PONOROGO JATIM - Pasien positif Corona di Ponorogo bertambah lima orang hari ini. Mereka terdiri dari 4 santri Ponpes Al Fatah di Temboro, Magetan dan karyawan bank.

"Pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab yang keluar hari ini bertambah 5 orang. Empat dari klaster Temboro dan 1 dari karyawan salah satu bank, ini klaster baru," tutur Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

Ipong menerangkan, kini total kasus positif Corona di Ponorogo mencapai 23 orang. Terdiri dari 8 orang yang sudah sembuh, satu orang meninggal dunia, serta 14 pasien yang masih dirawat di rumah sakit.

"Data ini bertambah usai diadakan rapid test massal, data ini menunjukkan bahwa kita harus berjuang agar COVID-19 tidak terus bertambah," papar Ipong.

Data di Dinkes Ponorogo, 4 santri Temboro yang berasal dari Kecamatan Mlarak sebanyak 2 orang, Balong 1 orang, dan Kauman 1 orang. Mereka telah diisolasi di rumah sakit setelah terkonfirmasi positif.

"Sedangkan satu karyawan bank asal Kecamatan Slahung," imbuh Ipong.

Menurutnya, terkait karyawan bank tersebut sudah dicari kontak eratnya. Hasilnya, ada 7 orang yang kontak erat dengan wanita yang merupakan teller bank tersebut.

"Saat diketahui rapid reaktif, langsung kita lakukan rapid kepada seluruh pegawai yang di kantor Capem Slahung serta yang pernah kontak erat. Ketemu 7 orang semua non reaktif. Tapi tetap kita minta isolasi 14 hari," imbuh Ipong.

"Mari kita semua terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak aman. Kalau tidak penting, jangan keluar rumah," lanjut Ipong.

Ipong juga berpesan kepada satgas desa maupun kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan dan penegakan disiplin dalam pencegahan. "Tingkatkan imunitas dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin yang cukup, olahraga, berjemur di pagi hari, pikiran dan hati relaks serta selalu mendekatkan diri kepada Gusti Allah SWT. Bersatu lawan COVID-19," pungkas Ipong.

Kasus Positif Corona di Ponorogo Bertambah 5 Orang

PONOROGO JATIM - Pasien positif Corona di Ponorogo bertambah lima orang hari ini. Mereka terdiri dari 4 santri Ponpes Al Fatah di Temboro, Magetan dan karyawan bank.

"Pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab yang keluar hari ini bertambah 5 orang. Empat dari klaster Temboro dan 1 dari karyawan salah satu bank, ini klaster baru," tutur Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

Ipong menerangkan, kini total kasus positif Corona di Ponorogo mencapai 23 orang. Terdiri dari 8 orang yang sudah sembuh, satu orang meninggal dunia, serta 14 pasien yang masih dirawat di rumah sakit.

"Data ini bertambah usai diadakan rapid test massal, data ini menunjukkan bahwa kita harus berjuang agar COVID-19 tidak terus bertambah," papar Ipong.

Data di Dinkes Ponorogo, 4 santri Temboro yang berasal dari Kecamatan Mlarak sebanyak 2 orang, Balong 1 orang, dan Kauman 1 orang. Mereka telah diisolasi di rumah sakit setelah terkonfirmasi positif.

"Sedangkan satu karyawan bank asal Kecamatan Slahung," imbuh Ipong.

Menurutnya, terkait karyawan bank tersebut sudah dicari kontak eratnya. Hasilnya, ada 7 orang yang kontak erat dengan wanita yang merupakan teller bank tersebut.

"Saat diketahui rapid reaktif, langsung kita lakukan rapid kepada seluruh pegawai yang di kantor Capem Slahung serta yang pernah kontak erat. Ketemu 7 orang semua non reaktif. Tapi tetap kita minta isolasi 14 hari," imbuh Ipong.

"Mari kita semua terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak aman. Kalau tidak penting, jangan keluar rumah," lanjut Ipong.

Ipong juga berpesan kepada satgas desa maupun kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan dan penegakan disiplin dalam pencegahan. "Tingkatkan imunitas dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin yang cukup, olahraga, berjemur di pagi hari, pikiran dan hati relaks serta selalu mendekatkan diri kepada Gusti Allah SWT. Bersatu lawan COVID-19," pungkas Ipong.

Tidak ada komentar