Social Items

Showing posts with label Kholifah Ali bin Abi​ Tholib. Show all posts
Showing posts with label Kholifah Ali bin Abi​ Tholib. Show all posts
Habib atau Syarif dahulu kala disebut dengan panggilan Sunan, yang dijuluki untuk Wali Songo khususnya di negeri Indonesia kita ini.

Kuwaluhan.com

Habib adalah cucu keturunan Nabi Muhammad SAW dari anak putri Nabi Muhammad SAW yang bernama Sayyidatina Fatimah. Sebagaimana yang tertera di dalam sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini :

Semua nasab itu dari laki-laki, kecuali nasab ku dari Fatimah putriku”

Lalu dari hasil pernikahan Sayyidatina Fatimah dengan Sayidina Ali ra, lahirlah 2 orang putra yang bernama Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein, dan dari keduanya memiliki keturunan sampai hari Kiamat.

Dari garis keturunan Sayyidina Hasan yang dikenal keturunannya yaitu Tuan Syekh Abdul Qadir Al Jailani, serta dari garis keturunan Sayyidina Husein seperti diantaranya disebut dengan Assegaf, Al Haddad, Al Idrus, Al Atthos, Syekh Abu Bakar dan masih banyak lagi yang lainnya, mereka semua itu disebut dengan Habaib.

Habib adalah penerus mutlak cucu Nabi Muhammad SAW, Habib di seluruh dunia ini diakui ilmunya yang rata-rata bermazhab Ahli Sunnah Wal Jama’ah dan lebih banyak bermazhab kepada Imam Syafi’I, rata-rata beliau berasal dari Negeri Yaman. Ilmu-ilmu beliau banyak dan cepat diterima oleh masyarakat dunia, khususnya di negeri indonesia.

Di Hadromut (Yaman Selatan) kita mengenal Al Habib Abdullah Bin Alwi Al Haddad, yang mana kitab karangan beliau ini banyak digunakan oleh para ulama dari seluruh penjuru dunia khususnya di Indonesia. Kitab karangan beliau yang sering kita jumpai dan kita kenal adalah Nasahdiniyah yang artinya nasihat-nasihat agama.

Begitu banyak ilmu-ilmu Rosululloh SAW yang dikarang oleh para habaib yang berdasarkan kepada Al-Qur’an dan hadits-hadits. Ketahuilah mencintai mereka para habaib adalah wajib dan haram hukumnya membenci mereka sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :

Barangsiapa yang mencintai keluargaku maka wajib bersamaku di dalam syurga dan barang siapa yang membenci keluargaku maka haram baginya mendapatkan syafa’atku nanti di hari kiamat”

Ingatlah mereka para habah bagaikan bintang-bintang tanda aman ahli langit dan keluarga Nabi Muhammad SAW adalah tanda pangaman untuk ummatnya, maka kita tidak aneh bila ada para habaib pengikut mereka atau pencinta mereka makin bertambah di seluruh penjuru dunia karena mereka adalah karunia yang besar untuk ummat Nabi Muhammad SAW sebagai jalan menuju ridho Allah SWT dan tiada jalan yang lebih baik kecuali jalannya para habaib yang mengikuti kakek moyang beliau dan salaf-salaf beliau yang terpancar kebenarannya di muka bumi ini.

Sebutan/gelar habib di kalangan Arab Indonesia dinisbatkan secara khusus terhadap keturunan Nabi Muhammad SAW melalui Fatimah AzZahra dan Ali Bin Abi Thalib. Habib yang datang ke Indonesia mayoritas adalah keturunan Husain bin Fatimah binti Muhammad.

Diperkirakan di Indonesia terdapat sebanyak 1,2 juta orang yang masih hidup yang berhak menyandang sebutan ini. Di Indonesia, habib semuanya memiliki moyang yang berasal dari Yaman . khususnya Hadramaut.

Berdasarkan catatan organisasi yang melakukan pencatatan silsilah para habib ini, Ar-Rabithah,ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang dapat menyandang gelar ini (disebut muhibbin) dari 114 marga. Hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar habib.

Dalam perkembangannya, khususnya di kalangan masyarakat muslim indonesia, gelar ini tidak hanya disandang oleh para da'i dari Yaman saja, karena warga telah memuliakan mereka sebagai pemimpin mereka tanpa melihat asal-usul keturunan dengan alasan seorang menjadi alim tidak diakibatkan oleh asal keturunannya.

Selain itu terjadi pula pelanggaran terhadap aturan, dengan menarik garis keturunan secara matrlineal(keturunan dari perempuan juga diberi hak menyandang "habib") walaupun akhirnya pernyataan ini hanyalah sebuah fitnah dari kaum orientalis untuk menghilangkan rasa hormat masyarakat ndonesia terhadap kaum kerabat Nabi Muhammad.

Para habib sangat dihormati pada masyarakat muslim Indonesia karena dianggap sebagai tali pengetahuan yang murni, karena garis keturunannya yang langsung dari Nabi Muhammad. Penghormatan ini sangat membuat gusar para kelompok anti-sunnah yang mengkait-kaitkan hal ini dengan bid'ah.

Para Habaib (jamak dari Habib) di Indonesia sangatlah banyak memberikan pencerahan dan pengetahuan akan agama islam. Sudah tak terhitung jumlah orang yang akhirnya memeluk agama islam ditangan para Habaib.

Gelar lain untuk habib adalah Sayyid. Syed, Sidi (Sayyidi), Wan (Ahlul Bait) dan bagi golongan ningrat (kerajaan) disebut Syarif/Syarifah. Para habib terdapat pada golongan (firqoh) Sunni maupun Syiah seperti Ayatullah Ruhollah Khomeini. Kelak di akhir zaman, Imam Mahdi akan muncul dari keturunan Nabi Muhammad sendiri (habib).

Wallohua'lam Bisshowab

Itulah pengertian tentang Habib atau Sayyid. Jika ada kekurangan alangkah senangnya jika anda mau menambahkan.

Pengertian Habib (Sayyid) dalam keturunan Nabi Muhammad SAW

Bani Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin yang memerintah dari 661 sampai 750 di Jazirah Arab dan sekitarnya (beribukota di Damaskus); serta dari 756sampai 1031 di Cordoba, Spanyol sebagai Kekhalifahan Cordoba. Nama dinasti ini dirujuk kepada Umayyah bin 'Abd asy-Syams, kakek buyut dari khalifah pertama Bani Umayyah, yaitu Muawiyah bin Abu Sufyanatau kadangkala disebut juga dengan Muawiyah I.

MASA KEJAYAAN BANI UMAYYAH



Masa ke-Khilafahan Bani Umayyah hanya berumur 90 tahun yaitu dimulai pada masa kekuasaan Muawiyah bin Abu Sufyan, yaitu setelah terbunuhnya Ali bin Abi Thalib, dan kemudian orang-orang Madinah membaiat Hasan bin Ali namun Hasan bin Ali menyerahkan jabatan kekhalifahan ini kepada Mu’awiyah bin Abu Sufyan dalam rangka mendamaikan kaum muslimin yang pada masa itu sedang dilanda bermacam fitnah yang dimulai sejak terbunuhnya Utsman bin Affan, pertempuran Shiffin, perang Jamal, terbunuhnya Ali bin Abi Thalib, serta penghianatan dari orang-orang Khawarij dan Syi'ah.

Pada masa Muawiyah bin Abu Sufyan perluasan wilayah yang terhenti pada masa khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib dilanjutkan kembali, dimulai dengan menaklukan Tunisia, kemudian ekspansi ke sebelah timur, dengan menguasai daerah Khurasan sampai ke sungai Oxus dan Afganistan sampai ke Kabul.

Sedangkan angkatan lautnya telah mulai melakukan serangan-serangan ke ibu kota Bizantium, Konstantinopel. Sedangkan ekspansi ke timur ini kemudian terus dilanjutkan kembali pada masa khalifah Abdul Malik bin Marwan. Abdul Malik bin Marwan mengirim tentara menyeberangi sungai Oxus dan berhasil menundukkan Balkanabad, Bukhara, Khwarezmia, Ferghana dan Samarkand. Tentaranya bahkan sampai ke India dan menguasai Balukhistan, Sind dan daerah Punjab sampai ke Multan.

Ekspansi ke barat secara besar-besaran dilanjutkan pada zaman Al-Walid bin Abdul-Malik. Masa pemerintahan al-Walid adalah masa ketenteraman, kemakmuran dan ketertiban. Umat Islam merasa hidup bahagia. Pada masa pemerintahannya yang berjalan kurang lebih sepuluh tahun itu tercatat suatu ekspedisi militer dari Afrika Utara menuju wilayah barat daya, benua Eropa, yaitu pada tahun 711 M.

Setelah Aljazair dan Maroko dapat ditundukan, Tariq bin Ziyad, pemimpin pasukan Islam, dengan pasukannya menyeberangi selat yang memisahkan antara Maroko (magrib) dengan benua Eropa, dan mendarat di suatu tempat yang sekarang dikenal dengan nama Gibraltar (Jabal Thariq). Tentara Spanyol dapat dikalahkan.

Dengan demikian, Spanyol menjadi sasaran ekspansi selanjutnya. Ibu kota Spanyol, Cordoba, dengan cepatnya dapat dikuasai. Menyusul setelah itu kota-kota lain seperti Seville, Elviradan Toledo yang dijadikan ibu kota Spanyolyang baru setelah jatuhnya Cordoba. Pasukan Islam memperoleh kemenangan dengan mudah karena mendapat dukungan dari rakyat setempat yang sejak lama menderita akibat kekejaman penguasa.

Di zaman Umar bin Abdul-Aziz, serangan dilakukan ke Perancis melalui pegunungan Pirenia. Serangan ini dipimpin oleh Aburrahman bin Abdullah al-Ghafiqi. Ia mulai dengan menyerang Bordeaux, Poitiers. Dari sana ia mencoba menyerang Tours.

Namun, dalam peperangan yang terjadi di luar kota Tours, al-Ghafiqi terbunuh, dan tentaranya mundur kembali ke Spanyol. Disamping daerah-daerah tersebut di atas, pulau-pulau yang terdapat di Laut Tengah (mediterania) juga jatuh ke tangan Islam pada zaman Bani Umayyah ini.

Dengan keberhasilan ekspansi ke beberapa daerah, baik di timur maupun barat, wilayah kekuasaan Islam masa Bani Umayyah ini betul-betul sangat luas. Daerah-daerah itu meliputi Spanyol, Afrika Utara, Syria, Palestina, Jazirah Arab, Irak, sebagian Asia Kecil, Persia, Afganistan, daerah yang sekarang disebut Pakistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Kirgistan di Asia Tengah.

Disamping ekspansi kekuasaan Islam, Bani Umayyah juga banyak berjasa dalam pembangunan di berbagai bidang. Muawiyah bin Abu Sufyan mendirikan dinas pos dan tempat-tempat tertentu dengan menyediakan kuda yang lengkap dengan peralatannya di sepanjang jalan. Dia juga berusaha menertibkan angkatan bersenjata dan mencetak mata uang.

Pada masanya, jabatan khusus seorang hakim (qadhi) mulai berkembang menjadi profesi tersendiri, Qadhi adalah seorang spesialis dibidangnya. Abdul Malik bin Marwan mengubah mata uang Bizantium dan Persia yang dipakai di daerah-daerah yang dikuasai Islam. Untuk itu, dia mencetak uang tersendiri pada tahun 659 M dengan memakai kata-kata dan tulisan Arab.

Khalifah Abdul Malik bin Marwan juga berhasil melakukan pembenahan-pembenahan administrasi pemerintahan dan memberlakukan bahasa Arab sebagai bahasa resmi administrasi pemerintahan Islam. Keberhasilan ini dilanjutkan oleh puteranya Al-Walid bin Abdul-Malik (705-715 M) meningkatkan pembangunan, di antaranya membangun panti-panti untuk orang cacat, dan pekerjanya digaji oleh negara secara tetap. Serta membangun jalan-jalan raya yang menghubungkan suatu daerah dengan daerah lainnya, pabrik-pabrik, gedung-gedung pemerintahan dan masjid-masjid yang megah.

Meskipun keberhasilan banyak dicapai daulah ini, namun tidak berarti bahwa politik dalam negeri dapat dianggap stabil. Pada masa Muawiyah bin Abu Sufyan inilah suksesi kekuasaan bersifat monarchiheridetis(kepemimpinan secara turun temurun) mulai diperkenalkan, di mana ketika dia mewajibkan seluruh rakyatnya untuk menyatakan setia terhadap anaknya, yaitu Yazid bin Muawiyah.

Muawiyah bin Abu Sufyan dipengaruhi oleh sistem monarki yang ada di Persia dan Bizantium, istilah khalifah tetap digunakan, namun Muawiyah bin Abu Sufyan memberikan interprestasi sendiri dari kata-kata tersebut di mana khalifah Allah dalam pengertian penguasa yang diangkat oleh Allahpadahal tidak ada satu dalil pun dari al-Qur'an dan hadits nabi yang mendukung pendapatnya.

Dan kemudian Muawiyah bin Abu Sufyandianggap tidak mentaati isi perjanjiannya dengan Hasan bin Ali ketika dia naik tahta, yang menyebutkan bahwa persoalan penggantian kepemimpinan diserahkan kepada pemilihan umat Islam.

Deklarasi pengangkatan anaknya Yazid bin Muawiyahsebagai putera mahkota menyebabkan munculnya gerakan-gerakan oposisi di kalangan rakyat yang mengakibatkan terjadinya perang saudara beberapa kali dan berkelanjutan.

Ketika Yazid bin Muawiyah naik tahta, sejumlah tokoh terkemuka di Madinah tidak mau menyatakan setia kepadanya. Yazid bin Muawiyah kemudian mengirim surat kepada gubernur Madinah, memintanya untuk memaksa penduduk mengambil sumpah setia kepadanya. Dengan cara ini, semua orang terpaksa tunduk, kecuali Husain bin AliIbnul Abu Thalib dan Abdullah bin Zubair Ibnul Awwam.

Husain bin Ali sendiri juga dibait sebagai khalifah di Madinah, Pada tahun 680 M, Yazid bin Muawiyah mengirim pasukan untuk memaksa Husain bin Ali untuk menyatakan setia. Namun terjadi pertempuran yang tidak seimbang yang kemudian hari dikenal dengan Pertempuran Karbala, Husain bin Ali terbunuh, kepalanya dipenggal dan dikirim ke Damaskus, sedang tubuhnya dikubur di Karbala sebuah daerah di dekat Kufah.

Kelompok Syi'ah sendiri, yang tertindas setelah kesyahidan pemimpin mereka Husain bin Ali, terus melakukan perlawanan dengan lebih gigih dan di antaranya adalah yang dipimpin oleh Al-Mukhtar di Kufah pada 685-687 M. Al-Mukhtar mendapat banyak pengikut dari kalangan kaum Mawali (yaitu umat Islam bukan Arab, berasal dari Persia, Armenia dan lain-lain) yang pada masa Bani Umayyah dianggap sebagai warga negara kelas dua.

Namun perlawanan Al-Mukhtar sendiri ditumpas oleh Abdullah bin Zubair yang menyatakan dirinya secara terbuka sebagai khalifah setelah Husain bin Ali terbunuh. Walaupun dia juga tidak berhasil menghentikan gerakan Syi'ah secara keseluruhan.

Abdullah bin Zubair membina kekuatannya di Mekkah setelah dia menolak sumpah setia terhadap Yazid bin Muawiyah. Tentara Yazid bin Muawiyah kembali mengepung Madinahdan Mekkah secara biadab seperti yang diriwayatkan dalam sejarah. Dua pasukan bertemu dan pertempuran pun tak terhindarkan. Namun, peperangan ini terhenti karena taklama kemudian Yazid bin Muawiyah wafat dan tentara Bani Umayyah kembali ke Damaskus.

Perlawanan Abdullah bin Zubair baru dapat dihancurkan pada masa kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan, yang kemudian kembali mengirimkan pasukan Bani Umayyah yang dipimpin oleh Al-Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafidan berhasil membunuh Abdullah bin Zubair pada tahun 73 H/692 M.

Setelah itu, gerakan-gerakan lain yang dilancarkan oleh kelompok Khawarij dan Syi'ah juga dapat diredakan. Keberhasilan ini membuat orientasi pemerintahan Bani Umayyah mulai dapat diarahkan kepada pengamanan daerah-daerah kekuasaan di wilayah timur (meliputi kota-kota di sekitar Asia Tengah) dan wilayah Afrika bagian utara, bahkan membuka jalan untuk menaklukkan Spanyol (Al-Andalus).

Selanjutnya hubungan pemerintah dengan golongan oposisi membaik pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul-Aziz (717-720 M), di mana sewaktu diangkat sebagai khalifah, menyatakan akan memperbaiki dan meningkatkan negeri-negeri yang berada dalam wilayah Islam agar menjadi lebih baik daripada menambah perluasannya, di mana pembangunan dalam negeri menjadi prioritas utamanya, meringankan zakat, kedudukan mawali disejajarkan dengan Arab.

Meskipun masa pemerintahannya sangat singkat, namun berhasil menyadarkan golongan Syi'ah, serta memberi kebebasan kepada penganut agama lain untuk beribadah sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya.

MASA KEMUNDURAN BANI UMAYYAH


Sepeninggal Umar bin Abdul-Aziz, kekuasaan Bani Umayyah dilanjutkan oleh Yazid bin Abdul-Malik (720- 724 M). Masyarakat yang sebelumnya hidup dalam ketenteraman dan kedamaian, pada masa itu berubah menjadi kacau. Dengan latar belakang dan kepentingan etnis politis, masyarakat menyatakan konfrontasi terhadap pemerintahan Yazid bin Abdul-Malik cendrung kepada kemewahan dan kurang memperhatikan kehidupan rakyat.

Kerusuhan terus berlanjut hingga masa pemerintahan khalifah berikutnya, Hisyam bin Abdul-Malik(724-743 M). Bahkan pada masa ini muncul satu kekuatan baru dikemudian hari menjadi tantangan berat bagi pemerintahan Bani Umayyah. Kekuatan itu berasal dari kalangan Bani Hasyim yang didukung oleh golongan mawali. Walaupun sebenarnya Hisyam bin Abdul-Malik adalah seorang khalifah yang kuat dan terampil. Akan tetapi, karena gerakan oposisi ini semakin kuat, sehingga tidak berhasil dipadamkannya.

Setelah Hisyam bin Abdul-Malik wafat, khalifah-khalifah Bani Umayyah yang tampil berikutnya bukan hanya lemah tetapi juga bermoral buruk. Hal ini semakin memperkuat golongan oposisi. Dan akhirnya, pada tahun 750 M, Daulah Umayyah digulingkan oleh Bani Abbasiyah yang merupakan bahagian dari Bani Hasyim itu sendiri, di mana Marwan bin Muhammad, khalifah terakhir Bani Umayyah, walaupun berhasil melarikan diri ke Mesir, namun kemudian berhasil ditangkap dan terbunuh di sana.

Namun, salah satu penerus bani umayyah yang bernama Abdurrahman Ad-dakhil dapat meloloskan diri pada tahun 755 M. Ia dapat lolos dari kejaran pasukan bani abbasiyah dan masuk ke Andalusia (Spanyol). Di Spanyol sebagian besar umat islam disana masih setia dengan bani umayyah. Ia kemudian mendirikan pemerintahan sendiri dan mengangkat dirinya sebagai amir (pemimpin) dengan pusat kekuasaan di Cordoba. Kematian Marwan bin Muhammad menandai berakhirnya kekuasaan Bani Umayyah di timur (Damaskus) yang digantikan oleh Daulah Abbasiyah, dan dimulailah era baru Bani Umayyah di Al-Andalus.

Bani Umayyah di Andalus SPANYOL


Al-Andalus atau (kawasan Spanyol dan Portugis sekarang) mulai ditaklukan oleh umat Islam pada zaman khalifah Bani Umayyah, Al-Walid bin Abdul-Malik (705-715 M), di mana tentara Islam yang sebelumnya telah menguasai Afrika Utara dan menjadikannya sebagai salah satu propinsi dari dinasti Bani Umayyah.

Muehehehe Dalam proses penaklukan ini dimulai dengan kemenangan pertama yang dicapai oleh Tariq bin Ziyad membuat jalan untuk penaklukan wilayah yang lebih luas lagi. Kemudian pasukan Islam di bawah pimpinan Musa bin Nushair juga berhasil menaklukkan Sidonia, Karmona, Seville, dan Merida serta mengalahkan penguasa kerajaan Goth, Theodomir di Orihuela, ia bergabung dengan Thariq di Toledo. Selanjutnya, keduanya berhasil menguasai seluruh kota penting di Spanyol, termasuk bagian utaranya, mulai dari Zaragoza sampai Navarre.

Gelombang perluasan wilayah berikutnya muncul pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul-Aziz tahun 99 H/717 M, di mana sasaran ditujukan untuk menguasai daerah sekitar pegunungan Pirenia dan Perancis Selatan. Pimpinan pasukan dipercayakan kepada Al-Samah, tetapi usahanya itu gagal dan ia sendiri terbunuh pada tahun 102 H.

Selanjutnya, pimpinan pasukan diserahkan kepada Abdurrahman bin Abdullah al-Ghafiqi. Dengan pasukannya, ia menyerang kota Bordeaux, Poitiers dan dari sini ia mencoba menyerang kota Tours, di kota ini ia ditahan oleh Charles Martel, yang kemudian dikenal dengan Pertempuran Tours, al-Ghafiqi terbunuh sehingga penyerangan ke Perancis gagal dan tentara muslim mundur kembali ke Spanyol.

Pada masa penaklukan Spanyol oleh orang-orang Islam, kondisi sosial, politik, dan ekonomi negeri ini berada dalam keadaan menyedihkan. Secara politik, wilayah Spanyol terkoyak-koyak dan terbagi-bagi ke dalam beberapa negeri kecil.

Bersamaan dengan itu penguasa Goth bersikap tidak toleran terhadap aliran agama yang dianut oleh penguasa, yaitu aliran Monofisit, apalagi terhadap penganut agama lain, Yahudi. Penganut agama Yahudi yang merupakan bagian terbesar dari penduduk Spanyol dipaksa dibaptis menurut agama Kristen. Yang tidak bersedia disiksa, dan dibunuh secara brutal.

Buruknya kondisi sosial, ekonomi, dan keagamaan tersebut terutama disebabkan oleh keadaan politik yang kacau. Kondisi terburuk terjadi pada masa pemerintahan Raja Roderic, Raja Goth terakhir yang dikalahkan pasukan Muslimin.

Awal kehancuran kerajaan Visigoth adalah ketika Roderic memindahkan ibu kota negaranya dari Seville ke Toledo, sementara Witiza, yang saat itu menjadi penguasa atas wilayah Toledo, diberhentikan begitu saja. Keadaan ini memancing amarah dari Oppas dan Achila, kakak dan anak Witiza. Keduanya kemudian bangkit menghimpun kekuatan untuk menjatuhkan Roderic. Mereka pergi ke Afrika Utara dan bergabung dengan kaum muslimin.

Sementara itu terjadi pula konflik antara Raja Roderick dengan Ratu Julian, mantan penguasa wilayah Septah. Julian juga bergabung dengan kaum muslimin di Afrika Utara dan mendukung usaha umat Islamuntuk menguasai Spanyol, Julian bahkan memberikan pinjaman empat buah kapal yang dipakai oleh Tharif, Tariq dan Musa.

Hal menguntungkan tentara Islam lainnya adalah bahwa tentara Roderic yang terdiri dari para budak yang tertindas tidak lagi mempunyai semangat perang, selain itu, orang Yahudi yang selama ini tertekan juga mengadakan persekutuan dan memberikan bantuan bagi perjuangan kaum Muslimin.

Sewaktu penaklukan itu para pemimpin penaklukan tersebut terdiri dari tokoh-tokoh yang kuat, yang mempunyai tentara yang kompak, dan penuh percaya diri. Yang tak kalah pentingnya adalah ajaran Islam yang ditunjukkan para tentara Islam, yaitu toleransi, persaudaraan, dan tolong menolong. Sikap toleransi agama dan persaudaraan yang terdapat dalam pribadi kaum muslimin itu menyebabkan penduduk Spanyol menyambut kehadiran Islam di sana.

Sejarah Masa Kekhalifahan Bani Umayyah, Kisah Islam

Mukjizat merupakan kejadian luar biasa atau kelebihan di luar akal manusia yang tidak dimiliki oleh siapapun, karena mukjizat hanya diberikan oleh Allah kepada para nabi dan rasul-Nya. Sedangkan apabila ada seseorang selain para nabi dan rasul diberikan kejadian yang luar biasa oleh Allah maka itu tidak bisa dikatakan sebagai mukjizat melainkan itu adalah karomah. Kemudian ada pula istilah irhasat dan khawariq, irhasat adalah pertanda yang terjadi untuk menunjukkan tanda kelahiran seorang nabi (sebelum kenabian). Sedangkan khawariq adalah kejadian yang terjadi dalam keadaan yang luar biasa.


Mukjizat biasanya berisi tentang penunjukan hal-hal yang sedang menjadi trend pada zaman diturunkannya mukjizat tersebut. Misalnya pada zaman Musa, trend yang sedang terjadi adalah ilmu sihir maka dengan mukjizat tongkat Musa bisa berubah menjadi ular dan mengalahkan ilmu sihir orang lain yang ada di sekitarnya. Juga pada zaman Isa, trend yang sedang berkembang adalah ilmu kedokteran dan pengobatan, maka pada saat itu mukjizat Isa adalah bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal yang merupakan puncak dari ilmu pengobatan.

Berikut ini adalah Daftar Mukjizat yang telah diberikan oleh Alloh SWT kepada Nabi dan Rosul, diantaranya adalah :

1. MUKJIZAT NABI ADAM


Nabi Adam adalah manusia pertama dan menurut agama samawi pula merekalah orang tua dari semua manusia yang ada di dunia.

Nabi Adam digambarkan sangat beradab sekali, memiliki ilmu yang tinggi dan ia bukan makhluk purba. Ia berasal dari surga yang berperadaban maju. Turun ke muka bumi bisa sebagai makhluk asing dari sebuah peradaban yang jauh lebih maju dan cerdas, dari peradaban di bumi sampai kapanpun, oleh karena itulah Allah menunjuknya sebagai khalifah (pemimpin) di muka bumi.

Nabi Adam mempunyai Mukjizat diantaranya yaitu :

  • Sebagai Manusia Pertama di Bumi
Nabii Adam Alaihissalam adalah manusia serta khalifah pertama yang diciptakan Allah SWT dari segumpal tanah. Allah SWT berfirman :

و اذ قال ربک للملئکة انی جاعل فی الارض خلیفة قالوا اتجعل فیها من ‏یفسد فیها و یسفک الدماء ونحن نسبح بحمدک ونقدس لک قال انی ‏اعلم ما لا تعلمون

Artinya:
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berkata kepada para Malaikat: “Aku akan ‎menciptakan seorang khalifah di bumi”. Para Malaikat berkata: “Apakah ‎Engkau akan menciptakan orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya ‎dan mengalirkan darah, sementara kami selalu bertasbih dengan memuji-Mu ‎serta mengagungkan-Mu. Allah berkata: “Aku mengetahui apa yang tidak ‎kalian ketahui.” (QS. Al- Baqarah ayat 30)

  • Memiliki Kemampuan yang tidak dimiliki Mahkluk Lain
Allah SWT telah melengkapi penciptaan nabi Adam Alaihissalam dengan rahasia ma’rifat ketuhanan yang tidak ada makhluk lain serta para malaikat yang mampu menandingi hal tersebut. Allah SWT berfirman :

وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَٰؤُلَاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيم

Artinya
“Dan telah diajarkan Nya kepada Adam nama-nama semuanya, kemudian Dia kemukakan semua kepada Malaikat, lalu Dia berfirman : Beritakanlah kepada Ku nama-nama itu semua, jika kamu adalah makhluk-makhluk yang benar. Mereka menjawab : Maha suci Engkau ! Tidak ada pengetahuan bagi kami, kecuali yang Engkau ajarkan kepada kami. Karena sesungguhnya Engkaulah yang Maha Tahu lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al- Baqarah ayat 31-32)

2. MUKJIZAT NABI IDRIS


Nabi Idris adalah salah seorang rasul yang pertama kali diberikan tugas untuk menyampaikan risalah kepada kaumnya. Beliau diberikan hak kenabian oleh Allah setelah Adam dan Syits.

Nabi Idris juga dijuluki sebagai "Asad al-asad" (Singa dari segala singa) karena keberanian dan kegagahannya, sedangkan di dalam kisah lain, Idris diberi julukan "Harmasu al-Haramisah" (Ahlinya perbintangan).

Nabi Idris memiliki beberapa Mukjizat yang diantaranya adalah :

  • Nabi Idris menjadi manusia pertama yang pandai membaca tulis dengan pena. 
Kepada nabi Idrislah Allah swt memberikan 30 sahifah alias suhuf lembaran-lembaran ajaran Tuhan, berisi petunjuk untuk disampaikan kepada umatnya.

  • Nabi Idris diberi bermacam-macam pengetahuan mulai dari merancak (merawat) kuda, ilmu perbintangan (falaq), sampai ilmu berhitung alias matematika. 
Nama Nabi Idris sendiri berasal dari kata Darasa yang artinya belajar. Idris memang sangat rajin mengkaji ajaran Allah swt yang diturunkan kepada Adam dan Nabi Syits, bahkan yang langsung kepada dirinya. Nabi Idris juga sangat tekun mengkaji fenomena alam semesta, yang semua merupakan ayat dan pertanda dari Tuhannya.
  • Nabi Idris as ialah orang yang pertama pandai memotong dan menjahit pakaiannya. 
Orang-orang sebelumnya konon hanya mengenakan kulit binatang secara sederhana dan apa adanya untuk dijadikan penutup aurat.

3. MUKJIZAT NABI NUH


Nabi Nuh adalah seorang rasul yang diceritakan dalam Taurat, Alkitab, dan Al-Qur'an. Nabi Nuh diangkat menjadi nabi sekitar tahun 3650 SM.

Namanya disebutkan sebanyak 58 kali dalam 48 ayat dalam 9 buku Alkitab Terjemahan Baru, dan 43 kali dalam Al-Qur'an.

Dalam agama Islam, nabi Nuh adalah nabi ketiga sesudah Adam, dan Idris. Beliau merupakan keturunan kesembilan dari Adam. Ayahnya adalah Lamik (Lamaka) bin Mutawasylah(Matu Salij) bin Idris bin Yarid bin Mahlail bin Qainan bin Anusyi bin Syits bin Adam. Antara Adam dan Nuh ada rentang 10 generasi dan selama periode kurang lebih 1642 tahun.

Nabi Nuh mendapat gelar dari Allah dengan sebutan Nabi Allah dan Abdussyakur yang artinya “hamba (Allah) yang banyak bersyukur”.

Nabi Nuh memiliki Mukjizat diantaranya adalah :

  • Doanya dikabulkan saat Nabi Nuh meminta diturunkan Azab kepada Kaumnya. 
  • Nabi Nuh Membuat Bahtera (Perahu) disaat musim kemarau. 
  • Kotoran manusia yang dibuang kaumnya ke dalam Perahu Nabi Nuh menjadi Penyembuh segala Penyakit. 
  • Nabi Nuh terselamatkan dari banjir air Bah atas kehendak Alloh SWT yang memusnahkan seluruh umat manusia, terkecuali Nabi Nuh dan Pengikutnya yang beriman serta sepasang hewan yang dibawanya.

4. MUKJIZAT NABI HUD


Nabi Hud adalah seorang nabi yang diutus oleh Alloh SWT terhadap Kaum 'Add yang tinggal di daerah al-Ahqaf, Rubu' al-Khali-Yaman.

Namanya disebutkan sebanyak 7 kali dalam kitab Al-Qur'an. Umat Muslim percaya bahwa Nabi Hud hidup sekitar 150 tahun dan diutus menjadi rasul pada tahun 2400 SM. Diriwayatkan bahwa ia wafat di daerah Timur Hadhramaut, Yaman.

Sebagaimana dengan kaum Nabi Nuh (نوح), kaum Hud, yaitu suku 'Aad tidak mengenal Allah sebagai Tuhannya. Mereka membuat patung-patung yang diberi nama Shamud dan Alhattar dan itu yang disembah sebagai tuhan mereka yang menurut kepercayaannya dapat memberi kebahagiaan, kebaikan dan keuntungan serta dapat menolak kejahatan, kerugian dan segala musibah. Ajaran dan agama Nabi Idris a.s. (إدريس) dan Nabi Nuh a.s. (نوح) sudah tidak dijalankan lagi.

Nabi Hud memiliki Mukjizat diantaranya yaitu :

  • Meramalkan akan datang Azab kepada Kaum Add yang mendustakan ajaran nabi Hud. 
  • Nabi Hud Mendapatkan perlindungan oleh Alloh SWT saat azab menimpa dan Membinasakan kaum Add.

5. MUKJIZAT NABI SHOLEH


Nabi Shelah adalah salah seorang nabi dan rasul dalam agama Islam yang diutus kepada Kaum Tsamūd. Beliau diangkat menjadi nabi pada tahun 2100 SM.

Nabi Shaleh diutus ke tengah-tengah bangsa Tsamud yang hidup di bekas reruntuhan kaum Aad.

Akan tetapi seperti kaum pendahulunya, kaum Tsamud pun menjadi sombong dan lupa diri. Hukum rimba berlaku lagi, mereka yang kuat menekan mereka yang lemah. Mereka pun tidak mau mendengarkan dakwah Nabi Saleh Alaihissalam.

Nabi Soleh memiliki Mukjizat diantaranya yaitu :

  •  Mengeluarkan Seekor Unta dari dalam Batu
  • Menurunkan Azab kepada Kaum Tsamud atas izin Alloh SWT

6. MUKJIZAT NABI IBRAHIM


Nabi Ibrahim as, dikenal dengan julukan Khalilullah (kekasih Allah), merupakan salah satu nabi Ulul Azmi. Ia adalah leluhur bangsa Arab dari putranya, Nabi Ismail as, sekaligus leluhur Bani Israil dari putranya yang lain, Nabi Ishak as.

Dalam agama Islam, Abraham disebut Ibrahim. Ia merupakan salah satu dari lima nabi Ulul Azmi. Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa Ibrahim melakukan pencarian Tuhan yang panjang. Ia pernah menyembah matahari, bulan, dan bintang sebelum akhirnya bertaubat. Ibrahim juga penentang masyarakatnya yang pagan termasuk bapaknya Azar. Dalam Al-Qur'an disebutkan pula bahwa Ibrahim bukan seorang Yahudiatau Nasrani, tetapi ia adalah Muslim.

Nabi Ibrahim memiliki Mukjizat diantaranya yaitu :

  • Melihat burung dihidupkan oleh Alloh
Sewaktu nabi Ibrahim telah bertekad memerangi perilaku syirik dan penyembahan berhala, ia masih ingin meneguhkan keimanan terlebih dahulu sehingga dapat menenteramkan kalbu. Maka Ibrahim memohon kepada Allah, agar diperlihatkan kepada dirinya tentang cara Allah menghidupkan kembali makhluk-makhluk yang sudah mati.

"...dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, "Wahai Tuhanku, perlihatkanlah kepada diriku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati." Allah berfirman, "Belum yakinkah kamu?" Ibrahim menjawab, "Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap." Allah berfirman, "Ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. Lalu letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggilah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
Al-Baqarah 2:260

  • Diselamatkan ketika di Bakar 
Sebagian ulama salaf menyebutkan bahwa ketika Jibril menampakkan diri kepada Ibrahim di udara, ia bertanya kepada Ibrahim apakah Ibrahim memerlukan bantuan, kemudian Ibrahim menjawab tidak perlu bantuan. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Sa'id bin Jubair bahwasanya Malaikat Ar-Ra'd (malaikat pengatur awan dan hujan) mengatakan: "Kapan saja aku diperintah, maka aku akan menurunkan hujan" namun Firman Allah hadir lebih cepat,

"Kami berfirman, "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim."
Al-Anbiya' 21:69

  • Pasir berubah menjadi makanan 
Abdur Razzaq meriwayatkan bahwasanya ketika Namrudz memiliki banyak persediaan makanan, terdapat orang-orang yang hadir untuk memperoleh kebutuhan makanan, termasuk Ibrahim yang turut hadir. Menurut kitab "Qashash al-Anbiyaa", pada sebuah hari ketika persediaan makanan telah habis, Ibrahim mengambil gundukan pasir, yang kemudian berubah menjadi bahan makanan tatkala ia sampai di rumah.

  • Membangun Ka'bah
Allah SWT berfirman kepada Ibrahim, “Bangkitlah dan dirikanlah untuk-Ku sebuah rumah.”

Ibrahim berkata, “Ya Tuhan, Di manakah?”

Allah berfirman,

“Akan Kami tunjukkan kepadamu.”

Berikutnya Allah SWT mengutus awan berkepala untuk berbicara kepada Ibrahim, “Hai Ibrahim, sesungguhnya Tuhanmu menyuruhmu untuk membuat garis sebesar awan ini.”

Lalu Ibrahim AS memandang ke arah awan dan mengambil ukurannya. Selanjutnya awan kepala itu berkata kepadanya, “Apakah sudah engkau lakukan?”

Ibrahim menjawab, “Ya.” Lalu awan itu pun menghilang. Kemudian Allah SWT memunculkan pondasi yang menancap dari bumi, yang kemudian dibangun oleh Ibrahim AS.

  • Melaksanakan Haji yang pertama kali
Setelah membangun Ka’bah, Nabi Ibrahim dan Ismail melakukan ibadah haji. Pada tanggal 8 Dzulhijjah, Jibril turun dan menyampaikan pesan untuk mendistribusikan zam zam ke beberapa tempat seperti Mina dan Arafah. Hari itu pun dikenal sebagai hari Tarwiyyah atau hari pendistribusian air. Selesai melakukan dua hal tersebut, Nabi Ibrahim berdoa pada Allah, seperti yang tercantum di Al Baqarah ayat 126.

…Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan berikanlah rezki kepada penduduknya dari (berbagai macam) buah-buahan, (yaitu penduduknya) yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian.” Allah berfirman: “Dan siapa yang kafir maka Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku memaksanya menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali“. ( Q.S Al Baqarah : 126 )

  • Melaksanakan Qurban Pertama
Allah mengisahkannya di dalam Al-Qur’an:

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersamasama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” (QS Ash-Shafaat [37] : 102)

Nabi Ismail pun menjawab:

“Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (QS Ash-Shafaat [37] : 102)

Allah memujinya di dalam Al-Qur’an:

“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.” (QS Maryam [19] : 54)

7. MUKJIZAT NABI LUTH


Nabi Luth adalah anak keponakan dari Nabi Ibrahim. Ayahnya yang bernama Haran (Abara'an) bin Azar adalah saudara kandung dari Ibrahim, ayahnya kembar dengan pamannya yang bernama Nahor. Silsilah lengkapnya adalah Luth bin Haran bin Azara bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh.

Al-Quran menceritakan kisah Nabi Luth yang berusaha menasihati kaumnya sebagaimana dalam Surat Asy-Syuaraa (26:160-173) berikut ini.

"Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul, ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas." Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir." Luth berkata: "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu." (Luth berdoa): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan." Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua, kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal. Kemudian kami binasakan yang lain. Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu."

Nabi Luth juga memiliki Mukjizat, diantaranya yaitu :

  • Nabi Luth diselamatkan oleh Alloh SWT dari Azab yang Pedih terhadap Kaumnya. 
  • Doa Nabi Luth dikabulkan oleh Alloh SWT untuk membinasakan kaum Sadum.

8. MUKJIZAT NABI ISMA'IL


Nabi Isma'il adalah seorang nabi dalam agama Islam. Isma'il adalah putera dari Ibrahim dan Hajar, kakak tiri dari Ishaq. Beliau diangkat menjadi nabi pada tahun 1850 SM. Beliau tinggal di Amaliq dan berdakwah untuk penduduk Al-Amaliq, bani Jurhum dan Qabilah Yaman. Namanya disebutkan sebanyak 12 kali dalam Al-Quran. Ia meninggal pada tahun 1779 SM di Mekkah.

Nama Ismail 11 kali disebut dalam Al-Qur'an dalam topik-topik seperti peristiwa pembangunan Ka'bah bersama Nabi Ibrahim as, penurunan wahyu kepadanya dan juga mengenangnya di samping nabi-nabi Allah lainnya, kelahirannya merupakan karunia dan anugrah dari Allah swt kepada Ibrahim dan juga penyebutan sifat-sifat baiknya termasuk salah satu hal yang patut dikenang.

Nabi Ismail memiliki Mukjizat diantaranya adalah :

  • Air zam-zam
Saat masih bayi Nabi Ismail Mampu mengeluarkan air dari tanah yang disebut Air Zam-Zam dengan kedua kakinya atas Izin Allah SWT.

  • Awal mula Qurban 
Nabi Ismail diselamatkan oleh Alloh saat di sembelih oleh Bapaknya yaitu Nabi Ibrahim atas perintah Allah SWT. 
  • Hajar Aswad  
Nabi Ismail Mendapatkan Ilham menemukan batu dari Surga  saat membangun Ka'bah dan nabi Ibrahim meletakkannya di Ka'bah.
  • Menceraikan Istrinya
Nabi Ismail juga Taat kepada perintah Bapaknya untuk menceraikan istrinya yang dianggapnya tidak bisa menerima nikmat dari Allah SWT.

9. MUKJIZAT NABI ISHAK


Nabi Ishaq adalah putra kedua Nabi Ibrahim setelah Ismail yang beribu kandung Siti Hajar dan merupakan orang tua dari Nabi Yaqub.

Bersama Ismail, nabi Ishaq menjadi penerus ayahnya untuk berdakwah di jalan Allah. Ketika Ibrahim telah sangat tua, Ishaq belum juga menikah. Ibrahim tidak mengizinkan Ishaq menikah dengan wanita Kana'an karena masyarakatnya tidak mengenal Allah dan asing terhadap keluarganya.

Kisah Nabi Ishaq sangat sedikit diceritakan dalam Al-Qur'an. Nabi Ishaq disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 15 kali. Sedangkan keutamaan Nabi Ishaq disebutkan 9 kali dan kenabian Ishaq 10 kali. Dikatakan bahwa ia memiliki 2 anak dan meninggal di Al Khalil.

Nabi Ishaq juga memiliki Mukjizat, diantaranya yaitu :

  • Doa Nabi Ishaq 
Istri nabi ishak yang bernama Rafqah binti Batu’il adalah seorang wanita yang mandul, Dan atas do’a yang dipanjatkan Nabi Ishaq A.S kepada Allah SWT, akhirnya Istrinya dapat menangdung dan melahirkan. 
  • Nabi Ishaq memiliki anak kembar  
yaitu‘Iishuu yang merupakan nenek moyang bangsa Romawi dan Ya’qub yang merupakan nenek moyang Bani Israil.

10. MUKJIZAT NABI YAKUB


Nabi Yakub adalah salah seorang nabi yang ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Syam.

Beliau diangkat menjadi nabi pada tahun 1750 SM dan namanya disebutkan sebanyak 16 kali dan memiliki 12 anak. Ia wafat di Alkhalil Hebron Palestina.

Nabi Ya'akub a.s. atau juga dieja Nabi Ya'qubialah salah seorang dari 25 orang Rasul yang wajib diketahui dalam Islam seperti mana yang tercatat dalam al-Qur'an untuk memimpin umat manusia ke jalan yang benar.

Dari beberapa orang istrinya Yakub memiliki dua belas putra dan dua orang putri. Kedua belas putranya yakni Rubin, Syam'un, Lawway, Yahuda, Zabulaon, Yasakir, Dann, Gad, Asyar, Naftali, Yusuf, dan Bunyamin. Sedangkan kedua putrinya adalah Dinah dan Yathirah kembaran Benyamin.

Nabi yakub memiliki Mukjizat diantaranya sebagai berikut :

  • Nabi Ya'qub menjadi kakek moyang para rasul sebelum masa Nabi Muhammad.
  • Memiliki Sikap dan cara berpikir yang berpengaruh kepada para rasul keturunannya, serta kaum Yahudi dan Nasrani penegak panji keesaan Allah sebelum Nabi Muhammad SAW. 
  • Nabi Yaqub dikarunia 12 orang anak, yang berpengaruh besar pada Peradaban Manusia.

11. MUKJIZAT NABI YUSUF


Nabi Yusuf adalah salah satu nabi agama Islam. Ia juga merupakan salah satu dari 12 putra Yaʿqub dan merupakan buyut dari Ibrahim.

Beliau diangkat menjadi nabi pada tahun 1715 SM dan ia ditugaskan berdakwah kepada Kanʻāndan Hyksos di Mesir. Namanya disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Ia memiliki 2 anak laki dan 1 anak perempuan dan ia wafat di Nablus Palestina.

Yusuf adalah cucu dari Ishaq, silsilah lengkapnya adalah Yusuf bin Yaʿqub bin Ishaqbin Ibrahim bin Azar bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh.

Nabi Yusuf juga memiliki beberapa Mukjizat, diantaranya yaitu :

  • Nabi Yusuf memiliki kepandaian dalam berpidato: 
Pidato beliau begitu manis, sehingga masuk ke dalam hati. Banyak orang yang beriman karena menghadapi kata-kata manis dan akhlaq dari beliau.

  • Memiliki wajah Tampan : 
Wajah Nabi Yusuf seperti cahaya matahari. Bahkan semua orang ingin melihat wajahnya. Jika ia sekelbat terlihat , maka mata akan terasa dipaksa untuk terus memandangnya.

  • Nabi Yusuf memiliki Doa Mustajab: 
Doa nabi yusuf memiliki keutamaan sehingga doa doanya dikabulkan oleh Allah swt.

  • Ahli Tafsir Mimpi: 
diantara mukjizat nabi Yusuf adalah beliau ahli dalam menafsirkan mimpi. Semenjak kecil nabi Yusuf as telah dikaruniai sebuah kelebihan dan keajaiban oleh Allah swt. Mimpi-mimpinya selalu memiliki makna.

Sebagaimana ayahnya, nabi Ya'qub as, nabi ysusf juga bisa dan mahir dalam memberikan tafsir sebuah mimpi. Seperti mimpinya Raja Mesir Amunhatep, dan juga para penghuni penjara kala itu. Tafsirnya tepat dan bahkan bisa membungkap mulut-mulut para pendeta yang meragukan kenabian nabi Yusuf as.

12. MUKJIZAT NABI SYUAIB


Nabi Syu'aib AS adalah rasul yang ke-14 dan masih keturunan Nabi Ibrahim AS. Ia diutus oleh Allah Ta'ala untuk mengajak masyarakat Madyan menyembah kepada Allah Ta'ala.

Masyarakat di negeri Madyan merupakan orang-orang kafir tidak mengenal Tuhan Yang Maha Esa. Mereka menyembah kepada "Aikah", yaitu sebidang padang pasir yang ditumbuhi beberapa pohon dan tanam-tanaman. Cara hidup dan adat mereka sudah sangat jauh dari ajaran agama yang diajarkan oleh nabi sebelum Nabi Syu'aib AS.

Nabi Syuaib disebutkan dalam Al-Qur'ansebanyak 17 kali, Sementara untuk kisah Nabi Syu'aib disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 40 kali.

Nabi Syuaib juga memiliki Mukjizat, diantaranya yaitu :

  • Nabi Syuaib dan pengikutnya terselamatkan dari azab Allah SWT yang menimpa kaum Madyan,
  • Atas Izin Allah nabi syuaib mendatangkan badai panas, Mendatangkan awan hitam, petir, dan gempa bumi.

13. MUKJIZAT NABI AYUB


Nabi Ayyub adalah salah seorang manusia pilihan dari sejumlah manusia pilihan yang mulia. Allah telah menceritakan dalam kitab-Nya dan memujinya dengan berbagai sifat yang terpuji secara umum dan sifat sabar atas ujian secara khusus.

Allah telah mengujinya dengan anaknya, keluarganya dan hartanya, kemudian dengan tubuhnya. Allah telah mengujinya dengan ujian yang tidak pernah ditimpakan kepada siapa pun, tetapi ia tetap sabar dalam menunaikan perintah Allah dan terus-menerus bertaubat kepada Allah SWT.

Nabi Ayub memiliki Mukjizat, diantaranya yaitu ;

  • Memiliki Kesabaran yang tidak dimiliki oleh nabi lain. 
Sering orang mengagumi kesabaran kepada Ayub. Misalnya, dikatakan: seperti sabarnya Ayyub. Jadi, Ayyub menjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kesabaran pada setiap bahasa, pada setiap agama, dan pada setiap budaya. Allah telah memujinya dalam kitab-Nya yang berbunyi:
“Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaih-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)."(QS. Shad: 44)

  • Nabi Ayub Mampu mengeluarkan mata air dengan menghentakkan kakinya ke tanah. 
Hal ini telah disebutkan dalam Al-Qur'an yang berbunyi :
"Dikatakan kepadanya, "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum."(Shod: 42)

14.  MUKJIZATNABI ZULKIFLI


Nabi Zulkifli adalah salah satu nabi dalam ajaran Islam yang diutus kepada kaum Amoriadi Damaskus.

Beliau diangkat menjadi nabi pada tahun 1460 SM dan diutus untuk mengajarkan tauhid kepada kaumnya yang menyembah berhala supaya menyembah Tuhan

Yang Maha Esa, taat beribadah, dan membayar zakat. Ia memiliki 2 orang anak dan meninggal ketika berusia 95 tahun di Damaskus Syiria. Namanya disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran.

Nabi Zulkifli memiliki Mukjizat, diantaranya yaitu :

  • Sebagai utusan Allah SWT Nabi Zulkifli yang terkenal dengan memiliki kesabaran. 
  • Nabi Zulkifli memiliki kepribadian yang sangat Dermawan.
  • Menjadi Pimpinan yang Adil dan Bijaksana.

15. MUKJIZAT NABI MUSA


Nabi Musa di gambarkan dalam Al-Qur'an sebagai seorang yang kelu lidahnya (cedal), karena pernah memakan bara api kedalam mulutnya. Musa mendapat julukan Kalimullah (yang pernah Engkau ajak bicara), bahkan tidak jarang dia berdialog dengan Allah, dialog antara seorang hamba yang sangat dekat dengan Sang Kekasih Yang Maha Pengasih.

Nabi Musa juga memiliki beberapa Mukjizat, diantaranya yaitu :


  • Membuat 12 Mata Air dengan Tongkatnya
Kejadian Itu dilakukan oleh Nabi Musa pada waktu Bani Israil mengalami kesulitan air.

"Dan (ingatlah) Ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: "Pukullah batu itu dengan tongkatmu." Maka memancarlah daripadanya dua belas mata air. Setiap suku mengetahui tempat minumnya (masing-masing) (QS. 2/Al-Baqoroh: 60).

  • Tongkat yang bisa berubah jadi ular 
Nabi Musa AS datang ke kaum fir’aun mengajarkan ketauhidan, fir’aun yang tidak percaya bahwa Nabi Musa AS adalah utusan Allah meminta bukti. Pemuka Fir’aun pun mengusulkan agar diadakan adu kekuatan dengan penyihir, dengan izin Allah SWT  tongkat Nabi Musa AS berubah menjadi ular besar dan mampu mengalahkan tipu daya para penyihir dan para penyihir pun akhirnya mengakui Nabi Musa AS sebagai utusan Allah SWT dan beriman.

  • Tangan yang berubah putih bercahaya 
Nabi Musa AS juga mengeluarkan tangannya dari jubahnya dan tangan beliau bercahaya tapi kaum fira’un tak begitu saja percaya dan menganggap Nabi Musa AS penyihir.

  • Angin Topan 
Kaum Fir’aun yang masih membangkang dihukum Allah SWT dengan bencana kemarau, mereka pun memohon kepada Nabi Musa AS agar mereka tidak ditimpa kesusahan dan berjanji akan beriman, lalu Nabi Musa AS mendoakan mereka. Allah SWT mengabulkan doa Nabi Musa AS dan kemarau pun berhenti.

Namun bukannya beriman mereka malah sombong dan berkata bahwa nikmat yang mereka dapat adalah hasil usaha mereka sendiri. karena kesombongan mereka Allah SWT mengazab mereka lagi dengan mendatangkan topan yang merusak tanaman mereka. Lagi-lagi mereka meminta pertolongan Nabi Musa AS lalu tanaman topan pun reda dan tanaman mereka tumbuh bagus dan berbuah.

  • Seekor Belalang 
Kaum Fir’aun mendapatkan pertolongan malah tetap sombong dan kafir sehingga didatangkanlah belalang yang merusak tanaman mereka, mereka pun meminta pertolongan lagi kepada Nabi Musa AS dan hama pun hilang.

  • Seekor Kutu  
Sekelompok kaum Fir’aun kembali sombong lalu datanglah hama kutu yang menyerang lumbung mereka yang memakan persediaan makanan mereka, mereka untuk ke sekian kalinya meminta pertolongan Nabi Musa AS dan kutu-kutu itu hilang.

  • Seekor Katak 
Tak sampai disitu, kaum Fir’aun yang kembali kafir diberi hukuman lagi dengan katak yang masuk ke persediaan air mereka sehingga air mereka tak dapat diminum, mereka meminta pertolongan Nabi Musa AS dan berjanji akan beriman,katak-katak pun pergi.

  • Merubah air jadi Darah 
Lagi-lagi mereka kafir dan dihukum lagi dengan air yang berubah jadi darah, kaum Fir’aun tak dapat meminum air yang berubah menjadi darah yang berbau busuk itu. Dan lagi-lagi meminta pertolongan Nabi Musa AS.

  • Mampu Membelah lautan 
Nabi Musa AS dan pengikutnya yang beriman akhirnya pergi dari negeri Fir’aun, saat dikejar Fir’aun dan sampai ke laut Merah, Nabi Musa AS diberi mukjizat oleh Allah SWT mampu membelah lautan, dan saat Fir’aun dan pengikutnya mengikuti Nabi Musa AS, laut pun kembali menyatu, Fir’aun dan pengikutnya tenggelam.

  • Menghidupkan orang mati 
Mukjizat lidah diberikan oleh Allah SWT saat terjadi pembunuhan, Nabi Musa AS diminta pertolongan untuk mencari siapa pelakunya, dan Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa AS untuk menyembelih lembu dan memotong lidahnya, dengan izin Allah SWT mayat itu hidup kembali dan menceritakan siapa pelakunya.

16. MUKJIZAT NABI HARUN


Nabi Harun adalah salah seorang nabi yang telah diminta oleh Nabi Musa pada Allah dalam membantu memperkembangkan agama Allah.

Nabi Harun diangkat menjadi nabi pada tahun 1450 SM. Ia ditugaskan berdakwah kepada para Firaun Mesir dan Bani Israil di Sina, Mesir. Namanya disebutkan sebanyak 19 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Tanah Tih.

Nabi Harun sendiri merupakan kakak kandung dari Musa, maka silsilahnya adalah sebagai berikut Harun bin Imran bin Qahits bin Lawi bin Yaʿqub bin Ishak bin Ibrahim. Menurut situs web scribd.com, silsilahnya adalah sebagai berikut, Harun bin Imran bin Fahis bin 'Azir bin Lawi bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim bin Azara bin Nahur bin Suruj bin Ra'u bin Falij bin 'Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh.

Nabi Harun juga memiliki Mukjizat, diantaranya yaitu :

  • Allah SWT telah mengkaruniakan kemampuan bahasa yang baik kepada Nabi Harun sehingga Nabi Musa memohon kepada Allah SWT agar kakaknya tersebut mendampinginya dalam menyampaikan ajaran-ajarannya kepada bani Israil. 
  • Nabi Harun memiliki kemampuan berdakwah dengan gemilang.Nabi Harun memiliki kepandaian tersendiri dalam berdakwah menyeru kepada ajaran Allah.


17. MUKJIZAT NABI DAUD


Nabi Daud AS merupakan Rasul Allah yang diberi banyak mukjizat. Mukjizat terkenal yang diberikan kepadanya ialah Kitab Zabur. Sebagai Nabi, ia tidak kenal lelah mengajarkan perintah Allah Ta'ala. Dalam dakwahnya, Nabi Daud AS praktis tidak banyak pertentangan dari kaumnya, dibandingkan dengan nabi-nabi sebelumnya.

Dalam riwayatnya, atas seizin Allah, Nabi Daud AS dapat menundukkan gunung dan burung-burung. Hal ini terjadi ketika Nabi Daud AS mengajak burung dan gunung untuk bertasbih mengagungkan nama Allah Ta'ala.

Nabi Daud juga memiliki Mukjizat lain, yaitu :

  • Suara merdu, 
Ketika Daud membaca Zabur gunung serta burung berkumpul ikut serta bertasbih, karena ia memiliki suara yang sangat merdu.
  • Memilik kemampuan untuk melunakkan besi hanya dengan tangannya tanpa harus menempa dengan api kemudian di buat menjadi baju zirah. 
  • Mampu berbicara dengan burung. 
  • Memiliki kerajaan yang sangat kuat. 
  • Dikaruniai ilmu pengetahuan dan kepandaian untuk menghakimi suatu perkara secara bijaksana.

18. MUKJIZAT NABI SULAIMAN


Nabi Sulaiman AS adalah anak dari Nabi Daud. Nabi Sulaiman AS juga Nabi yang memperoleh keistimewaan dari Allah Ta'ala. Ia berdoa kepada Allah agar diberi kerajaan dengan kekayaan yang berlimpah.

Kerajaan yang dipimpin Nabi Sulaiman sangatlah aman tenteram dan sejahtera. Penduduk disana tidak ada yang kelaparan. Mereka semua menikmati kemakmuran negerinya. Tidak ada seorang pun yang ingin mencuri di negeri itu, meskipun barang yang sangat berharga sekali di letakkan di luar pintu rumah. Selain mereka telah mengerti sangki yang berat diberikan oleh Nabi Sulaiman AS apabila mencuri barang milik orang lain, mereka juga takut akan dosa.

Nabi Sulaiman juga memiliki banyak Mukjizat, diantaranya sebagai berikut :

  • Nabi Sulaiman bisa Berbicara kepada permadaninya dan mengerti bahasa hewan. 
  • Beliau Sanggup memerintahkan bangsa jin dan hewan Membangun istana dan benteng-benteng,  Menugaskan bangsa jin untuk menyelam ke dasar laut untuk mengeluarkan mutiara-mutiara dan batu-batu mulia, Bangsa Jin Menjadi prajuritnya ketika hendak berperang. 
  • Memerintahkan burung-burung untuk memayungi Sulaiman dan pasukannya selama berada di permadani terbang dari sengatan sinar matahari, 
  • Memerintahkan Jin Ifrit untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis, tetapi pada akhirnya seorang yang alim yang berhasil memindahkan lebih cepat daripada Ifrit, 
  • Memiliki permadani yang terbuat dari sutera dan benang emas seluas satu farsakh. 
  • Menundukkan angin Berhembus membawa permadaninya kemana ia hendak pergi. Angin taufan yang besar terasa lembut dan nyaman tidak akan merusak lingkungan. 
  • Angin bisa membawa dia menuju tempat sejauh satu bulan perjalanan hanya dalam waktu sekejap. 
  • Cairan tembaga yang selalu keluar untuk dimanfaatkannya sebagai pembangunan gedung-gedung, pembuatan piring-piring sebesar kolam air dan periuk-periuk yang biasa digunakan untuk memberi makan umatnya. 
  • Memiliki Cincin yang dikatakan berasal dari langit dan memilki empat sisi. 
  • Sanggup mendengar suara dari kejauhan 
  • Tidak ada yang menandingi Kekayaan Nabi Sulaiman.

19. MUKJIZAT NABI ILYAS


Nabi ilyas a.s adalah keturunan nabi harun a.s yang ke empat. Allah swt mengutus nabi ilyas a.s kepada kaumnya, bani israil, yang menyembah berhala bernama Ba'al. Nabi ilyas a.s menyeru kaumnya agar menyembah allah semata mat, tuhan yang menciptakan alam dan seluruh isinya.

Nabi Ilyas diangkat menjadi nabi pada tahun 870 SM dan ditugaskan berdakwah kepada orang-orang Finisia dan Bani Israel yang menyembah berhala bernama Baal di Kota

Baalbak, Syam. Kota Baalbak diambil dari nama berhala yang mereka sembah. Namanya disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran. Menurut kisah Islam ia tidak wafat tetapi diangkat ke sisi Allah.

Adapun nabi Ilyas juga memiliki Mukjizat, mukjizatnya adalah sebagai berikut ;

  • Nabi Ilyas Tidak Wafat, melainkan beliau diangkat ke langit oleh Alloh SWT, 
  • Atas Izin Allah SWT, nabi Ilyas Mampu mendatangkan Bencana kekeringan kepada umatnya,


20. MUKJIZAT NABI ILYASA


Nabi Ilyasa AS adalah anak angkat atau pengikut Nabi Ilyas AS yang merupakan utusan Allah SWT pada kaumnya yaitu kaum Ba’l.

Nabi Ilyasa AS merupakan anak kandung dari Akhtub bin ‘Ajuz. Beliau lalu diangkat oleh Allah SWT menjadi Nabi dan Rasul

sebagai pengganti Nabi Ilyas AS sebagaimana telah terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 86 yang berbunyi :

“Adapun Ismail, Ilyasa, Yunus dan Luth, semuanya itu telah Kami berikan kepadanya kelebihan derajatnya di atas umat (di masanya)”. (QS. Al-An’am : 86).

Adapun Mukjizat yang dimiliki nabi Ilyasa adalah sebagai berikut :

  • Nabi ilyasa mampu menghidupkan orang yang sudah mati, 
  • menghidupkan burung dari tanah liat dengan izin Allah, 
  • menurunkan makanan dari langit atas kehendak Allah.  

21. MUKJIZAT NABI YUNUS


Nabi Yunus adalah salah seorang nabi dalam agama Samawi (Islam) yang disebutkan dalam Al-Qur'an dalam Surah Yunus dan pada Alkitab dalam Kitab Yunus. Ia ditugaskan berdakwah kepada orang Assyiria di Ninawa-Iraq. Namanya disebutkan sebanyak 6 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Ninawa-Iraq.

Beliau telah diutuskan oleh Allah untuk berdakwah kepada penduduk di sebuah tempat bernama "Ninawa" yang bukan kaumnya dan tidak pula ada ikatan darah dengan mereka. Ia merupakan seorang asing mendatang di tengah-tengah penduduk Ninawa itu. Ia menemui mereka berada di dalam kegelapan, kebodohan dan kekafiran, mereka menyembah berhala menyekutukan kepada Allah.

Mukjizat nabi Yunus A.S yang paling Besar adalah: 

  • Beliau dapat selamat dan bertahan  didalam perut Ikan Paus selama 40 hari saat beliau meninggalkan kaum Asyiria di Ninawa. 
  • Nabi Yunus memiliki doa yang Mustajab (dikabulkan oleh Alloh SWT)

22. MUKJIZAT NABI ZAKARIA


Nabi Zakaria a.s adalah seorang Nabi yang masih keturunan dari Nabi Sulaiman a.s. Beliau ialah ulama besar di kalangan Bani Israil. Istrinya bernama Isya, saudara perempuan Hanna.
Sebelum Hannah melahirkan, Imran suaminya wafat.

Nabi Zakaria lah yang
pada akhirnya menjadi bapak asuh dari Maryam wanita suci dan sholehah. Karena Hannah bernazar jika ia memiliki anak, maka anak itu akan diserahkan ke Baitul Maqdis (Rumah suci).

Nabi Zakaria dan para imam Baitul Maqdis terkejut dan heran melihat Hannah yang sudah tua memiliki seorang anak. Dengan penjelasannya akhirnya mereka paham dan mengerti bahwa anak itu adalah kehendak dari Allah SWT.

Berikut beberapa Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Zakaria:

  • Nabi Zakaria dan istrinya, Isya, membaktikan diri untuk menjaga Baitul Maqdis - Rumah Ibadah peninggalan Nabi Sulaiman di Yerusalem. 
  • Nabi Zakaria dikaruniai keturunan oleh Allah SWT di saat usianya sudah cukup uzur, yaitu sekitar 100 tahun, anak tersebut adalah Nabi Yahya. 
  • Nabi Zakaria mampu bersembunyi di dalam Pohon saat dikejar Raja yang Dholim.

23. MUKJIZAT NABI YAHYA


Yahya bin Zakaria adalah Nabi Islam yang disebutkan dalam Al-Qur’an, yaitu sebanyak 4 kali. Diyakini bahawa Yahya hidup selama 30 tahun dari 1 SM – 31 SM.

Beliau diangkat menjadi nabi pada tahun 28 M dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Nabi Yahya wafat di Damaskus Syiria.

Beeikut beberapa Mukjizat Nabi Yahya Alaihissalam :

  • Nabi yahya Alaihissalam lahir ketika ayahnya Nabi Zakaria Alaihissalam telah berusia lanjut.  
  • Allah SWT mengkarunia Yahya Alaihissalam kemampuan untuk mengetahui syariat serta memutuskan perkara manusia sejak ia masih kecil. 
  • Beliau terkenal sangat rajin dan gemar membaca. 
  • Beliau memiliki kemampuan untuk  menyelesaikan persoalan di antara manusia serta memberikan penjelasa kepada mereka tentang rahasia-rahasia agama, serta mengenalkan mereka pada jalan kebenaran dan mengingatkan mereka dari jalan kesalahan atau kebatilan.
  • Binatang-binatang buas menundukkan kepalanya kepada Nabi Yahya.

24. MUKJIZAT NABI ISA


Sebagai salah satu nabi yang memiliki julukan Ulul Azmi. Para ahli tafsir mengatakan bahwa Isa menghidupkan empat orang. Pertama, al-Azir yaitu temannya, kemudian dua orang anak laki-laki dari seorang tua dan seorang anak perempuan satu-satunya dari seorang ibu. Mereka adalah tiga orang yang mati di zamannya dan Isa membangkitkan pula Sam bin Nuh atas permintaan orang Yahudi.

Mukjizat yang dimiliki oleh nabi Isa diantaranya adalah:

- Lahir tanpa adanya seorang ayah,
- Dapat berbicara sewaktu masih bayi untuk menerangkan bahwa ia seorang nabi yang diutus untuk bani lsrael
- Mampu mengetahui Taurat asli nabi Musa, yang disembunyikan dan telah mengalamai banyak perubahan yang dilakukan oleh orang-orang cerdik dari kaum YahudiMembentuk tanah seperti burung kemudian meniupkan roh, lalu tanah itu menjadi burung,
- Menyembuhkan orang buta,
- Menyembuhkan orang yang berpenyakit sopak,
- Menghidupkan kembali orang yang telah mati,
- Mampu melihat hal-hal yang ghaib melalui panca inderanya meskipun ia tidak menyaksikannya secara langsung,
- Menurunkan makanan dari langit karena permintaan Hawariyun,
- Diangkat Ke Langit oleh Malaikat atas perintah Allah SWT,
- Masih hidup sampai sekarang,
- Turun ke Bumi pada Akhir Zaman,
- Satu-satunya Nabi yang Mampu Membunuh Dajjal.

25. MUKJIZAT NABI MUHAMMAD


Nabi Muhammad adalah nabi akhir zaman, Dalam Islam, mukjizat terbesar Muhammad adalah Al-Qur’an. Selain itu, nabi Muhammad SAW juga diyakini pernah membelah bulan pada masa penyebaran Islam di Mekkah dan melakukan Isra dan Mi’raj dalam waktu semalam.

Kemampuan lain yang dimiliki Muhammad adalah kecerdasannya mengenai ilmu ketuhanan. Hal ini tidak sebanding dengan dirinya yang ummi atau buta huruf.

Mukjizat nabi Muhammad yakni sebagai berikut :

- Dapat melihat dengan jelas dalam keadaan gelap.
- Wajah Muhammad memancarkan cahaya dikegelapan pada waktu sahur.
- Dua Sahabat Muhammad dibimbing oleh dua cahaya.
- Jika Muhammad berjabat tangan dengan seseorang maka aroma harum itu akan membekas selama beberapa hari ditangan orang tersebut.
- Tubuh Muhammad memancarkan petir ketika hendak dibunuh oleh Syaibah bin 'Utsman pada Perang Hunain.
- Muhammad yang sanggup menghancurkan batu besar dengan tiga kali pukulan, dikala menjelang Perang Khandaq.
- Muhammad sanggup merubuhkan seorang pegulat bertubuh tinggi dan kekar, Rukanah al-Mutthalibi hanya dengan dua kali dorongan saja.
- Kemudian anak Rukanah yang bernama Yazid bin Rukanah pun menantang bergulat dengan taruhan 300 ekor domba, pada akhirnya nabi berhasil mengalahkan Yazid hingga tiga kali, dan mengembalikan semua domba-domba milik Yazid.
- Sela-sela jemari tangannya memancarkan air, kemudian air itu untuk berwudhu 300 orang sahabat hanya dengan semangkuk air.
- Mendoakan untuk menumbuhkan gigi salah seorang sahabatnya bernama Sabiqah yang rontok sewaktu perang.
- Mendoakan Anas bin Malik dengan banyak harta dan anak.
- Mendoakan supaya Kerajaan Kisra hancur, kemudian doa tersebut dikabulkan.

- Tatapan mata membuat Umar bin Al-Khaththab dan Abu Jahm lari terbirit-birit, ketika mereka berencana untuk membunuh Muhammad pada malam hari.
- Tatapan mata yang menggetarkan Ghaurats bin Harits, yaitu seorang musuh yang pernah menghunus pedang kearah leher Muhammad.
- Allah melumpuhkan Hay bin Akhtab dan para sahabatnya, ketika hendak melemparkan batu yang besar kepada Muhammad.
- Menjadikan tangan Abu Jahal kaku.
- Jin yang bernama Muhayr bin Habbar membantu dakwah Muhammad, kemudian jin itu diganti namanya oleh Muhammad menjadi Abdullah bin Abhar.

- Menghilang saat akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan.
- Menghilang saat akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, bibi Muhammad ketika ia duduk di sekitar Ka'bah dengan Abu Bakar.

-Menghilang saat akan dibunuh Abu Jahal di mana saat itu ia sedang salat.
- Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang berencana membunuhnya dengan taburan pasir, kemudian ia berhasil melalui orang-orang yang menunggunya di pintu rumahnya untuk membunuhnya.
- Melemparkan segenggam pasir ke arah musuh sehingga mereka dapat dikalahkan pada Perang Hunain dan Perang Badar.

- Menghentikan gempa yang terjadi di Mekkah dan Madinah, dengan cara menghentakkan kakinya dan memerintahkan bukit supaya tenang.
- Menurunkan hujan dan meredakan banjir saat musim kemarau tahun 6 Hijriah di Madinah yang saat itu mengalami musim kemarau.
- Berbicara dengan gunung untuk mengeluarkan air bagi Uqa'il bin Abi Thalibyang kehausan.
- Menahan matahari tenggelam.
- Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Mekkah.
- Bumi menelan seorang Quraisy yang hendak membunuh Muhammad dan Abu Bakar pada saat hijrah.

- Paha kambing yang telah diracuni berbicara kepada Muhammad setelah terjadi Perang Khaibar.
- Makanan yang di makan oleh Muhammad mengagungkan Nama Allah.
- Makanan sedikit yang bisa dimakan sebanyak 800 orang pada Perang Khandaq. -  Roti sedikit cukup untuk orang banyak.

- Makananyang dimakan tidak berkurang justru bertambah tiga kali lipat.
- Menjadikan beras merah sebanyak setengah kwintal yang diberikan kepada orang Badui Arab tetap utuh tidak berkurang selama berhari-hari.
- Ikan al-anbar menjadi hidangan bagi 300 pasukan Muhammad.
- Menjadikan minyak samin Ummu Maliktetap utuh tidak berkurang walau telah diberikan kepada Muhammad.
- Wadah yang selalu penuh dengan air, walau sudah dituangkan hingga habis.
- Mengeluarkan air dari sumur yang ada di tengah gurun pasir, ketika Khalid bin walidpada saat itu masih menjadi musuhnya.
- Mengeluarkan mata air baru untuk pamannya Abu Thalib yang sedang kehausan.
- Mengeluarkan air yang banyak dari bejana milik seorang wanita penunggang unta.
- Semangkuk susu yang bisa dibagi-bagikan kepada beberapa orang-orang Shuffah, Abu Hurayrah dan Muhammad.
- Susu dan kencing unta bisa menyembuhkan penyakit orang Urainah.

- Seorang bayi berumur satu hari bersaksi atas kerasulan Muhammad.
- Bayi berumur 2 tahun memberi salam kepada Muhammad.
- Kesaksian seekor srigala dan dhab(sejenis biawak pasir) terhadap kerasulan Muhammad.
- Seekor kijang berbicara kepada Muhammad.
- Berbicara dengan beberapa ekor unta.
- Unta besar yang melindungi Muhammad dari kejahatan Abu Jahal.
- Seekor burung mengadu kepada Muhammad tentang kehilangan anaknya.
- Seekor anjing yang membunuh salah satu petinggi kerajaan Mongol karena telah mencela Muhammad.
- Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
- Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad.
- Sebuah tandan kurma yang bercahaya diberikan kepada Qatadah bin Nu'man sebagai obor penerang jalannya pulang.
 - Memanggiil sebuah pohon untuk mendekatinya, karena untuk menambahkan pembuktian atas kenabiannya kepada Rukanah.
- Pohon menjadi saksi dan dibuat berbicara kepada Muhammad dan orang dusun (Arab Badui).
- Memerintahkan pohon untuk menjadi penghalang ketika Muhammad hendak buang hajat pada suatu perjalanan.
- Batang kayu yang kering menjadi hijau kembali ditangannya.Permadani yang besaksi atas kerasulan Muhammad atas permintaan Malik bin as-Sayf.

- Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
- Batu, pohon dan gunung memberi salam kepada Muhammad.
- Batu kerikil bertasbih ditelapak tangan Muhammad.
- Memanggil batu agar menyeberangi sungai dan mengapung, menuju kearah Muhammad dan Ikrimah bin Abu Jahal.
- Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad Memberinya sebatang kayu yang berubah menjadi pedang kepada Ukasyah bin Mihsan, ketika pedangnya telah patah dalam sebuah pertempuran.
- Mengubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di Gunung Abi Qubaisy.
- Memerintahkan gilingan tepung Fatimah untuk berputar dengan sendirinya.
- Berbicara dengan gilingan tepung yang takut dijadikan batu-batu neraka.
- Secara tiba-tiba ada sarang laba-laba, dua ekor burung yang sedang mengeramkan telur dan cabang-cabang pohon yang terkulai menutupi mulut gua di Gunung Thur, sewaktu Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran orang Quraisy.

- Menyembuhkan betis Ibnu al-Hakam yang terputus pada Perang Badar, kemudian Muhammad meniupnya, lalu sembuh seketika tanpa merasakan sakit sedikit pun.Menyembuhkan mata Qatadah tergantung di pipinya yang terluka pada Perang Uhud, kemudian oleh Muhammad mata tersebut dimasukkan kembali dan menjadi lebih indah dari sebelumnya.
- Menyembuhkan daya ingat Abu Hurayrahyang pelupa.
- Menyembuhkan kaki Abdullah bin Atik yang patah sehingga pulih seperti sediakala.
- Menyembuhkan luka sayatan di betis Salamah bin al-Akwa pada Perang Khaibar.
- Menyembuhkan penyakit mata Ali bin Abi Thalib saat pemilihan pembawa bendera pemimpin dalam Perang Khaibar.
- Menyembuhkan sakit kepala Ali bin Abi Thalib.

- Menghidupkan anak perempuan yang telah mati lama dikuburannya.

- Mendapatkan bantuan dari Malaikat Jundallah ketika dalam Perang Badar.
- Mengetahui kejadian yang tidak dilihat olehnya.
- Mengetahui apa yang telah terjadi, sedang terjadi, yang akan terjadi.
- Sanggup melihat dibalik punggungnya seperti melihat dari depan.
- Melihat dan mendengar apa yang ada dilangit dan bumi.
- Mengetahui isi hati sahabat dan lawannya.Mengetahui yang terjadi di dalam kubur.
- Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
- Meramalkan seorang istrinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan disekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada saat Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.
- Meramalkan istrinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad.
- Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi "bapak para khalifah" yang terbukti pada keturunah Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyahselama 500 tahun.
- Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
- Mengetahui nasib cucu-cucunya dikemudian hari, seperti nasib Hasan yang akan bermusuhan dengan Mu'awiyyah bin Abu Sufyan beserta keturunannya. Nasib Husain yang akan dibantai oleh tentara Yazid disebuah Padang Karbala.
- Mengetahui akan adanya Piagam Pemboikotan oleh tokoh-tokoh Quraisy.
- Jarak pandang tembus hingga melihat Masjid al-Aqsha dari jarak kejauhan.

MUKJIZAT TERBESAR

- Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu Mi'raj dari Baitul Maqdis ke Sidratul Muntaha, untuk menerima perintah salatdalam waktu tidak sampai satu malam.
- Menerima firman Tuhan melalui wahyu yang kemudian dijadikan satu kitab dengan nama Al-Qur'an.

Itulah Mukjizat 25 nabi dan Rasul utusan Allah SWT. Semoga tulisan tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua.

Mukjizat 25 Nabi dan Rosul menurut Al-Qur'an dan Hadits

Ali Bin Abi Thalib masih berkerabat dekat dengan Rasulullah SAW. Beliau adalah sepupu Nabi Muhammad SAW atau putra dari pamannya Abu Thalib.


Ali bin abi Thalib lahir dikota Mekah tepatnya didaerah yang disebut sebagai Hijaz pada tanggal 13 rajab (baca keutamaan puasa rajab). Beliau lahir dari seorang ibu yang bernama Fatimah Binti Asad.

Beberapa kalangan ulama berpendapat bahwa Ali bin Abi Thalib lahir pada tahun ke 10 sebelum Nabi Muhammad SAW memulai kenabiannya atau pada sekitar tahun 599 atau 600 Masehi .

Pada saat lahir, sebenarnya Ali bin Abi Thalib bernama Haydar bin Abu Thalib yang artinya singa dari keluarga Abu Thalib, namun Rasulullah SAW tidak begitu menyukai nama tersebut dan beliau SAW memanggilnya dengan nama Ali yang memiliki arti “yang tinggi derajatnya disisi Allah”.

ALI BIN ABI THALIB MASUK ISLAM

Karena Nabi Muhammad SAW tidak memiliki putra atau anak laki-laki pada saat itu, maka paman nabi, Abu Thalib menyerahkan Ali bin Abi Thalib pada beliau SAW dan istrinya Khadijah RA untuk diasuh saat usianya 6 tahun (baca istri-istri nabi muhammad SAW dan cara mendidik anak dalam islam).

Akhirnya Rasul mengasuh Ali bin Abi Thalib hingga ia dewasa dan Rasul mengajarkannya banyak hal. Ali bin Abi Thalib juga merupakan orang pertama yang masuk islam sebelum sahabat-sahabat lainnya. Ia mengakui kenabian Muhammad SAW saat usianya masih kecil atau sekitar 10 tahun.

Meskipun masih kecil, Ali sudah mengenal islam dengan baik dan beberapa kalangan ulama menyebutnya sebagai orang kedua yang masuk islam setelah Khadijah RA. (baca juga keutamaan Aisyah istri Rasulullah SAW )

MASA REMAJA

Masa remaja Ali bin Abi Thalib dihabiskan bersama Rasulullah dan menimba ilmu dalam islam. Sejak Ali bin Abi Thalib masih muda, ia banyak melakukan hal-hal bersama Rasulullah termasuk mengikuti perang untuk membela agama islam (baca hukum menuntut ilmu dan ilmu pendidikan islam).

Ketika Ali bin Abi Thalib beranjak dewasa ia dinikahkan dengan puteri Rasulullah SAW, Fatimah dan kemudian mereka memiliki empat orang anak dari pernikahannya yakni Hasan, Husein, Zainab dan Ummu Kultsum.

Sebelum menerima Ali bin Abi Thalib sebagai menantunya, Rasul pernah menolak lamaran sahabat yang dikenal kaya dan memiliki jabatan kala itu yakni sahabat Abu Bakar Ash shiddiq dan juga Umar Bin Khatab.

Saat itu Rasul menolak pinangan kedua sahabat tersebut karena malaikat Jibril datang kepada Muhammad SAW dan mengabarkan bahwa Ali lah yang akan menikah dengan Fatimah Az zahra putrinya.

Menurut pendapat ulama, Ali menikahi Fatimah saat usianya 18 tahun dan fatimah berusia 14 atau 15 tahun (Wallahu A’lam Bisshawab) dan mereka menikah setelah peristiwa perang Badar terjadi.

KEBERANIAN ALI BIN ABI THALIB

Selain dikenal akan kebaikan sifat dan pribadinya, Ali juga dikenal pemberani. Dikisahkan ketika Rasul akan pergi berhijrah dengan Abu Bakar Ash Shiddiq, Ali bin Abi Thalib menggantikan beliau SAW untuk tidur diranjangnya padahal saat itu kaum kafir Quraisy berniat untuk mencelakai Nabi Muhammad SAW.

Tidak hanya itu, banyak peperangan yang telah diikuti oleh Ali bin Abi Thalib bersama Rasulullah SAW diantaranya adalah perang badar, perang khandak, perang khaibar dan peperangan lainnya kecuali perang Tabuk karena saat terjadinya perang Tabuk, Ali sedang menggantikan posisi Rasulullah SAW untuk menjaga kota Madinah Al Munawarah dari serangan musuh.

Kita juga mengetahui bahwa Ali bin Abi Thalib berhasil mengahancurkan benteng khaibar pada perang khaibar dan juga membunuh musuh termasuk Amar bin Abdi Wud pada perang khandak.

KEKHALIFAHAN ALI BIN ABI THALIB

Setelah Rasullulah SAW wafat maka kepemimpinan umat islam dipegang oleh Khulafair Rasyidin. Setelah peristiwa terbunuhnya khalifah Utsman bin Affan, masyarakat Arab kemudian meminta dan membaiat Ali bin Abi Thalib untuk menjadi pemimpin bagi mereka namun ada beberapa kalangan yang tidak menyukai hal tersebut termasuk keluarga Utsman bin Affan dan kerabatnya karena jika Ali memimpin maka mereka tidak lagi bisa hidup senang dan nyaman sebagaimana saat kepemimpinan Utsman bin Affan yang cenderung mudah dan lunak.

Kepemimpinan Ali adalah layaknya kepemimpinan Umar bin Khatab yang keras dan disiplin. Ada beberapa hal yang dilakukan Ali saat masa pemerintahannya yang berlangsung selama lima tahun yakni dari tahun 656 – 661 M, antara lain:

- Menghapus nepotisme yang kala itu banyak terjadi dalam lingkungan pemerintahan.
- Mengganti pejabat atau gubernur yang berkuasa kala kepemimpinan Utsman bin Affan dan menunjuk pejabat baru untuk menggantikannya.
- Menarik kembali semua tanah yang telah dihibahkan oleh Utsman bin Affan kepada para keluarganya.
- Memperkuat pengaruh islam didaerah-daerah yang telah ditaklukkan oleh khalifah sebelumnya antara lain di kawasan Persia dan afrika Utara.

Pada masa kekhalifan Ali bin Abi Thalib juga terjadi kerusuhan dan perang saudara antar umat muslim. Saat itu disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib berperang melawan Aisyah RA yang dihasut oleh beberapa orang diantaranya Abdullah bin Zubair dan Thalhah.

Perang tersebut dikenal sebagai perang jamal. Selain itu perang lainnya yang terjadi pada masa Ali bin Abi Thalib adalah perang Shiffin dimana Ali berperang dengan Muawiyah bin Abu Sufyan.

WAFATNYA ALI BIN ABI THALIB

Ali bin Abi Thalib wafat saat usianya menginjak 63 tahun dan diketahui bahwa beliau meninggal karena dibunuh oleh Abdurrahman Bin Muljam yang merupakan anggota dari Khawarijmi atau kaum pembangkang pada tanggal 19 ramadhan, dan akhirnya Ali bin Abi Thalib RA menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Ramadhan pada tahun ke 40 hijriyah.

Wallohua'lam Bisshowab

Kisah Asal usul Ali bin Abi Tholib, Sejarah Sahabat Rosulullah