Social Items

PASURUAN JATIM - Pasein positif Corona Kabupaten Pasuruan kembali meninggal dunia, rabu 20/05/2020. Pasien perempuan asal Kecamatan Pandaan ini menjalani perawatan sejak 7 Mei 2020.

"Pasien COVID-19 yang meninggal adalah seorang perempuan 55 tahun dari Kecamatan Pandaan," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Rabu (20/5/2020).

Anang menejelaskan pasien ini datang ke RSUD Bangil pada 7 Mei 2020 dengan keluhan pneumonia dan memiliki komorbit atau penyakit penyerta hipertensi atau darah tinggi. Setelah diperiksa, pasien ini ditetapkan sebagai PDP dan menjalani isolasi. Saat itu, hasil rapid test-nya reaktif.

Petugas kemudian mengambil swab untuk diuji. Tepat tanggal 16 Mei 2020 atau 9 hari setelah masuk RSUD Bangil, hasil tes swab turun dan pasien ini dinyatakan positif Corona.

Selama menjalani isolasi, seluruh petugas yang tergabung dalam Tim COVID-19 RSUD Bangil melakukan pengobatan dan perawatan maksimal. Namun kondisinya semakin memburuk dan meninggal dunia Rabu pukul 13.30 WIB.

Tim pemulasaran jenazah RSUD Bangil melaksanakan tugasnya sesuai protokol COVID-19. Jenazah dikuburkan di pemakaman umum desa asalnya.

"Warga sangat membantu, kami ucapkan terima kasih," ucap pria yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan ini.

Kasus COVID-19 Kabupaten Pasuruan per 20 Mei, 57 positif dengan rincian 8 sembuh, 1 meninggal dunia dan lainnya masih dalam perawatan. Kasus PDP mencapai 124 orang, sedangkan kasus ODP 271 orang.

Pasien Positif Corona Di Pasuruan Meninggal Dunia

PASURUAN JATIM - Pasein positif Corona Kabupaten Pasuruan kembali meninggal dunia, rabu 20/05/2020. Pasien perempuan asal Kecamatan Pandaan ini menjalani perawatan sejak 7 Mei 2020.

"Pasien COVID-19 yang meninggal adalah seorang perempuan 55 tahun dari Kecamatan Pandaan," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Rabu (20/5/2020).

Anang menejelaskan pasien ini datang ke RSUD Bangil pada 7 Mei 2020 dengan keluhan pneumonia dan memiliki komorbit atau penyakit penyerta hipertensi atau darah tinggi. Setelah diperiksa, pasien ini ditetapkan sebagai PDP dan menjalani isolasi. Saat itu, hasil rapid test-nya reaktif.

Petugas kemudian mengambil swab untuk diuji. Tepat tanggal 16 Mei 2020 atau 9 hari setelah masuk RSUD Bangil, hasil tes swab turun dan pasien ini dinyatakan positif Corona.

Selama menjalani isolasi, seluruh petugas yang tergabung dalam Tim COVID-19 RSUD Bangil melakukan pengobatan dan perawatan maksimal. Namun kondisinya semakin memburuk dan meninggal dunia Rabu pukul 13.30 WIB.

Tim pemulasaran jenazah RSUD Bangil melaksanakan tugasnya sesuai protokol COVID-19. Jenazah dikuburkan di pemakaman umum desa asalnya.

"Warga sangat membantu, kami ucapkan terima kasih," ucap pria yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan ini.

Kasus COVID-19 Kabupaten Pasuruan per 20 Mei, 57 positif dengan rincian 8 sembuh, 1 meninggal dunia dan lainnya masih dalam perawatan. Kasus PDP mencapai 124 orang, sedangkan kasus ODP 271 orang.

Tidak ada komentar