Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan. Tampilkan semua postingan
JOMBANG JATIM - Kecelakaan truk tertabrak kereta api terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Bodeh Desa Kayen Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang. 


Peristiwa terjadi sekitar jam 13.00 WIB siang tadi. Akibatnya, dua korban meninggal dunia.

AKP MURSYID, Kapolsek Bandar Kedungmulyo Polres Jombang saat dikonfirmasi mengatakan, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang truk.  

Keduanya mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Identitas pengemudi truk bernama DAYAT, sedangkan penumpang bernama ABDURROHMAD. 

Keduanya berasal dari Desa Gondangmanis Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang.

Kejadian berawal saat truk bernomor polisi S 8174 N yang dikemudikan DAYAT, berjalan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Desa Kayen. 

Sampai di lokasi kejadian, pengemudi truk kurang memperhatikan kereta api Gaya Baru yang saat itu melintas. Tabrakan antara kereta api dan truk tidak terhindarkan. 

Akibat kejadian ini, dua korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sumber : andikafm.com

Kecelakaan Truk Tertabrak Kereta Api Di Jombang, Dua Orang Tewas

MALANG JATIM - Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Jatiguwi Sumberpucung Malang sekitar jam 15.00 WIB tadi sore.
 

AKP EFENDI, Kapolsek Sumberpucung Polres Malang saat dikonfirmasi mengatakan korban meninggal bernama SARPANI SABAR, warga Desa Sanggreng Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. 

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum mengalami kecelakaan SARPANI mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi N 6973 EG. 

Awalnya dia mengendarai sepeda motor menyusuri tepi jalan Desa Jatiguwi.
 
Sampai di lokasi kejadian, SARPANI berusaha mengendarai motornya naik ke aspal jalan. Karena kurang mengantisipasi selisih ketinggian aspal, motornya tergelincir dan jatuh. 

Kepala SARPANI membentur aspal, bahkan helmnya juga pecah. Akibatnya SARPANI mengalami luka serius di bagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi.

Sumber : Andikafm.com

Alami Kecelakaan Tunggal, Warga Malang Tewas Di lokasi

JOMBANG JATIM - Kecelakaan tunggal dialami sebuah sepeda motor yang dikendarai berboncengan empat orang di Jalan Raya Palrejo Kecamatan Sumobito, Jombang, Rabu siang. 


Motor yang mereka kendarai terperosok selokan/parit di tepi jalan. Akibatnya, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Sedangkan tiga lainnya mengalami luka berat di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.
 
Kasat Lantas Polres Jombang, AKP HARIS DARMA SUCIPTO mengatakan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yahama Mio GT nopol S 3350 ZD dikendarai RANGGA DIMAS SAPUTRA, pelajar asal Desa Badas Kecamatan Sumobito yang membonceng tiga orang. 

Saat tiba di lokasi, dia berusaha menghindari jalan bergelombang, namun RANGGA tidak bisa menguasai laju kendaraan. Sepeda motornya oleng dan terperosok ke parit ada di sisi jalan.
 
Keempat korban terpental dan masuk ke dalam selokan. RANGGA mengalami cedera otak ringan. Sedangkan RASYA, 10 tahun dan ASKA, 4 tahun, mengalami luka di bagian kepalanya akibat benturan keras. 

Sementara itu, SRI MULYANI DEWI, 35 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian. Seluruh korban dilarikan ke RSUD Jombang.

Sumber : andikafm.com

Berboncengan 4, Remaja Di Jombang Tercebur Got Satu Korban Tewas

MOJOKERTO JATIM– Kecelakaan lalu-lintas dengan korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto. Pengendara sepeda motor meninggal setelah tertabrak kendaraan Pikup di Jalan Raya Desa Centong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.


Kecelakaan terjadi pada sekira pukul 01.00 WIB. Pengendara sepeda motor Honda Beat nopol W 6973 ZV berjalan dari arah timur hendak ke barat. Saat mata menyebutkan, kendaraan yang dikendarai korban oleg dan tubuh korban jatuh ke kanan.

Di saat bersamaan, muncul kendaraan pikep Futura nopol L 8023 KD yang dikemudikan Muhammad Fatchurrohman (19) warga sekitar. Kendaraan korban yang oleng dan hilang kendali kemudian jatuh ke kanan tertabrak kendaraan pick up. Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka serius.

“Korban itu dari timur ke barat, kemudian sepedanya oleng dan korban jatuh ke kanan. Saat itu melaju kendaraan pikep dari arah berlawanan sehingga terjadi kecelakaan. Yang meninggal itu orang Pacet, dia nggak pakai helm. Kalau pikep itu warga Centong sendiri,” ungkap saksi mata Rabu (11/11/2020).

Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dibantu petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Korban diketahui atas nama Pandu Nata (12), seorang pelajar warga Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Sopir kendaraan pikep beserta dua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan, sementara kasus ini ditanggani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto.

Kecelakaan Maut, Pelajar Di Mojokerto Tewas Tertabrak Pickup

PROBOLINGGO JATIM - Seorang wanita di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo tewas tertabrak kereta api. Warga menduga ia bunuh diri.

Wanita ini berinisial S (44), warga Kecamatan Paiton. Ia tertabrak Kereta Api Sri Tanjung jurusan Banyuwangi-Yogyakarta. Kerasnya benturan membuat korban luka parah di bagian dada dan kakinya. Ia langsung meninggal dunia di lokasi.

Warga lalu melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Leces. Polisi yang datang langsung olah TKP dan evakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Jasad korban akan divisum oleh tim medis rumah sakit dan Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo. Ini untuk mengetahui kebenaran apakah korban bunuh diri atau ada penyebab lainnya.

Salah seorang saksi, Hariyanto, mengatakan, korban sempat terlihat mondar-mandir rel kereta api sekitar lokasi kejadian, sejak beberapa jam sebelum kecelakaan. Korban diduga depresi dan mengakhiri hidupnya.

"Sejak 3 jam, korban terlihat sudah mondar-mandir di sepanjang rel kereta api di sekitar lokasi kejadian. Infonya sudah 2 kali hendak mengakhiri hidup di lokasi yang sama. Korban mengalami depresi dan sama pihak keluarganya sudah dibawa ke paranormal dan kiai," ujar Hariyanto saat dikonfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Kanit Reskrim Polres Probolinggo, Bripka Eko Apriyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut. "Kita sudah olah TKP dan melakukan penyelidikan kasus ibu rumah tangga meninggal dunia tertabrak kereta api," terangnya.

Sumber : detik.com

Wanita Di Probolinggo Tewas Tertabrak Kereta Api

MOJOKERTO JATIM– Seorang Ibu dan anak tewas telindas truk muatan tetes tebu di Jalan Raya Trowulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Keduanya tewas setelah sebelumnya sepeda motor yang ditumpangi hendak menyalip truk muatan tetes tebu.

Kejadian kecelakaan dengan korban tewas dua orang tersebut terjadi pada, Senin (9/11/2020) sekira pukul 16.30. Kedua korban digoceng menggunakan sepeda motor Yamaha Lexi nopol L 6552 K dari arah Jombang hendak ke Surabaya. Diduga korban hendak menyalip truk gandeng muatan tetes tebu nopol N 9350 UI dari arah kiri.

Korban diketahui atas Samiyeh (32) dan anak laki-laki Mantoha (6) warga Dusun Lekkolek, Desa Kedungdung, Kabupaten sampang. Keduanya digoceng suami dan ayah dari korban yakni Ruji (37) menggunakan sepeda motor Yamaha Lexi nopol L 6552 K.

Korban selamat, Ruji (37) menuturkan, ia dari Jombang bersama istri dan anaknya hendak pulang ke Sampang. “Saya naik motor bertiga, saya di sebelah kiri. Jalannya mepet keserempet truk gandeng. Truknya dibawa polisi,” ungkapnya.

Sopir truk gandeng, Hadi Kris (31) mengatakan, ia dari Magetan mengambil tetes tebu hendak dibawa ke Mojokerto. “Ambil muatan di Magetan mau dibawa ke SGH Mojokerto. Saya sendirian, biasanya memang sendiri,” katanya.

Warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo ini menambahkan, di jalur kiri di lokasi kejadian, ada sebuah sepeda motor hendak mendahului. Namun diduga sepeda motor tersebut mengenai trotoar sehingga dua korban terlempar ke kanan.

“Di jalur kiri, mau mendahului dari kiri kena trotoal terlempar ke kanan. Sempat lihat saya, saya serong ke kanan truk saya tapi ternyata tidak bisa saya hindari sehingga terkena ban bagian belakang truk yang saya kemudian,” katanya.

Sementara itu, Anggota Sabhara Polsek Trowulan, Briptu Mahindra mengatakan, kecelakaan menyebabkan dua korban meninggal, yakni ibu dan anak. “Suami mengalami luka lecet, kedua korban sudah dievakuasi. Sementara sopir truk beserta truk diamankan ke Mapolsek Trowulan,” jelasnya.

Kedua korban tewas langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Sementara sopir dan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mapolsek Trowulan.

Ibu Dan Anak Di Mojokerto Tewas Terlindas Truk

KEDIRI JATIM - Kecelakaan di jalan umum Dusun Jatiwringin Desa Sukoharjo Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri kemarin siang mengakibatkan 1 korban meninggal dunia. Korban bernama HERI ENDRO CAHYONO, warga Desa Adan-adan, Gurah, Kediri.


IPDA ARIS WIGIARTO S.H., Kanit Laka Satlantas Polres Kediri saat dikonfirmasi mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor nopol AG 3227 HC yang dikendarai HERI ENDRO CAHYONO, warga Desa Adan adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Dengan mobil nopol S 1468 NB yang dikemudikan DONI EKA ADREANZA, warga Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Kecelakaan berawal saat mobil berjalan dari arah Gurah menuju Kayen Kidul. Sampai di lokasi kejadian, mobil berjalan terlalu ke kanan dan bertabrakan dengan sepeda motor yang berjalan dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor, HERI ENDRO CAHYONO mengalami luka pada tangan dan kaki. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sumber : andikafm.com

Kecelakaan Maut di Kediri, Korban Meninggal Satu Orang

TULUNGAGUNG JATIM - Seorang remaja di Tulungagung tewas tenggelam di kolam sedalam dua meter. Korban diduga tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

Kapolsek Tulungagung Kompol Rudi Purwanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di kolam renang Vidia Tirta, Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Sedangkan korban ASY (13) merupakan pelajar kelas 2 SMP, warga Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

"Kejadian itu bermula saat korban bersama orang tuanya datang ke kolam renang untuk berenang. Saat itu orang tua korban berenang di kolam sedalam 2 meter. Sedangkan korban yang belum mahir berenang berada di kolam dangkal," kata Kompol Rudi, Kamis (22/10/2020).

Sesaat kemudian orang tua korban meninggalkan korban untuk ke kamar mandi. Namun setelah kembali, ASY sudah tidak ada di kolam dangkal, orang tua korban yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban tenggelam di kolam sedalam dua meter.

"Mengetahui hal itu saksi meminta bantuan untuk mengevakuasi korban. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Rudi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

"Saat ini korban sudah kami serahkan ke keluarga," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Naas, Remaja Di Tulungagung Tewas Tenggelam Di Kolam Renang