PASURUAN - Banjir yang menerjang kabupaten Pasuruan tidak menyurutkan semangat warga Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Acara tetap berjalan meski digelar di tengah kepungan banjir.

Meski begitu, acara yang digelar di depan Masjid Dusun Keradenan itu tetap semarak. Warga mengikuti acara hingga selesai.

Penampilan grup albanjari berlangsung normal. Mereka tak terganggu meski bagian bawah panggung banjir. Grup selawat ini khusyuk melantunkan puji-pujian kepada nabi yang diiringi dengan alat musik terbang.

Ratusan warga tetap mengikuti rangkaian acara meski harus mencari tempat yang aman dari banjir. Jemaah tampak memenuhi masjid dan rumah warga.

Warga bergeming hingga seorang kiai memberikan tausiah. Lalu mereka khusyuk mendengarkan ceramah hingga selesai.

"Sebelum acara dimulai tadi sudah banjir. Acara tetap dilanjutkan," kata Ibnu Aqil (29), salah seorang warga, Rabu (4/3/2020).

Di lokasi acara, genangan air sekitar 30-50 sentimeter. Banjir tersebut akibat hujan lebat siang hari dan sungai yang meluap.

Selain Desa Manaruwi, sejumlah lokasi juga banjir malam ini. Antara lain Kelurahan Kalianyar di Kecamatan Bangil serta Desa Pelintahan dan Desa Kutirejo, Kecamatan Pandaan.

Meski Dilanda Banjir, Warga Pasuruan Tetap Semangat Bersholawat

PASURUAN - Banjir yang menerjang kabupaten Pasuruan tidak menyurutkan semangat warga Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Acara tetap berjalan meski digelar di tengah kepungan banjir.

Meski begitu, acara yang digelar di depan Masjid Dusun Keradenan itu tetap semarak. Warga mengikuti acara hingga selesai.

Penampilan grup albanjari berlangsung normal. Mereka tak terganggu meski bagian bawah panggung banjir. Grup selawat ini khusyuk melantunkan puji-pujian kepada nabi yang diiringi dengan alat musik terbang.

Ratusan warga tetap mengikuti rangkaian acara meski harus mencari tempat yang aman dari banjir. Jemaah tampak memenuhi masjid dan rumah warga.

Warga bergeming hingga seorang kiai memberikan tausiah. Lalu mereka khusyuk mendengarkan ceramah hingga selesai.

"Sebelum acara dimulai tadi sudah banjir. Acara tetap dilanjutkan," kata Ibnu Aqil (29), salah seorang warga, Rabu (4/3/2020).

Di lokasi acara, genangan air sekitar 30-50 sentimeter. Banjir tersebut akibat hujan lebat siang hari dan sungai yang meluap.

Selain Desa Manaruwi, sejumlah lokasi juga banjir malam ini. Antara lain Kelurahan Kalianyar di Kecamatan Bangil serta Desa Pelintahan dan Desa Kutirejo, Kecamatan Pandaan.