Social Items

Berikut ini Tim Kuwaluhan.com telah merangkum Daftar Pondok Pesantren Terkenal, Terbesar dan Terbaik di kawasan Tangerang Banten hingga saat ini :

1. PONDOK PESANTREN AL-QUR'ANIYYAH


Lokasi : Jl. Panti Asuhan No.6, RT.03/RW.12, Jurang Manggu Tim., Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15222

Pondok Pesantren Al-Quraniyyah merupakan salah satu lembaga pendidikan berbasis Islam yang berlokasi di Tangerang Selatan, Banten. Saat ini, Pondok Pesantren Al-Quraniyyah menyelenggarakan pendidikan untuk jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA, dengan biaya yang bervariasi, tergantung pendidikan yang ditempuh masing-masing siswa atau santri.

Pendidikan formal dirintis dari taman pendidikan Alquran (TPA). Pada 2003 berdiri SMP IT Al Quraniyah. Pada 2007- 2008 pihaknya mulai menerima santri menetap. Dan, jumlahnya ketika itu mencapai 30 orang lebih.

Pesantren ini menitikberatkan pada pen didikan dan pendalaman Alquran. Pen dalaman tersebut ditempuh, baik melalui materi pelajaran, ilmu alat, ataupun ilmu Alquran itu sendiri. Ilmu alat yang di ajar kan, misalnya nahwu dah sharaf.

Sedangkan, ilmu Alquran yang diajarkan, misalnya tajwid, tahsin, dan qiraat. Dari segi penguatan ilmu Islam lainnya, pesantren ini mengajarkan hadis, tasawuf, fikih, dan disiplin ilmu lainnya.

Layaknya pondok pesantren pada umumnya, kurikulum yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-Quraniyyah juga merupakan perpaduan dari kurikulum formal (nasional) dan kurikulum non-formal (pondok pesantren). Kurikulum yang dipergunakan dalam pendidikan formal berusaha mengembangkan kurikulum pendidikan yang mengakomodasi berbagai kompetensi, standar kurikulum nasional DIKNAS, DEPAG, dan ciri khas ilmu Al Quran, sains teknologi, dan bahasa dengan sistem yang berkesinambungan.

Pondok Pesantren Al Quraniyah men juarai berbagai lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mulai tingkat kota hingga internasional. Baru-baru ini santrinya, Ah mad Fauzi Ridwan, menjuarai MTQ se-Tangerang Selatan. Santri lainnya, Nurafriani, menjuarai Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) pada tingkat yang sama.

2. PONDOK PESANTREN ASSHIDDIQIYAH 2 BATU CEPER


Lokasi : Jl. Garuda No.32, Batujaya, Kec. Batuceper, Kota Tangerang, Banten 15122

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah adalah salah satu pesantren besar di Indonesia. Pesantren ini didirikan pada bulan Rabi'ul Awal 1406 H (1 Juli 1985 M). Pondok Pesantren Asshiddiqiyah pertama kali didirikan oleh Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ, putra dari salah satu kyai besar Jawa Timur yang berasal dari Banyuwangi yaitu KH. Iskandar, di atas tanah yang diwakafkan oleh H. Abdul Ghoni Dja'ani (Haji Oon), putra dari KH. Abdul Shiddiq di kawasan Kelurahan Kedoya Selatan Kebon Jeruk yang saat itu dipenuhi rawa dan sawah.

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah menanamkan prinsip dasar dalam pendidikan yaitu:

 ﺍﻠﻤﺤﺎﻓﻈﻪ ﻋﻠﻲ ﺍﻠﻗﺪﻳﻢ ﺍﻠﺻﺎﻠﺢ وﺍﻠأﺧﺬ ﺑﺎﻠﺠﺪﻳﺘ ﺍﻠأﺻﻠﻊ

Melestarikan kebiasaan/hal-hal yang baik yang telah dilakukan sejak dahulu (pembelajaran buku-buku serta metode klasik), serta melakukan kebiasaan/hal-hal terbaru yang dilakukan orang pada masa kini yang lebih baik.

Selain memiliki kerangka umum pendidikan formal di satu sisi dan kerangka khusus kurikulum kepesantrenan di sisi lain, sesuai dengan Trilogi Pondok Pesantren Asshiddiqiyah yang menjadi tujuan dasar berdiri, yaitu:

- Menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta membangun Iman dan Taqwa secara lebih mendalam.

- Berakhlakul karimah, sebagai dasar dari perikehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bertanah air.

- Menguasai bahasa asing, dalam hal ini yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Inggris seiring perkembangan zaman dengan tanpa meninggalkan sokoguru daripada dasar pendidikan islam.

Kini, setelah 25 tahun perjalanannya, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah dibawah asuhan Dr. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ., telah mengembangkan sayap dengan menempatkan beberapa cabangnya yang juga bernama Asshiddiqiyah sebanyak 7 cabang di berbagai wilayah di negeri ini.

3. PONDOK PESANTREN MODERN AN NUQTHAH


Lokasi : Jl. H. Ismail Gg. Bebek, Cipete, Pinang, Tangerang City, Banten

Pondok pesantren yang dipimpin KH. Zuhri Fauzi ini mengambil nama Nuqthah yang artinya titik. Titik merupakan sesuatu yang kecil tapi memiliki manfaat yang luar biasa.

Pondok Pesantren An-Nuqthah memiliki dua sistem yaitu sitem Asuh dan Sistem Ajar yang terintegrasi dengan baik sebagai basis pondok. Menjalankan tugas membuat berjalannya kedisiplinan di dalam pesantren agar santri dapat berjalan.

4. PONDOK PESANTREN MUMTAZ IBADURRAHMAN


Lokasi : Jl. KH. Hasyim Ashari Gang Masjid, Kenanga, Cipondoh, Kenanga, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15146

Pondok Pesantren Mumtaz Ibadurrahman
Merupakan salah satu pesantren yang berasaskan ahlussunnah wal jamaah. Nama “Ibadurrahman “ terinspirasi dari surat Al-furqon ayat 63 yang berarti ‘hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih‘ . Melalui jalan tabarrukan terhadap Al-Qur"an ini, Ibadurrahman berharap dapat melahirkan generasi muslim qur’ani yang mampu mengembangkan nilai-nilai islam ditengah masyarakat. Lembaga ini dalam sejarahnya dikelola oleh Yayasan Pondok Pesantren Modern Ibadurrahman yang didirikan oleh Drs. KH. Ahmad Ihsan dengan Akta Notaris No. 21 Tanggal 21 Juli 2001 dan berubah menjadi Yayasan Mumtaz Ibadurrahman dengan Akta No. 31 Tanggal 31 Januari 2012.

Pesantren ini telah berkomitmen memperjuangkan pendidikan umat islam melalui upaya mempersiapkan kafa’ah generasi muslim yang intelektualis , holistis dan mampu mengintegrasikan ilmu dan skill nya secara modern dan terarah dengan tetap memprioritaskan akhlakul karimah sebagai karakter utama.

Sesuai dengan tekad pendirinya, PP Mumtaz Ibadurrahman tidak hanya menerapkan kurikulum pendidikan agama saja, namun berbagai disiplin ilmu dan skill pun diadopsi. Termasuk penekanan bahasa arab dan inggris (bilingual) dalam keseharian santri. Oleh karenanya, tenaga pendidik didatangkan dari berbagai lulusan Universitas dalam dan luar negri serta alumni pesantren modern dan salaf lainnya.

Tercatat juga PP Mumtaz Ibadurrahman pernah menjadi delegasi Propinsi Banten dalam acara Muktamar Pesantren Nasional di Istana Negara bersama Presiden RI. Pun, di Kota Tangerang PPM Ibadurrahman menjadi salah satu pesantren unggulan diantaranya karena mendapatkan Nilai Grade ( Akreditasi ) A baik ditingkat SMP maupun SMA.

5. PONDOK PESANTREN DARUL HASAN


Lokasi : Jalan Irigasi Sipon, Cipondoh Makmur, Cipondoh, Cipondoh Makmur, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15148

Pondok Pesantren Darul Hasan adalah sebuah lembaga pendidikan Islam yang mengintegrasikan antara kemampuan ilmu pengetahuan umum dan ilmu pengetahuan agama Islam dengan sistem pendidikan pesantren modern.

Pondok pesantren Darul Hasan dicanangkan pada bulan Desember 1998, berlokasi di jalan Irigasi Sipon kelurahan Cipondoh Makmur Kota Tangerang provinsi Banten dengan lahan +1800m2 yang kemudian mengalami perluasan dan pengembangan hingga 2010 memiliki lahan seluas +2120 meter2.

Adapun para pendiri pondok pesantren Darul Hasan adalah : K.H. Tadjuddin Hasan, Drs. H. Sufyan Hariri, M.Pd dan H. Muhammad Nur.

Program pendidikan pondok pesantren Darul Hasan pada tingkat SMP dan SMA masuk pada program Tarbiyatul Mu`allin wal Mu`allimat al-Islamiyah selama 6 tahun. setelah menyelesaikan program pada kelas 6 (TMI) maka santri mendapatkan Ijazah Pondok (Syahadah).

6. PONDOK PESANTREN AL FACHRIYAH LARANGAN


Lokasi : Jl. Prof. Dr. Hamka No.21, Larangan Sel., Kec. Larangan, Kota Tangerang, Banten 15154

Pondok Pesantren AI Fachriyah merupakan Lembaga  Pendidikan Syari’at Islam beraliran Ahlu Sunah Waljama’ah yang berpegang teguh kepada AI Qur’an, Hadist Nabi. Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam, Ijmak, dan Qiyas, yang bermadzhab kepada Imam Syafi’l r.a. dalam furu’ fiqih, Aqidah Al ‘Asy’ariyah, dan Thoriqoh Alawiyyah. Tujuan pendidikan Yayasan Al Fachriyah adalah mencetak pribadi yang menghambakan dirinya kepada Allah dengan sepenuh hati, menyampaikan ilmu Syari’at Islam secara murni, benar dan jelas dengan menanamkan sifat kepedulian untuk menyampaikan apa yang telah dipelajari kepada umat dengan jelas dan tepat.

Pondok Pesantren AI Fachriyah menyelenggarakan 2 (dua) Program Pendidikan lImu Syari’at Islam, yaitu Program Menghafal Al Qur’an dan Program Halaqoh Ilmu Syari’at Islam.

Program Menghafal Al Qur’an dalam jangka waktu 3-4 tahun dengan pembelajaran tajwid dan qowaid membaca Al Qur’an lainnya dengan sanad yang sambung menyambung kepada para Qurra’ hingga bersambung kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

7. PONDOK PESANTREN DARUL ULUM SELAPAJANG JAYA


Lokasi : Jl. Marsekal Surya Darma, RT.7/RW.1, Selapajang Jaya, Kec. Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127

Pondok Pesantren Darul Ulum adalah sebuah Yayasan Pendidikan Islam yang didirikan pada tanggal 11 Mei 1983 di Kampung Rawarotan – Kel. Selapajang Jaya – Kec. Neglasari – Kota Tangerang yang pada waktu itu masih masuk dalam wilayah administratif Kab. Tangerang – Provinsi Jawa Barat. Didirikan oleh DR. KH. Ahmad Suhaimi Hasan dan istrinya Hj. Embay Nadiyah dan merupakan salah satu Pondok Pesantren yang pertama-tama berdiri di wilayah Kecamatan Neglasari.

8. PONDOK PESANTREN NURUL-HUDA


Lokasi : Gg. Kancil No.22, Nerogtog, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15145

Pondok Pesantren Nurul Huda didirikan pada tahun 1979 oleh seorang Muallim (sebutan Guru/Ustad. Bagi masyarakat Betawi) di Kel. Neroktog, Kec. Pinang, Kota Tangerang, yaitu Bapak KH, Muallim Arab bin H. Syatar. Nama Nurul Huda sendiri diilhami oleh salah satu seorang guru beliau Almarhum KH. Amsyir dari kampung Gondrong (sebuah kelurahan di kota Tangerang).

Pada mulanya pondok pesantren Nurul Huda hanya halaqoh pengajian biasa, karena melihat kondisi masyarakat masih banyak yang kurang peduli terhadap pengetahuan agama, maka dibentuklan madrasah Ibtidaiyah (setara dengan SD), Madrasa Tsanawiyah (setara dengan SMP), dan Madrasah Aliyah (setara dengan SMA/SMK) yang semuanya itu berdiri dibawah naungan Pondok Pesantren Nurul-Huda dan berbadan Hukum dengan Nama YAYASAN DARMA INDONESIA (YADIN).

Kini diusianya yang sudah melebihi seperempat abad, Pondok Pesantren Nurul Huda hadir dengan mengkombinasikan antara sistem Modern dan Salafiyah menuju generasi yang mendalami Agama Islam dan terampil di bidang IPTEK.

9. PONDOK PESANTREN AL-KAMIL


Lokasi : Kampung Doyong, Jalan Waru Doyong, Alam Jaya, Jatiuwung, Alam Jaya, Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15133

Nama Pondok Pesantren Al Kamil diambil dari nama kakek dari pengasuh (KH. Muhammad Encep Komaruddin) yang bernama Abah Kamilin selaku pemilik tanah ini yang juga memiliki cita-cita untuk menjadikan tempat ini sebagai fasilitas Pendidikan Islam atau Pondok Pesantren.

Pada perkembangannya Pondok Pesantren Al Kamil dinaungi oleh Yayasan Kamilul Awwabin milik KH. Muhammad Encep komaruddin yang terletak di Sepatan. Hingga saat ini Pondok Pesantren Al Kamil telah berkembang dengan jumlah 1000+ santri.

Itulah Deretan Pondok Pesantren Terbaik dan Populer di kawasan Tangerang Banten.

Inilah 9 Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Tangerang

Berikut ini tim kuwaluhan.com telah merangkum deretan Ponpes Terbaik dan Terkenal di Serang Banten :

1. PONDOK PESANTREN AL-MUBAROK SERANG


Lokasi : Cimuncang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42117

Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang adalah sebuah pesantren yang berada di jalan KH. Abdul Latif nomor 07 Cimuncang Sumur Pecung, Kabupaten Serang, provinsi Banten, Indonesia.

Berawal dari tumbangnya orde Baru pada tahun 1996-1997 melihat keberutalan massa, tawuran pelajar, dan maraknya penggunaan obat-obat terlarang ( Narkotika ) yang hampir menguasai belahan dunia, khususnya Indonesia, maka Bapak KH. Mahmudi, MSI merasa terpanggil untuk ikut serta memperbaiki moral anak bangsa dengan mendirikan lembaga pendidikan Islam yang disebut Pondok Pesantren.

Pondok Pesantren Al-mubarok Serang didirikan dengan legalisasi lembaga pendidikan berbadan hukum Notaris Ny. Subandiyah Amar Ashof, SH. Nomor 23, tanggal 10 Oktober 1997. Pada tahun inilah KH Mahmudi membangun sejumlah lokal yang diperuntukkan lembaga pendidikan dengan pendanaan swadaya Pondok Pesantren dan para Donatur serta masyarakat yang ikut andil dalam pembangunan tersebut.

Kurikulum yang digunakan mengacu pada Kurikulum Nasional dengan Muatan Lokal disesuaikan dengan Kurikulum Pondok Pesantren Modern Al-Mubarok. Selama 24 jam santri dibimbing oleh Dewan Guru dan Pengasuh Pesantren dengan landasan Panca Jiwa Pondok Pesantren (Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, Bebas Berfikir) dan memperhatikan perkembangan jiwa anak usia remaja.

Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang diasuh dan dibina oleh guru-guru berpengalaman dan berkompeten dibidangnya, lulusan dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta serta alumni Pondok Pesantren Modern dan Pondok pesantren Salafiyah.

2. PONDOK PESANTREN DAARUL FALAH


Lokasi : Jl. Pusri, Sumurpecung, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42118

Pondok Pesantren Al-Falah didirikan pada tahun 1973, oleh KH. Djawahir Abu Bakar. Nama Al-Falah merupakan pemberian dari guru beliau KH. Suja’i dari Cianjur, dan Habib Alwi Al-Attas dari Jakarta. Nama tersebut merupakan Tabarrukan dan Tafa’ulan dari nama madrasah yang sudah maju di Makkah. Harapannya pondok pesantren Al-Falah  dapat maju seperti halnya madrasah-madrasah yang sudah maju di Mekkah.

Kepemimpinan pondok pesantren Al-Falah, yang semula dipimpin oleh KH. Djawahir Abu Bakar (selama kurang lebih 21 Tahun). Pada tahun 1994, diserahkan kepada putranya yang bernama KH. Ahmad Matin. Bersamaan dengan pergantian kepemimpinan, maka bersama itu pula ikut berganti nama Pondok Pesantren Al-Falah menjadi Pondok Pesantren Daarul Falah. Penambahan kata Daarul diambil dari nama sebuah pondok pesantren tempat KH. Ahmad Matin menimba ilmu yaitu Pondok Pesantren Daarul Hikam di Sukabumi, Daarul Ulum di Cianjur, Daarul Ibtida di Caringin dan pondok pesantren yang lainnya

Pada tahun 2003 Pondok Pesantren Daarul Falah berubah menjadi yayasan, Yayasan Pondok Pesantren Daarul Falah Ciloang. Perubahan nama yayasan tersebut dilatarbelakangi oleh adanya motivasi dari para pengurus khususnya pimpinan untuk lebih mengintensifkan dan memfokuskan kegiatan yang berorientasi pada pengembangan pendidikan agama dan perwujudan kesejahteraan sosial. Dalam perkembangannya maka berdirilah berbagai lembaga pendidikan di dalamnya, yaitu Madrasah Diniyah, SMP Islam, Madrasah Aliyah, Majlis Ta’lim, Kopontren, dan Pengelolaan anak yang kurang mampu dan yatim piatu.

3. PONDOK PESANTREN NURUL BANTANY


Lokasi : Jl. Sayabulu No.161, RT.2, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42127

Pondok Pesantren Nurul Bantany Dalung Kota Serang berdiri pada Tanggal, 28 Februari Tahun 2006 Badan Hukum Musawamah, SH. No. 20 tanggal, 28 Desember 2015 sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan Islam dan dakwah.Dalam perkembangan selanjutnya, jumlah santri terus bertambah hingga sekarang.

Santri yang tinggal dalam Ponpes Nurul Bantany ini mulai dari tingkat pendidikan SD hingga SMA, jumlah santri terus bertambah dibarengi dengan peningkatan sarana dan fasilitas yang memadai, tenaga pengajar yang berkualitas sehingga bisa menghasilkan generasi yang mampu bersaing di dunia modern saat ini.

4. PONDOK PESANTREN MODERN DAAR EL ISTIQOMAH


Lokasi : Jl. Penancangan Kesawong No.4, Sukawana, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42118

Balai Pendidikan Islam Pondok Pesantren Modern Daar el-Istiqomah (PPMDI) Sukawana Serang Banten yang berdiri sejak tahun 1986 ini dirintis pertama kali oleh Abah Moh. Masdani (Almarhum), Drs. KH. Sulaeman Ma’ruf (alumni Pondok Modern Gontor, 1978), F Abdul Ghani dan Syamsul Ma’arif, S.Ag. Bermula dari pengajian privat Al-quran dari rumah ke rumah dibawah bimbingan ibunda Syam’iyah Suchaemi tahun 1984, yang semakin  lama tidak bisa ditangani saking banyaknya permintaan dari beberapa keluarga yang menghendaki adanya pengajian privat keluarga di rumah masing-masing.

Pondok ini berlandaskan hukum yang berlaku, maka pada tanggal 13 Maret 1989, didirikan Yayasan Daar el-Istiqomah dibawah notaris R. Sumarsono, SH. Dengan nomor akte: 10 tertanggal 13 maret 1989 dan terdaftar di kantor Pengadilan Negeri dengan nomor: 5/YY/1989/PNS tanggal 15 Maret  1989. Pendirian Yayasan Daar el-Istiqomah Serang semakin memperkokoh dan mempermudah gerak langkah pondok. Pada tahun ajaran1989/1990 pondok mulai membuka Kulliatul Mu’alimin wal Mu’alimat Al-Islamiyyah (KMI) dengan program 6 tahun bagi lulusan Sekolah Dasar (SD) dan program 4 tahun bagi lulusan SLTP/MTs.Program KMI dilaksanakan pada pagi hari mulai jam 07.00 sampai dengan 12.30 WIB.

Kurikulum yang dipergunakan adalah  kurikulum Gontor dan program Madrasah Tsanawiyah dan ‘Aliyyah nya dari Departemen Agama (DEPAG) Republik Indonesia. Mereka diperkenankan mengikuti ujian negara setelah memenuhi persyaratan dan dinyatakan naik kelas VI (enam) bagi yang akan mengikuti ujian Madrasah ‘Aliyyah Negeri (MAN).
Untuk menunjang kurikulum, pendidikan dan pengajaran pondok dilaksanakan pula berbagai aktifitas bagi santri yang wajib diikuti, seperti berorganisasi, gerakan pramuka, keterampilan (khusus putri) dan silat/karate serta latihan dakwah langsung. Selain kegiatan wajib diatas, adapun kegiatan program kegiatan Extrakulikuler di pondok pesantren Daar el-Istiqomah.

5. PONDOK PESANTREN DAAR AL - ILMI


Lokasi : Jl. Empat Lima, Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42116

Bermula dari kebutuhan masyarakat yang mendambakan suatu sistem pendidikan yang bermutu, terpadu dan manusiawi, para lulusan yang memiliki kredibilitas, integritas di oreintasikan menjadi para kader bangsa di masa depan yang penuh dengan tantangan multi dimensi. Atas dasar ini, desain kurikulum yang dilaksanakan akan senantiasa disesuaikan dengan kebutuhan lulusan/masyarakat di zamannya dan tetap memperhatikan dasar dan landasan pendidikan Islam yang tegak dan terbangun di atas al-Qur'an dan al-Sunah, dengan dasar ini lah pada tahun 1992 Tb Machfuzh Shiddiq mendirikan pesantren Daar al Ilmi.

Hingga sekarang pondok pesantren Daar Al-ilmi semakin berkembang dan jumlah santri terus meningkat dari tahun ke tahun.

6. PONDOK PESANTREN AT-THOHIRIYAH


Lokasi : Jalan Kh. Amin Jasuta No. 05, Lontarbaru, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42115

Proses berdirinya
Pondok Pesatren At-Thahiriyah tidak terlepas kaitannya dengan sejarah
pertumbuhan dan perkembangan pondok pesantren di daerah Banten.

Pondok Pesantren At-Thahiriyah didirikan oleh Ulama Besar bernama
K.H. Tb. Ahmad Hasuri Thahir, yang sebelumnya pernah menempuh pendidikan
di Pondok Pesantren Pelamunan sebelum melanjutkan pendidikannya di Makkah
Al Mukarramah Saudi Arabia, sejarah berdirinya Pondok Pesatren At-Thahiriyah.

Untuk menjalankan keorganisasian tersebut
Pondok Pesantren At-Thahiriyah Kaloran Kota Serang mempunyai
kepengurusan yang fungsinya membantu Kiyai dalam menjalankan roda
kegiatan pendidikan dalam rangka mencapai tujuan yang ingin dicapai serta
untuk memudahkan para santri dalam memahami tujuan pondok pesantren
tersebut, maka disusunlah suatu rumusan tertulis dan terperinci.
Tujuan-tujuan institusional Pondok Pesantren At-Thahiriyah Kaloran
Kota Serang ini sesuai dengan hasil keputusan dan musyawarah Loka Karya
Intensifikasi Pengembangan Pondok Pesantren yang diselenggarakan pada
tanggal 2-6 Mei 1978 di Jakarta.

Kurikulum yang digunakan di Pondok Pesantren At-Thahiriyah adalah
kurikulum lokal atau tradisioanal dalam arti pelajaran atau kitab-kitab yang
diajarkan seluruhnya merupakan hasil dari rancangan Kiyai dan para ustadz
dengan pedoman pada kitab-kitab salaf atau lebih dikenal dengan sebutan
kitab kuning.

7. PONDOK PESANTREN ARDANIAH SERANG


Lokasi : Jalan Empat lima, Kuranji, Taktakan, Kuranji, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42162

Sistem pendidikan yang di terapkan di Islamic Boarding School Pondok Pesantren Ardaniah merupakan hasil revolusi dari pengalaman belajar di pensantren Salaf,  terpadu dan modern serta pengalaman baik dalam dan luar negeri. Sistem yang diterapkan menggunakan sistem Timur Tengah, dasar Salaf dan gaya Modern. Dengan dalih pertama kali adanya pondok pesantern itu adalah para alim ulama dari Timur Tengah dengan dasar Kitab yang berakhidahkan Ahlus-sunah wal jamaah, agar ada kesinambungan maka diguanakan sistem Timur Tengah serta agar mengimbangi perkembangan zaman digunakan gaya Modern.

Untuk memacu peningkatan kemampuan para Santri sebagai anak didik maka dibuat sistem yang memacu kemampuan Santri dengan mengkombinasikan pendidikan yang bersifat pesantren, Tahasus dan pendidikan Science.

Kurikulum Salafiah dan proporsional melalui program Intrakulikuler, Ko Kulikuler dan Ekstra Kulikuler dengan orientasi fleksibilitas, Basic Science, Competence Base serta pengembangan kecapakan hidup (Life Skill) dengan kaidah Exelency. Aspekyang berbeda dalam kurikulum pendidikan dengan lembaga lainnya adalah adanya pendalaman, perluasan dan pengayakan mata pelajaran yang dianggap akan memperkuat atau meningkatkan kemampuan yang diharapkan menjadi santri (lulusan yang ber akhlakul karimah).

Itulah Deretan Pondok Pesantren Terkenal dan Terbaik di Serang Banten.

7 Pondok Pesantren Terbesar dan Terbaik di Serang Banten

Kabupaten Pandeglang terletak di Provinsi Banten Indonesia. Selain terdapat banyak tempat wisata, di sini juga terdapat banyak Pondok Pesantren Populer dan Terbaik loh. Berikut ini tim kuwaluhan.com telah merangkum beberapa daftar Ponpes Favorit dan Populer di Kabupaten Pandeglang Banten :

1. PONDOK PESANTREN KUN KARIMA LA TANSA 3


Lokasi : Jl.stasiun kadomas, kp. ciekek hilir RT 01/ 10, karaton, 42211, Karaton, Kec. Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten 42218

Lembaga ini dikelola oleh Yayasan “LA TANSA MASHIRO” yang didirikan oleh Drs. KH. Ahmad Rifa’i Arief (Alm) dengan Akta Notaris No. 4 Tanggal 9 Januari 1991 dan Akta perubahan No. 44 Tanggal 20 April 1998, beralamat di Parakansantri, Lebakgedong, Lebak, Banten. Lahirnya Pondok Pesantren “LA TANSA” didasarkan atas kesadaran untuk membangun sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa, berwawasan luas, berilmu, berakhlakul-karimah (mukminin, muttaqien dan rosikhina fil’ilmi) kelak menjadi generasi penerus bangsa, negara dan agama dalam pelbagai sektor kehidupan.

Dan sejak tahun 2017, pondok pesantren La Tansa telah mengembangkan sayapnya dengan dibukanya Pondok Pesantren La Tansa 3 Kun Karima di Kecamatan Majasari, Pandeglang. Sementara Pondok Pesantren La Tansa 2 yang berlokasi di Kampus La Tansa Mashiro Rangkas Bitung akan segera dibuka pada tahun ajaran 2018-2019. Dan untuk Pondok Pesantren La Tansa 4 & 5 yang berlokasi di Cipanas, Lebak sedang dalam proses pembangunan.

2. PONDOK PESANTREN ROUDOTUL 'ULUM CIDAHU


Lokasi : Cisampih, Menes, Menes, Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten 42262

Pondok pesantren Roudotul Ulum di Cidahu, Pandeglang, Banten tidak pernah sepi dari para tamu maupun pencari ilmu. Bahkan menjadi tempat rujukan santri, pejabat hingga kiai. Abuya Dimyati dikenal sosok ulama yang mumpuni. Bukan saja mengajarkan ilmu syari’ah tetapi juga menjalankan kehidupan dengan pendekatan tasawuf. Abuya dikenalsebagai penganut tarekat Naqsabandiyyah Qodiriyyah.

Dari pondok pesantren ini telah melahirkan banyak ulama ahlussunnah seperti Al Habib Hasan bin Ja'far Assegaf pemimpin Majelis Nurul Musthofa Jakarta.

3. PONPES ALHIDAYAH CISANTRI ABUYA BUSTOMI


Lokasi : Curugbarang, Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten 42271

Pondok pesantren salafiyah Al-hidayah Cisantri didirikan oleh Ahmad Bushtomi bin Ahmad Jasuta.

Seperti umumnya pondok salaf, di pesantren yang berdiri pada 1962 ini santri banyak bergulat dengan kitab kuning. Seperti Nahwu, Sharaf, Jurumiyah, Amil, atau tafsir Jalalain. Di bawah bimbingan KH Bustomi, pendiri dan pimpinan pesantren, atau santri-santri senior, kitab berhuruf Arab gundul itu dipelajari setiap usai salat subuh, sore, dan malam hari.

4. PONDOK PESANTREN RIYADLUL ALFIYAH


Lokasi : Kadukaweng, Kaduhejo, Pandeglang, Banten

Abuya Sanja atau Mama Sanja merupakan pendiri Pondok Pesantren Riyadul Alfiyah yang berada diwilayah Kampung Kadukaweng, Desa Sukasari, Kecamatan Kaduhejo, Pandegelang, Banten.

K.H Sanja terkenal dengan Ilmu nahwu shorof, Ilmu inilah yang menjadi pintu masuk bagi yang ingin memahami teks-teks literal bahasa arab yang tidak berharakat sehingga dapat mendapatkan makna yang sebenarnya.

Penamaan Riyadul Alfiyah ini sendiri disesuaikan dengan kekhususan pelajaranyang dikaji di pesantren ini, yaitu kitab Alfiyah, yang membahas tentang ilmu alat bahasa Arab karangan Ibnu Malik.

Sedangkan, nama Riyadul dipilihnya karena berarti taman. Hal ini sesuai dengan lokasitempat pondok pesantren ini berdiri, yaitu di Kampung Kadukaweng, Kaduhejo, Pandegelang, yang masih berupa tempat yang belum berpenghuni dan dikelilingi oleh banyak sawah. Atau, dalam bahasa setempat, tempat seperti ini disebut dengan ngababakan.

Dalam memberikan pelajaran pemahaman kitab ini, ia menggunakan cara yang istimewa. Metode yang digunakannya adalah syarah kitab Alfiyah dari kitab Al-Fiyah Maimuniyah.

5. PONDOK PESANTREN MODERN AL-MIZAN PUTRI


Lokasi : Sukaratu, Majasari, Sukaratu, Kec. Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten 42211

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah sebuah lembaga  sosial yang bergerak dalam kegiatan pendididkan, nilai-nilai islami yang bertujuan menghidupkan, memelihara serta meningkatkan semangat di kalangan umat islam khusus nya dan bangsa Indonesia pada umumnya

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan berdiri pada tanggal 1 Mei 1993 berdasarkan Akta Notaris Nuzwar, SH Rangkasbitung Nomor 16 tanggal 15 maret 1993. Pondok Pesantren Modern Al-Mizan pertama membuka penerimaan siswa/i tanggal 10 juni 1993.

Pendiri Pondok Pesantren Modern AL-Mizan adalah Drs KH Anang Azhari Alie, M.Pd.I, ketika itu Pondok dibangun diatas tanah milik Bapak H Kustani yang berlokasi di jalan kapugeran dekat alun-alun Rangkasbitung di atas tanah seluas 316 m2 yan merupakan sebuah gudang balok yang kemudian disulap menjadi asrama putri yang serba darurat.

Dari tahun ke tahun Pondok Pesantren Modern AL-Mizan mengalami perkembangan area sampai +14 ha, pada tahun 2009 atas dasar cita-cita teguh dan ridho Alla SWT, pada tahun 2010 Pondok Pesantren Modern AL-Mizan memiliki lokasi di jalan AMD Cikole Pandeglang sebagai Pesantren Putri. Program Pembelajaran terpisah antara santri putra dan santri putri dilaksanakan untuk mencari rasa aman, nyaman keleluasaan beraktifitas antara mereka masing-masing dan ini merupakan fenomena positif dalam pandangan Syari’at

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Pandeglang Banten.

5 Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Pandeglang Banten

Kabupaten Lebak merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukotanya adalah Rangkasbitung, yang berada di bagian utara wilayah kabupaten.

Di kabupaten Lebak selain memiliki perguruan tinggi juga terdapat banyak Pesantren yang sangat berkualitas dalam menunjang ilmu agama. Berikut ini tim kami Kuwaluhan.com telah merangkum Daftar Ponpes Modern maupun Salafiyah Terbaik dan Favorit di Kabupaten Lebak :

1. PONDOK PESANTREN LA TANSA

Lokasi : Kampung Parakansantri, Banjar Irigasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten 42372

Pondok Pesantren La Tansa merupakan pondok pesantren modern yang terletak di daerah Parakansantri, Lebakgedong, Lebak, Banten. Pesantren ini didirikan oleh Drs. K.H. Ahmad Rifa'i Arief (Almarhum) yang bertindak juga sebagai pemimpin pesantren Daar el-Qolam (Pasir Gintung, Jayanti, Tangerang) saat itu. Kini, setelah pendiri wafat, Pesantren La Tansa dipimpin oleh K.H. Adrian Mafatihullah Karim, MA dan Dr. K.H. Sholeh, S.Ag, MM. Lembaga ini bernaung di bawah Yayasan La Tansa Mashiro, yang juga didirikan oleh Drs K.H. Ahmad Rifa'i Arief.

PONDOK PESANTREN “LA TANSA” berdiri di sebuah lembah seluas ±13 ha. yang sekelilingnya dialiri sungai Ciberang dan dikelilingi oleh gunung-gunung dan bukit yang menghijau, terhindar dari polusi udara bahkan polusi budaya dan pergaulan amoral, merupakan tempat tafaqquh fiddien yang nyaman dan rekreatif. Lembaga ini dilahirkan oleh Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung, Jayanti, Tangerang, sebagai suatu pengembangan wawasan dan pengembangan daya tampung dengan sistem pendidikan serta pengajaran yang lebih variatif dan memenuhi hajat umat. yang memberikan prospek yang sangat baik untuk sebuah sarana pendidikan. Sasaran siswa yang ditargetkan untuk menuntut ilmu di Pondok Pesantren La Tansa bukan hanya warga di wilayah ini, namun lebih jauh lagi adalah seluruh rakyat Indonesia yang ingin memperdalam ilmu umum sekaligus ingin memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam yang baik.

Dan sejak tahun 2017, pondok pesantren La Tansa telah mengembangkan sayapnya dengan dibukanya Pondok Pesantren La Tansa 3 Kun Karima di Kecamatan Majasari, Pandeglang. Sementara Pondok Pesantren La Tansa 2 yang berlokasi di Kampus La Tansa Mashiro Rangkas Bitung akan segera dibuka pada tahun ajaran 2018-2019. Dan untuk Pondok Pesantren La Tansa 4 & 5 yang berlokasi di Cipanas, Lebak sedang dalam proses pembangunan.

2. PONDOK PESANTREN MODERN DAREL AZHAR


Lokasi : Jl. Komp. Pendidikan No.RT 08/09, Muara Ciujung Tim., Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42314

Ponpes Modern Daar El-azhar merupakan lembaga pendidikan yang berada di Muara Ciujung Tim., Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42314.

Ponpes Modern Daar el-Azhar Rangkasbitung (PMDARB), tidak ubahnya seperti pondok pesantren lainnya, adalah; “lembaga pendidikan Islam dengan system asrama, kyai sebagai sentral figurenya dan masjid sebagai titik pusat yang menjiwainya.”

Sebagai lembaga yang mengintegrasikan seluruh pusat pendidikan, pendidikan pesantren bersifat total; membina kecakapan spiritual (Spiritual Quotient), kecakapan Intelektual (intellectual Quotient), dan kecakapan moral-emosional (Emotional Quotient). Untuk itu, lingkungan pesantren secara keseluruhannya adalah lingkungan yang dirancang untuk kepentingan pendidikan, sehingga segala yang didengar, dilihat, dirasakan, dikerjakan, dan dialami para santri bahkan seluruh penghuni pesantren adalah dimaksudkan untuk mencapai tujuan pendidikan.

Sejarah awal berdirinya Pondok Modern Daar El Azhar berawal dari banyaknya minat terhadap pendidikan pesantren begitu besar dan respon dari masyarakat begitu baik, maka pada 1991 –1992 mulailah dirintis pendidikan dan pengajaran extra di asrama (di luar jam sekolah) yang dinamakan “Persemaian Santri Madinah el-Tullab”. Santri pada waktu itu  berasal dari tingkat SD, SMP, SMEA, dan STM. Mereka digembleng sebelum dan sepulang sekolah. Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kebutuhan pendidikan dan pengajaran, maka diperlukan elaborasi sistem pendidikan dan pengajaran selama 24 jam.

PROGRAM PENDIDIKAN

1.Program pesantren 6 (Enam) Tahun  :

A. SLTP (Ma’had Mutawasithi) terakreditasi A SK. Badan Akreditasi Nasional  No.01/BAS/MN/II/2007.
Program ini diperuntukkan bagi siswa lulusan Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtida’iyah dengan masa  pendidikan selama enam tahun, yakni ditempuh dari kelas satu berurutan sampai kelas enam.


B. SMA (Ma’had Tsanawi) Terakreditasi B SK. Badan Akreditasi Sekolah No. 02/BASDA-BTN/SK/V2007.
1.  Jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
2.  Jurusan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)
Program  ini diperuntukkan bagi seluruh santri Pondok Pesantren Modern Daar el-Azhar yang melanjutkan studinya pada jenjang pendidikan SMA-nya  di Pondok Pesantren Modern Daar el-Azhar dan santri pindahan dari Pondok Pesantren lain dengan terlebih dahulu mengikuti tes akademik yang telah ditentukan. Pada jenjang ini ada dua jurusan pendidikan yang dipilih oleh santri yaitu jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), jurusan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)

2.  Program 4 (Empat) Tahun :

Program penyetaraan Materi Pesantren &  Bahasa untuk calon santri lulusan SLTP/MTs (1 Tahun); dilanjutkan
B.Program Pesantren SMA Daar el-Azhar (3 Tahun).
Program ini diperuntukan bagi santri lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)  atau Madrasah Tsanawiah (MTs). Program ini dilaksanakan selama empat tahun, tahun pertama sebagai tahun pembelajaran matei-materi kepondokkan  dan kebahasaan setingkat materi kelas satu dan dua SMP, baru kemudian pada tahun kedua santri dari program ini terdaftar sebagai santri SMA dan duduk di kelas empat dengan  memulai pembelajaran materi yang sama dengan santri dari  program  pertama (SMP).

3. PONDOK PESANTREN MODERN AL-MIZAN


Lokasi : Jl. Jenderal Sudirman Km.3, Narimbang Mulia, Rangkasbitung, Narimbang Mulia, Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42315

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah sebuah lembaga sosial yang bergerak dalam kegiatan pendididkan, nilai-nilai islami yang bertujuan menghidupkan, memelihara serta meningkatkan semangat dikalangan umat islam khusus nya dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Pondok Pesantren Modern Al-Mizan berdiri pada tanggal 1 Mei 1993 berdasarkan Akta Notaris Nuzwar, SH Rangkasbitung Nomor 16 tanggal 15 maret 1993.

Pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah Drs KH Anang Azhari Alie, M.Pd.I , ketika itu Pondok dibangun diatas tanah milik Bapak H Kustani yang berlokasi di jalan kapugeran dekat alun-alun Rangkasbitung di atas tanah seluas 316 m2 yan merupakan sebuah gudang balok yang kemudian disulap menjadi asrama putri yang serba darurat. Untuk asrama putra berlokasi di kantor PT Andi Jaya milik Bpk H Kustani yang berjarak 100 m dari asrama putri.

Suatu Lembaga pendidikan pasti dibagun karena memiliki tujuan tertentu dan pondok Pesantren Modern Al-Mizan  ini juga memiliki visi dan misi serta juga memiliki Tujuan dan disini ane mau menjabarkan hal tersebut. Al-Mizan sebagai pesantren prosfektif yang mampu mencetak santri berakhlaq mulia, berbadan sehat, kreatif, berpengetahuan luas dan berfikiran terbuka, berjiwa ikhlas, kebersahajaan, berukhuwah Islamiyah dan berdikari.

PROGRAM PENDIDIKAN

1. Program Diniyah Awaliyah. (Bagi Putra/I warga masyarakat sekitar pesantren ),
2. Program TMI Reguler/MTs dan Aliyah (masa tempuh 6 tahun bagi lulusan SD/MI),
3. Program TMI Intensif/Aliyah, program IPA & IPS (masa tempuh 3 tahun bagi lulusan SMP/MTs),
4. Pengembangan Tahfidzul Qur’an (masa tempuh 6 tahun bagi lulusan SD/MI) dan tenaga pengajar di lembaga pendidik ini berasal dari Tenaga pengajar yang diperbantukan di PPM Al-Mizan adalah mereka para sarjana S1 dan S2 yang memiliki latar belakang pendidikan yang cukup professional berasal dari berbagai perguruan tinggi dan para alumni dari berbagai pesantren.

Dan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Al-Mizan mengharapkan kompetensi kelulusannya menguasai Kompetensi Spiritual; Menguasai dan mampu mengimplementasikan nilai ajaran Islam, Kompetensi Personal; Berakhlakul karimah, mandiri, kreatif dan inovatif, Kompetensi Sosial; mampu berinteraksi dan berkomunikasi efektif.

4. PONDOK PESANTREN MANAHIJUSSADAT


Lokasi : Serdang, Cibadak, Malabar, Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten 42357

Pondok Pesantren Modern MANAHIJUSSADAT adalah lembaga pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan terpadu 24 jam dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam percakapan sehari-hari.

Berdiri sejak tahun 1997 dan telah menghasilkan para alumni yang berkiprah di tengah-tengah masyarakat, baik di lembaga formal maupun non formal.

Pondok Manahij didirikan pada 03 agustus 1997 di rangkas bitung banten oleh KH. Sulaiman Effendi.

Pada masa itu masyarakat di sekitar pesantren masih dibawah setandar dalam pengetahuan agama,dan para santri yang mulai mendaftarkan diri pada saat itu belum tahu apa arti dan tujuan pondok pesantren berdiri,kemudian pimpinan dan guru-guru  menerapkan format baru dan mendirikan Pondok Manahij dengan mempertahankan  tradisi pesantren salaf,modern dan menerapkan system sekolahan umum.

Sementara para pengajarnya memulai beberapa Pesantren ternama di Nusantara dan para sarjana S1 dan S2 yang sesuai dengan bidangnya.

LEMBAGA PENDIDIKAN

- Madrasah Tsanawiyah (Mts)

Untuk tamatan SD / MI, masa studi 6 tahun diasramakan. Para lulusan mendapatkan Ijazah  Madrasah Tsanawiyah (MTs) terakreditasi “B” dan Ijazah Madrasah Aliyah (MA) terakreditasi “B” serta Ijazah Pondok.

- Madrasah Aliyah (Ma)

Untuk tamatan SMP / MTs, masa studi 4 tahun diasramakan. Para lulusan mendapatkan Ijazah Madrasah Aliyah (MA) terakreditasi “B” dan Ijazah Pondok.

Kurikulum KMI yang bersifat akademis dibagi dalam beberapa bidang, yaitu:

-  Bahasa Arab
-  Dirasah Islamiyah
-  Ilmu keguruan dan psikologi pendidikan
-  Bahasa Inggris
-  Ilmu Pasti
-  Ilmu Pengetahuan Alam
-  Ilmu menengah kejuruan(SMK)
-  Ilmu pertanian
-  Ilmu agri bisnis
-  Ilmu Pengetahuan Sosial
-  Keindonesiaan/ Kewarganegaraan.

KMI membagi pendidikan formalnya dalam perjenjangan yang sudah diterapkan sejak awal berdirinya pesantren. KMI memiliki program reguler dan program intensif, dan masih banyak lagi program lainnya.

5. PONPES SALAFIYAH AL FUTUHIYAH


Lokasi : Jl. Raya Cipanas-Warung Banten Km.4, Banjar Pahingeun, Banjar Irigasi, Lebak Gedong, Banjar Irigasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten 42372

Pondok Pesantren Salafiyyah merupakan pesantren mayoritas di wilayah Provinsi Banten termasuk “ Al-Futuhiyyah “ walaupun di jaman Moderen seperti sekarang ini dan mulai menjamurnya Pesatren-Pesantren Moderen khususnya di wilayah Banten, Al-Hamdullilah Pondok Pesantren Salafiyyah  Al-Futuihiyyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmenya sebagai benteng perjuangan pendidikan maupun Syiar Islam dan mencetak kader-kader Ulama Salafy Solihin.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah “Al-Futuhiyyah”, Buya KH. Ahmad Qurthubi Jaelani, dilahirkan pada tanggal 09 Maret 1971 M. di Kp. Buluheun Ds. Banjar Irigasi Kec. Cipanas Kab. Lebak Banten.

Setelah beliau lulus Sekolah Dasar ( SD ) Tahun Ajaran 1983-1984 M. beliau melanjutkan Pendidikanya ( Mesantren ) ke empat ( 4 ) Pondok Pesantren di Daerah Pandeglang Banten, kemudian di lanjutkan ke Ciamis Jawa Barat dan Kudus Jawa Tengah, terakhir di Sukabumi Jawa Barat, yang jumlah lama mesantrenya di seluruh Pesantren-Pesantren tersebut -+ 4 Tahun ( Bulan ).

Dalam waktu yang sangat singkat itu, dan umurnya yang masih muda ( 19 Tahun ), beliau di p[erintah oleh Gurunya Al-Mukarom KH. Badruddin Sofiyullah ( Sukabumi Jawa Barat ) agar mendirikan Pondok Pesantren Salafiyyah. Setelah adanya perintah dari Guru tersebut maka beliau memperbanyak Istikhoroh dan Kholwat memohon petunjuk kepada Allah SWT.

Akhirnya pada tanggal 24 Rajab 1411 H / 1990 M. beliau mendirikan Pondok Pesantren Salafiyyah “ Al-Futuhiyyah “ di Kp. Banjar Pangingeun Ds. Banjar Irigasi Kec. Lebak Gedong Kab. Lebak Prov. Banten.

6. PONDOK PESANTREN MODEREN DAARUSSA'ADAH


Lokasi : Jl. Raya Leuwidamar KM. 08, Cimarga, Marga Jaya, Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten 42361

Pondok Pesantren Daarussa’adah di dirikan oleh K.H Hasan Aping (Alm) dan K.H Pupu Mahfuddin M.Pd.I pada tahun 1989 . Lahirnya Pondok Pesantren Daarussa’dah untuk mencetak kader muslim yang berakidah islamiah,berkualitas,berwawasan jauh kedepan mempunyai kesemimbangan antara ilmu dan amal serta keseimbangan antara dzikir dan fikir.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, Pondok Pesantren Daarussa’adah selain ditunjang oleh psilitas yang refresentatif, didukung juga oleh tenaga pendidikan yang propesional dibidangnya. Tenaga pendidik terdiri atas lulusan Pondok-pondok alumni Gontor, Gintung, dan para sarjana perguruan tinggi negeri dan suasta. Al-azhar University, UNPAD, UIJ, UNISBA, STAI, dan lain-lain. Allhamdullah Alumni Pondok Pesantren Daarussa’adah diterima di tengah-tengah masyarakat sebagai pemimpin pesantren, dai, mubaligh, guru ngaji, ustadz, dosen, PNS, Militer dan Lain-lain.

KURIKULUM PENDIDIKAN

Dalam proses pengembangan fikir dan dzikir Pondok Pesantren Daarusaadah memadukan kurikulum Pendidikan Nasional dan kurikulum Pesantren sebagai satuan pelajaran yng integral bahasa pengantar yang diggunaka Disesuaikan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk mata pelajaran yang berbaris Nasional, Bahasa inggris dan Bahasa Arab untuk Mata Pelajaran yang berbaris Pesantren (Keagamaan), serta masih banyak lagi program lainnya.

7. PONDOK PESANTREN AL-IDRUS


Lokasi : Jl. Maulana Hasanuddin No.1, Kaduagung Tim., Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42317

Pondok Pesantren Al-Anwariyah Al-Idrus didirikan oleh KH. Nunung Anwarudin di kampung Kebonjati bertepatan tanggal 05 Rabiul Tsani 1402 M / tahun 1982 M.Berdirinya pondok pesantren tersebut disambut baik oleh masyarakat kampung Kebon Jati dan masyarakat diluar Wilayah Desa Pajagan dengan mengirimkan anak-anaknya untuk belajar Agama Islam dan menjadi santri muqim atau santri mufasir.

Keberadaan Pondok Pesantren Al-Anwariyah Al-Idrus cukup diakui oleh pemerintah daerah Kabupaten Lebak. Pemerintah menetapkan Pondok Pesantren Al-Anwariyah Al-Idrus sebagai lembaga penyelanggara Program Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Pondok Pesantren Al-Anwariyah Al-Idrus hijrah Pada tanggal 07 Rabil Tsani 1433 H / 29 Pebruari 2012 M ke Kp. Pajagan karena tempat di Kp. Kebonjati terkena relokasi waduk karian. Hikmah dari hijrahnya Pondok Pesantren Al-Anwariyah Al-Idrus adalah KH. Nunung Anwarudin Sebagai Alumni Pondok Pesantren Al-Idrus Rancagawe mengembangkan Pondok Pesantren Al-Anwariyah Al-Idrus dengan mendirikan sebuah YAYASAN AL-ANWARIYAH AL-IDRUS dengan Akta Notaris: Aris Rismansyah, S.H, M.Kn. Lebak No. 02 Tanggal 11 Maret 2013 dan SK KEMENKUMHAM No: AHU-2191.AH.01.04.Tahun 2013. Pada tahun 2013 berdiri Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah dan sudah terakreditasi.

Itulah Deretan Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Lebak Banten, jika ada pertanyaan silahkan beri komentar pada kotak di bawah.

7 Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Lebak Banten

Berikut ini adalah daftar pondok pesantren Terbaik dan Populer di Provinsi Banten Indonesia :

1. PONDOK PESANTREN LA TANSA

Lokasi : Kampung Parakansantri, Banjar Irigasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten 42372

Pesantren ini didirikan oleh Drs. K.H. Ahmad Rifa'i Arief (Almarhum) yang bertindak juga sebagai pemimpin pesantren Daar el-Qolam (Pasir Gintung, Jayanti, Tangerang) saat itu. Kini, setelah pendiri wafat, Pesantren La Tansa dipimpin oleh K.H. Adrian Mafatihullah Karim, MA dan Dr. K.H. Sholeh, S.Ag, MM. Lembaga ini bernaung di bawah Yayasan La Tansa Mashiro, yang juga didirikan oleh Drs K.H. Ahmad Rifa'i Arief.

Pondok Pesantren La Tansa terlahir sebagai manisfestasi kebutuhan ummat akan pola dan sistem pendidikan yang sesuai dengan kondisi kekinian, kondisi di mana hajat akan terciptanya sebuah generasi yang tidak hanya mengejar nilai-nilai duniawi tetapi juga tidak menghilangkan nilai-nilai ukhrawi yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan tuntutlah dengan apa yang telah diberikan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat, dan jangan lupakan bagianmu di dunia, dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berlaku baik kepadamu, dan jangan membuat kerusakan di muka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang merusak” (QS Al-Qashash:77)

2. PONDOK PESANTREN DAAR EL-QOLAM



Lokasi : Jl. Raya Serang, Pasir Gintung, Jayanti, Tangerang, Banten 15610

Pondok Pesantren Daar el-Qolam (معهد دار القلم للتربية الإسلامية) adalah sebuah pondok pesantren berlokasi di Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten yang didirikan pada tanggal 20 Januari 1968. Pesantren ini adalah gagasan Haji Qasad Mansyur yang direalisasikan oleh Drs. K.H. Ahmad Rifai Arief(1942-1997). Setelah K.H. Ahmad Rifa'i Arief meninggal dunia pada tanggal 15 Juni 1997, pondok ini dilanjutkan oleh K.H. Drs. Ahmad Syahiduddin, K.H. Adrian Mafatihullah Karimdan Hj. Enah Huwaenah. Lembaga pendidikan Islam ini adalah model integrasi antara sistem pendidikan pondok dengan sistem pendidikan madrasah dan sekolah. Hingga Juli 2012, Pondok Pesantren Daar el-Qolam merupakan pondok pesantren terbesar sedaerah Banten, dengan jumlah kurang lebih 5000 jiwa.

Adapun kurikulum yang diterapkan dalam Pondok Pesantren Daar el-Qolam mencakup pelajaran agama dan pelajaran umum yang terintegrasi. Setiap hari santri mendapatkan pelajaran 7 jam pelajaran, yang masing-masing berdurasi 45 menit, diselai oleh 25 menit istirahat, yang berkisar dari pukul 7:00 waktu setempat hingga pukul 15:00 waktu setempat. Di luar jam formal tersebut, santri juga mendapatkan pengajaran al-Quran, kitab kuning, dan kursus-kursus yang bisa diikuti sesuai dengan minat dan kemampuan santri itu sendiri, seperti kursus Bahasa Inggris, kursus Bahasa Arab, kursus komputer, kursus bela diri, dan lain sebagainya.

Integrasi sistem itu juga memudahkan para santri untuk melanjutkan pendidikannya pada tingkat pendidikan tinggi, khususnya ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang memang diperuntukkan untuk para lulusan madrasah dan pesantren. Bekal bahasa Arab dan Inggris yang telah diberikan semasa belajar di pondok, memudahkan para santri untuk memahami kurikulum pada IAIN. Beberapa santri Daar el-Qolam yang menjadi mahasiswa berprestasi di IAIN. Selain itu pula, banyak pula santri yang melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah seperti Mesir, Makkah dan Madinah.

Mulai tahun ajaran 2007/2008, Pondok Daar el-Qolam mencanangkan program kelas unggulan, yang disebut dengan Program Excellent Class. Di dalam program itu, semua siswa yang telah lolos kualifikasi dari segi nilai rata-rata saat kenaikan (minimal 6.25) dan kelakukan bisa merasakan pengalaman yang sedikit berbeda dengan kelas biasa. Di masing-masing kelas, yang terdapat 25 kelas itu, terdapat proyektor berteknologi Digital Light Processing (DLP) dan juga diizinkannya mereka untuk membawa dan menggunakan Internet melalui komputer atau notebook milik sendiri (dengan skema Bring Your Own Device/BYOD) di luar jam pelajaran formal (seperti waktu istirahat dan malam hari), tentu saja untuk menunjang pembelajaran.

3. PONDOK PESANTREN RIYADHUSHOLIHIIN


Lokasi : Jl. Kadukacang KM.0,5, Rocek, Cimanuk, Batubantar, Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten 42271

Pondok Pesantren Riyadhussholihiin dibangun di atas pondasi TAQWA dengan Asas Al-Qur’an dan Sunnah, berupaya mengembalikan masyarakat islam kepada jalan Islam yang sesungguhnya yang datang dari Allah dan Rosul-Nya serta berupaya mendidik dan membekali kader dakwah dengan Aqidah Sholihah, ‘Ibadah, Adab dan Akhlak dan Mu’amalah berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah dengan Manhaj Salafus Sholeh, Ahlus Sunnah wal Jama’ah serta ditambah materi khusus Hafalan Qur’an juga dipadu dengan Ilmu umum dan keterampilan yang dibimbing oleh tenaga pengajar lulusan dalam dan luar negeri.

Pondok pesantren yang bertempat di bawah kaki dua gunung Pulau Sari dan gunung Karang ini Insya Allah dibangun di atas pondasi taqwa dan asas Al-Qur’an dan As-sunnah, dengan berupaya mengembalikan masyarakat islam secara khusus yang sudah banyak terkontaminasi dengan ajaran-ajaran dan pemikiran-pemikiran yang menyimpangkan mereka dari jalan yang lurus dan agama yang hanif, kepada jalan islam yang sesungguhnya yang datang dari Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.

Kurikulum di Pondok Pesantren Riyadhussholihiin terdiri dari kurikulum yang dipadukan antara:

1. Kurikulum Dinas Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum Diniyyah Pondok Pesantren Riyadhussholihiin dengan rincian sebagai berikut :

- Kurikulum KTSP, kurikulum operasional yang disusun, dikembangkan, dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan Badan Standar Nasional Pendidikan ( BSNP ).

Adapun Kurikulum KTSP yang kami gunakan yaitu: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Ekonomi, Fisika, Geografi, IPA, IPS, Kimia, Matematika, Sosiologi, Teknologi Informasi dan Komunikasi.

2. Kurikulum Diniyah Pondok Pesantren Riyadhussholihiin terbagi menjadi 2 bagian yaitu Pendidikan Agama dan Bahasa Arab dengan rincian sebagai berikut:
- Pendidikan Agama (Akhlaq, Faraidh, Fiqih, Hadits, Hifdzul Mutun, Manhaj, Qawaa`id Fiqhiyyah, Siroh, Tafsir, Tajwid & Tahsin, Tauhid, Ushul FiqihUshul Tafsir.
- Bahasa Arab (Al-'Arabiyah Linnasyi'in, Adab, Balagoh, Imla, Khot, Nahwu, Shorof, Ta`bir.

4. PONDOK PESANTREN AL-MUBAROK SERANG


Lokasi : Cimuncang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42117

Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang adalah sebuah pesantren yang berada di jalan KH. Abdul Latif nomor 07 Cimuncang Sumur Pecung, Kabupaten Serang, provinsi Banten, Indonesia.

Kurikulum yang digunakan mengacu pada Kurikulum Nasional dengan Muatan Lokal disesuaikan dengan Kurikulum Pondok Pesantren Modern Al-Mubarok. Selama 24 jam santri dibimbing oleh Dewan Guru dan Pengasuh Pesantren dengan landasan Panca Jiwa Pondok Pesantren (Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, Bebas Berfikir) dan memperhatikan perkembangan jiwa anak usia remaja.

Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang memiliki ciri khas dalam mendidik, membina, dan membimbing santri. Hal ini dilakukan dengan cara kegiatan mengaji Al-Qur’an, kitab-kitab kuning, dan keterampilan. Mengaji dalah kegiatan utama para santri sementara sebagai penunjang, diberikan keterampilan-keterampilan sebagai bekal kelak para santri selepas keluar dari Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang dalam mendakwahkan Islamiyah.

Seperti halnya pondok Pesantren lain, Pondok Pesantren Al-Mubarok Serang, juga mengajarkan materi-materi standar dan khas Pesantren. Diantaranya, dalam bidang fiqih, kitab yang dipeljari adalah : Safinatun-Najah, Taqrib, Fathul Qorib, Tadhib. Dalam bidang nahwu, para Santri diajarkan kitab yaitu : Matan Al-Jurumiyah, Awamil, Muhtashor Jidan, Imriti, dan Al-Fiyah Ibnu Malik. Sementara dalam bidang shorof, para santri diajarkan kitab kailany, Matan Bina. Kemudian para Santri juga diajarkan kitab-kitab yang lainnya seperti : Durotun Nasihin, Sullamut-Taufiq, Ta’lim Muta’lim dan tafsir Jalalain.

5. PONDOK PESANTREN NUR EL FALAH KUBANG


Lokasi : Desa Kubang Jaya, Kadugenep, Petir, Serang, Banten 42172

Pondok pesantren Nur El Falah didirikan pada tahun 1943 oleh Almarhum KH.Abdul Kabier (tokoh pendidikan Banten) murid dari Hadrotusyaikh KH.Hasyim Asyari (Pendiri Nahdlatul Ulama) yang beralamatdi kp. Kubang Ds.Kubang Jaya Kec.Petir Kab. Serang Banten.  Pondok Pesantren Nur El Falah saat ini konsisten mencetak kader ulama yang intelek sesuai visi misi dari didirikannya pesantren ini dan tahun ini pesantren serius membangun pesantren berbasis teknologi sehingga orang tua santri dapat melakukan pemantauan kegiatan santri dengan cara online baik kehadiran, kesehatan, kegiatan, nilai, prestasi, tabungan dan pelanggaran.

Kegiatan pendidikan di Pondok pesantren ini terbagi menjadi empat tahapan, yaitu:

1. Al-Mubtadi yaitu santri dibimbing menguasai 140 masalah agama dasar baik dari segi aqidah, fiqih ibadah, muamalah dan amaliyah harian sehingga para santri dapat beribadah dengan baik dan juga mampu memimpin Doa, tahlil dan fase ini di tempuh dalam waktu paling lama 5 bulan.

2. Tsanawi yaitu para santri di bina untuk mampu berkomunikasi menggunakan 2 bahasa Internasional  Bahasa Arab dan Inggris dan fase ini di selesaikan santri dalam waktu 6 bulan.

3. Aliyah yaitu fase dimana santri mempelajari kaidah Ilmu Nahwu dan Sharaf serta dibimbing untuk dapat menerapkan kaidah yang di kuasai untuk membaca Kitab Kuning dengan baik dan fase ini diselesaikan dengan waktu 6 bulan.

4. Ulya merupakan fase dimana para santri mendapatkan bimbingan ilmu ilmu keagamaan baik dalam Aqidah, Al-Quran, Hadits, Akhlaq, Fiqh, Usul Fiqih Tajwid, Tafsir, Balaghah, Mantiq dan lain-lain.

Program Unggulan Pesantren Nur El Falah antara lain:

1. Para santri dites potensi menggunakan sidik jari dan akan diketahui dari hasil tes berupa potensi, cara belajar, keahlian bakat dan lain lain.

2. Para santri juga dibina untuk dapat menguasai komputer dan Teknologi

3. Pesantren memiliki kegiatan Tahunan mendatangkan Syekh dari Al-Azhar Mesir untuk membimbing para santri agar dapat membaca Al-Quran dengan Baik dan pelatihan Hafal alQuran tanpa menghafal.

Pesantren memiliki jenjang pendidikan formal yang lengkap sehingga santri dapat memilih sesui dengan keinginannya. Pesantren memiliki jenjang pendidikan formal seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas ( SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Perguruan tinggi STAIKHA (Sekolah Tinggi Agama Islam KH.Abdul Kabier).

6. PONDOK PESANTREN MODERN ASSA'ADAH


Lokasi : Jl. Raya Serang-Pamarayan KM.25, Dahu, Cikeusal, Dahu, Cikeusal, Serang, Banten 42175

Pada tahun 1985, atas dasar musyawarah keluarga, sesepuh dan tokoh masyarakat kampung Pasir manggu, terbentuklah sebuah Yayasan dengan nama Yayasan Assa’adah – sesuai dengan nama tempat diadakannya musyawarah yaitu Masjid Jami’ As-Sa’adah – dan tercatat dalam akta notaris Mahmudah Rijanto no. 6 tanggal 5 Desember 1985.

Dan pada tahun 1989 Yayasan Assa’dah memulai operasional Pondok Pesantren Modern Assa’adah dengan mengelola dan menyelenggarakan pendidikan formal dan menerapkan sistem asrama. Pada perkembangannya dalam hal operasionalisasi kegiatan, Pondok Pesantren Modern Assa’adah mengacu kepada standar isi dan arahan dari Departemen Agama dan Depertemen Pendidikan Nasional dan berafiliasi kepada Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dalam hal pembinaan kepribadian santri. Adapun tingkat pendidikan yang diselenggarakan pada saat itu adalah Madrasah Tsanawiyyah (MTs) dan Madarasah Aliyah (MA)

Pondok Pesantren Modern Assa’adah menerapkan sistem pendidikan modern, dimana para santri tidak hanya belajar ilmu dan kajian kitab-kitab klasik (kitab kuning) tetapi juga mengajarkan santri ilmu pengetahuan umum seperti Matematia, Biologi, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris, Teknologi dan informasi dalan lain sebagainya. Dan format pelaksanaan proses pembelajaran dibuat classical dimana satri tidak lagi belajar dengan format sorogan.

Walaupun format proses pembelajaran didesign modern, namum Pondok Pesantren Modern Assa’adah dalam prakteknya tetap melestarikan budaya pesantren tradisional dengan tetap mengajarkan kajian kajian kitab-kitab klasik (kitab kuning) sebagai ciri khas pesantren di Indonesia.

7. PONDOK PESANTREN PUTRI AL-MANSHUR DARUNNAJAH 3

Lokasi : Jalan Raya Palka KM. 07, Nangkabongkok, Pabuaran, Kec. Pabuaran, Serang, Banten 42163

Pondok Pesantren Putri Darunnajah 3 Al-Manshur Serang Banten adalah lembaga pendidikan Islam modern yang menerapkan sistem kurikulum terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran bahasa Arab dan Inggris yang intensif.

Lingkungan asri dan alami yang didukung dengan fasilitas lengkap, membuat santri-santri Al-Manshur selalu bersemangat dalam menuntut ilmu. Pesantren Al-Manshur menyelenggarakan pendidikan dari tingkat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah (MD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP/SLTP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SLTA).

8. PONDOK PESANTREN MODERN AL-MIZAN

Lokasi : Jl. Jenderal Sudirman Km.3, Narimbang Mulia, Rangkasbitung, Narimbang Mulia, Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42315

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah sebuah lembaga sosial yang bergerak dalam kegiatan pendididkan, nilai-nilai islami yang bertujuan menghidupkan, memelihara serta meningkatkan semangat dikalangan umat islam khusus nya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan berdiri pada tanggal 1 Mei 1993 berdasarkan Akta Notaris Nuzwar, SH Rangkasbitung Nomor 16 tanggal 15 maret 1993. Pondok Pesantren Modern Al-Mizan pertama membuka penerimaan siswa/i tanggal 10 juni 1993, alhamdulillah pada tahun pertama Pondok Pesantren Modern AL-Mizan menerima 67 santri putra dan putri dari berbagai daerah.

Pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah Drs KH Anang Azhari Alie, M.Pd.I , ketika itu Pondok dibangun diatas tanah milik Bapak H Kustani yang berlokasi di jalan kapugeran dekat alun-alun Rangkasbitung di atas tanah seluas 316 m2 yan merupakan sebuah gudang balok yang kemudian disulap menjadi asrama putri yang serba darurat.

Untuk asrama putra berlokasi di kantor PT Andi Jaya milik Bpk H Kustani yang berjarak 100 m dari asrama putri.
Suatu Lembaga pendidikan pasti dibangun karena memiliki tujuan tertentu dan pondok Pesantren Modern Al-Mizan  ini juga memiliki visi dan misi serta juga memiliki Tujuan dan disini ane mau menjabarkan hal tersebut.

Al-Mizan sebagai pesantren prosfektif yang mampu mencetak santri berakhlaq mulia, berbadan sehat, kreatif, berpengetahuan luas dan berfikiran terbuka, berjiwa ikhlas, kebersahajaan, berukhuwah Islamiyah dan berdikari.

Saat ini PPM Al-Mizan hingga kini telah mengeluarkan ribuan alumni, sebagian besar dari mereka melanjutkan ke PTN dan PTS baik dalam maupun luar negeri (Malaysia, Mesir, Yordania,  Yaman, Iran,) mereka tersebar di segala jurusan seperti : Keagamaan, Kedokteran, Ekonomi, Perbankan, Teknik, Akper, Akbid, Akpol, Akmil, Komputer, Hukum, Pertanian, Pariwisata, Psikologi dll. Sebagian mereka telah bekerja baik di sektor formal maupun nonformal atau terjun di lembaga pendidikan, organisasi keagamaan dan organisasi politik.

9. PONDOK PESANTREN DAARUTTASBIH AR-RAFI

Lokasi : Jl. Puri Agung No.RT 03/04, Gelam Jaya, Kec. Ps. Kemis, Tangerang, Banten 15560

Pondok Pesantren Daarut Tasbih Ar-Rafi atau biasa dikenal Pondok Pesantren Daarut Tasbih adalah salah satu Pondok Pesantren di Jl. Raya Puri Agung RT.03 / RW.04, Gelam jaya, Pasarkemis, Kuta Jaya, Tangerang, Banten. Pesantren ini dikenal sebagai pesantren rahabilitasi bagi orang-orang yang mengalami gangguan jiwa, pengobatan bagi pecandu narkoba, dan keterbelakangan mental.

Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tasbih Ar-Rafi telah memiliki lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, yaitu Lembaga Pendidikan Islam Daarut Tasbih dengan jenjang pendidikan yang sudah ada saat ini yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan Tanpa Dipungut atau Biaya Gratis untuk Anak - Anak Yatim, Yatim Piatu, Fakir Miskin yang kurang dan tidak mampu.

10. PONDOK PESANTREN MANAHIJUSSADAT

Lokasi : Serdang, Cibadak, Malabar, Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten 42357

Pondok Pesantren Modern MANAHIJUSSADATadalah lembaga pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan terpadu 24 jam dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam percakapan sehari-hari.

Berdiri sejak tahun 1997 dan telah menghasilkan para alumni yang berkiprah di tengah-tengah masyarakat, baik di lembaga formal maupun non formal.

Sementara para pengajarnya memulai beberapa Pesantren ternama di Nusantara dan para sarjana S1 dan S2 yang sesuai dengan bidangnya.

11. PONDOK PESANTREN MODERN DAREL AZHAR

Lokasi : Jl. Komp. Pendidikan No.RT 08/09, Muara Ciujung Tim., Kec. Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten 42314

Sejarah awal berdirinya Pondok Modern Daar El – Azhar berawal dari banyaknya minat terhadap pendidikan pesantren begitu besar dan respon dari masyarakat begitu baik, maka pada 1991 –1992 mulailah dirintis pendidikan dan pengajaran extra di asrama (di luar jam sekolah) yang dinamakan “Persemaian Santri Madinah el-Tullab”.

Santri pada waktu itu  berasal dari tingkat SD, SMP, SMEA, dan STM. Mereka digembleng sebelum dan sepulang sekolah.Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kebutuhan pendidikan dan pengajaran, maka diperlukan elaborasi sistem pendidikan dan pengajaran selama 24 jam.

Bermula dari seorang figur Drs. K H. Ikhwan Hadiyyin, MM yang meneguhkan cita-cita sucinya yang taken for granted, santri dari berbagai tingkat (SD, SLTP dan SLTA) dan berbagai daerah yang berjumlah 17 serta dukungan penuh 11 orang tenaga pengajar dengan menggunakan fasilitas Madrasah Diniyah sebagai ruang belajar dan rumah Bapak H. A. Damanhuri, BA (Alm) Ketua Yayasan Nurul Hasanah sebagai Asrama.

Pada 3 Maret 1995 itulah, diiringi dengan niat Jihad li I’lai Kalimatillah sebagai kredonya, Bismillah Pondok Pesantren Modern Daar el-Azhar  didirikan.

Semakin hari bilangan santri semakin bertambah, sehingga rumah kyai tidak mencukupi. Para santri berinisiatif untuk mendirikan sebuah Gedung yang yang dibiayai keluarga yayasan kelak kemudian hari disebut Al-Azhar Building yang berlokasi + 400 M dari lokasi semula. Dengan Self Berdruifing System (sama-sama membayar dan sama-sama memakai) gedung tersebut akhirnya terwujud dan menjadi titik sejarah perkembangan Daar el-Azhar di kemudian hari.

 Berangkat dari sinilah Sang Kiai dan semua Pendidik menyetrum santri-santri dengan berbagai doktrin-doktrin religius, scince, bimbingan-bimbingan etos kerja yang tinggi dalam bekerja, pemahaman cultur Islam, dan jiwa-jiwa keislaman yang berfundamental Quran dan Hadist (Holy Book dan Propetic Tradition) sebagai pedoman hidup. Bekerja dengan Ihsan yaitu bekerja sebaik-baiknya guna mencapai tujuan yang optimal, tidak setengah-setengah atau mediocre.

12. PONDOK PESANTREN SALAFI NAHDLATUL ULUM CEMPAKA

Lokasi : Jl. Raya Kresek No.10, Renged, Kec. Kresek, Tangerang, Banten 42196

Pondok Pesantren Salafiyah Nahdlatul Ulum (NU) berdiri tanggal 23 Sya’ban 1423 H bertepatan dengan tahun 2002. Semula Pondok pesantren ini menggunakan metode salafiyah murni tidak menyelenggarakan pendidikan formal. Basis pengkajian Ponpes ini adalah kitab kuning dengan target capaian dalam tiga tahun santri telah dapat membaca kitab kuning.

Bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1431 atau 18 Desember 2009 mengakomodir pendidikan formal berupa Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah.

Metode pembelajaran yang diterapkan Pondok Pesantren Salafiyah NU terdiri dari dua metode:

Santri belajar di madrasah dari jam 8.00-12.30 sebagaimana laiknya pembelajaran MTs/MA lainnya.

Santri belajar kitab kuning dengan cara klasikal di waktu sore, malam, dan subuh dengan cara klasikal sesuai kemampuan siswa, tidak menilai klas berapa dia di madrasah. Bisa jadi klas XII MA berada satu kelas dengan kelas VII MTs bila kemampuannya dalam kitab kuning dianggap belum laik berada di klas yang lebih tinggi, begitupula sebaliknya.

13. PESANTREN NURUL ILMI DARUNNAJAH 14

Lokasi : Jl. Raya Palka Km. 05, Pabuaran, Sindangheula, Kec. Pabuaran, Kota Serang, Banten 42163

Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 berada di Pabuaran Serang Banten. Pondok Pesantren Modern terbaik ini memiliki dua jenjang pendidikan, yaitu SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) jurusan Multimedia.

Pondok Pesantren Nurul Ilmi khusus menerima santri putra dan menyediakan beasiswa bagi santri berprestasi. Nurul Ilmi memiliki banyak kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka, seni bela diri, public speaking (latihan pidato), kursus programming, robot, desain, dan bebagai cabang olah raga seperti futsal, basket, volly, badminton.

Pondok Pesantren Modern Nurul Ilmi memiliki banyak prestasi dalam bidang IT (Informasi dan Teknologi), sering menjadi juara dalam perlombaan dari taraf regional sampai nasional.

Nurul Ilmi memiliki fasilitas lengkap seperti asrama, masjid, koperasi, laboratorium komputer, lapangan futsal, lapangan basket, lapangan badminton, guest house (penginapan), perkantoran, gedung sekolah, ruang rapat, kantor organisasi santri, dll.

14. PONDOK PESANTREN AL RAHMAH WALANTAKA

Lokasi : Lebakwangi, Kec. Walantaka, Kota Serang, Banten 42183

Pondok pesantren Al-Rahmah adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Rahmatan Lil'alamin, menginduk pada pondok pesantren Darussalam Gontor. Terletak di Desa Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Daerah pondok pesantren seluas 5 Ha diorientasikan pada aktivitas santriwan dan santriwati untuk pembentukan generasi Islam yang handal dan berintegritas tinggi.

Pondok Pesntren Al Rahmah menekankan pada pembentukan pribadi mukmin muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas. Kriteria atau sifat-sifat utama ini merupakan motto pendidikan di Pondok Pesntren Al Rahmah.

Itulah 14 pondok pesantren Terbaik dan Populer di Provinsi Banten.

Inilah 14 Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Banten

Qurban adalah salah satu ibadah dalam agama islam yang mana dilakukannya penyembelihan binatang ternak yang di lakukan sebagai wujud pengorbanan umat muslim. Ibadah qurban dilakukan pada bulan dzulhijah dalam penanggalan hijiriah, tepatnya pada 10 dzulhijjah.

Ibadah qurban diawali dalam sejarah Nabi Ibrahim dan Ismail, yang kisahnya tertuang di dalam Al-qur’an surat Ash shaafaat : 102-107.

“ Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”

HUKUM QURBAN BAGI UMAT ISLAM

Orang yang disyariatkan bequrban adalah orang yang mampu melaksanakan qurban. Memang ada dua pendapat tentang syariat qurban ini. Pendapat pertama mewajibkan, inilah pendapat yang dianut oleh Imam Hanafi. Pendapat yang kedua menyatakan bahwa hukum berqurban adalah sunnah muakkadah. Tapi inti dari kedua pendapat ini adalah bahwa berqurban disyariatkan kepada orang yang mampu. Berdasarkan hadits Rosulullah SAW, dari Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

”Siapa yang memiliki kelapangan tapi tidak menyembelih qurban, janganlah mendekati tempat shalat kami”. (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim menshahihkannya).

Adapun yang tidak mampu tidak disyariatkan berqurban, bahkan merekalah yang berhak menerima daging qurban.

Karena sesungguhnya banyak sekali manfaat dari berqurban yang bisa dirasakan oleh umatnya baik di dunia maupun di akhirat nanti. Qurban dapat menutup segala amalan buruk yang pernah Anda perbuat, khususnya untuk umat muslim yang rajin melakukannya. Tidak hanya itu, qurban juga dapat mempererat tali silaturahmi antar umat muslim. Dengan melakukan ritual qurban mulai dari membeli, menyembelih dan membagikan daging qurban, kita telah meningkatkan solidaritas antar umat muslim.

Dengan berqurban kita juga dapat menabung bekal pahala untuk di akhirat nanti, karena malaikat akan mencatat segala amal baik yang kita lakukan. Tidak akan merugi umat muslim yang selalu berqurban setiap tahunnya, apapun hukum qurban dalam islam. Karena islam mengajarkan kita sebagai umatnya untuk selalu menjalankan amanah dan perintah Nya.

Hukum qurban dalam islam seharusnya memang diwajibkan bagi umat muslim yang dirasa mampu dalam segi materi. Karena rezeki itu berasal dari Allah dan akan kembali pada Allah. Jika Anda sbagai umat muslim sudah berhasil menggunakan dan mengamalkannya dengan baik, maka harta yang Anda gunakan tersebut akan menjadi tabungan amal Anda di akhirat nanti.

Sebelum berqurban ada baiknya Anda mengetahui apa saja persyaratan yang harus dipenuhi agar qurban Anda sah di mata Allah. Hewan yang akan Anda kurbankan harus terbebas dari segala cacat yang terlihat oleh mata. Harus sehat dan tidak boleh ada penyakit. Karena dalam islam, dilarang untuk membunuh hewan atau binatang yang sedang sakit. Hukum qurban idul adha wajib dilaksanakan sesaat setelah pelaksanaan sholat idul adha. Karena jika dilaksanakan sebelum atau berjarak jauh dari selesainya sholat idul adha, qurban tidak akan sah di mata Allah.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam selalu berqurban setiap tahun. Namun tidak dinukil riwayat bahwasanya beliau mempergilirkan qurban, kepada istri-istrinya dan anak-anaknya. Bahkan beliau menganggap qurban beliau sudah mencukupi seluruh keluarganya. Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, beliau berkata:

ضحَّى رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ بكبشَيْنِ أقرنيْنِ أملحيْنِ أحدِهما عنهُ وعن أهلِ بيتِه والآخرِ عنهُ وعمَّن لم يُضَحِّ من أمَّتِه

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berqurban dengan dua domba gemuk yang bertanduk salah satunya untuk diri beliau dan keluarganya dan yang lain untuk orang-orang yang tidak berqurban dari umatnya” (HR. Ibnu Majah no.3122, dihasankan oleh Al Albani dalam Irwaul Ghalil.

Beliau juga mengatakan:

فإن قال قائل: لعل ذلك لفقرهم؟ فالجواب: إن هذا احتمال وارد لكنه غير متعين، بل إنه جاءت الآثار بأن من أزواج الرسول عليه الصلاة والسلام من كانت غنية

“Jika ada orang yang berkata: mungkin itu karena Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sangat miskin? Maka kita jawab: memang kemungkinan tersebut ada, namun tidak bisa kita pastikan. Bahkan terdapat banyak atsar yang menunjukkan bahwa para istri-istri Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam adalah orang-orang kaya“ (Durus Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, 8/5).

Dan perlu diperhatikan bahwa ibadah qurban ini wajib ikhlas hanya untuk meraih wajah Allah Ta’ala. Hendaknya jauhkan perasaan ingin dilihat, ingin dikenal pernah berqurban, ingin nampak namanya atau semisalnya yang merupakan riya dan bisa menghanguskan pahala amalan. Karena terkadang alasan orang berqurban atas nama istrinya atau anaknya karena anak dan istrinya belum pernah nampak namanya dalam list shahibul qurban. Allahul musta’an. Oleh karena itulah dalam hadits Abu Ayyub di atas disebutkan:

ثمَّ تباهى النَّاسُ فصارَ كما ترى

“Kemudian setelah itu orang-orang mulai berbangga-bangga sebagaimana engkau lihat”

Di sisi lain, ulama Malikiyah dan sebagian ulama Syafi’iyyah mensyaratkan yang berqurban haruslah yang memberikan nafkah, barulah mencukupi untuk satu keluarga. Dalam kitab Al Muntaqa karya Al Baji disebutkan:

والأصل في ذلك حديث أبي أيوب كنا نضحي بالشاة الواحدة يذبحها الرجل عنه وعن أهل بيته زاد ابن المواز عن مالك وولديه الفقيرين قال ابن حبيب: وله أن يدخل في أضحيته من بلغ من ولده وإن كان غنيا إذا كان في نفقته وبيته

“Landasan dari hal ini adalah hadits Abu Ayyub: ‘dahulu kami biasa berqurban dengan satu kambing yang disembelih SEORANG LELAKI untuk dirinya dan keluarganya’. Dalam riwayat Ibnu Mawaz dari Malik adal tambahan: ‘dan orang tuanya dan orang fakir yang ia santuni’. Ibnu Habib mengatakan: ‘Maka boleh meniatkan qurban untuk orang lain yang bukan keluarganya, dan ia orang yang kaya, jika memang orang lain tersebut biasa ia nafkahi dan tinggal di rumahnya'”

Sehingga dengan pendapat ini, jika yang berqurban adalah istri atau anak, maka qurban tidak mencukupi seluruh keluarga.

Walhasil, kami bertanya kepada beberapa ulama dalam masalah ini, dengan teks pertanyaan, “wahai Syaikh, terkait qurban. Diantara kebiasaan di negeri kami, seorang lelaki misalnya tahun ini berqurban, namun tahun depan dia tidak berqurban melainkan istrinya yang berqurban. Tahun depannya lagi anak pertamanya, dan terus demikian secara bergiliran. Apakah ini baik?”.

Syaikh Walid Saifun Nashr menjawab:

لا أعلم له أصلا

“Saya tidak mengetahui ada landasan dari perbuatan ini”.

Syaikh Dr. Aziz Farhan Al Anazi menjawab:

الأصل أن على ان أهل كل بيت أضحية والذي يتولى ذلك الوالد لانه هو المكلف بالإنفاق على زوجته واولاده

“Asalnya tuntutan untuk berqurban itu pada setiap keluarga, dan yang bertanggung-jawab untuk menunaikannya adalah suami karena dia yang wajib memberikan nafkah kepada istri-istri dan anak-anaknya”

SYARAT DALAM BERQURBAN

Islam telah menentukan ketetapan jumlah orang dalam berqurban sebagaimana yang dijelaskan dalam sabda Rosulullah SAW. Untuk kambing hanya diperbolehkan satu orang saja yang menjadi pequrban dan tidak boleh berpatungan dengan yang lainnya. Sedangkan sapi dan sejenisnya serta unta diperbolehkan berpatungan dengan jumlah tujuh orang. Hal ini berdasarkan hadits Rosulullah SAW :

“Kami menyembelih hewan pada saat Hudaibiyah bersama Rasulullah SAW. Satu ekor badanah (unta) untuk tujuh orang dan satu ekor sapi untuk tujuh orang”.(HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmizy)

Dalam hadits lain disebutkan :”Seseorang laki-laki menjumpai Rasulullah saw. dan berkata, “Saya harus menyembelih Badanah (Sapi/Unta) dan saya memang seorang yang mampu, tetapi saya tidak mendapatkan Badanah itu untuk dibeli dan disembelih,” Rasulullah saw. kemudian menyuruh laki-laki itu membeli 7 ekor kambing untuk disembelihnya (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Abbas).

Demikian juga dalam riwayat Muttafaqun alaih dari Jabir, ia berkata : “Aku disuruh Rasulullah saw. bersekutu dalam seekor unta dan sapi untuk tujuh orang satu ekor badanah (sapi/unta)” (HR. Ahmad Bukhari dan Muslim), dan masih banyak riwayat lainnya yang menjelaskan masalah ini.

Hadits-hadits tersebut menerangkan bahwa hewan jenis sapi dan sejenisnya serta unta diperbolehkan berpatungan dengan jumlah tujuh orang. Sedangkan hewan jenis kambing tidak ada keterangan yang menyatakan boleh lebih dari satu orang. Karena itu para fuqaha sepakat bahwa kambing dan yang sejenisnya tidak boleh disembelih atas nama lebih dari satu orang.

Bagi yang Memiliki Qurban, jangan Memotong Rambut dan Kukunya setelah Masuknya 10 Dzul Hijjah hingga Dia Berqurban

“Dari Ummu Salamah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “Apabila kalian melihat hilal bulan Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian hendak menyembelih, maka hendaknya dia menahan (yakni tidak memotong, pent) rambut dan kukunya.”(HR. Muslim).

Imam Nawawi berkata: “Maksud larangan tersebut adalah dilarang memotong kuku dengan gunting dan semacamnya, memotong rambut; baik gundul, memendekkan rambut,mencabutnya, membakarnya atau selain itu. Dan termasuk dalam hal ini, memotong bulu ketiak, kumis, kemaluan dan bulu lainnya yang ada di badan (Syarah Muslim 13/138).”

ORANG YANG MELAKUKAN PENYEMBELIHAN TIDAK BOLEH DIBERI UPAH DARI HEWAN QURBAN

Apabila penyembelihan dilakukan oleh orang lain atau tukang potong dan perlu diberi upah, maka upah itu tidak boleh diambil dari hewan qurban tersebut, misalnya upah tukang potong adalah kepala kambing atau kulit kambing dan sebagainya. Jika penyembelih atau pemotong hewan tersebut termasuk orang yang berhak menerima daging qurban, itu adalah hal lain.

Jika orang itu berhak menerima daging qurban, apakah ia sebagai penyembelih atau bukan, ia tetap berhak mendapatkannya. Ia mendapatkan daging qurban itu bukan sebagai penyembelih, tetapi sebagai orang yang berhak. Dalam suatu hadits dinyatakan :

“Saya diperintah oleh Rasulullah saw untuk menyembelih unta-untanya, membagi-bagikan kulit dan dagingnya dan saya diperintahkan agar tidak memberikan sesuatupun daripadanya kepada tukang potong.” (HR, Jamaah).

Dalam hadits lainnya dari Ali bin Abi Thalib ra, ia berkata :
“Rasulullah saw memerintahkan aku untuk menyembelih hewan qurbannya dan membagi-bagi dagingnya, kulitnya, dan alat-alat untuk melindungi tubuhnya, dan tidak memberi tukang potong sedikitpun dari qurban tersebut.” (HR. Bukhari Muslim).

Syarat-syarat hewan qurban:

1. Cukup Umur

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir bahwasannya Rasulullah saw bersabda., “Jangan kamu menyembelih untuk qurban melainkan yang �mussinah� (telah berganti gigi) kecuali jika sukar didapat, maka boleh berumur satu tahun (yang masuk kedua tahun) dari kambing/domba” (HR. Muslim)

Hadits lain dari Jabir, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
“Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah, akan tetapi jika kalian merasa berat hendaklah menyembelih Al-Jadz’ah” (HR. Muslim dan Abu Daud).

Syaikh Al-Albani menerangkan :
– Musinnah yaitu jenis unta, sapi dan kambing atau kibas. Umur kambing adalah ketika masuk tahun ketiga, sedangkan unta, masuk tahun keenam.
– Al-jazaah yaitu kambing atau kibas yang berumur setahun pas menurut pendapat jumhur ulama (Silsilah Ad-Dlaifah 1/160).

Salah satu hikmah dan manfaat disyariatkannya hewan qurban yang cukup umur adalah bahwa hewan qurban yang cukup umur akan menghasilkan daging yang berprotein tinggi dengan kadar asam amino yang lengkap, mudah dicerna, begitu pula teksturnya empuk.sedangkan ternak yang belum cukup umur akan menghasilkan daging yang lembek begitu pula yang telah tua sekali akan menghasilkan daging yang alot, sulit dicerna serta tidak berlemak yang menyebabkan rasa daging tidak lezat.

2. Sehat, tidak sakit dan cacat

Binatang yang akan disembelih untuk ibadah qurban adalah binatang yang sehat, dan tidak boleh binatang yang sakit, cacat, atau hilang sebagian tubuhnya, seperti kambing yang kurus, lemah, tidak berlemak, buta sebelah matanya, pincang, terpotong telinganya atau bagian tubuh lainnya.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits : “Tidak bisa dilaksanakan qurban binatang yang pincang, yang nampak sekali pincangnya, yang buta sebelah matanya dan nampak sekali butanya, yang sakit dan nampak sekali sakitnya dan binatang yang kurus yang tidak berdaging.” (HR. Tirmidzi).

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan disahihkan oleh Tirmidzi dari Bara bin Azib bahwasannya Rosulullah saw bersabda.: “Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan qurban yaitu, yang rusak matanya, yang sakit, yang pincang, yang kurus dan tidak berlemak lagi.”

Juga riwayat Ahmad, An-Nasai, Abu Daud At-Tirmidzi dan Ibn Majah dari Ali ra yang menyatakan, “Rasulullah saw mencegah kita berqurban dengan hewan yang tercabut tanduknya, terputus sebagian kupingnya”

3. Hewan kurban adalah binatang ternak seperti sapi, kambing, domba, ataupun onta.

4. Binatang qurban juga harus memiliki umur tertentu untuk boleh dikorbankan.

Untuk onta minimal umur 5 tahun, Untuk sapi minimal telah berumur 2 tahun, sedangkan kambing dan domba minimal berumur 1 tahun.

5. Orang yang berkurban sebaiknya adalah mereka yang merdeka, sudah dewasa, dan berakal atau dalam keadaan sadar dan tidak memiliki masalah kejiwaan.

MANFAAT QURBAN

1. Memupuk Rasa Peduli

Hikmah di balik berkurban adalah melatih kita untuk memiliki sikap kepedulian sosial. Kita yang selama ini memiliki kelebihan harta maka sudah seharusnya menyisihkan sebagian untuk di korbankan dalam wujud binatang ternak untuk kemudian dagingnya akan di konsumsi oleh banyak orang yang membutuhkan.

2. Melatih diri untuk dermawan

Seseorang yang menjadi pribadi yang dermawan perlu dilatih hingga menjadi kebiasaan. Menjadi dermawan dalam kebaikan sangat baik dan banyak manfaatnya. Untuk bisa menjadi dermawan perlu di latih terus-menerus dan tidak hanya sekali dua kali saja melainkan terus dilakukan hingga menjadi kebiasaan. Jika kita sudah sering bersedekah harta mungkin bisa di tingkatkan dengan berqurban di waktu hari raya idul adha.

3. Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah

Berqurban adalah salah satu perintah Allah yang jelas di cantumkan di Al-qur’an. Dalam manfaat memeluk agama islam, ibadah qurban akan menjaga bahkan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah. Sehingga kita akan memiliki iman yang semakin kuat dan tidak mudah mengikuti hawa nafsu.

4. Bekal di hari akhir

Tentu saja ibadah qurban akan menjadi amal baik yang akan di catat oleh malaikat. Ibadah qurban yang semata-mata ikhlas dilakukan sebagai bagian dari pengabdian kepada Allah akan mendapatkan pahala yang setimpal. Pahala inilah yang nantinya akan menyelamatkan kita di hari akhir kelak.

5. Membangun sikap solidaritas

Saat berqurban, sebaiknya juga membaur dengan orang lain dalam proses penerimaan, penyembelihan, dan membagikan hewan kurban. Ada hikmah lain yang bisa didapat dalam kegiatan kurban ini. Manfaat hidup rukun, saat kegiatan qurban akan membuat kita saling bekerjasama dalam melakukan ibadah ini, setiap apa yang kita lakukan akan menjadi amalan baik. Oleh karena itu akan membuat kita, lebih bisa bersosialisasi dan berhubungan baik dengan orang lain.

6. Rezeki menjadi berkah

Saat kita berkurban menjadi salah satu upaya untuk menjadikan apa yang selama ini kita kumpulkan, harta benda yang kita miliki menjadi berkah dengan menggunakannya untuk ibadah. Bahkan manfaat qurban, akan membahagiakan orang lain dalam jalan keislaman.

7. Menjauhkan dari sikap tamak

Berkurban membutuhkan banyak syarat yang harus dipenuhi, mulai dari orang tersebut harus mampu, hingga mau melakukannya adalah hal yang tidak mudah. Sebagaian dari kita mungkin ada yang mampu namun tidak mau. Oleh karena itu ketika kita mau untuk berkurban, itu sudah membuktikan kita tidak terlalu tergila-gila dengan harta dan susah untuk mengeluarkannya. Manfaat agama terutama islam, akan membuang sifat serakah yang ada di dalam diri dengan ikhlas dalam berqurban.

8. Menjaga tali silaturahmi

Saat hari raya qurban adalah salah satu sarana untuk menjalin tali silaturahmi kepada orang lain. Tidak hanya kepada satu orang saja bahkan bisa sampai banyak orang. Menyukseskan kegiatan kurban dibutuhkan kebersamaan dan peranan banyak orang. Ini akan menjadi sarana pemersatu diantara umat islam. Tidak ada perbedaan di hari itu, kita bersama-sama berbagi kebahagian untuk sesama.

9. Mencukupi kebutuhan gizi kaum kecil

Dari tinjauan kesehatan, manfaat qurban bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat indonesia. Mengingat kebutuhan gizi rakyat indonesia sangat tinggi dan tidak semua rakyat mampu merasakan manfaat daging. Oleh karena itu, saat hari raya qurban menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat dari kalangan bawah untuk memperbaiki asupan gizi, terutama yang berasal dari manfaat daging sapi dan kambing.

10. Mendapatkan ampunan

Berkurban dapat menolong kita untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT, sebagaimana dalam sebuah riwayat “Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu” (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

11. Mensucikan harta dan jiwa

Harta kita tidak semuanya milik kita, ada sebagian merupakan hak dari mereka yang membutuhkan. Dengan berzakat dan berkurban, maka kita telah membersihkan harta kita dari yang bukan hak kita. Sekaligus mensucikan jiwa dari penyakit hati seperti pelit dan dengki.

12. Kemudahan di hari akhir

Di hari akhir, hewan kurban yang kita sembelih di dunia akan menolong kita karena ikhlasan kita dalam berkurban dahulu. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Kurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan Kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) kurban itu.” (HR.Al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

13. Meneladani Nabi Ibrahim as.

Berkurban adalah salah satu teladan yang disampaikan oleh Nabi Ibrahim as. Bentuk kecintaan yang tertinggi kepada Allah SWT.

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Artinya: ” Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.(Q.S. Ash Shafaat:102)

Wallohu'alam bhissowab

Hukum, Syarat Dan Manfaat Qurban Idul Adha Dalam Islam