PONOROGO JATIM - Seorang bocah, Abdul Rohmin, tewas setelah tenggelam di salah satu kolam di wahana Keraton Ponorogo. Korban yang berusia 10 tahun tersebut lepas dari pengawasan orang tuanya dan masuk ke kolam renang sedalam 130 centimeter.

Data di Polsek Ponorogo, korban merupakan warga Desa Nglarangan, Kecamatan Kauman.

Kapolsek Ponorogo AKP Haryo Kusbintoro mengatakan kejadian ini berawal sekitar pukul 13.30 WIB korban bersama ibunya datang ke wahana air. Setibanya di lokasi, ibu korban pergi ke toilet.

"Sekitar pukul 14.00 WIB saat petugas wahana berkeliling melihat ada korban yang tenggelam langsung ditolong," kata Haryo kepada wartawan, Jumat (27/12/2019).

Haryo menambahkan menurut keterangan orang tuanya, korban baru kali pertama diajak ke kolam renang. Alhasil euforia melihat kolam tidak terbendung. Saat lepas dari pengawasan korban langsung masuk ke dalam kolam.

"Usai mendapat pertolongan pertama, korban dibawa ke RSU Muhammadiyah, tapi tidak tertolong. Sekitar pukul 14.30 WIB korban dipastikan meninggal oleh dokter," ujar Haryo.

Sementara untuk pihak pengelola wahana Keraton Ponorogo dimintai keterangan polisi. Pihaknya sudah memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkas Haryo.

Bocah 10 Tahun Di Ponorogo, Tewas Tenggelam di Kolam Renang

PONOROGO JATIM - Seorang bocah, Abdul Rohmin, tewas setelah tenggelam di salah satu kolam di wahana Keraton Ponorogo. Korban yang berusia 10 tahun tersebut lepas dari pengawasan orang tuanya dan masuk ke kolam renang sedalam 130 centimeter.

Data di Polsek Ponorogo, korban merupakan warga Desa Nglarangan, Kecamatan Kauman.

Kapolsek Ponorogo AKP Haryo Kusbintoro mengatakan kejadian ini berawal sekitar pukul 13.30 WIB korban bersama ibunya datang ke wahana air. Setibanya di lokasi, ibu korban pergi ke toilet.

"Sekitar pukul 14.00 WIB saat petugas wahana berkeliling melihat ada korban yang tenggelam langsung ditolong," kata Haryo kepada wartawan, Jumat (27/12/2019).

Haryo menambahkan menurut keterangan orang tuanya, korban baru kali pertama diajak ke kolam renang. Alhasil euforia melihat kolam tidak terbendung. Saat lepas dari pengawasan korban langsung masuk ke dalam kolam.

"Usai mendapat pertolongan pertama, korban dibawa ke RSU Muhammadiyah, tapi tidak tertolong. Sekitar pukul 14.30 WIB korban dipastikan meninggal oleh dokter," ujar Haryo.

Sementara untuk pihak pengelola wahana Keraton Ponorogo dimintai keterangan polisi. Pihaknya sudah memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkas Haryo.