Showing posts with label Pondok pesantren terbaik di Jawa tengah. Show all posts
Showing posts with label Pondok pesantren terbaik di Jawa tengah. Show all posts

Monday, April 16, 2018

Daftar 18 Kesenian Tradisional Khas Jawa Tengah, Indonesia

Jawa Tengah sebagai provinsi dibentuk sejak zaman Hindia Belanda. Hingga tahun 1905, Jawa Tengah terdiri atas 5 wilayah (gewesten) yakni Semarang, Pati, Kedu, Banyumas, dan Pekalongan.

Surakarta masih merupakan daerah swapraja kerajaan (vorstenland) yang berdiri sendiri dan terdiri dari dua wilayah, Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran, sebagaimana Yogyakarta. Masing-masing gewest terdiri atas kabupaten-kabupaten. Waktu itu Pati Gewest juga meliputi Regentschap Tuban dan Bojonegoro.


Di Jawa Tengah sendiri juga memiliki Kesenian Tradisional yang cukup populer, seperti Wayang Kulit, Tari Serimpi dan masih banyak lagi. Berikut kami merangkum kumpulan kesenian Khas Jawa Tengah :

1. Tari Serimpi

Tari Serimpi merupakan tari l jawa klasik yang berasal dari Surakarta. Pada awalnya, tari Serimpi dibawa oleh Kesultanan Mataram yang selanjutnya dilestarikan oleh empat istana pewarisnya yakni di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tari Serimpi ini memiliki gerakan yang lemah gemulai karena tari Serimpi mencerminkan makna kesopanan, kelemah lembutan, dan kehalusan budi yang terlihat dari gestur gerakannya serta diiringi oleh merdunya suara gamelan.

2. Kethoprak


Kethoprak merupakan salah satu kesenian khas dari Jawa Tengah. Sebagian orang berkata bahwa kethoprak semacam operanya masyarakat Jawa. Kethoprak apabila di Jakarta, semacam kegiatan lenong. Cerita yang dibawakan dalam kethoprak ini berdasakan dari cerita yang ada di kehidupan masyarakat sehari-hari.

Awal mula terbentuknya kesenian kethoprak ini adalah dari perjuangan masyarakat Jawa dimana pada zaman dahulu, masyarakat sangat susah untuk berkumpul tanpa dibubarkan paksa karena pada masa itu.

3. Sendratari Ramayana


Sendratari Ramayana merupakan sebuah pertunjukan tari yang digabung dengan drama tanpa dialog. Kegiatan ini diselenggarakan pada bulan-bulan musim kemarau. Cerita yang disajikan dalam pertunjukan ini diangkat dari kisah Ramayana.

Pertunjukan Sendratari Ramayana rutin dipentaskan sejak tahun 1961, sampai sekarang. Lokasi pertujukan kesenian ini adalah di dekat Candi Prambanan.

4. Tari Rancak Denok

Tari Rancak Denok yang berasal dari Semarang merupakan sebuah seni tari yang terinspirasi oleh seni topeng. Sebagai sebuah hasil kreasi, tari Rancak Denok banyak mengambil ide dari berbagai jenis seni tari yang menggunakan topeng sebagai propertinya, seperti halnya tari Betawi dan Jawa Barat.

5. Tari Rong Tek

Nama tarian rong tek mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Jawa Tengah. Tetapi jika ditelisik lebih jauh lagi, tari rong tek merupakan tari kreasi yang berakar dari tari lengger Banyumasan.

Secara etimologi, nama rong tek berasal dari dua kata, yaitu “Rong” yang diambil dari suku pertama kata “ronggeng”, dalam bahasa Banyumas dapat diartikan sebagai lengger atau penari. Sementara, kata “tek” diambil dari suara kentongan bambu yang menjadi properti utama dalam pementasan.

6. Tari topeng lengger

Masyarakat Wonosobo mempunyai sebuah tarian yang dianggap sangat sakral. Tari tersebut adalah tari topeng lengger, tarian ini menceritakan kisah asmara antara Galuh Candra Kirana dan Panji Asmoro Bangun.

Di mana, Galuh Candra Kirana merupakan seorang putri dari Prabu Lembu Ami Joyo yang merupakan seorang pemimpin Kerajaan Jenggolo Manik, sedangkan Panji Asmoro Bangun adalah putra dari Prabu Ami Luhur yang merupakan seorang pemimpin dari Kerajaan Jenggolo Puro.

7. Tayuban

Tari tayub banyak dilakukan di daerah Jawa Tengah seperti Sragen, Karanganyar, Pati, dan Blora. Pertunjukan tari tayub banyak diselenggarakan oleh masyarakat pedesaan atau daerah pinggiran untuk kepentingan pesta misalnya sunatan, perkawinan dan pertanian.

8. Srandul

Kesenian srandul memiliki kekhasan, yakni para pemain mengenakan kostum yang compang-camping, namun ada pula di daerah lain kostumnya cukup indah. Pertunjukan dilaksanakan pada malam hari, para pemainnya menggunakan topeng karena untuk menyembunyikan identitas diri pemain.

9. Tembang Dolanan

Tembang dolanan ada bermacam-macam, biasanya dinyanyikan anak-anak pada waktu bulan purnama. Tembang dolanan itu antara lain jamuran, cublak-cublak suweng, dan tembang menggunakan nini thowok untuk mengundang roh.

10. Tari Ebeg 

Ebeg adalah tarian rakyat yang berkembang di Banyumasan, merupakan varian dari tari Jaran Kepang. Ebeg terbuat dari anyaman bambu yang dibentuk menyerupai kuda berwarna hitam atau putih dan diberi kerincingan.

11. Laisan

Laisan adalah kesenian yang menyertai Ebeg. Laisan berdandan seperti wanita. Laisan di daerah lain bernama sintren.

12. Lengger Calung 

Tarian lengger-calung terdiri dari lengger (penari) dan calung (gamelan bambu). Gerakan tariannya sangat lincah dan dinamis mengikuti irama calung. Rambut penari lengger digelung, mengenakan jarit dan kemben, tanpa mengenakan baju, dan ada sampur atau selendang di bahu. Jumlah pemain lengger calung 7 orang yang berperan sebagai penabuh gamelan dan penari.

13. Tari Angguk 

Tarian angguk ada sejak abad 17 disebarkan oleh para ulama agama Islam yang datang dari daerah wilayah Mataram. Tari Angguk berfungsi sebagai alat dakwah agama Islam. Jumlah pemain minimal 10 orang penari laki-laki.

14. Begalan

Begalan biasanya dipentaskan dalam rangkaian upacara perkawinan yaitu pada saat pengantin pria dan rombongan memasuki pelataran rumah pengantin wanita. Kesenian begalan berasal dari kata begal yang berarti rampok. Begalan merupakan seni tari dan seni tutur.

Upacara Begalan dilaksanakan pada upacara pernikahan warga Banyumas. Tidak semua acara pernikahan dilakukan upacara Begalan, tetapi hanya dilaksanakan jika pengantin putri masuk dalam kategori yang perlu diruwat.

15. Rengkong

Rengkong merupakan kesenian bunyi-bunyian khas seperti suara kodok ngorek yang dihasilkan dari pikulan bambu. Rengkong adalah kesenian khas petani, diadakan pada pesta perayaan panen atau hari-hari besar nasional.

16. Dengklung

Dengklung merupakan salah satu bentuk kesenian yang bersifat religius. Kesenian tersebut merupakan perpaduan antara musik rakyat dengan irama Timur Tengah. Alat yang dipergunakan pada seni Dengklung adalah kendang buntung.

17. Jathilan (Kuda Lumping)

Jathilan adalah salah satu jenis tarian rakyat yang bila ditelusur latar belakang sejarahnya termasuk tarian yang sudah lama ada di Jawa. Penari Jathilan semula hanya diperagakan oleh 2 orang saja, tetapi seiring dengan perkembangan zaman jathilan dilakukan lebih dari dua orang dan dilakukan secara berpasangan. Tarian jathilan dilakukan dengan cara para penari menaiki kuda kepang dan bersenjatakan pedang.

18. Wayang Jemblung 

Wayang Jemblung merupakan tradisi yang turun-temurun dilaksanakan apabila ada kelahiran seorang bayi. Untuk memohon keselamatan atas kelahiran seorang bayi, mula-mula diadakan acara nguyen. Acara nguyen dilaksanakan sebagai bentuk tirakatan pada malam hari yang dilaksanakan oleh para tetangga dekat dan handai taulan hingga semalam suntuk.

Itulah Kesenian Tradisional yang Khas di Wilayah Jawa Tengah.

Monday, April 9, 2018

Inilah Daftar 9 Masjid Tertua di Indonesia

Ketika agama islam mulai masuk ke Indonesia beberapa masjid mulai didirikan untuk sarana ibadah. Meskipun di Indonesia sangat banyak sekali masjid, namun ada beberapa masjid yang usianya sangat tua yang ada di Indonesia ini. Berikut 9 masjid tertua di Indonesia.

1. Masjid Saka Tunggal (1288)


Namanya adalah Masjid Saka Tunggal, berlokasi di Desa Cikakak, Kec Wangon, Kab Banyumas Jawa tengah. Sebagaimana yang tertulis pada prasasti yang ada di saka masjid, Masjid Saka Tunggal dibangun pada tahun 1288 M.

Jika era Wali Songo mulai ada pada abad 15 M, maka masjid ini sudah dibangun 2 abad sebelumnya. Masjid ini berarti lebih tua dari Kerajaan Majapahit yang berdiri pada tahun 1294 M.

2. Masjid Agung Demak (1474)


Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid yang tertua di Indonesia. Lokasi Masjid ini terletak di desa kauman, Demak, jawa tengah.

Masjid ini diyakini pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, atau yang kita sebut Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Pendiri masjid ini adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak, yaitu sekitar abad ke-15 masehi.

3. Masjid Agung Banten (1552)


Masjid Agung Banten terletak di kompleks bangunan masjid di Desa Banten Lama, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang.

Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kesultanan Demak. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.

4. Masjid Sultan Suriansyah (1526)


Masjid Sultan Suriansyah merupakan sebuah masjid bersejarah dan  masjid tertua di Kalimantan Selatan.

Masjid ini dibangun saat masa pemerintahan Tuan Guru (1526-1550), Raja Banjar yang pertama masuk islam.

5. Masjid Ampel (1421)


Masjid Ampel terletak di kelurahan Ampel, Kec Semampir, Surabaya, Jawa Timur.
Sunan Ampel merupakan pendiri masjid yang dibangun pada tahun 1421. Di dekat masjid ini terdapat area pemakaman Sunan Ampel yang setiap hari ramai didatangi peziarah.

6. Masjid Wapauwee (1414)


Masjid ini didirikan pada tahun 1414 masehi dan menjadi masjid tertua di ambon kepulauan Maluku.

Dinding masjid ini terbuat dari pelapah sagu yang kering dan di bagian atapnya terbuat dari daun rumbia. Menurut cerita rakyat yang beredar, masjid ini pernah berpindah tempat secara gaib.

7. Masjid Menara Kudus (1549)


Pada tahun 1549 masehi, Sunan Kudus mendirikan sebuah masjid yang kemudian diberi nama Masjid Menara Kudus atau juga disebut Masjid Al Aqsa dan Masjid Al Manar.

Masjid ini terletak di desa Kauman, Kec Kota, Kab Kudus, Jawa Tengah, masjid ini dibuat dengan menggunakan batu Baitul Maqdis dari Palestina. Selain itu, Desain Masjid Menara Kudus merupakan campuran antara budaya Islam dan budaya Hindu.

8. Masjid Mantingan (1559)


Masjid tertua di Indonesia yang selanjutnya adalah Masjid Mantingan, sebuah masjid kuno yang terletak di Desa Mantingan, Kec Tahunan, Kab Jepara, Jawa Tengah. Masjid Mantingan didirikan pada tahun 1481 Saka atau 1559 M. Masjid ini konon didirikan pada masa Kesultanan Demak.

9. Masjid Katangka (1603)


Masjid Masjid Al-Hilal yang dikenal dengan sebutan Katangka merupakan masjid tertua yang berada di Indonesia.

Nama “Katangka” itu sendiri diambil karena bahan dasar pembuatan masjid tersebut diyakini dibuat dari pohon Katangka. Menurut sebuah prasasti yang ditemukan masjid ini didirikan sejak tahun 1603 masehi.

Itulah beberapa Masjid Tertua di Indonesia yang masih di gunakan sampai sekarang.

Sumber : Mediamaya.net

Thursday, August 10, 2017

Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar Di Jawa Tengah Sampai Sekarang

Selain Di Provinsi Jawa Timur, Pondok Pesantren di Jawa Tengah juga banyak yang tidak kalah Kualitasnya Dengan yang ada di Jawa Timur.
Berikut ini beberapa Pesantren Terbaik yang berada di Jawa Tengah :

DARUL AMANAH



Pondok Pesantren Darul Amanh merupakan salah satu pesantren yang ada di Jawa tengah. Pesantren ini berlokasi di Desa Ngadiwarno, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pondok pesantren ini juga merupakan  filial yang ke-10 dari pesantren Darunnajah Jakarta.

PONDOK PESANTREN ISLAM AL-IRSYAD

Selanjutnya adalah Pondok Pesantren Islam Al-Irsyad. Pesantren ini beralamat di Jalan Raya Solo - Semarang Km. 45, Ds. Butuh Kec. Tengaran, Kab. Semarang, 50775.


Sebagai lembaga pendidikan, Pesantren Islam Al-Irsyad juga menyediakan tingkat pendidikan diantaranya adalah :

◦      SDITQ (Sekolah Dasar Islam Tahfizhul Qur’an)/Setingkat SD
◦      MTW (Mutawasithoh)/Setingkat SMP
◦      IM (I’dad Muallimin)/Setingkat SMA
◦      IL (I’dad Lughowi) dengan program unggulan Bahasa Arab Intensif

Selain itu terdapat pula ekstrakulikuler yang ditujukan untuk menggali bakat dan minat para santri. Sehingga saat lulus dari pesantren ini, diharapkan para santri mendapatkan bekal ilmu umum maupun ilmu agama untuk hari tuanya.

PONDOK PESANTREN MODERN SELAMAT



Pesantren ini berada di di Kendal Jawa Tengah Tepatnya di Jl. Raya Soekarno-Hatta Km.3 Kendal  Desa Jambearum. Pesantren ini didirikan oleh H selamet Soemadyo pada tahun 1992 yang juga merupakan alumni dari pondok pesantren Darussalam Gontor.

PONDOK PESANTREN DARUL QIYAM GONTOR 6

Pondok pesantren ini merupakan salah satu cabang pesantren modern Darussalam Gontor yang terletak Dusun Gadingsari, Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.



Pesantren ini didirikan oleh Hj. Qoyyumi Kafrawi.

PONDOK MODERN ISLAM ASSALAM



Pesantren ini berada di Sukoharjo Surakarta dan merupakan pondok terbaik yang ada di wilayah Solo. Orang- orang sering menyebut dengan PPMI. Bapak H. Abdullah Marzuki (alm) dan Ibu Hj. Siti Aminah Abdullah merupakan pendiri dari pesantren ini.

Pesantren ini sangat luas karena menempati tanah 2.845m. Pada tanggal 7 agustus 1982 M atau 17 Syawal 1402 di kalender hijriyah  pesantren ini resmi didirikan.

PONDOK PESANTREN ASKHABUL KAHFI



Pesantren ini berada di Jalan Cangkiran Gunungpati Km.3 Kelurahan Polaman  Kecamatan Mijen Kota Semarang Jawa Tengah – Indonesia dan merupakan pondok salafy di kota Semarang. Pondok pesantren ini berdiri pada tahun 2008 dan saat ini telah memiliki santri kurang lebih 900 baik santri putri maupun santri putra. Pesantren ini memiliki lembaga pendidikan formal dan lembaga pendidikan non formal.

PESANTREN AL- MUAYYAD KUDUS



Pesantren dijawa Tengah selanjutnya adalah Pesantren Al-Muayyad Kudus yang letak  dari pesantren ini adalah di Dk.Tanggulangin  Desa Jati Wetan,Kecamantan Jati,  Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah.

Itulah beberapa Pondok Pesantren Terbaik yang berada di provinsi Jawa Tengah.