Social Items

MAGETAN – Kontur tanah yang miring dan labil ditambah curah hujan yang tinggi yang mengguyur Desa Sayutan, Parang, Magetan membuat tebing talud sepanjang 25 meter dan setinggi 5 meter longsor. Bahkan longsoran tersebut menimpa rumah milik warga setempat.

Untuk sementara, warga mengungsi ke tempat saudara ataupun tetangga yang lebih aman. Sementara, untuk penanganan darurat, pihak BPBD Magetan telah memasang terpal plastik di lokasi longsor guna menahan material tanah jatuh jika terjadi longsor susulan.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santosa mengatakan, selain tebing talud di Kecamatan Parang, bencana longsor juga terjadi di Kecamatan Ngariboyo hingga menutup akses jalur alternatif antar kecamatan setempat.
Pihak BPBD meminta warga tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang masih berlangsung selama musim hujan hingga April mendatang. Utamanya bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.

Curah hujan tinggi, tebing setinggi 5 meter di Magetan longsor menimpa rumah warga

MAGETAN – Kontur tanah yang miring dan labil ditambah curah hujan yang tinggi yang mengguyur Desa Sayutan, Parang, Magetan membuat tebing talud sepanjang 25 meter dan setinggi 5 meter longsor. Bahkan longsoran tersebut menimpa rumah milik warga setempat.

Untuk sementara, warga mengungsi ke tempat saudara ataupun tetangga yang lebih aman. Sementara, untuk penanganan darurat, pihak BPBD Magetan telah memasang terpal plastik di lokasi longsor guna menahan material tanah jatuh jika terjadi longsor susulan.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santosa mengatakan, selain tebing talud di Kecamatan Parang, bencana longsor juga terjadi di Kecamatan Ngariboyo hingga menutup akses jalur alternatif antar kecamatan setempat.
Pihak BPBD meminta warga tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang masih berlangsung selama musim hujan hingga April mendatang. Utamanya bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.

Tidak ada komentar

Loading...