Kebakaran dua rumah terjadi di Dusun Sambirejo, Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (20/8/2020), pagi. Kedua rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Warijan (68) dan Rubiatun (65), warga setempat.

Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 07.00 WIB. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan sampai pukul 07.38 WIB, kemudian langsung melakukan pemadaman.

Ada empat unit armada serta 13 personil dikerahkan, lalu dibantu satu unit mobil dari BPBD dan 4 personil, turut memadamkan si jago merah tersebut.

Api dapat dipadamkan pukul 10.00 WIB, penyebab korsleting listrik dari rumah Warijan," ujar Kirno kepada wartawan.

Dia menjelaskan, akibat kejadian itu rumah Warijan berukuran 12x24 meter ludes mengalami kerugian sekitar 220 juta, meliputi sertifikat tanah, 30 sak gabah dan uang 700 ribu.

Sedangkan rumah Rubiatun berukuran 5x15 meter terbakar 30 persen, kerugian Rp 15 juta.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, kendalanya akses jalan bergelombang saat menuju lokasi," pungkasnya.

Sumber : suryamalang.com

Korsleting Listrik. 2 rumah warga Bojonegoro hangus terbakar

Kebakaran dua rumah terjadi di Dusun Sambirejo, Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (20/8/2020), pagi. Kedua rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Warijan (68) dan Rubiatun (65), warga setempat.

Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 07.00 WIB. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan sampai pukul 07.38 WIB, kemudian langsung melakukan pemadaman.

Ada empat unit armada serta 13 personil dikerahkan, lalu dibantu satu unit mobil dari BPBD dan 4 personil, turut memadamkan si jago merah tersebut.

Api dapat dipadamkan pukul 10.00 WIB, penyebab korsleting listrik dari rumah Warijan," ujar Kirno kepada wartawan.

Dia menjelaskan, akibat kejadian itu rumah Warijan berukuran 12x24 meter ludes mengalami kerugian sekitar 220 juta, meliputi sertifikat tanah, 30 sak gabah dan uang 700 ribu.

Sedangkan rumah Rubiatun berukuran 5x15 meter terbakar 30 persen, kerugian Rp 15 juta.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, kendalanya akses jalan bergelombang saat menuju lokasi," pungkasnya.

Sumber : suryamalang.com