KARANGANYAR JATENG - Ambulans Puskesmas Gondangrejo terlibat kecelakaan lalu lintas dengan truk pengangkut beras di Jalan Solo-Purwodadi KM 11, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Akibatnya sopir ambulans mengalami patah tulang kaki.

"Kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Ambulans berjalan dari arah selatan sementara truk datang dari arah berlawanan," kata Kapolsek Gondangrejo AKP Riyanto saat dihubungi wartawan, Jumat (16/10/2020).

Riyanto menjelaskan, saat melaju, ambulans bernomor polisi AD 9593 DF tersebut tiba-tiba masuk ke jalur berlawanan. Pada waktu bersamaan melintas truk bernomor polisi AB 8323 WB dari arah berlawanan. Hingga akhirnya kecelakaan antara ambulans dan truk tersebut tak terhindarkan.

"Ambulans mengalami kerusakan di bagian depan. Sementara truk yang mengangkut karung beras dan tepung terguling," terang Riyanto.

Menurut Riyanto, saat kejadian ambulans berpenumpang dua orang yakni pengemudi dan seorang staf Puskesmas Gondangrejo. Saat itu, lanjutnya, ambulans tersebut tidak sedang mengangkut pasien.

"Tidak. Tidak mengangkut pasien. Hanya sopir dan satu penumpang staf Puskesmas," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan itu diduga dipicu sopir ambulans yang tidak konsentrasi saat mengemudi. Riyanto menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

"Sopir ambulans menderita patah kaki, sudah dibawa ke Puskesmas. Sementara sopir truk tidak mengalami luka," pungkas Riyanto.

Sumber : detik.com

Kecelakaan Truk vs Ambulans di Karanganyar, Supir Ambulans Patah Kaki

KARANGANYAR JATENG - Ambulans Puskesmas Gondangrejo terlibat kecelakaan lalu lintas dengan truk pengangkut beras di Jalan Solo-Purwodadi KM 11, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Akibatnya sopir ambulans mengalami patah tulang kaki.

"Kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Ambulans berjalan dari arah selatan sementara truk datang dari arah berlawanan," kata Kapolsek Gondangrejo AKP Riyanto saat dihubungi wartawan, Jumat (16/10/2020).

Riyanto menjelaskan, saat melaju, ambulans bernomor polisi AD 9593 DF tersebut tiba-tiba masuk ke jalur berlawanan. Pada waktu bersamaan melintas truk bernomor polisi AB 8323 WB dari arah berlawanan. Hingga akhirnya kecelakaan antara ambulans dan truk tersebut tak terhindarkan.

"Ambulans mengalami kerusakan di bagian depan. Sementara truk yang mengangkut karung beras dan tepung terguling," terang Riyanto.

Menurut Riyanto, saat kejadian ambulans berpenumpang dua orang yakni pengemudi dan seorang staf Puskesmas Gondangrejo. Saat itu, lanjutnya, ambulans tersebut tidak sedang mengangkut pasien.

"Tidak. Tidak mengangkut pasien. Hanya sopir dan satu penumpang staf Puskesmas," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan itu diduga dipicu sopir ambulans yang tidak konsentrasi saat mengemudi. Riyanto menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

"Sopir ambulans menderita patah kaki, sudah dibawa ke Puskesmas. Sementara sopir truk tidak mengalami luka," pungkas Riyanto.

Sumber : detik.com