Mayat tinggal tulang belulang ditemukan di hutan, petak 13 RPH Siding, turut Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, jawa Timur, Jumat (21/8/2020), pagi.

Penemuan mayat tanpa identitas itupun langsung dievakuasi petugas Polsek Jatirogo.

Setelah dievakuasi, diketahui itu merupakan jenazah Warmin (62), warga Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, yang meninggalkan rumah sejak Juni lalu.

Kapolsek Jatirogo, AKP Elis Suendayati mengatakan, setelah mengevakuasi mayat, petugas lalu mengabarkan temuan tersebut.

Lalu pihak keluarga yang merasa kehilangan mengecek kebenarannya, ternyata benar jika itu adalah keluarganya yang telah hilang.

Hal itu diperkuat dengan pakaian yang ada di sekitar lokasi, yang dikenakan korban.

Ini sudah diketahui identitasnya, keluarga korban mengenali lewat pakaian yang digunakan," ujarnya kepada wartawan.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan dari keluarga, Warmin meninggalkan rumah tanpa pamit, memakai celana pendek warna coklat, sarung warna hitam coklat dan jaket warna biru, merah, hitam.

Pemeriksaan di luar bersama petugas medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan.

"Korban meninggal dunia karena sakit dan juga mengalami gangguan jiwa. Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga dan membuat surat pernyataan menolak autopsi," pungkasnya

Sumber : tribun.com

Hilang 3 bulan. Pria di Tuban Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Hutan

Mayat tinggal tulang belulang ditemukan di hutan, petak 13 RPH Siding, turut Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, jawa Timur, Jumat (21/8/2020), pagi.

Penemuan mayat tanpa identitas itupun langsung dievakuasi petugas Polsek Jatirogo.

Setelah dievakuasi, diketahui itu merupakan jenazah Warmin (62), warga Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, yang meninggalkan rumah sejak Juni lalu.

Kapolsek Jatirogo, AKP Elis Suendayati mengatakan, setelah mengevakuasi mayat, petugas lalu mengabarkan temuan tersebut.

Lalu pihak keluarga yang merasa kehilangan mengecek kebenarannya, ternyata benar jika itu adalah keluarganya yang telah hilang.

Hal itu diperkuat dengan pakaian yang ada di sekitar lokasi, yang dikenakan korban.

Ini sudah diketahui identitasnya, keluarga korban mengenali lewat pakaian yang digunakan," ujarnya kepada wartawan.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan dari keluarga, Warmin meninggalkan rumah tanpa pamit, memakai celana pendek warna coklat, sarung warna hitam coklat dan jaket warna biru, merah, hitam.

Pemeriksaan di luar bersama petugas medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan.

"Korban meninggal dunia karena sakit dan juga mengalami gangguan jiwa. Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga dan membuat surat pernyataan menolak autopsi," pungkasnya

Sumber : tribun.com