loading...
SUBANG - Kecelakaan maut 4 kendaraan alami Tabrakan beruntun di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di kilometer 87.200 wilayah Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Rabu (2/3/2020) sekitar pukul 05.15 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka.

Kecelakaan terjadi saat sebuah truk boks bernopol L 8761 UH yang dikemudikan Suratno datang dari arah Cikopo menuju Palimanan menabrak bagian belakang truk gandeng nopol E 9807 C yang dikemudikan Deden. Dari arah yang sama datang sebuah truk colt diesel yang dikemudikan Winarto. Truk tersebut berpindah ke lajur cepat hingga bertabrakan dengan sebuah bus bernopol N 7009 UV yang dikemudikan Aryanto.

Bus kemudian hilang kendali hingga oleng ke bagian kiri lalu menabrak bagian belakang truk boks yang sudah terlebih dahulu mengalami kecelakaan. Dalam kejadian tersebut satu orang penumpang bus tewas di lokasi kejadian dan satu penumpang bus lainnya tewas di rumah sakit. Kedua korban tewas bernama Agun Rosadi (51) warga Jatisari dan Dede Inan (37) warga Majalengka.

"Satu orang penumpang bus tewas di lokasi kejadian dan satu penumpang bus lainnya tewas di rumah sakit. Sedangkan satu orang alami luka berat dan empat orang lainnya luka-luka," ucap Kasat Lantas Polres Subang AKP Bambang Sumitro, saat ditemui di TKP, Rabu (4/3/2020).

Pantauan di lapangan, proses evakuasi terhadap empat bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan berlangsung alot. Tim derek jalan tol dibantu petugas kepolisian dari PJR Tol Cipali dan Laka Lantas Polres Subang terpaksa harus memotong bagian roda truk yang terguling untuk memudahkan proses evakuasi.

Sementara menurut sopir Bus Po Putri Luragung, Aryanto mengaku mencoba menghindar dari peristiwa kecelakaan yang ada di depannya. Namun karena sistem pengereman dalam bus tidak bis mendadak sehingga tidak dapat secara cepat berhenti untuk mengantisipasi kecelakaan tersebut.

"Pertamanya itu ada truk yang terguling karena tertabrak truk yang di belakangnya, yang di depan saya truk colt diesel menghindar ke kanan jalan masuk ke parit, saya berusaha menghindar ke kanan tapi terlalu dekat, rem udah agak los karena mengerem mendadak," ujar Aryanto, di Ruang IGD RSU Abdul Radjak Purwakarta.

Kecelakaan Beruntun Di Tol Cipali, Dua Orang Tewas

SUBANG - Kecelakaan maut 4 kendaraan alami Tabrakan beruntun di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di kilometer 87.200 wilayah Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Rabu (2/3/2020) sekitar pukul 05.15 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka.

Kecelakaan terjadi saat sebuah truk boks bernopol L 8761 UH yang dikemudikan Suratno datang dari arah Cikopo menuju Palimanan menabrak bagian belakang truk gandeng nopol E 9807 C yang dikemudikan Deden. Dari arah yang sama datang sebuah truk colt diesel yang dikemudikan Winarto. Truk tersebut berpindah ke lajur cepat hingga bertabrakan dengan sebuah bus bernopol N 7009 UV yang dikemudikan Aryanto.

Bus kemudian hilang kendali hingga oleng ke bagian kiri lalu menabrak bagian belakang truk boks yang sudah terlebih dahulu mengalami kecelakaan. Dalam kejadian tersebut satu orang penumpang bus tewas di lokasi kejadian dan satu penumpang bus lainnya tewas di rumah sakit. Kedua korban tewas bernama Agun Rosadi (51) warga Jatisari dan Dede Inan (37) warga Majalengka.

"Satu orang penumpang bus tewas di lokasi kejadian dan satu penumpang bus lainnya tewas di rumah sakit. Sedangkan satu orang alami luka berat dan empat orang lainnya luka-luka," ucap Kasat Lantas Polres Subang AKP Bambang Sumitro, saat ditemui di TKP, Rabu (4/3/2020).

Pantauan di lapangan, proses evakuasi terhadap empat bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan berlangsung alot. Tim derek jalan tol dibantu petugas kepolisian dari PJR Tol Cipali dan Laka Lantas Polres Subang terpaksa harus memotong bagian roda truk yang terguling untuk memudahkan proses evakuasi.

Sementara menurut sopir Bus Po Putri Luragung, Aryanto mengaku mencoba menghindar dari peristiwa kecelakaan yang ada di depannya. Namun karena sistem pengereman dalam bus tidak bis mendadak sehingga tidak dapat secara cepat berhenti untuk mengantisipasi kecelakaan tersebut.

"Pertamanya itu ada truk yang terguling karena tertabrak truk yang di belakangnya, yang di depan saya truk colt diesel menghindar ke kanan jalan masuk ke parit, saya berusaha menghindar ke kanan tapi terlalu dekat, rem udah agak los karena mengerem mendadak," ujar Aryanto, di Ruang IGD RSU Abdul Radjak Purwakarta.
loading...