Social Items

Klaten adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Kota Klaten.

Pondok pesantren di Kabupaten Klaten tidak begitu banyak, dari hasil penelusuran tim kami kuwaluhan.com, di kabupaten Klaten terdapat Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendalami ilmu agama. Berikut adalah daftar Ponpes tersebut :

1. PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH

Lokasi : Sangkar putung, Jl. Sersan Sadikin Klaten Utara No.1, Ngirigas Baru, Bareng Lor, Kec. Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57434

MBS Klaten adalah Pondok yang memadukan sistem pendidikan Modern dan Madrasah yang mewajibkan santri untuk melanjutkan pendidikan selama 6 tahun di lanjutkan dengan wiyata bakti atau pengabdian selama satu tahun ke Pondok sendiri, masyarakat, serta bantuan-pemerintah milik persyarikatan Muhammadiyah.

Dan program yang paling banyak ditemukan di MBS Klaten adalah TAHFIDZUL QUR'AN dan TAFHIMUL QUR'AN (menghafal Al qur'an dan meningkatkan Al qur'an}

Mbs Klaten juga menyediakan program-program diniyyah yang tidak kalah penting dari program sebelumnya, seperti yang berlaku Sistem Billingual yaitu sistem wajib memakai 2 bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris, ada juga TAHAPAN ARUS HADIT ARBA'IN An Nawawi dalam waktu 1 -2 tahun.

Kurikulum Pondok Pesantren Muhammadiyah Klaten (MBS KLATEN) merupakan perpaduan antara kurikulum Pesantren dengan kurikulum Kementerian Agama yang berbasis kurikulum 2013 dan Al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab secara integral.

EKSTRAKULIKULER

Kajian Hadist Arbain, Sholat Rowatib, Sholat Dhuha, Tahajud, Witir, puasa senin dan kamis, puasa'arofah, puasa 'Asyura, Manasik haji, perawatan jenazah, Tilawah, Kaligrafi, Pidato 3 bahasa.

2. PONDOK PESANTREN AL - MADINAH (LDII)

Lokasi : Ponpes Al Madinah, Jl. Kaliworo, Ngemplak, Prawatan, Kec. Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57452

Pondok pesantren AL MADINAH Telp. 085878225200. Didirikan oleh K.H. Damanhuri pada tahun 2002, dan saat ini dipimpin oleh K.H. Suyono.

Pondok pesantren AL MADINAH dalam melaksanakan tugas moralnya mengalami cukup banyak tantangan yang harus banyak dihadapi. Dengan segala keterbatasannya, pondok ini selalu berusaha mengadakan rekontruksi di berbagai bidang kegiatan dalam rangka penyesuaian kemajuan zaman.

Bidang – bidang krusial dan mendasar selalu ditingkatkan, baik dalam sistem kerja maupun kinerjanya. Semua program selalu mengalami dinamisasi dengan disertai berbagai kekurangan sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya.

Hal ini adalah wajar karena pondok ini merupakan lembaga yang mandiri yang tidak terikat dan tergantung dari pihak manapun, sesuai dengan azaz kemandirian yang diterapkan di pondok ini. Di tengah kondisi demikian, kerjasama – kerjasama yang tidak mengikat dengan berbagai elemen maupun lembaga dono terus ditingkatkan. Alkhamdulillah sedikit – demi sidikit segala tantangan dapat diselesaikan dengan baik. Roda perjalanan pondokpun akhirnya semakin lancar.

Forum komunikasi antara wali santri dengan lembaga / institusi pesantren ini juga cukup banyak membantu pemecahan persoalan – persoalan baik yang berkaitan dengan msalah kependidikan maupun sarana dan prasarananya. Untuk mencetak generasi yang mandiri dan selalu siap mengahadapi tantangan zaman tentunya membutuhkan kondisi yang kondusif dalam belajar serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Disamping sumber daya yang ada dapat dipergunakan secara optimal.

Berbagai langkah telah ditempuh dalam rangka penyelenggaraan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan baik berupa kegiatan – kegiatan riil maupun materiil. Dan akhirnya tiada pantas terucap dari kami keculai bersyukur kepada Allah SWT, bahwa amanat yang secara khusus tercantum dalam program dapat terlaksana dengan baik meskipun mengalami berbagai kendala.

Di sini ada 3 unsur utama yang menangani dan mengatur Pondok pesantren AL MADINAH, yaitu Dewan Pembina (terdiri dari para Ulama’ Sepuh Perintis Pondok ), Dewan Pengurus ( para pengurus yayasan ), Dewan Guru (para ustadz – ustadzah pembimbing santri ).

3. PONDOK PESANTREN AL-MANSHUR

Lokasi : Jl. Raya Solo - Yogyakarta, Dusun 1, Tegalgondo, Kec. Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57473

Pondok Pesantren Popongan didirikan pada tahun 1926. Pada tanggal 21 Juni 1980, namanya diubah menjadi Pondok Pesantren Al-Manshur, dinisbatkan pada nama pendirinya. Mbah Manshur adalah sufi besar dalam tradisi Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Mbah Manshur mendapat ijazah (attunement) mursyid (guru spiritual dalam tarekat) dari Syekh Muhammad Hadi Girikusumo, selanjutnya disebut Mbah Hadi Giri Kusumo.

Mbah Hadi adalah khalifah (wakil) Syekh Sulaiman Zuhdi,mursyid atau spiritual quide Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyyah di Makkah al-Mukarramah. Kyai Haji Salman Dahlawi, selanjutnya disebut Mbah Salman, adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Manshur Popongan, Tegalgondo, Wonosari, Klaten. Pondok Pesantren Al-Manshur merupakan pondok pesantren salafiyah yang didirikan oleh Kyai Haji Muhammad Manshur, selanjutnya disebut Mbah Manshur.

Awalnya nama pondok pesantren tersebut adalah Pondok Pesantren Popongan, diambil dari nama dusun tempat pondok pesantren berdiri. Popongan adalah nama dusun di Kalurahan tegalgondo Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Dusun yang terletak di Jalan Solo-Yogya, KM 8 Delanggu tersebut merupakan dusun kecil yang masyarakatnya kebanyakan bertani.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik.

Itulah daftar Pondok pesantren terbaik di kabupaten Klaten Jawa Tengah.

3 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar Di Klaten Jawa Tengah

Klaten adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Kota Klaten.

Pondok pesantren di Kabupaten Klaten tidak begitu banyak, dari hasil penelusuran tim kami kuwaluhan.com, di kabupaten Klaten terdapat Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendalami ilmu agama. Berikut adalah daftar Ponpes tersebut :

1. PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH

Lokasi : Sangkar putung, Jl. Sersan Sadikin Klaten Utara No.1, Ngirigas Baru, Bareng Lor, Kec. Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57434

MBS Klaten adalah Pondok yang memadukan sistem pendidikan Modern dan Madrasah yang mewajibkan santri untuk melanjutkan pendidikan selama 6 tahun di lanjutkan dengan wiyata bakti atau pengabdian selama satu tahun ke Pondok sendiri, masyarakat, serta bantuan-pemerintah milik persyarikatan Muhammadiyah.

Dan program yang paling banyak ditemukan di MBS Klaten adalah TAHFIDZUL QUR'AN dan TAFHIMUL QUR'AN (menghafal Al qur'an dan meningkatkan Al qur'an}

Mbs Klaten juga menyediakan program-program diniyyah yang tidak kalah penting dari program sebelumnya, seperti yang berlaku Sistem Billingual yaitu sistem wajib memakai 2 bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris, ada juga TAHAPAN ARUS HADIT ARBA'IN An Nawawi dalam waktu 1 -2 tahun.

Kurikulum Pondok Pesantren Muhammadiyah Klaten (MBS KLATEN) merupakan perpaduan antara kurikulum Pesantren dengan kurikulum Kementerian Agama yang berbasis kurikulum 2013 dan Al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab secara integral.

EKSTRAKULIKULER

Kajian Hadist Arbain, Sholat Rowatib, Sholat Dhuha, Tahajud, Witir, puasa senin dan kamis, puasa'arofah, puasa 'Asyura, Manasik haji, perawatan jenazah, Tilawah, Kaligrafi, Pidato 3 bahasa.

2. PONDOK PESANTREN AL - MADINAH (LDII)

Lokasi : Ponpes Al Madinah, Jl. Kaliworo, Ngemplak, Prawatan, Kec. Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57452

Pondok pesantren AL MADINAH Telp. 085878225200. Didirikan oleh K.H. Damanhuri pada tahun 2002, dan saat ini dipimpin oleh K.H. Suyono.

Pondok pesantren AL MADINAH dalam melaksanakan tugas moralnya mengalami cukup banyak tantangan yang harus banyak dihadapi. Dengan segala keterbatasannya, pondok ini selalu berusaha mengadakan rekontruksi di berbagai bidang kegiatan dalam rangka penyesuaian kemajuan zaman.

Bidang – bidang krusial dan mendasar selalu ditingkatkan, baik dalam sistem kerja maupun kinerjanya. Semua program selalu mengalami dinamisasi dengan disertai berbagai kekurangan sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya.

Hal ini adalah wajar karena pondok ini merupakan lembaga yang mandiri yang tidak terikat dan tergantung dari pihak manapun, sesuai dengan azaz kemandirian yang diterapkan di pondok ini. Di tengah kondisi demikian, kerjasama – kerjasama yang tidak mengikat dengan berbagai elemen maupun lembaga dono terus ditingkatkan. Alkhamdulillah sedikit – demi sidikit segala tantangan dapat diselesaikan dengan baik. Roda perjalanan pondokpun akhirnya semakin lancar.

Forum komunikasi antara wali santri dengan lembaga / institusi pesantren ini juga cukup banyak membantu pemecahan persoalan – persoalan baik yang berkaitan dengan msalah kependidikan maupun sarana dan prasarananya. Untuk mencetak generasi yang mandiri dan selalu siap mengahadapi tantangan zaman tentunya membutuhkan kondisi yang kondusif dalam belajar serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Disamping sumber daya yang ada dapat dipergunakan secara optimal.

Berbagai langkah telah ditempuh dalam rangka penyelenggaraan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan baik berupa kegiatan – kegiatan riil maupun materiil. Dan akhirnya tiada pantas terucap dari kami keculai bersyukur kepada Allah SWT, bahwa amanat yang secara khusus tercantum dalam program dapat terlaksana dengan baik meskipun mengalami berbagai kendala.

Di sini ada 3 unsur utama yang menangani dan mengatur Pondok pesantren AL MADINAH, yaitu Dewan Pembina (terdiri dari para Ulama’ Sepuh Perintis Pondok ), Dewan Pengurus ( para pengurus yayasan ), Dewan Guru (para ustadz – ustadzah pembimbing santri ).

3. PONDOK PESANTREN AL-MANSHUR

Lokasi : Jl. Raya Solo - Yogyakarta, Dusun 1, Tegalgondo, Kec. Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57473

Pondok Pesantren Popongan didirikan pada tahun 1926. Pada tanggal 21 Juni 1980, namanya diubah menjadi Pondok Pesantren Al-Manshur, dinisbatkan pada nama pendirinya. Mbah Manshur adalah sufi besar dalam tradisi Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Mbah Manshur mendapat ijazah (attunement) mursyid (guru spiritual dalam tarekat) dari Syekh Muhammad Hadi Girikusumo, selanjutnya disebut Mbah Hadi Giri Kusumo.

Mbah Hadi adalah khalifah (wakil) Syekh Sulaiman Zuhdi,mursyid atau spiritual quide Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyyah di Makkah al-Mukarramah. Kyai Haji Salman Dahlawi, selanjutnya disebut Mbah Salman, adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Manshur Popongan, Tegalgondo, Wonosari, Klaten. Pondok Pesantren Al-Manshur merupakan pondok pesantren salafiyah yang didirikan oleh Kyai Haji Muhammad Manshur, selanjutnya disebut Mbah Manshur.

Awalnya nama pondok pesantren tersebut adalah Pondok Pesantren Popongan, diambil dari nama dusun tempat pondok pesantren berdiri. Popongan adalah nama dusun di Kalurahan tegalgondo Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Dusun yang terletak di Jalan Solo-Yogya, KM 8 Delanggu tersebut merupakan dusun kecil yang masyarakatnya kebanyakan bertani.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik.

Itulah daftar Pondok pesantren terbaik di kabupaten Klaten Jawa Tengah.

No comments