Depresi Karena Suami Nikah Lagi, Wanita Di Blitar Ngamuk Serang Tetangga

BLITAR JATIM - Seorang wanita menyerang tetangganya memakai pisau. Mantan pekerja migran ini diduga mengalami depresi karena si suami menikah lagi.

Pelaku bernama Sunarsih, warga Dusun Kali Cilik, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Pada Rabu (23/12) siang, pelaku tiba-tiba menyerang tetangganya, Patresia yang sedang duduk di teras rumahnya.


Korban yang terkejut, sempat menangkis serangan itu. Namun masih mengalami sedikit luka di bagian kepala dan telinga. Tetangga lain yang mendengar teriakan pelaku yang makin mengamuk kemudian berdatangan. Mereka ada yang melaporkan kejadian ini ke Polsek Sanankulon.


"Pelaku kami tenangkan sampai pisau ditangannya berhasil kami rebut. Kemudian kami bawa ke mapolsek. Sedangkan korban, dibawa ke RS di Kediri tapi langsung pulang. Karena hanya luka terserempet pisau saja," kata Kapolsek Ponggok, AKP Sonny Suhartanto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/12/2020).


Menurut Sonny, enam bulan yang lalu pelaku juga sempat diamankan karena mengamuk sambil membawa senjata tajam. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Puskesmas Bacem untuk memantau kondisi kestabilan mental mantan pekerja migrant Indonesia (PMI) ini.


"Puskesmas tidak berani menyatakan kalau pelaku ini ada gangguan jiwa, karena namanya belum terdaftar. Tapi keterangan beberapa tetangga, pelaku sudah lama seperti depresi sejak suaminya menikah lagi," ungkapnya.


Selama diperiksa anggotanya, lanjut Sonny, keterangan yang disampaikan juga selalu berubah-ubah. Karena sikapnya dinilai membahayakan warga sekitar, maka hasil musyawarah pihak kepolisian, warga dan puskesmas setempat, pelaku akan dirujuk ke RSJ Lawang.


"Kami bawa ke RSJ Lawang siang ini. Biar ada penanganan tepat karena tindakannya sudah membahayakan orang lain," pungkasnya.


Sumber : detik.com

Belum ada Komentar untuk "Depresi Karena Suami Nikah Lagi, Wanita Di Blitar Ngamuk Serang Tetangga"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel