah para habib ini, Ar-Rabithah,ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang dapat menyandang gelar ini (disebut muhibbin) dari 114 marga. Hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar habib.

Dalam perkembangannya, khususnya di kalangan masyarakat muslim indonesia, gelar ini tidak hanya disandang oleh para da'i dari Yaman saja, karena warga telah memuliakan mereka sebagai pemimpin mereka tanpa melihat asal-usul keturunan dengan alasan seorang menjadi alim tidak diakibatkan oleh asal keturunannya.

Selain itu terjadi pula pelanggaran terhadap aturan, dengan menarik garis keturunan secara matrlineal(keturunan dari perempuan juga diberi hak menyandang "habib") walaupun akhirnya pernyataan ini hanyalah sebuah fitnah dari kaum orientalis untuk menghilangkan rasa hormat masyarakat ndonesia terhadap kaum kerabat Nabi Muhammad.

Para habib sangat dihormati pada masyarakat muslim Indonesia karena dianggap sebagai tali pengetahuan yang murni, karena garis keturunannya yang langsung dari Nabi Muhammad. Penghormatan ini sangat membuat gusar para kelompok anti-sunnah yang mengkait-kaitkan hal ini dengan bid'ah.

Para Habaib (jamak dari Habib) di Indonesia sangatlah banyak memberikan pencerahan dan pengetahuan akan agama islam. Sudah tak terhitung jumlah orang yang akhirnya memeluk agama islam ditangan para Habaib.

Gelar lain untuk habib adalah Sayyid. Syed, Sidi (Sayyidi), Wan (Ahlul Bait) dan bagi golongan ningrat (kerajaan) disebut Syarif/Syarifah. Para habib terdapat pada golongan (firqoh) Sunni maupun Syiah seperti Ayatullah Ruhollah Khomeini. Kelak di akhir zaman, Imam Mahdi akan muncul dari keturunan Nabi Muhammad sendiri (habib).

Wallohua'lam Bisshowab

Itulah pengertian tentang Habib atau Sayyid. Jika ada kekurangan alangkah senangnya jika anda mau menambahkan.

Inilah Silsilah dan Garis Keturunan Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan yatim, yaitu wafatnya ayah beliau (Abdullah) sekitar umur tujuh bulan dalam kandungan ibundanya (Siti Aminah). Beliau lahir pada tahun gajah, karena bertepatan dengan peristiwa penyerangan tentara bergajah yang dengan sengaja datang untuk menghancurkan Ka’bah. 

Tentara bergajah tersebut adalah pasukan dari raja Habasyah yang semuanya menunggang gajah yang selanjutnya dihancurkan oleh Allah dengan serangan burung Ababil, seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-fiil ayat 1-5.

Nabi Muhammad SAW adalah seorang Rasul Allah yang terlahir dari keluarga terhormat yaitu dari suku Quraisy. Beliau bersambung keturunannya kepada Nabi Ismail bin Ibrahim ‘alaihimassalam. Bersambung juga keturunannya kepada Nabi Nuh ‘alaihissalam.

Kuwaluhan.com

Selanjutnya kepada Nabi Syits ‘alaihissalam(bukan seorang rasul tapi seorang Nabi) putra Nabi Adam ‘alaihissalam. Nabi Muhammad SAW adalah keturunan Nabi Adam ‘alaihissalam yang ke-50 (lima puluh).

Berikut ini silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW Ke atas sampai Nabi Adam :


  • Adam ‘alaihissalam.
  • Syits ‘alaihissalam, 
  • Yanish, 
  • Qinan, 
  • Mahlil, 
  • Yarda, 
  • Akhnukh (Idris ‘alaihissalam), 
  • Mutusyaikh, 
  • Lamik, 
  • Nuh ‘alaihissalam, 
  • Sam, 
  • Arfakhsyad, 
  • Syalikh, 
  • Aybir, 
  • Falikh, 
  • Ra’u, 
  • Saru’, 
  • Nahur, 
  • Tarih (Azar), 
  • Ibrahim ‘alaihissalam, 
  • Ismail ‘alaihissalam, 
  • Nabit, 
  • Yasyjub, 
  • Ya’rub, 
  • Tayrah, 
  • Nahur, 
  • Al-Muqawwam, 
  • Udad, 
  • Adnan, 
  • Ma’ad, 
  • Nizar, 
  • Mudhar, 
  • Ilyas, 
  • Mudrikah, 
  • Khuzaima, 
  • Kinanah, 
  • An-Nadhr, 
  • Malik, 
  • Fihr (Quraisy), 
  • Ghalib, 
  • Luayy, 
  • Ka’ab, 
  • Murrah,  
  • Kilab Qushoi, 
  • Abdi Manaf, 
  • Hasyim, 
  • Abdul Muthalib (Syaibah), 
  • Abdullah, 
  • Muhammad saw, bin


Nama-nama Rasulullah SAW

Jubair bin Mut’im berkata:

“Rasulullah SAW bersabda: ‘Saya adalah Muhammad, saya adalah Ahmad, saya adalah al-Mahi yang dengan sebabku Allah SWT menghapus kekufuran, saya adalah al-Hasyir yang mengumpulkan manusia, saya adalah al-A’qib yang tidak ada nabi lagi setelahku.’” (Hadits sahih diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Abu Musa Abdullah bin Qais berkata:

“Rasulullah SAW memberikan dirinya beberapa nama di antaranya ada yang kami hafal. Beliau mengatakan: ‘Saya Muhammad, saya Ahmad, saya al-Muqaffi, saya Nabi taubat dan Nabi rahmat.’ Dalam riwayat lain: ‘dan Nabi peperangan.’ Hadits sahih diriwayatkan oleh Muslim.

Jabir bin abdillah berkata:

“Rasulullah SAW bersabda: ‘Saya Ahmad, saya Muhammad, saya al-Hasyir (yang mengumpulkan), saya al-Mahi (yang dengan sebabku Allah SWT menghapus kekefuran), dan pada hari kiamat nanti panji kemuliaan berada di tanganku. Aku pemimpin para rasul dan pemilik syafaat mereka.”

Allah SWT memberikan nama kepadanya di dalam Al-Quran dengan nama Basyir (pembawa kabar baik), Nadzir (pembawa berita buruk), Rauf (lemah lembut), Rahim (penyayang), dan Rahmatan lilalamin (pembawa rahmat buat alam semesta).

Istri-Istri Rasulullah Setelah Siti Khadijah wafat :

1. Saudah binti Zam'ah
2. Aisyah binti Abu Bakar
3. Hafshah binti Umar bin Khatab
4. Ummu Habibah binti Abu Sufyan
5. Ummu Salamah Hindun binti Abi Umayyah
6. Zainab binti Jahsyin
7. Juwairiyah binti Al-Harits bin Abi Dhiror
8. Shafiyyah binti Huyay bin Akhtab
9. Maimunah binti Al-Harits Al-Hilaliyah

Keturunan Rasulullah dari Siti Khadijah :

Putra Rosulalloh

Al-Qasim, Abdullah & Thayyib
Ketiganya meninggal waktu usia masih kecil

Putri Rosulalloh

-Zainab menikah dgn Abil Aash ibnu Rabi' bin Abdus Syam
-Ruqayah menikah dgn Utbah bin Abi Lahab
-Ummu Kaltsum menikah dgn Utaibah bin Abi Lahab
-Fatimah Az-Zahra menikah dgn sayidina Ali bin Abi Thalib r.a

Itulah Silsilah dan Garis Keturunan Nabi Muhammad SAW.

Wallohua'lam Bisshowab

Inilah Garis Keturunan Nabi Ibrahim As

Dalam Al Quran disebutkan nama 25 orang nabi. Tetapi itu tidaklah berarti bahwa nabi-nabi hanya sejumlah 25. Sebelum Nabi Muhammad SAW, Allah mengutus nabi dan rasul kepada setiap bangsa.

Kuwaluhan.com

Nabi Ibrahim AS adalah bapak dari 18 orang nabi, yaitu Nabi-Nabi:

  • Isma‘il, 
  • Ishaq, 
  • Ya’qub, 
  • Yusuf, 
  • Ayyub, 
  • DzulKifli, 
  • Syu’aib, 
  • Yunus, 
  • Musa, 
  • Harun, 
  • Ilyas, 
  • Ilyasa’, 
  • Daud, 
  • Sulayman, 
  • Zakariyya, 
  • Yahya, 
  • Isa ‘Alahi Salam, 
  • Muhammad SAW.


Berikut ini adalah silsilah keturunan Nabi Ibra-hiym AS.

Nabi Ibrahim AS mempunyai 3 orang putera, yaitu Nabi Isma‘il AS beribukan Hajar, Nabi Isha-q AS beribukan Sarah dan Madyan (bukan nabi), beribukan Katurah.

GENERASI PERTAMA SESUDAH NABI IBRA-HIYM AS

Nabi Isma‘il AS menurunkan:
  • Haidar – Jamal – Sahail – Binta – Salaman – Hamyasa – ‘Adad – ‘Addi – Adnan – Ma’ad – Nizar – Mudhar – Ilyas – Mudrikah – Khuzaimah – Kinanah – Nadhar – Malik – Fihir – Ghalib – Luaiy – Ka’ab – Murrah – Kilab – Qushay – ‘Abdul Manaf – Hasyim – ‘Abdul Muththalib – ‘Abdullah – NABI MUHAMMAD SAW.
Nabi Isha-q AS mempunyai 2 orang putera yaitu Isu (bukan nabi) dan Nabi Ya’qub AS, kemudian bernama Isra-iyl, sehingga keturunannya dinamakan Bani Israil.

Madyan menurunkan: 

  • Nabit – Iya – Syafun – Nabi Syu’aib AS (menjadi mertua Nabi Musa AS)


GENERASI KEDUA SESUDAH NABI IBRAHIM AS

Isu menurunkan:

  • Anwas – Nabi Ayyuwb AS – Nabi Dzulkifli AS, Nabi Ya’quwb AS, (Israil) mempunyai 12 orang putera, dan dari ke-12 orang ini terbentuklah 12 suku Bani Israil. Yang disebutkan di sini hanya 4 orang di antaranya saja, yaitu yang menjadi nabi dan mempunyai keturunan nabi: 
1. Nabi Yusuf AS,
2. Lawi (Wardun),
3. Yahuza (Ra’sun), dan
4. Bunyamin.

GENERASI KETIGA SESUDAH NABI IBRAHIM AS

Nabi Yuwsuf AS mempunyai tiga orang anak. Ketiga anaknya tidak ada yang menjadi nabi.

Lawi (Wardun) menurunkan: 

  • Kahis 
  • Yashar 
  • Imran. 


Adapun Imran mempunyai 2 orang anak semuanya menjadi nabi, yaitu Nabi Musa AS (keturunannya tidak ada yang nabi) dan Nabi Ha-ruwn AS(17).

Nabi Ha-ruwn AS menurunkan: 

  • Izhar 
  • Fanhas. 


Adapun Fanhas ini berputra 2 orang yaitu Yasin dan Ukhtub. Yasin memperanakkan Nabi Ilya-s AS, sedangkan Yasin memperanakkan Nabi Ilyasa-‘AS.

Yahuza (Ra’sun) menurunkan: 

  • Baras
  • Hasrun 
  • Raum 
  • Umainizab 
  • Yawksawn 
  • Salmun 
  • Yu’ar 
  • Ufiz
  • Isya 
  • Nabi Da-wud AS
  • Nabi Sulayma-n AS

Bunyamin menurunkan:

  •  Abumatta 
  • Matta 
  • Nabi Yunus AS


Silsilah selanjutnya dimulai dari Nabi Sulaiman AS yaitu:

GENERASI KE-14 SETELAH NABI IBRAHM AS

Nabi Sulayma-n menurunkan:

  • Raji’un (Roboam)  
  • Ababa (Abia).


Adapun Ababa memperanakkan Sahfasat dan Radim.

Sahfasat menurunkan: 
Salum – Nakhur – Shadiqah – Muslim – Sulaiman – Daud – Yaksan – Shaduk – Muslim – Adam – Yahya – Nabi Zakariya AS – Nabi Yahya AS.

Radim menurunkan: 
Yahusafat – Barid – Nausa – Nawas – Amsaya – Izazaya – Au’am – Ahrif – Hizkil – Misyam – Amur – Sahim – ‘Imra-n – Maryam – Nabi’Isa AS.

Selanjutnya silsilah asal-usul Nabi Ibrahim AS.

Silsilah ini menanjak ke atas hingga Nabi Adam AS


  • Nabi Ibrahim AS 
  • Tarikh (Thara) 
  •  Nakhur – Sarugh 
  • Urghu (Ragau) 
  • Falikh 
  • Abir 
  • Syalikh (Sala) 
  • Finan 
  • Arfakhsyadz 
  • Sam 
  • Nabi Nuh AS
  •  Lamik 
  • Matusalkh 
  • Mahanaukh (Enoch) – – – –dan – – – seterusnya, berapa jumlah generasi antaranya hanya Allah Yang Maha Tahu – Yarid – Mahkail – Qinan – Anwas – Syisy (Seth) – Nabi Adam AS.


Sebagai tambahan, dari Yarid hingga sejumlah beberapa generasi ke bawah – Yardukil – Nabi Idris AS.

Adapun Sam selain memperanakkan Arfakhsyadz juga memperanakkan antara lain Iram, Amu dan Kursyun.

Iram menurunkan: 
Aush – Ad – Khulud – Riba – ‘Abdullah – Nabi Hud AS – Haran – Nabi Luth AS.

Amu menurunkan:
Tsamud – Hadzir – ‘Ubayd – Masih – Asif – Ubaid – Nabi Shalih AS.
Kursyun menurunkan: 
San’ar – Kana’an – Namruj, yaitu raja yang membakar Nabi Ibrahim AS.

Wallohua'lam Bisshowab

Garis keturunan dan Silsilah Nabi Nuh As

Dalam Islam, Nuh adalah nabi keempat sesudah Adam, Syits, dan Idris. Ia merupakan keturunan kesembilan dari Adam. Ayahnya adalah Lamik (Lamaka) bin Metusyalih (Matu Salij) bin Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qianan bin Anus bin Sit bin Adam. Antara Adam dan Nuh ada rentang 10 generasi dan selama periode kurang lebih 1642 tahun.


Nuh hidup selama 950 tahun. Ia mempunyai istri bernama Wafilah, sedangkan beberapa sumber mengatakan istri Nuh adalah Namaha bin Tzila atau Amzurah bin Barakil dan memiliki empat orang putra, yaitu Kana’an, Yafith, Syam dan Ham.

Ibnu Thabari menceritakan setelah kapal berlabuh di pegunungan Ararat, ia kemudian membangun suatu kota di daerah Ararat (Qarda) di suatu areal yang termasuk Mesopotamia dan menamakan kota tersebut Themanon (Kota delapan Puluh) karena kota tersebut dibangun oleh orang yang beriman yang berjumlah 80 orang. Sekarang tempat tersebut dikenal dengan nama Suq Thamanin.

Ibnu Abbas kemudian menceritakan bahwa Nuh membangun kota Suq Thamanin dan semua keturunan Qayin dibinasakan. Menurut Al-Harith dari Ibnu Sad dari Hisham bin Muhammad dari ayahnya dari Abu Shalih dari Ibnu Abbas berkata ”ketika Suq Thamanin menjadi penuh dengan keturunan Nuh mereka berpindah ke Babylon dan membangun kota tersebut.

Abd al Ghafar menceritakan ketika kapal berlabuh di bukit Judi pada hari Ashura.

KETURUNAN NABI NUH


Ibnu Ishaq mengatakan bahwa Nuh mendoakan ketiga putranya. Nuh mendoakan keturunan Sam menjadi nabi-nabi dan rasul. Nuh mendoakan keturunan Yafith untuk menjadi raja-raja, sedangkan dari keturunan Ham dia doakan agar menjadi abdi dari keturunan Yafith dan Sam.

Ketika Nuh menginjak usia lanjut, ia mendoakan agar keturunan Gomer dan Kush menjadi raja-raja, karena mereka berdua ini melayani kakeknya disaat usianya lanjut.

Ibnu Abbas menceritakan bahwa keturunan Sam menurunkan bangsa kulit putih, yafith menurunkan bangsa berkulit merah dan coklat, Sedangkan ham menurunkan bagsa Kulit hitam dan sebagian kecil berkulit putih.

PUTRA-PUTRI NABI NUH


  • Kana’an bin Nuh

Dari keempat putra Nuh, hanya tiga orang yang selamat dari bencana banjir, karena taat serta mengikuti ajaran yang dibawa ayahnya. Adapun seorang anaknya lagi yang tertua, yaitu Kan’an, tewas tenggelam. Nuh merasa sedih karena anaknya tidak mau mengikuti ajarannya. Sedangkan menurut Hasan Al Basry berpendapat bahwa Kan’an adalah anak tiri Nuh yaitu anak dari isterinya yang durhaka.


  • Yafith bin Nuh


Ibnu Thabari menyebutkan istri Yafith bernama Arbasisah binti Marazil bin Al Darmasil bin bin Mehujael bin Akhnukh bin Qayin bin Adam dan darinya Yafith menurunkan 7 orang anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan, yaitu Gomer, Marihu, Wa’il, Hawwan, Tubal, Hawshil dan Thiras. Anak perempuan dari Yafith adalah Shabokah.


  • Sam bin Nuh


Ibnu Thabari menyebutkan istri Sam bernama Shalib binti Batawil bin Mehujael bin Akhnukh bin Qayin bin Adam dan darinya Sam menurunkan Arfaqsyad, Asshur, Lud, Elam, dan Aram.


  • Ham bin Nuh


Ibnu Thabari menyebutkan istri Ham bernama Nahlab binti Marib bin Al Darmasil bin bin Mehujael bin Akhnukh bin Qayin bin Adam dan darinya Ham menurunkan 4 orang anak laki-laki, yaitu Kush, Put, Kanaan dan Qibthy atau Misraim.

Menurut Ibnu Ishaq tidak diketahui apakah Aram adalah satu ibu atau dari ibu yang berbeda dengan anak Sam lainnya. Sam berdiam di Mekkah dan dari keturunannya yaitu Arpaksyad menurunkan nabi dan rasul. Kemudian dari nya menurunkan bangsa Arab dan bangsa Mesir kuno. Keturunan Yafith menjadi raja untuk wilayah non arab seperti Turki, Khazar dan Persian yang raja terakhirnya adalah Yazdajird bin Shahriyar bin Abrawizyang masih merupakan keturunan Gomer bin Yafith bin Nuh.

Keturunan Sam berdiam di Majdal yang berada dipusat bumi yang daerah tersebut berada di Satidama (suatu daerah bagian utara Irak atau dibagian Timur Anatolia), diantara Yaman dan Syria. Tuhan memberikan mereka scripture, dan kendahan dan kenabian dan memberikan warna kulit yang coklat dan putih.

Bangsa Ad berkembang di suatu lembah yang dinamakan Al Shihr (Bagian Selatan Arabia menghadap lautan Hindia) dan dibinasakaan disana disuatu lembah yang dinamakan lembah Mughith.

Kemudian Mahrah menetap di lembah Al Shihr. Ubayl berkembang di wilayah Yasthrib, Amalek berkembang di Sana sebelum dinamakan Sana. Beberapa dari keturunan Amalek kemudian pergi ke Yastrib dan mengusir bangsa Ubayl, yang kemudian Jubayl berkembang di wilayah Juhfah, tapi banjir membinasakan mereka sehingga dinamakan wilayah tersebut Al-Juhfah (tempat penyapuan).

Thamud berdiam di Hijr dan disekitarnya dan dibinasakan disana. Tasm dan Judays berdiam di Yamamah dan kemudian dibinasakan, ketika Umaym memasuki wilayah Al Abar (Wabar, suatu tempat di Yaman) dan dibinasakan disana. Desekitar Yamamah dan Al Shihr tidak ada yang bepergian disana karena wilayahnya telah dikuasai Jin. Daerah tersebut dikenal dengan Ubar karena berasal dari nama Abar bin Umaym.

Keturunan Joktan bin Eber memasuki Yaman dan kemudian menamakannya Yaman yang berarti Selatan. Beberapa kaum dari Kanaan memasuki Syria yang namanya adalah Al-Sha’m maka dari itu wilayah Syria dahulu dikenal dengan nama Syam.

Diceritakan dari Damrah bin Rabiah dari Ibnu Ata dari Ayahnya bahwa Ham menurunkan keturunan yang berkulit hitam dan berambut keriting. Rambut mereka tipis. Yafith menurunkan keturunan yang berwajah datar dan bermata kecil atau sipit, sedangkan Sam menurunkan keturunan yang berwajah tampan dan berambut indah.

CUCU NABI NUH

Keturunan Ham


  • Kushh bin Ham: Ibnu Thabari menyebutkan istri Kush bernama Qarnabil binti Batawil bin Tiras dan darinya menurunkan Habsyah, Hind dan Sind.
  • Phut bin Ham: Ibnu Thabari menyebutkan istri Phut bernama Bakht binti Batawil. Put kemudian berdiam bersama keturunan Kush yaitu Hind dan Sind di wilayah India.
  • Kan`an bin Ham: Ibnu Thabari menyebutkan istri Kanaan bernama Arsal binti Batawil bin Tiras dan darinya menurunkan bangsa berkulit hitam atau negro, Nubia, Fezzan, Zanj dan Zaghawah.
  • Mizraim bin Ham: Ibnu Thabari menyebutkan keturunan Mizraim adalah bangsa Koptik dan Barbar. 
  • Egyptus binti Ham: Anak Ham yang satu ini adalah seorang wanita.

Keturunan Sam
  • Lud bin Sam: Ibnu Ishaq menyebutkan Lud kawin dengan anak perempuan Yafith yaitu Shakbah dan melahirkan baginya Faris, Jurjan, dan ras yang mendiami wilayah Persia. Kemudian dari Lud lahir pula Tasm dan Imliq tapi tidak diketahui apakah mereka stu ibu atau tidak dengan Faris bin Lud. Imliq berdiam di wilayah tanah suci.Imliq kemudian menurunkan bangsa Amalek yang kemudian menyebar di wilayah Uman, Hijaz, Syria dan Mesir. 

Dari keturunan Lud ini melahirkan bangsa bangsa perkasa di Syria yang disebut dengan bangsa Kanaanit. Dari Lud juga menurunkan Firaun Mesir, penduduk Bahrayn dan ‘Uman yang kemudian dikenal dengan bangs Jasim. Penghuni Madinah seperti Bani Huff, Sa’d bin Hizzan, Banu Matar dan Banu Al-Azraq, Penduduk Najd yaitu Badil dan Rahil, Penduduk Tayma adalah keturunan dari Lud bin Sham.

Bani Umaym bin Lud berdiam di Wabar yang merupakan daerah gurun yang dikenal dengan gurun Alij dan berkembang disana. Kemudian mereka berbuat ingkar disana dan akhirnya Allah menghancurkan mereka. Satu-satunya suku mereka yang tersisa dari bencana tersebut adalah suku Nasnas.

Tasm bin Lud berdiam di Yamamah (kota kuno Bahrayn). Dari keturunan Lud seperti Tasm, Amalek, Umaym dan Jasim menggunakan dialek arab, sedangkan dari keturunan Lud yang lain seperti Faris menggunakan dialek Farsi.

Keturunan Lud bin Sham dan termasuk keturunan Madhay bin Yafith kemudian pergi menuju Gomer dan Gomer kemudian menjaga mereka dan membiarkan mereka berkembang di wilayahnya. Dari bangsa Madhay ini menurunkan bangsa Media yang salah satu rajanya adalah Cyrus Agung.

Salah satu bangsa Barbar adalah keturunan dari Thamila bin Marib bin Faran bin Amr bin imliq bin Lud bin Sham. Bangsa yang pertama kali berbicara dengan bahasa Arab adalah Imliq bin Lud setelah kepindahannya dari Babylonia.


  • Aram bin Sam: Aram bin Shem menurunkan Uz, Mash, Gether dan Hul. Kemudian Uz menurunkan Gether, ‘Ad dan Ubayl. Gether bin Aram menurunkan Tsamud dan Judays. Mereka ini berbicara dengan bahasa Arab Mudari. 

Mereka ini dikenal dengan Arab Aribah atau arab asli karena dari merekalah bahasa Arab berasal. Dari keturunan Aram dan Lud ini melahirkan bangsa Arab pertamaatau bangsa Arab Aribah.‘Ad berdiam di gurun disekitar jalan menuju Hadramaut di Yaman. Thamud memahat pegunungan untuk dijadikan tempat tinggalnya yang berada antara Hijaz dan Syria dan sejauh Wadi al qura.

Judays mengikuti Tasm dan berdiam di lingkungan Yamamah sampai Bahrayn. Nama Yamamah pada saat itu adalah Jaww. Sedangkan Jasim berdiam di Uman. Mash menurunkan bangsa Nabatea yang silsilahnya adalah Nabit bin Mash bin Aram.Di Era kaum ‘Ad, mereka dikenal dengan Ad dari Iram, ketika kaum’Ad dihancurkan maka kaum Tsamud disebut Iram.

Setelah Tsamud dihancurkan keturunan Iram yang tersisa disebut dengan Arman atau Aramean.


  • Arfaqsyad bin Sam: Arpkasyad menurunkan umat-umat pilihan dan darinya kebanyakan nabi berasal. Ia mempunyai anak yang bernama Qaynam yang tidak diceritakan di dalam Taurat. Ia tidak diceritakan di dalam taurat karena ia menyebut dirinya sebagai dewa dan mempelajari sihir. Qaynamkemudian menurunkan anak yang bernama Shelah, dan menurunkan Abir. 

Bagi Abir menurunkan 2 anak, yaitu Peleg atau Qasim dan Yoktan atau Qahthan yang menurunkan 2 anak, yaitu Ya’rub dan Yaqtan. Yoktan adalah penguasa pertama atas negeri Yaman.Arpaksyad juga mempunyai anak yang bernama Nimrod yang mendiami sekitar wilayah Al-Hijr.

Sham lahir ketika Nuh berumur 500 tahun, kemudian Arpaksyad lahir ketika Sham berumur 102 tahun. Qaynam lahir ketika umur Arpaksyad 35 tahun, Shelah lahir ketika Qaynam berumur 39 tahun, Eber lahir ketika Shelah berumur 30 tahun.

Yoktan bin Eber bin Shaleh bin Arfaqsyad darinya menurunkan bangsa Hind dan Sind terkemudian. Silsilahnya kembali kepada Buqayin bin Yoktan. Dari Yoktan melahirkan Ya’rub menurunkan Yashjub menurunkan Saba’. Saba’ menurunkan Himyar, Kahlan, ‘Amr, Al-Ash’ar, Anmar, Murr, ‘Amilah. Amr bin Saba menurunkan ‘Adi. ‘Adi menurunkan Lakhm dan Judham.


  • Ghalem bin Sam: Dikisahkan bahwa keturunan dari Ghalem ini adalah bangsa Persia.Asshur bin Sam: Sedangkan dari Asshur keturunannya adalah menjadi bangsa Assyria.Keturunan YafithMeshech bin Yafith: Darinya menurunkan Ashban. Menurut Blachere Ashban adalah koloni dari Ishafan yang menetap di Syria, Mesir, Afrika Utara, dan Spanyol.Yavan bin Yafith: Darinya menurunkan Slavia dan Burjan atau Bulgar. Bangsa Byzantium adalah keturunan dari Lanta bin Javan.Magogh bin Yafith: Dari Magogh inilah bangsa Ya’juj dan Ma’juj yang telah diramalkan akan datang pada akhir zaman.Khatubal bin YafithMa’za bin YafithTyrash bin Yafith.


Wallohua'lam Bisshowab

Saturday, May 19, 2018

Inilah Nama Garis Keturunan Dan Silsilah Nabi Adam As

Nabi Adam a.s. memiliki putra-putri sebanyak 40 orang (20 pasang). Beberapa sumber riwayat yang lain mengungkapkan bahwa Nabi Adam as mempunyai 25 orang anak, 24 orang lahir berpasangan yaitu lak-laki dan perempuan,kecuali nabi Syits as sebagai anak ke 5, dilahir dengan sangat istimewa tanpa tanpa ada pasangannya, bahkan tanpa sel telur Siti Hawa dalam sebuah riwayat yang lain.


Jadi menurut riwayat ini ada 13 orang putra laki-laki nabi Adam dan ada 12 orang perempuan. Putra-putri Nabi Adam as konon menurut sebuah riwayat dilahirkan berurutan :

laki-laki,perempuan,perempuan,laki-laki ,laki-laki,perempuan, perempuan, laki-laki, laki-laki, perempuan, perempuan,laki-laki, begitu seterusnya.


  • Cayin dan saudara perempuannya,
  • Qobil dan Iqlima,
  • Ashut dan saudara perempuannya.
  • Habil (Abel) dan Labuda,
  • Syits dan Hazura,
  • Balagh dan saudara perempuannya,
  • Athati dan saudara perempuannya,
  • Tawbah dan saudara perempuannya,
  • Darabi dan saudara perempuannya,
  • Hadaz dan saudara perempuannya,
  • Yahus dan saudara perempuannya,
  • Sandal dan saudara perempuannya,
  • Baraq dan saudara perempuannya.
  • Wadd dan dan saudara perempuannya,
  • Suwa dan saudara perempuannya,
  • Yaghuth dan saudara perempuannya,
  • Ya’uq dan saudara perempuannya
  • Nasr dan saudara perempuannya

Urutan putra-putri Nabi Adam ini masih belum dipastikan dengan baik. Hanya ada riwayat yang mengatakan bahwa Habil adalah putra ke-empat, Dan Nabi Syits adalah putra ke-5 yang menikah dengan adiknya Hazura putra/putri ke-enam nabi Adam a.s.).

Qobil Dan Habil adalah dua putra Nabi Adam yang namanya disebut-sebut dalam Al Qur’an. Qobil menolak menikah Labudza, dan membunuh Habil. Inilah yang disebutkan sebagai peristiwa pembunuhan manusia yang pertama kalinya.

Nabi Syits as menikah dengan adik nya yang nomor enam yaitu Hazurah yang pasangannya meninggal sewaktu dilahirkan,nabi Syits as mempunyai anak setelah berumur 105 tahun,dan usianya mencapai 1402 tahun.

Nabi Syits as lahir 5 tahun setelah Habil, Habil anak nomor 4. Riwayat lain mengatakan bahwa adik Nabi Syits yang dilahirkan tidak berpasangan hanya wanita saja adalah Siti Hunun.

Inilah Manfaat Buah Kurma yang jarang diketahui

Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan bahwa makan Kurma merupakan bagian dari diet yang sehat. Mereka mengandung gula, lemak dan protein, serta vitamin penting.

Kuwaluhan.com

Orang Arab biasanya menggabungkan Kurma  dengan susu dan yogurt atau roti, mentega dan ikan. Kombinasi ini memang membuat diet mandiri dan lezat untuk Otak dan tubuh.

Kurma telah disebutkan dalam Al-Qur’an 20 kali, sehingga menunjukkan pentingnya mereka Selain sabda Rasullulah :

"Jika seorang dari kamu berpuasa, biarkan dia berbuka dengan kurma Dalam hal ia tidak memiliki mereka, kemudian dengan air Sesungguhnya air adalah pemurnian"

Salah satu yang disebutkan dalam Al-Qur’an :

Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS Al An’aam:141)

Nabi (sallallahu alaiyhi wassallam) memafaa’kan untuk berbuka puasa dengan makan beberapa kurma sebelumnya membaca doa berbuka puasa,

Dan jika buah kurma yang masak tidak tersedia, ia menggantikan mereka dengan beberapa buah anggur kering.

Ketika mereka juga tidak tersedia, ia digunakan untuk memiliki beberapa teguk air, menurut beberapa riwayat.

Kurma juga kaya akan serat alami. Obat modern telah menunjukkan bahwa sangat efektif dalam mencegah kanker perut. Mereka juga mengungguli buah-buahan lain. Mengandung minyak, kalsium, belerang, besi, kalium, fosfor, mangan, tembaga dan magnesium. Dengan kata lain, satu tanggal adalah minimum dari diet yang seimbang dan sehat.

Beberapa alasan bahwa kekurangan gula dalam darah merupakan faktor utama yang membuat orang merasa lapar dan bukan perut kosong seperti yang sering diasumsikan. Ketika tubuh menyerap gizi beberapa tanggal, perasaan kelaparan menjadi diredakan.

Ketika seseorang berbuka puasa dengan memakan Kurma sebelum mengambil beberapa makanan lain, ia tidak bisa makan banyak serta membantu seseorang menghindari makan yang berlebihan.

Percobaan lain juga menunjukkan bahwa kurma mengandung beberapa stimulan yang memperkuat otot rahim pada bulan-bulan terakhir kehamilan. Ini membantu pelebaran rahim pada saat persalinan dan mengurangi perdarahan sa’at melahirkan.

Ahli nutrisi menilai bahwa ini makanan terbaik bagi perempuan masa yang menyusui. Hal ini karena kurma mengandung unsur-unsur yang membantu dalam mengurangi depresi pada ibu dan memperkaya ASI dengan semua unsur yang dibutuhkan untuk membuat anak sehat dan tahan terhadap penyakit.

Dalam Al-Qur’an disebutkan dalam surat Maryam 23-25 :

"Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia [bersandar] pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan“. (QS. Maryam 23)

"Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu". (QS. Maryam 24)

"Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu." (QS. Maryam 25)

HADIST DAN RIWAYAT BUAH KURMA


Sabda Rasulullah s.a.w. :

“Rumah yang tiada kurma nescaya penghuninya kelaparan”

Daripada Abu Musa r.a. katanya:

Anakku lahir, lalu aku membawanya kepada Nabi s.a.w. lalu baginda menamakannya dengan nama Ibrahim dan meletakkan pada lelangitnya dengan buah kurma”

Saidina Ali r.a. meriwayatkan:

Barang siapa yang memakan 7 butir tamar setiap hari, ia akan membunuh semua kuman di dalam badannya”

Daripada Abdullah bin Jaafar r.a katanya:

Aku pernah melihat Rasulullah s.a.w memakan mentimun Arab dengan buah kurma masak”

Hadis Saad r.a: Rasulullah s.a.w pernah bersabda:

Siapa yang memakan tujuh biji kurma di antara La Bataiha (dua tanah tidak berpasir di Madinah) pada waktu pagi, maka racun tidak akan dapat memudaratkannya sampai petang”

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang bermaksud :
“Diceritakan oleh Jumaah bin Abdullah yang disampaikan oleh Marwan yang mendapat berita daripada Ibnu Hashim bahawa Amir bin Saad mendengar bapanya meriwayatkan Rasulullah s.a.w. bersabda :

barang siapa yang memakan 7 biji tamar ‘Ajwah’ dia akan terkawal daripada kejutan syaitan dan sihir pada hari itu”

Daripada Anas bermaksud :

Rasulullah s.a.w. berbuka puasa dengan beberapa biji buah kurma sebelum sembahyang. Sekiranya tiada terpadat kurma, maka Rasulullah s.a.w. akan berbuka dengan beberapa biji anggur. Sekiranya tiada anggur, maka Baginda meminum beberapa teguk air” (Hadis riwayat Ahmad)

Riwayat daripada Muhammad b. Ali al Husayn bermaksud :

Kurma Ajwa adalah daripada syurga dan daripadanya ia menjauhkan racun (Al-Samm)”

Diriwayatkan pula oleh Amirulmukminin Ali bin Abi Talib:

Barang siapa yang memakan kurma Ajwa tujuh kali sebelum tidur, ia akan menghapuskan penyakit atau keracunan (Al-Dud ) di dalam tubuhnya“

Riwayat tentang kurma daripada Ahlul Bait Rasullallah s.a.w pula, berkata Imam Ali as yang berbunyi; Jibrail as datang kepada Nabi s.a.w dan berkata,

Bergantunglah pada Al-Barni karena ia adalah jenis kurma yang terbaik. Ia membawa manusia terhindar dari api neraka”

Rasullallah s.a.w pula bersabda :

  ”makanlah kurma sebelum sarapan untuk ia membunuh cacing di dalam perut”

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Jaafar katanya:

Aku melihat Rasulullah S.A.W memakan buah-buahan dengan kurma masak”

Hadis Rasulullah s.a.w. :

Berilah makan buah kurma kepada isteri-isteri kamu yang hamil, kerana sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, nescaya anak yang bakal dilahirkan itu, menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas pemikirannya”


MANFAAT BUAH KURMA



  • Memakan 7 buah kurma dapat menangkal racun dan sihir
Dalam Shahih Buhari dan Muslim, diriwayatan oleh Saad bin Abi Waqash, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam beliau bersabda ‘Barangsiapa mengkonsumsi kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun atau sihir'.

Ajwah merupakan salah satu jenis kurma yang berasal dari Madinah, dikenal sebagai kurma Hijaz yang terbaik dari seluruh jenisnya. Bentuknya bagus, padat dan agak keras, namun termasuk kurma yang paling lezat, harum dan empuk. Biasanya kalau anda survey ke pasar, dia memiliki harga yang paling tinggi diantara yang lain.

  • Kurma Ajwa berasal dari surga dan dapat mengobati racun
Sebagaimana sabda Rosulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam : "Kurma ‘Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun". HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shahih.
  • Menjaga pemiliknya dari kelaparan
Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, akan membikin lapar penghuninya' (HR. Muslim no. 2046)
- Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, seperti rumah yang tidak ada makanan di dalamnya' (HR. Ibnu Majah no. 3328)
  • Kaum Arab Badui, yang makan kurma secara teratur, menunjukkan tingkat kejadian yang sangat rendah dari kanker dan penyakit jantung.
  • Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus.
  • Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.
  • Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.
  • Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik.
  • Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan menjaga kulit tetap sehat. Konsumsi buah-buahan alami yang kaya akan vitamin A  diketahui membantumelindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.
  • Kurma merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Besi adalah komponen darihemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen darah.
  • Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.
  • Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan tulang dan gigi, dan dibutuhkan oleh tubuh untuk kontraksi otot, penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf.
  • Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung untuk enzim antioksidan superoksidan dismutase.
  • Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah.
  • Magnesium sangat penting bagi pertumbuhan tulang.
  • Kurma kaya akan vitamin K dan vitamin B-kompleks, yaitu  piridoksin (vitamin B-6), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Vitamin K sangat penting dalam pembekuan darah  dan metabolisme tulang.
Itulah beberapa manfaat buah Kurma.
Wallohua'lam Bisshowab

Inilah Manfaat dan Khasiat Madu dalam Islam

Manfaat dan Khasiat madu bagi kesehatan manusia telah dijelaskan dalam Al Quran :

ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسۡلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً يَخۡرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَانُهُ فِيهِ شِفَاء لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِّقَوۡمٍ يَتَفَكَّرُونَ 

Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 69).

Dari berbagai penelitian yang telah dihasilkan oleh ilmuwan dan para ahli, didapatkan fakta tak terbantahkan akan khasiat dan manfaatnya bagi manusia. Hampir seluruh negara di dunia mengenal madu.

Kuwaluhan.com

Berikut adalah manfaat madu bagi kesehatan manusia:

1. Madu untuk awet muda

Madu berperan besar dalam menjaga kesehatan sehingga membuat keduannya berumur panjang. Bagi keluarga Kerajaan inggris, sarapan madu adalah kebiasaan setiap hari mereka mengoleskan madu berkualitas tinggi pada roti. Manis alami madu digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17. Kebiasaan tersebut sempat berubah ketika gula yang dianggap lebih berkelas mulai di produksi. Namun setelah gula semakin meluas pemakaiannya tak lagi terbatas pada kalangan atas, keluarga kerajaan kembali mengkonsumsi madu. Itulah sebabnya kesehatan mereka terjaga dengan baik.

2. Mengobati radang tenggorokan

Dalam berbagai penelitian klinis, madu telah terbukti efektif dalam mengobati radang tenggorokan dan batuk. Madu pun bisa dikonsumsi secara langsung atau dicampur dengan air lemon untuk mendapatkan khasiat sehat lainnya.

3. Melawan insomnia

Sulit tidur tentu bisa memperburuk kesehatan tubuh. Namun insomnia ternyata juga bisa diatasi dengan mengonsumsi madu. Sebab madu sifatnya mampu menurunkan stres dan membuat tubuh menjadi lebih rileks.

4. Memperkuat seks

Dengan mengkonsumsi madu murni yang masih alami atau belum mengalami proses pemanasan, karena di dalam kandungan madu lebah terdapat vitamin B, Zinc dan vitamin E yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan dan menjaga vitalitas pria dewasa. Vitamin B2 (Riboflavin) yang terdapat dalam unsur madu, berfungsi untuk pertumbuhan dan reproduksi sementara kandungan B6 (piridoksin) yang berguna untuk mengatur keseimbangan hormon dan mengatur fungsi kekebalan tubuh.

5. Memperbagus kualitas sperma

Dengan mengkonsumsi madu sangat dipercaya dapat meningkatkan produksi sperma secara dramatis yang akhirnya dapat meningkatkan kuantitas sperma dalam jumlah yang banyak pada saat mengkonsumsi madu secara teratur. Dengan kuantitas sperma yang bagus, maka otomatis sperma yang dihasilkan juga mempunyai kualitas yang baik. Kandungan afrodisiak yang terkandung di dalam unsur madu juga sangat dipercaya dapat meningkatkan kehidupan seks para pria, dikarenakan lebah sering mengumpulkan nektar pada bunga-bunga Afrodisiak, seperti bunga anggrek dan bunga melati.

6. Untuk Kecantikan

Manfaat madu bagi kesehatan manusia dapat membantu merawat kecantikan yaitu untuk melindungi kulit terutama dalam menghapus luka, bintik merah hingga infeksi. Banyak manfaat yang didapat dari kandungan madu termasuk anti penuaan yang bisa dilakukan secara tradisional maupun modern. Madu kaya senyawa humektan. Hal ini membantu mempertahankan kadar air dalam kulit dan mengembalikan elastisitasnya, sehingga membuat kulit lentur.

7. Untuk Ibu hamil

Kandungan Glukosa, Fruktosa, Maltosa dan Sukrosa bermanfaat untuk memberikan asupan energi bagi ibu hamil yang cenderung membutuhkan tenaga ekstra daripada kondisi normal sebelum kehamilan. Vitamin C dalam madu juga memiliki banyak fungsi untuk kesehatan, salah satunya sebagai anti-oksidan. Yaitu, untuk menangkal Radikal Bebas dalam tubuh yang disebabkan oleh polutan, zat kimia dalam makanan atau pun stress oksidatif.

8. Khasiat madu untuk bayi dan balita

Membantu perkembangan jaringan sel-sel otak yang tengah berkembang. Perkembangan yang maksimal sangat membantu kecerdasan baik untuk otak maupun mentalnya.

9. Khasiat madu untuk anak-anak

Meningkatkan ketahanan tubuhnya terhadap penyakit sekaligus membantu meningkatkan nafsu makan. Sebagaimana kita ketahui, nafsu makan pada anak-anak seringkali kurang karena pengaruh konsumsi jajanan di luar.

10. Untuk pertumbuhan remaja

Sangat baik untuk metabolisme dan perkembangan tubuh yang sempurna. Masa remaja adalah masa dimana tubuh sedang berkembang sempurna. Oleh karena itu, patut dibantu oleh asupan gizi yang baik.

11. Khasiat madu untuk dewasa

Meminimalisir stres akibat tuntutan pekerjaan dan beban hidup. Sebagaimana kita tahu, stres yang berlebihan dapat mengundang datangnya aneka penyakit. Khasiat madu untuk orang dewasa juga turut membantu kecukupan gizi, terutama bagi para pekerja dengan waktu kerja yang panjang dan sedang mengambil lembur.

12. Khasiat madu untuk orang tua

Sebagai asupan gizi terbaik yang aman. Karena ada kalanya orang-orang tua harus mengurangi asupan gula karena penyakit atau harus mengurangi berat badan demi kesehatan. Kondisi tubuh seiring dengan usia tentu vitalitasnya semakin menurun, terutama organ pencernaan. Nah, khasiat madu yang mudah diserap tubuh tentu akan sangat membantu dan yang terpenting tanpa efek samping yang membahayakan.

13. Membersihkan lapisan darah dan darah menjadi bersih.

14. Mengimbangi kandungan lemak dan membuat jantung aktif.

15. Menghilangkan rasa cemas dan mengurangkan tekanan darah tinggi.

16. Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

17. Menambah kekuatan sex dikarenakan madu mempunyai kandungan mineral

18. Untuk kesuburan

Menurut beberapa ahli nutrisi, manfaat madu bagi kesehatan manusia dapat meningkatkan kemampuan seksual dan kesuburan. Madu akan merangsang ovarium untuk berovulasi (melepaskan sel telur) dan mempersiapkan rahim untuk segera hamil.

19. Madu untuk penyembuh luka

Dalam dunia pengobatan masyarakat Yunani dan Romawi memelopori penggunaan madu untuk mengobati hidung tersumbat sementara itu bangsa mesir kuno menjadi pelopor pemanfaatan madu untuk mengobati luka. Mereka membuat salep dari madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.

20. Sebagai antibiotik

Setelah ribuan tahun digunakan, khasiat madu sebagai obat luka terungkap secara ilmiah. Madu bekerja sebagai antibiotik alami yang sangggup mengalahkan bakteri mematikan. Madu sangat asam sehingga tidak cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Madu menghasilkan hidrogen peroksida yang merupakan anti septik luar biasa. Proses osmosis di dalam madu membasmi bakteri kekentalan madu yang sedikit mengandung air menghasilkan proses osmosis menyerap air dari bakteri pada luka dan luka bakar, tak ubahnya spons menyerap air. Madu mengeringkan bakteri sehingga bakteri sulit tumbuh.

21. Madu untuk membunuh kuman

Kandungan gizi yang luar biasa antara lain asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan penyakit. Madu mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab panyakit infeksi. Mengikuti bangsa mesir kuno setelah menempuh kajian untuk menemukan fakta ilmiah, salep madu untuk luka kini di produksi di Australia.

22. Madu untuk terapi

Bangsa Mesir dikenal paling piawai meramu obat dari bahan-bahan alami. Madu termasuk dalam 500 resep obat dari 900 resep yang diketahui. Pengobatan modern yang mengacu pada terapi kuno penggunaan madu dari Mesir puas dengan hasilnya.

23. Madu untuk mengobati borok

Sifat anti-jamur dalam madu, dapat membantu menyembuhkan infeksi. RS Universitas Wisconsin Medical School and Public Health misalnya, Menerapkan terapi madu bagi borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan borok pada jari kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu tersebut.

25. Madu untuk antioksidan

Di Selandia Baru, terapi madu berhasil menyembuhkan lecet pada punggung pasien yang terlalu lama terbaring di ranjang rumah sakit. Di Uni Emirat Arab, terapi madu untuk luka akibat herpes bibir dan alat kelamin mempercepat penyambuhan dan mengurangi rasa sakit. Sementara itu untuk membuktikan peran madu sebagai antioksidan peneliti di Universitas California membuktikan konsumsi madu mampu meningkatkan antioksidan dalam darah. Uji coba pada tikus untuk mengkaji kemampuan madu meningkatkan penyerapan kalsium memberikan hasil memuaskan. Riset di Universitas Purdue itu menyimpulkan, konsumsi suplemen kalsium bersama madu mampu meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh.

26. Khasiat madu untuk kecantikan

Sejak zaman Mesir Kuno, Ratu Cleopatra sudah menggunakan madu untuk merawat kecantikannya yang sangat termasyhur itu. Sang Ratu menggunakan madu untuk masker wajah yang berkhasiat menjaga kelenturan dan kemulusan kulit. Khasiat madu juga dimanfaatkan ratu yang sangat cantik ini untuk menjaga kemilau rambutnya dengan cara mengoleskannya pada rambut yang basah dan didiamkan sebentar. Khasiat madu untuk kecantikan wajah dan rambut bisa kita manfaatkan juga saat ini. Lakukan cara yang sama seperti Ratu Cleopatra untuk merawat kecantikannya.

27. Mencerahkan rambut

Manfaat madu bagi kesehatan manusia untuk mencerahkan rambut. Dengan mengambil satu sendok teh madu dan campur ke dalam satu liter air hangat. Siramlah pada rambut yang telah dicuci dengan sampo. Tidak perlu dibilas untuk mendapatkan rambut yang cerah dan berkilau.

28. Pencuci muka

Ada cara yang lebih alami daripada sabun untuk membersihkan muka, yaitu dengan menggunakan madu. Gunakan madu sebagai pencuci muka dan bilas hingga bersih.

29. Melawan parasit

Minuman yang terbuat dari madu, cuka, dan air adalah obat yang paling ampuh untuk mengatasi masalah perut ketika bepergian. Sebab ketiga campuran bahan tersebut merupakan pelawan parasit.

30. Menyingkirkan jerawat

Oleskan madu pada jerawat dan biarkan selama setengah jam. Setelah itu, bilas hingga bersih. Ulangi langkah yang sama untuk menyingkirkan jerawat secara alami.

31. Menghaluskan Kulit

Jika biasanya ada garam mandi dan minyak yang digunakan untuk mandi berendam, ganti bahan tersebut dengan madu dan minyak zaitun. Fungsinya adalah menghaluskan dan membuat aroma kulit semakin segar.

32. Meredakan cemas

Entah dicampur di dalam teh atau diminum secara langsung, madu cukup dikenal ampuh meredakan rasa cemas. Madu juga bisa dikonsumsi setelah dicampur bersama jahe dan air lemon.

33. Lip balm

Campurkan madu, minyak zaitun, dan cocoa butter untuk menciptakan lip balm alami yang ampuh mengatasi bibir kering. Penerapan madu pada bibir pecah-pecah dan keriput akan membuatnya halus dan lembut.

34. Madu untuk Pelangsing

Memiliki peran penting dalam mengelola obesitas. Madu membantu mempercepat metabolisme yang pada gilirannya membantu tubuh lebih banyak membakar lemak. Madu membantu menurunkan kolesterol serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).

35. Kesehatan pencernaan

Madu hangat dan lemon sebaiknya dikonsumsi setiap pagi untuk membantu melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan serta membantu menurunkan berat badan. Madu hangat dan lemon akan membersihkan perut di pagi hari, serta membantu produksi cairan lever yang berguna untuk mencerna makanan. Lemon yang ditambahkan pada madu hangat akan mencegah kembung dan membuat makanan lebih mudah dicerna tubuh.

36. Membersihkan racun

Manfaat madu bagi kesehatan manusia adalah membersihkan tubuh dari racun yang tak diinginkan atau zat yang menyebabkan masalah pada tubuh dan pencernaan. Menambahkan lemon pada madu hangat biasanya akan membuat Anda lebih sering buang air kecil karena racun yang dikeluarkan dari tubuh. Ini karena urine akan membawa racun tersebut keluar dan membuat tubuh bersih.

37. Menambah energi

Minum madu hangat adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan energi. Energi yang tinggi akan membantu tubuh untuk meningkatkan metabolisme. Madu juga akan merangsang organ tubuh untuk bekerja dengan baik dan efektif. Hal ini juga membantu menurunkan berat badan karena metabolisme yang lancar akan membakar lebih banyak kalori. Hebatnya, energi yang Anda dapatkan dari madu hangat setiap pagi akan bertahan hingga seharian.

38. Mencegah rasa lapar

Madu hangat yang dicampur dengan lemon akan membantu menekan nafsu makan. Hal ini sangat cocok jika Anda sedang berdiet. Mengonsumsi di pagi hari akan membuat Anda menghindari camilan sepanjang hari. Selain itu, madu hangat juga mengandung banyak serat yang menyehatkan tubuh dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

39. Madu membantu membersihkan sistem pernapasan dari lendir.

40. Sebagai obat anemia

Konsumsi madu secara teratur akan meningkatkan penyerapan kalsium dan jumlah hemoglobin yang membantu untuk melawan anemia.

41. Manfaat madu bagi kesehatan manusia dapat meningkatkan kecerdasan dan daya ingat.

42. Madu membantu membersihkan luka, mengurangi bau dan nanah dan meningkatkan penyembuhan cepat.

43. Madu untuk kulit

Sebagai pelembap kulit yang baik dan efektif meremajakan kulit. Sarat dengan antioksidan alami, yang membantu melindungi kulit dari ultraviolet. Dengan menembus lapisan atas kulit, jadi dapat mengelupas kotoran. Serta membantu melawan infeksi dan mencegah masalah jerawat.

44. Mencegah kanker

Kandungan flavonoid yang terdapat pada madu yaitu kandungan antioksidan yang membantu anda dalam mengurangi risiko jenis kanker dan penyakit jantung. Termasuk kanker payudara dan serviks yang sering menyerang wanita, selain itu kelebihan berat badan (obesitas) yang sering dijumpai pada wanita akan memicu serangan jantung oleh karena itu membiasakan konsumsi madu sangat baik untuk anda.

45. Mengurangi keputihan

Kandungan anti bakteri yang dihasilkan oleh madu akan membantu anda dalam mengurangi dan mencegah adanya keputihan yang diantaranya disebabkan oleh bakteri dan jamur. Kandungan antibakteri yang terdapat didalam madu akan baik untuk digunakan sebagai mencegah beberapa penyakit yang diakibatkan oleh bakteri.

46. Meningkatkan kemampuan seksual yang disebabkan kelainan prostat.

47. Meningkatkan fungsi ovarium dan kualitas sel telur.

48. Mengurangi gejala yang berhubungan dengan PMS (Pre-Menstrual Syndrome).

49. Menyehatkan organ seksual

Manfaat madu bagi kesehatan manusia untuk merangsang dan memelihara sistem reproduksi ke arah yang lebih sehat, baik organ seksual wanita maupun pria.

50. Untuk bertempur diatas ranjang bagi suami istri

Di dalam madu juga terdapat zat boron yang sangat bermanfaat untuk membantu tubuh dalam mengelola estrogen yang penting untuk meningkatkan gairah seksual. Beberapa peneliti menegaskan bahwa madu juga menambah tingkat energi pada seseorang.

Sepertinya sebuah pemikiran kreatif sekaligus sebagai alternatif untuk memadukan kekuatan madu dan susu yang berfungsi meningkatkan dorongan seksual. Untuk itulah, sebaiknya madu bisa dijadikan pilihan minuman bagi anda dan pasangan, sebelum melakukan aktifitas seksual.

Itulah manfaat Madu untuk kebutuhan tubuh manusia.

Wallohua'lam Bisshowab

Inilah Sunnah yang harus dilakukan di bulan Ramadhan

Inilah amalan yang disunnahkan saat bulan Ramadhan :


1. Mempercepat Buka Puasa

Jika sudah yakin masuk waktu berbuka (yakni terbenamnya matahari). Jika ragu, maka dia harus berhati-hati dengan menunda sebentar buka puasa sampai merasa yakin dengan masuknya waktu berbuka. Rasulullah saw bersabda:

لَاتَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الفِطْرَ. متفق عليه

Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mempercepat berbukanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Makan Sahur, walaupun dengan seteguk air. 

Ketika Masuk waktu sahur mulai pertengahan malam. Rasulullah saw bersabda:

تَسَحَّرُوْا وَلَوْ بِجُرْعَةِ مَاءٍ. صحيح

“Bersahurlah walaupun dengan seteguk air.” (Shahih)

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً. متفق عليه

“Bersahurlah karena sesungguhnya dalam sahur itu ada barakah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِكُمْ وَبَيْنَ صِيَامِ أَهْلِ الكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحرِ .رواه أحمد في المسند

“Pembeda antara puasa kalian dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Ahmad dan al-Musnad)

3. Mengakhirkan Waktu Sahur

Disunnahkan untuk berhenti makan sebelum terbitnya fajar seukuran membaca 50 ayat (seperempat jam). Hal ini berdasarkan hadits riwayat Zaid:

تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ قُلْتُ: كَمْ كَانَ بَيْنَ الأَذَانِ وَالسَّحُوْرِ؟ قَالَ: قَدْر خَمْسِيْنَ آيَة. متفق عليه

Kami sahur bersama Nabi saw kemudian beliau berdiri untuk shalat. Aku (perawi) bertanya, ‘Berapakah waktu itu jarak antara adzan dan sahur? Zaid menjawab, ‘Seukuran (membaca) 50 ayat (al-Qur’an).” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Berbuka dengan ruthab (kurma muda)

Jika tidak ada maka dengan kurma, jika tidak ada maka dengan air zamzam, jika tidak ada maka dengan air biasa, jika tidak ada maka dengan makanan manis yang masak tanpa menggunakan api (seperti madu atau kismis), jika tidak ada maka makanan manis yang masak dengan api. Diriwayatkan bahwa Nabi saw:

يفْطرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسا حَسَوَاتٍ مِنَ المَاءِ. صحيح أبي داود

“Berbuka dengan beberapa ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Jika tida ada ruthab, beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Jika tidak ada maka beliau berbuka dengan air.” (Shahih Abu Dawud)

5. Berdoa saat berbuka, lafadz yang terpendek adalah: 

Allahumma laka shumtu, wa bika aamantu, wa ‘ala rizqika afthartu”.

Selain teks doa di atas, terdapat riwayat lain tentang doa Rasulullah. Disebutkan bahwa Nabi saw jika berbuka, membaca doa:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوْقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ. صحيح أبي داود

“Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti pahala (puasa) insya Allah.” (Shahih Abu Dawud)

Terkait fadhilah doa saat berpuasa, Rasulullah saw bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يفْطرُ وَالإِمَامُ العَادِلُ وَدَعْوَةُ المَظْلُوْمِ. صحيح الترمذي

“Tiga orang yang doanya tidak ditolak: Orang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzalimi.” (Shahih al-Turmudzi)

6. Memberi makan untuk orang yang berbuka.

7. Jika berhadats besar, disunnahkan mandi janabah/mandi besar sebelum terbit fajar. 

Aisyah meriwayatkan:

أَنَّ النَّبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُدْرِكُهُ الفَجْرُ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ أَهْلِهِ ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُوْمُ. متفق عليه

“Bahwa Nabi saw pernah memasuki waktu fajar dalam keadaan junub dari istrinya, kemudian beliau mandi dan berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Mandi di malam hari setiap ba’da Maghrib di bulan Ramadhan,

Supaya lebih giat untuk qiyamul lail (tarawih, tadarrus, dan lain-lain).

9. Melaksanakan shalat Tarawih selama bulan Ramadhan.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَاناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ. متفق عليه

“Barangsiapa menghidupkan (malam Ramadhan) karena iman dan mengharap (ridha Allah), maka akan diampuni baginya dosa yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

10. Senantiasa melaksanakan shalat Witir.

Shalat Witir pada bulan Ramadhan mempunyai kekhususan hukum yaitu:

a. Disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjama’ah.
b. Disunnahkan bagi imam untuk memperkeras bacaan.
c. Disunnahkan untuk membaca qunut pada separuh kedua bulan Ramadhan.

11. Memperbanyak bacaan Al-Qur’an.

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالخَيْرِ وَأَجْوَدَ مَا يَكُوْنُ فِي رَمَضَانَ حِيْنَ يَلْقَاهُ جِبْرِيْلُ وَيُعْرِضُ عَلَيْهِ القُرْآنَ. رواه البخاري

“Rasulullah adalah orang yang paling baik dalam melakukan kebaikan dan paling baik dalam Ramadhan saat ditemui oleh Jibril dan ia membacakan al-Qur’an kepada Nabi.” (HR. Bukhari)

12. Memperbanyak melakukan kesunnahan-kesunnahan, seperti shalat Rawatib, shalat Dhuha, shalat Tasbih, dan sebagainya.

13. Memperbanyak amal-amal shalih,seperti shadaqah, shilaturrahmi, menghadiri majlis taklim/pengajian, i’tikaf, umrah, menjaga hati dan anggota tubuh dari perbuatan maksiat, memperbanyak doa, dan sebagainya.

14. Lebih meningkatkan semangat ibadah pada 10 hari terakhir,mengejar lailatul qadar pada malam-malam tersebut, terutama pada tanggal-tanggal ganjilnya. Diriwayatkan dari Aisyah ra:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا دَخَلَ العَشْرَ الأَوَاخِرَ أَحْيَا اللَّيْلَ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ وَشَدَّ المَئْزَرَ. متفق عليه

“Bahwa Nabi saw jika memasuki 10 hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau menghidupkan malam, membangunkan istri beliau, dan meninggalkan hubungan suami istri (untuk dipergunakan ibadah). (HR. Bukhari dan Muslim)

15. Lebih memperbanyak dalam menafkahi keluarganya.

16. Meninggalkan banyak bergurau,terutama yang mengandung ejekan.

Jika diejek oleh seseorang, harus segera ingat bahwa dirinya sedang berpuasa.

فَإِنْ امُرُؤٌ شَاتَمَهُ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ إِنِّي صَائِمٌ. رواه مسلم

“Jika seseorang menghina atau menengkarinya, maka hendaknya orang yang berpuasa itu mengatakan. ‘Sesungguhnya aku berpuasa, sesungguhnya aku berpuasa.” (HR. Muslim)

Wallohua'lam Bisshowab

Friday, May 18, 2018

Sejarah Awal Mula Puasa Ramadhan, Kisah Islam

Bulan Ramadhan adalah bulan suci umat islam, barang siapa yang mengaku dirinya sebagai umat islam maka di bulan Ramadhan diwajibkan untuk berpuasa. Allah SWT berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”(QS: Al Baqoroh: 183).

Kuwaluhan.com

Dalam ayat ini Allah memanggil orang-orang yang beriman untuk melaksanakan puasa yaitu menahan dari makan, minum, dan hubungan suami istri dengan niat ikhlas karena Allah SWT. Sebagai pembersih jiwa dan mensucikan dari perbuatan yang tercela dan dimurkai Allah.

Dan disebutkan juga bahwa ini (puasa) diwajibkan kepada kita sebagaimana telah diwajibkan kepada ummat sebelum kita sebagai teladan yang baik. Dan kita dianjurkan untuk melaksanakan lebih baik dan sempurna lagi dari pada yang telah dilakukan oleh mereka. Sebagaimana firman Allah SWT.

untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. (QS: Al Maidah: 48)

Untuk itulah maka Allah menurunkan ayat ini:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS: Al Baqoroh: 183)

Karena puasa didalamnya bisa mensucikan badan dan menyempitkan jalannya setan masuk ketubuh manusia, sebagaimana yang telah diseutkan didalam Hadits Nabi :”

Wahai para pemuda siapa saja diantara kamu yang sudah mampu maka menikahlah dan siapa yang belum mampu maka berpuasalah sesunguhnya didalam puasa itu merupakan penawar (penekan nafsu syahwat)” (HR: Bukhori Muslim)

Dan kewajiban puasa pun tidak setiap hari, agar supaya tidak memberatkan kepada manusia tetapi pada hari-hari yang telah ditetapkan. Pada masa permulaan Islam mereka puasa tiga hari setiap bulannya, kemudian puasa itu dihapus dan diganti dengan puasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan, yang mana akan kita bahas berikutnya.

Telah diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, Ibnu ‘Abbas, ‘atho’, qotadah dan Dhahhaq:

"bahwa pertama kali diwajibkan puasa sebagaimana yang dilakukan oleh umat sebelumnya yaitu 3 hari setiap bulannya, dan ini berlangsung diwajibkan dari masa Nabi Nuh AS. Sampai Allah menggantinya dengan puasa Ramadhan".

Imam Ahmad berkata, berkata Abu Nadhir, berkata As Su’udiy, berkata Amr Ibu Murroh dari Abdur Rahman Ibnu Abi Laila Dari Mu’adz Ibmu Jabal R.A, Berkata :

terjadi perubahan dalam shalat 3 kali perubahan, dan begitu juga puasa juga ada 3 perubahan, sedangkan perubahan yang terjadi dengan shalat yaitu ketika Nabi SAW, hijrah ke madinah dan beliau Shalat selama 17 Bulan menghadap ke Baitul Maqdis kemudian Allah SWT menurunkan ayat yang berbunyi:

sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai.”(QS: AL Baqoroh: 144)

Maka Allah mengganti arah Shalat dari baitul Maqdis ke baitul Haram (Makkah), ini adalah perubahan arah kiblat.

Dan dikatakan sebelumnya mereka berkumpul untuk Shalat, mereka memanggil satu sama lain, kemudian mereka menggunakan alat, yaitu lonceng untuk mengumpulkan mereka.

Kemudian ada seorang Anshor Abdullah Ibu Zaid ibnu Tsa’labah ibnu Abi rabbah mendatangi Rosulullah SAW dan berkata :”wahai Rasulullah .! sesungguhnya saya bermimpi seandaiya bukan dalam mimpi maka anda akan langsung mempercayainya, saya dalam keadaan antara sadar dan tidak saya melihat seseorang yang memakai pakaian warna biru dan menghadap kiblat dan seraya mengucapkan :”Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. , Asyhaduallailahaillallah 2 kali.. sampai selesai adzan, kemudian setelah beberapa waktu berhenti maka dia melanjutkan dengan mengucapkan sebagaimana yang telah diucapkan sebelumnya hanya saja ditambah denga Qod qomatishsholah…dua kali. Maka Rosulullah bersabda :”beritahu Bilal dan suruh dia Adzan dengan itu (lafadz) tersebut) “.

Bilal adalah orang yang pertama melantunkan adzan dengan lafadz itu, dan dikatakan juga, datang jiga Umar r.a dan berkata, “ya Rasulullah, telah datang kepada saya seperti yang terjadi padanya, hanya saja dia telah mendahuluiku”. Inilah perubahan untuk menyeru ummat Muslim melaksanakan Shalat.

Sedangkan perubahan yang terjadi didalam kewajiban puasa ketika Rasulullah hijrah ke madinah Rasulullah puasa tiga hari setiap bulannya dan puasa ‘Asyuro (10 Muharram), kemudian Allah SWT mewajibkan puasa, dengan firmanNya:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS: Al Baqoroh: 183-184)

Pada waktu turunnya ayat ini siapa yang berhendak puasa maka mereka puasa dan bagi yang tidak berkehendak maka cukup memberi makan kepada orang miskin, maka cukuplah memilih diantara keduanya. Kemudian Allah menurunkan ayat selanjutnya yang berbunyi:

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS: Al Baqoroh: 185)

Dengan ayat itu maka Allah mewajibkan berpuasa bagi yang sehat (tidak sakit) dan muqim (tidak dalam perjalanan), dan Allah memberikan keringanan kepada orang yang sakit dan dalam perjalanan, dan membayar fidyah bagi orang tua lanjut usia yang tidak mampu lagi berpuasa. Inilah perubahan dalam puasa.

Diriwayatkan dari Muadz r.a berkata: “ini ayat pertama yang merupakan perintah bagi siapa yang mau berpuasa, dan yang tidak pusa tidak mengapa dengan memberikan makan kepada orang miskin setiap hari” dan diriwayatkan oleh Imam Bukhori, dari salmah bin Al A’wa’ ketika turun ayat ini mengatakan: siapa yang tidak menginginkan berpusa maka boleh, sampai turun ayat setelah itu, dan ayat ini di nasakh (di hapus),

Dia berkata: “mereka makan, minum dan mendatangi istri-istri mereka sebelum mereka tidur, jika sudah tidur maka dilarangnya, kemudian salah satu orang Ansor, suatu ketika dia puasa sampai sore kemudian mendaangi istrinya, kemudian shalat Isya’ dan kemudian tidur, dan dia tidak makan ataupun minum sampai pagi dan dilanjutkan dengan puasa pada hari berikutnya, ketika Rasulullah menjumpainya dengan keadaannya yang sangat kepayahan, kemudian Rasulullah bersabda: “kenapa saya melihat anda dalam keadaan payah seperti itu? Maka dia menjawab: “wahai Rasulullah, kemarin saya puasa dan langsung mendatangi istriku kemudian saya pergi tidur dan paginya langsung puasa”.

Suatu ketika Umar mendatangi istrinya setelah tidur malam pada malam bulan Ramadhan, kemudian menceritakan apa yang dilakukannya kepada Nabi SAW, maka Allah menurunkan firmanNya:

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma’af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, Yaitu fajar. kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, Maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS: Al Baqoroh: 187)

Diriwayatkan oleh Au Daud didalam sunannya, Hakim di Mustadrok, Bukhori, Muslim dari Hadits zuhri dari Urawah dari ‘Aisyah berkata: “ketika puasa Asyuro (10 Muharrom), ketika turun ayat yang mewajibkan puasa Romadon, siapa yang menghendaki puasa maka berpuasa dan yang tidak maka berbuka (tidak puasa)”.

Wallohua'lam Bisshowab

Inilah 10 Perkara yang Batalkan Puasa dan Hal yang Mengurangi Pahala Puasa

Hal yang membatalkan puasa adalah perkara yang dapat membuat puasa tidak sah atau batal sekaligus tidak mendapatkan pahala atau sama halnya dengan tidak berpuasa.

Kuwaluhan.com

Berikut ini hal-hal yang dapat membatalkan puasa :

1. Makan Dan Minum Disengaja

Memasukan benda baik berupa makanan atau minuman atau benda lain kedalam mulut atau salah satu dari lubang lain dalam anggota tubuh secara sengaja yang menyebabkan makanan atau benda tersebut masuk kedalam perut (lambung) tidak termasuk jika tidak disengaja.

2. Jima’ (Bersetubuh)

Melakukan jima’ siang hari dengan sengaja baik dengan istri atau suami termasuk dengan siapapun baik keluar mani atau tidak maka puasanya batal.

Bagi mereka yang berniat puasa pada malam harinya lalu pada siang harinya melakukan hal itu maka diwajibkan :

  • Meng-qadha (mengganti) dan membayar kafarat dengan memerdekakan budak sebagai hukuman yang setara, jika tidak mampumampu
  • Meng puasa diluar bulan ramadhan selama 2 bulan berturut-turut, jika tidak mampu
  • Membayar fidyah untuk 60 orang fakir miskin, jika tidak mampuTetap menjadi tanggungan dan wajib membayar setelah mampu

3. Mengeluarkan Mani Dengan Sengaja

Mengeluarkan dengan sengaja misalnya dipelintir-pelintir, berhayal yang disengaja sampai keluar sperma dapat membatalkan puasa, tidak termasuk jika bermimpi

4. Muntah Disengaja

Muntah disengaja seperti memasukan jari kedalam kerongkongan agar muntah, tapi tidak termasuk muntah karena sakit atau mabuk perjalanan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa yang tidak sengaja muntah, ia tidak diwajibkan selama puasa, dan barang siapa yang sengaja terjadi maka wajib wajib puasa".

5. Haid Dan Nifas

Bag wanita yang sedang haid atau nifas (melahirkan) tidak diperbolehkan puasa sampai sampai bersih dari haidnya.

Diriwayatkan oleh Aisyah, haid dibatalkan puasa, dan wanita yang masih mampu, Wajib menggantinya. “Kami (kaum perempuan) diperintahkan menggantikan puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk menggantikan shalat yang ditinggalkan”. (HR Muslim)

6. Memasukkan Jarum suntik

Masukan suatu hal dalam tubuh melalui jarum suntik yang bertujuan untuk mengenyangkan, biasa membatalkan puasa, namun ada beda pendapat tentang hal ini.

7. Gila (hilang akal sehat)

Orang yang mengalami kegilaan tidak diwajibkan berpuasa, jika sedang berpuasa lalu tiba-tiba mengalami gila puasanya batal

8. Memasukan Benda melalui Kubul dan Dhubur

Sengaja memasukan benda padat atau cair melalui kedua lubang (dubur atau qubul) dapat membatalkan puasa, sebaiknya hindari buang angin didalam air yang bisa menyebabkan air masuk

9. Menghisab asap rokok Dengan Sengaja

Saat melaksanakan puasa lalu merokok maka batal puasanya, karena asab rokok termasuk benda (ain) yang bisa masuk kedalam lambung keculi mencium wangi-wangian.

10. Murtad  (keluar dari agama Islam)

Puasa Ramadhan adalah kewajiban Muslim, pencipta yang mengingkari Allah sebagai Tuhan Yang Maha Satu, atau tidak lagi menganut Islam, kewajban itu terhapus dan puasanya tidak sah.

Suatu Hal Yang Mengurangi Pahala Puasa

  • Mengucapkan kata-kata dusta atau bohong.
  • Menggunjing (membicarakan kejelekan orang lain), adu domba dsb.
  • Memberi kesaksian tidak benar (palsu).
  • Mengucapkan kata-kata kotor atau keji, sumpah serapah, ungkapan kotor akibat marah.
  • Mengucapkan kata-kata yang tidak membwa manfaat.
  • Ucapan lantang (teriakan), adu mulut dalam pertikaian.
  • Berbuat hasud (dengki) yang dapat merugikan orang lain.
  • Melihat perempuan lalu timbul nafsu.
  • Mencium perempuan bukan muhrimnya.
  • Melakukan pencurian dan sebagainya.
  • Marah tidak bisa menahan emosi.
Wallohua'lam Bisshowab

Sunday, May 13, 2018

Sejarah Awal Mula Terbentuknya Kesultanan Mamluk Mesir

Mamluk atau Mamalik adalah budak belian kasta kesatria yang dimiliki oleh khalifah Islam yang berkuasa. Meskipun para mamluk adalah belian namun status mereka di atas budak biasa, yang mana budak biasa tidak diperkenankan membawa senjata dan juga dilarang melakukan aktivitas tertentu.

Kuwaluhan.com

Di beberapa tempat tertentu seperti di Mesir, sejak masa dinasti Ayyubiyah hingga masa Kesultanan Utsmaniyah, mamluk bahkan sudah menjadi majikan sejati, yang status sosialnya di atas orang merdeka umumnya.

Secara rinci dinasti mamluk yang pernah berkuasa merujuk kepada:


  • Dinasti Khwarazmia di Persia (1077–1231)
  • Dinasti Mamluk di Delhi (1206–1290)
  • Kesultanan Mamluk di Kairo (1250–1517)
  • Dinasti Mamluk di Irak (1704–1831)


Para prajurit mamluk ini menciptakan kelas kesatria yang khusus, yang memiliki kedudukan politik yang penting dan memiliki kekuasaan yang berumur panjang, bertahan sejak abad ke-9 hingga abad ke-19 masehi. Seiring waktu, para Mamluk menjadi kasta militer yang sangat kuat dalam sebagian masyarakat Islam.

Mamluk memegang kekuasaan politik dan militer khususnya di Mesir, juga di Syam, Irak dan India. Dalam beberapa kasus, bahkan menjabat sebagai sultan, sebagian lain mengusai kekuasaan lokal sebagai Amir. Yang paling terkenal adalah periode Kesultanan Mamluk (1250–1517), di mana sebuah faksi Mamluk di Mesir berhasil mengambil alih kekuasaan dari penguasanya, dinasti Ayyubiyah.

Mereka awalnya merupakan prajurit budak yang berasal dari suku-suku bangsa Turki, yang memanfaatkan keadaan dinasti Ayyubiyah yang mulai melemah. Kesultanan ini dikenal karena mampu memukul mundur invasi pasukan ilkhan dari Mongol pada Pertempuran Ain Jalut juga dalam melawan pasukan Salib, mereka secara efektif menggiring pasukan Salib keluar dari Syampada 1291 hingga secara resmi era Pasukan salib berakhir pada 1302.

Pasukan Mamluk pertama dikerahkan pada zaman Abbasiyyah pada abad ke-9. Bani Abbasiyyah merekrut tentara-tentara ini dari kawasan Kaukasus dan Laut Hitam dan mereka ini pada mulanya bukanlah orang Islam. Dari Laut Hitam direkrut bangsa Turkidan kebanyakan dari suku Kipchak.

Keistimewaan tentara Mamluk ini ialah mereka tidak mempunyai hubungan dengan golongan bangsawan atau pemerintah lain. Tentera-tentera Islam selalu setia kepada syekh, suku dan juga bangsawan mereka. Jika terdapat penentangan tentara Islam ini, cukup sulit bagi khalifah untuk menanganinya tanpa bantahan dari golongan bangsawan.

Tentaa budak juga golongan asing dan merupakan lapisan yang terendah dalam masyarakat. Sehingga mereka tidak akan menentang khalifah dan mudah dijatuhkan hukuman jika menimbulkan masalah. Oleh karena itu, tentara Mamluk adalah aset terpenting dalam militer.

Organisasi

Setelah memeluk Islam, seorang Mamluk akan dilatih sebagai tentara berkuda. Mereka harus mematuhi Furisiyyah, sebuah aturan perilaku yang memasukkan nilai-nilai seperti keberanian dan kemurahan hati dan juga doktrin mengenai taktik perang berkuda, kemahiran menunggang kuda, kemahiran memanah dan juga kemahiran merawat luka dan cedera.

Tentara Mamluk ini hidup di dalam komunitas mereka sendiri saja. Masa lapang mereka diisi dengan permainan seperti memanah dan juga persembahan kemahiran bertempur. Latihan yang intensif dan ketat untuk anggota-anggota baru Mamluk juga akan memastikan bahawa kebudayaan Mamluk ini abadi.

Setelah tamat latihan, tentara Mamluk ini dimerdekakan tetapi mereka harus setia kepada khalifah atau sultan. Mereka mendapat perintah terus dari khalifah atau sultan. Tentara Mamluk selalu dikerahkan untuk menyelesaikan perselisihan antara suku setempat. Pemerintah setempat seperti amirjuga mempunyai pasukan Mamluk sendiri tetapi lebih kecil dibandingkan pasukan Mamluk Khalifah atau Sultan.

Pada mulanya, status tentara Mamluk ini tidak boleh diwariskan dan anak lelaki tentara Mamluk dilarang mengikuti jejak langkah ayahnya. Di sebagian kawasan seperti Mesir, tentara Mamluk mulai menjalin hubungan dengan pemerintah setempat dan akhirnya mendapat pengaruh yang luas.

Kemajuan di bidang kemiliteran

Pada era Dinasti Al-Mamluk produksi buku mengenai ilmu militer itu berkembang pesat. Sedangkan, pada zaman Shalahuddin, ada buku manual militer karya AT-Thurtusi (570 H/1174 M) yang membahas keberhasilan menaklukan Yerussalem. Semenjak awal Islam memang menaruh perhatian khusus mengenai soal perang.

Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah meminta agar para anak lelaki diajari berenang, gulat, dan berkuda. Berbagai kisah peperangan seperti legenda Daud dan Jalutjuga dikisahkan dengan apik dalam Al-Qur'an. Bahkan, ada satu surat di Al-Qur'an yang berkisah tentang `heroisme’ kuda-kuda yang berlari kencang dalam kecamuk peperangan.

Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah. Dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya). Dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi. Maka, ia menerbangkan debu dan menyerbu ke tengah kumpulan musuh.” (Al-‘aAdiyat 1-4).

Kaum muslim sebenarnya pun sudah menulis berbagai karya mengenai soal perang dan ilmu militer. Berbagai jenis buku mengenai 'jihad' dan pengenalan terhadap seluk beluk kuda, panahan, dan taktik militer. Salah satu buku yang terkenal dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris The Catologue yang merupakan karya Ibnu Al-Nadim (wafat antara 380H-338 H/990-998 M).

Dalam karya itu, Al-Nadim menulis berbagai kategori mengenai cara menunggang kuda, menggunakan senjata, tentang menyusun pasukan, tentang berperang, dan menggunakan alat-alat persenjataan yang saat itu telah dipakai oleh semua bangsa.

Karya semacam ini pun kemudian banyak muncul dan disusun pada masa Khalifah Abbasiyah, misalnya oleh Khalifah al-Manshurdan al-Ma’mun. Bahkan, pada periode kekuasaan Daulah Al-Mamluk produksi buku mengenai ilmu militer itu berkembang sangat pesat.

Minat para penulis semakin terpacu dengan keinginan mereka untuk mempersembahkan sebuah karya kepada kepada para sultan yang menjadi penguasa saat itu. Pembahasan sering dibahas adalah mengenai seluk beluk yang berkaitan dengan serangan bangsa Mongol.

Pada zaman Shalahuddin, ada sebuah buku manual militer yang disusun oleh At-Tharsusi, sekitar tahun 570 H/1174 M. Buku ini membahas mengenai keberhasilan Shalahuddin di dalam memenangkan perang melawan bala tentara salib dan menaklukan Yerussalem. Buku ini ditulis dengan bahasa Arab, meski sang penulisnya orang Armenia.

Manual yang ditulisnya selain berisi tentang penggunaan panah, juga membahas mengenai ‘mesin-mesin perang’ saat itu, seperti mangonel (pelempar batu), alat pendobrak, menara-menara pengintai, penempatan pasukan di medan perang, dan cara membuat baju besi. Buku ini semakin berharga karena dilengkapi dengan keterangan praktis bagaimana senjata itu digunakan.

Buku lain yang membahas mengenai militer adalah karya yang ditulis oleh Ali ibnu Abi Bakar Al Harawi (wafat 611 H/1214 M). Buku ini membahas secara detail mengenai soal taktik perang, organisasi militer, tata cara pengepungan, dan formasi tempur.

Kalangan ahli militer di Barat menyebut buku ini sebagai sebuah penelitian yang lengkap tentang pasukan muslim di medan tempur dan dalam pengepungan. Pada lingkungan militer Daulah Mamluk menghasilkan banyak karya tentang militer, khususnya keahlian menunggang kuda atau fu'usiyyah. Dalam buku ini dibahas mengenai bagaimana cara seorang calon satria melatih diri dan kuda untuk berperang, cara menggunakan senjatanya, dan bagaimana mengatur pasukan berkuda atau kavaleri.

Contoh buku yang lain adalah karya Al-Aqsara’i (wafat74 H/1348 M) yang diterjemahkan kedalam bahasa Inggrismenjadi An End to Questioning and Desiring (Further Knowledge) Concering the Science of Horsemenship. Buku ini lebih komplet karena tidak hanya membahas soal kuda, pasukan, dan senjata, namun juga membahas mengenai doktrin dan pembahasan pembagaian rampasan perang.

Layanan pos di era kejayaan Islam tak hanya sekadar sebagai pengantar pesan. Dinasti Mamluk yang berkuasa di Mesir pada 1250 Mhingga 1517 M juga menjadikan pos sebagai alat pertahanan. Guna mencegah invasi pasukan tentara Mongol di bawah komando Hulagu Khan pada medio abad ke-13 M, para insinyur Mamluk membangun menara pengawas di sepanjang rute pos Irak hingga Mesir.

Di atas menara pengawas itu, selama 24 jam penuh para penjaga telah menyiapkan tanda-tanda bahaya. Jika bahaya mengancam di siang hari, petugas akan membakar kayu basah yang dapat mengepulkan asap hitam. Sedangkan pada malam hari, petugas akan membakar kayu kering.

Upaya itu ternyata tak sepenuhnya berhasil. Tentara Mongol mampu menembus Baghdad dan memorak-porandakan metropolis intelektual itu. Meski begitu, peringatan awal yang ditempatkan di sepanjang rute pos itu juga berhasil mencegah masuknya tentara Mongol ke Kairo, Mesir.

Hanya dalam waktu delapan jam, berita pasukan Mongol akan menyerbu Kairo sudah diperoleh pasukan tentara Muslim. Itu berarti, sama dengan waktu yang diperlukan untuk menerima telegram dari Baghdad ke Kairo di era modern. Berkat informasi berantai dari menara pengawas itu, pasukan Mamluk mampu memukul mundur tentara Mongol yang akan menginvasi Kairo.

Menurut Paul Lunde, layanan pos melalui jalur darat pada era kekuasaan Dinasti Mamluk juga sempat terhenti ketika pasukan Tentara Salibmemblokir rute pos. Meski begitu, penguasa Dinasti Mamluk tak kehabisan akal.

Sejak saat itu, kata dia, Dinasti Mamluk mulai menggunakan merpati pos. Dengan menggunakan burung merpati sebagai pengantar pesan, pasukan Tentara Salib tak dapat mencegah masuknya pesan dari Kairoke Irak. Merpati pos mampu mengantarkan surat dari Kairo ke Baghdad dalam waktu dua hari, tutur Lunde. Sejak itu, peradaban Barat juga mulai meniru layanan pos dengan merpati seperti yang digunakan penguasa Dinasti Mamluk.

Lunde menuturkan, pada 1300 M Dinasti Mamluk memiliki tak kurang dari 1.900 merpati pos. Burung merpati itu sudah sangat terlatih dan teruji mampu mengirimkan pesan ketempat tujuan. Seorang tentara Jerman bernama Johan Schiltberger menuturkan kehebatan pasukan merpati pos yang dimiliki penguasa Dinasti Mamluk.

Sultan Mamluk mengirim surat dengan merpati, sebab dia memiliki banyak musuh, cetus Schiltberger. Dinasti Mamluk memang bukan yang pertama menggunakan merpati pos. Penggunaan merpati untuk mengirimkan pesan kali pertama diterapkan peradaban Mesir kuno pada 2900 SM.

Pada masa kekuasaan Dinasti Mamluk, merpati pos juga berfungsi untuk mengirimkan pesanan pos parcel. Al-kisah, penguasa Mamluk sangat puas dengan kiriman buah ceri dari Lebanon yang dikirimkan ke Kairo dengan burung merpati. Setiap burung merpati membawa satu biji buah ceri yang dibungkus dengan kain sutra. Pada masa itu, sepasang burung merpati pos harganya mencapai 1.000 keping emas. Layanan merpati pos ala Dinasti Mamluk itu tercatat sebagai sistem komunikasi yang tercepat pada abad pertengahan.

Masa Kekuasaan Daulah Mamluk di Mesir

Kalau ada negeri Islam yang selamat dari kehancuran akibat serangan-serangan bangsa Mongol, baik serangan Hulagu Khan maupun Timur Lenk, maka negeri itu adalah Mesiryang ketika itu berada di bawah kekuasaan dinasti Mamalik. Karena negeri ini terhindar dari kerhancuran, maka persambungan perkembangan peradaban dengan masa klasik relatif terlihat dan beberapa di antara prestasi yang pernah dicapai pada masa klasik bertahan di Mesir.

Walaupun demikian, kemajuan yang dicapai oleh dinasti ini, masih di bawah prestasi yang pernah dicapai oleh umat Islam pada masa klasik. Hal itu mungkin karena metode berpikir tradisional sudah tertanam sangat kuat sejak berkembangnya aliran teologi 'Asy'ariyah, filsafat mendapat kecaman sejak pemikiran al- Ghazali mewarnai pemikiran mayoritas umat Islam, dan yang lebih penting lagi adalah karena Baghdad dengan fasilitas-fasilitas ilmiahnya yang banyak memberi inspirasi ke pusat-pusat peradaban Islam, hancur.

Mamalik adalah jamak dari Mamluk yang berarti budak. Dinasti Mamalik memang didirikan oleh para budak. Mereka pada mulanya adalah orang-orang yang ditawan oleh penguasa dinasti Ayyubiyah sebagai budak, kemudian dididik dan dijadikan tentaranya.

Mereka ditempatkan pada kelompok tersendiri yang terpisah dari masyarakat. Oleh penguasa Ayyubiyah yang terakhir, al-Malik al-Salih, mereka dijadikan pengawal untuk menjamin kelangsungan kekuasaannya. Pada masa penguasa ini, mereka mendapat hak-hak istimewa, baik dalam karier ketentaraan maupun dalam imbalan-imbalan material.

Pada umumnya mereka berasal dari daerah Kaukasus dan Laut Kaspia. Di Mesir mereka ditempatkan di pulau Raudhah di Sungai Nil untuk menjalani latihan militer dan keagamaan. Karena itulah, mereka dikenal dengan julukan Mamluk Bahri. Saingan mereka dalam ketentaraan pada masa itu adalah tentara yang berasal dari suku Kurdi.

Ketika al-Malik al-Salih meninggal (1249 M), anaknya, Turansyah, naik tahta sebagai Sulthan. Golongan Mamalik merasa terancam karena Turansyah lebih dekat kepada tentara asal Kurdi daripada mereka. Pada tahun 1250 M Mamalik di bawah pimpinan Aybak dan Baybars berhasil membunuh Turansyah.

Istri al-Malik al-Salih, Syajarah al-Durr, seorang yang juga berasal dari kalangan Mamalik berusaha mengambil kendali pemerintahan, sesuai dengan kesepakatan golongan Mamalik itu. Kepemimpinan Syajarah al-Durrberlangsung sekitar tiga bulan. Ia kemudian kawin dengan seorang tokoh Mamalik bernama Aybak dan menyerahkan tampuk kepemimpinan kepadanya sambil berharap dapat terus berkuasa di belakang tabir.

Akan tetapi segera setelah itu Aybak membunuh Syajarah al-Durr dan mengambil sepenuhnya kendali pemerintahan. Pada mulanya, Aybakmengangkat seorang keturunan penguasa Ayyubiyah bernama Musa sebagai Sultan "syar'i" (formal) disamping dirinya yang bertindak sebagai penguasa yang sebenarnya. Namun, Musa akhirnya dibunuh oleh Aybak. Ini merupakan akhir dari dinasti Ayyubiyah di Mesir dan awal dari kekuasaan dinasti Mamalik.

Aybak berkuasa selama tujuh tahun (1250-1257 M). Setelah meninggal ia digantikan oleh anaknya, Ali yang masih berusia muda. Ali kemudian mengundurkan diri pada tahun 1259 M dan digantikan oleh wakilnya, Qutuz. Setelah Qutuz naik tahta, Baybars yang mengasingkan diri ke Syria karena tidak senang dengan kepemimpinan Aybak kembali ke Mesir.

Di awal tahun 1260 M Mesirterancam serangan bangsa Mongol yang sudah berhasil menduduki hampir seluruh dunia Islam. Kedua tentara bertemu di Ayn Jalut, dan pada tanggal 13 September 1260 M, tentara Mamalik di bawah pimpinan Qutuz, Baybars dan Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah Rahimahullah berhasil menghancurkan pasukan Mongol tersebut. Kemenangan atas tentara Mongol ini membuat kekuasaan Mamalik di Mesir menjadi tumpuan harapan umat Islam di sekitarnya. Penguasa-penguasa di Syria segera menyatakan sumpah setia kepada penguasa Mamalik.

Tidak lama setelah itu Qutuz meninggal dunia. Baybars, seorang pemimpin militer yang tangguh dan cerdas, diangkat oleh pasukannya menjadi Sultan (1260- 1277 M). Ia adalah sultan terbesar dan termasyhur di antara Sultan Mamalik. Ia pula yang dipandang sebagai pembangun hakiki dinasti Mamalik.

Sejarah daulah ini hanya berlangsung sampai tahun 1517 M, ketika dikalahkan oleh Bani Utsmani, Daulah ini dibagi menjadi dua periode :


  1. Pertama, periode kekuasaan Mamluk Bahri, sejak berdirinya (1250 M) sampai berakhirnya pemerintahan Hajji II tahun 1389 M.
  2. Kedua periode kekuasaan Mamluk Burji, sejak berkuasanya Burquq untuk kedua kalinya tahun 1389 M sampai kerajaan ini dikalahkan oleh Bani Utsmani tahun 1517 M.


Daulah Mamalik membawa warna baru dalam sejarah politik Islam. Pemerintahan dinasti ini bersifat oligarki militer, kecuali dalam waktu yang singkat ketika Qalawun (1280-1290 M)menerapkan pergantian sultan secara turun temurun. Anak Qalawun berkuasa hanya empat tahun, karena kekuasaannya direbut oleh Kitbugha (1295- 1297 M).

Sistem pemerintahan oligarki ini banyak mendatangkan kemajuan di Mesir. Kedudukan amir menjadi sangat penting. Para amir berkompetisi dalam prestasi, karena mereka merupakan kandidat sultan. Kemajuan-kemajuan itu dicapai dalam bebagai bidang, seperti konsolidasi pemerintahan, perekonomian, dan ilmu pengetahuan.

Dalam bidang pemerintahan, kemenangan dinasti Mamalik atas tentara Mongol di 'Ayn al-Jalut menjadi modal besar untuk menguasai daerah-daerah sekitarnya. Banyak penguasa-penguasa dinasti kecil menyatakan setia kepada kerajaan ini. Untuk menjalankan pemerintahan di dalam negeri, Baybars mengangkat kelompok militer sebagai elit politik.

Disamping itu, untuk memperoleh simpati dari kerajaan-kerajaan Islam lainnya, Baybars membaiat keturunan Bani Abbasyang berhasil meloloskan diri dari serangan bangsa Mongol, al-Mustanshir sebagai khalifah. Dengan demikian, khilafah Abbasiyah, setelah dihancurkan oleh tentara Hulaghu di Baghdad, berhasil dipertahankan oleh daulah ini dengan Kairo sebagai pusatnya.

Sementara itu, kekuatan-kekuatan yang dapat mengancam kekuasaan Baybarsdapat dilumpuhkan, seperti tentara Salib di sepanjang Laut Tengah, Assasin di pegunungan Syria, Cyrenia (tempat berkuasanya orang-orang Armenia), dan kapal-kapal Mongol di Anatolia.

Dalam bidang ekonomi, dinasti Mamalik membuka hubungan dagang dengan Perancisdan Italia melalui perluasan jalur perdagangan yang sudah dirintis oleh dinasti Fathimiyah di Mesir sebelumnya. Jatuhnya Baghdadmenjadikan kota Kairo sebagai jalur perdagangan antara Asia dan Eropa, dan menjadi lebih penting karena Kairomenghubungkan jalur perdagangan Laut Merah dan Laut Tengah dengan Eropa. Disamping itu, hasil pertanian juga meningkat.

Keberhasilan dalam bidang ekonomi ini didukung oleh pembangunan jaringan transportasi dan komunikasi antarkota, baik laut maupun darat. Ketangguhan angkatan laut Mamalik sangat membantu pengembangan perekonomiannya.

Di bidang ilmu pengetahuan, Mesir menjadi tempat pelarian ilmuwan-ilmuwan asal Baghdad dari serangan tentara Mongol. Karena itu, ilmu-ilmu banyak berkembang di Mesir, seperti sejarah, kedokteran, astronomi, matematika, dan ilmu agama. Dalam ilmu sejarah tercatat nama-nama besar, seperti Ibn Khalikan, Ibn Taghribardi, dan Ibn Khaldun.

Di bidang astronomi dikenal nama Nashiruddin ath-Thusi. Di bidang matematika Abul Faraj al-'Ibry . Dalam bidang kedokteran: Abul Hasan 'Ali an-Nafis, penemu susunan dan peredaran darah dalam paru-paru manusia, Abdul Mun'im ad-Dimyathi, seorang dokter hewan, dan Ar-Razi’, perintis psykoterapi. Dalam bidang opthalmologi dikenal nama Shalahuddin ibn Yusuf.

Sedangkan dalam bidang ilmu keagamaan, tersohor nama Syaikhul Islam ibn Taimiyah Rahimahullah, seorang mujaddid, mujahid dan ahli hadits dalam Islam, Imam As-Suyuthi Rahimahullahyang menguasai banyak ilmu keagamaan, Imam Ibn Hajar al-'Asqalani Rahimahullahdalam ilmu hadits, ilmu fiqih dan lain-lain.

Daulah Mamalik juga banyak mengalami kemajuan di bidang arsitektur. Banyak arsitek didatangkan ke Mesir untuk membangun sekolah-sekolah dan masjid-masjid yang indah. Bangunan-bangunan lain yang didirikan pada masa ini di antaranya adalah rumah sakit, museum, perpustakaan, villa-villa, kubah dan menara masjid.

Kemajuan-kemajuan itu tercapai berkat kepribadian dan wibawa Sulthan yang tinggi, solidaritas sesama militer yang kuat, dan stabilitas negara yang aman dari gangguan. Akan tetapi, ketika faktor-faktor tersebut menghilang, daulah Mamalik sedikit demi sedikit mengalami kemunduran.

Semenjak masuknya budak-budak dari Sirkasia yang kemudian dikenal dengan nama Mamluk Burji yang untuk pertama kalinya dibawa oleh Qalawun, solidaritas antar sesama militer menurun, terutama setelah Mamluk Burjiberkuasa. Banyak penguasa Mamluk Burjiyang bermoral rendah dan tidak menyukai ilmu pengetahuan. Kemewahan dan kebiasaan berfoya-foya di kalangan penguasa menyebabkan pajak dinaikkan.

Akibatnya, semangat kerja rakyat menurun dan perekonomian negara tidak stabil. Disamping itu, ditemukannya Tanjung Harapan oleh kaum Eropa tahun 1498 M, menyebabkan jalur perdagangan Asia-Eropa melalui Mesirmenurun fungsinya. Kondisi ini diperparah oleh datangnya kemarau panjang dan berjangkitnya wabah penyakit.

Di pihak lain, suatu kekuatan politik baru yang besar muncul sebagai tantangan bagi Mamalik, yaitu Daulah Bani Utsmani. Kerajaan inilah yang mengakhiri riwayat Mamalik di Mesir. Dinasti Mamalik kalah melawan pasukan Utsmaniyah dalam pertempuran menentukan di luar kota Kairo tahun 1517 M . Sejak itu wilayah Mesir berada di bawah kekuasaan Kesultanan Bani Utsmani sebagai salah satu propinsinya.

Pembubaran Mamluk

Dimasa kekuasaan Muhammad Ali Mamalik dibubarkan melalui pembantaian dalam sebuah pesta kenegaraan di Al-Qal'ah pada 11 Maret 1811 M. Ketika para perwiwa tinggi mamlik telah berkumpul di pesta kenegaraan Muhammad Ali memrintahkan para pengawalnya untuk mengunci semua pintu dan dan dengan serentak menembaki para perwira Mamalik, Jumlah perwira yang dibantai mencapai 1000 orang tanpa seorangpun dari mereka dapat lolos.

Pembantaian ini memang keji namun Muhammad Ali memandang pada sejarah Mamalik yang sering melakukan penghianatan dan penggulingan kekuasaan berdarah.

Sumber : Wikipedia