Social Items

Tampilkan postingan dengan label Berita Jatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Jatim. Tampilkan semua postingan
MADIUN JATIM - Seorang perempuan cantik Kepergok mencuri pakaian di Pasar Besar Kota Madiun di Jalan Panglima Sudirman. Videonya viral di media sosial.

Video berdurasi 7 detik itu diposting oleh pemilik akun facebook Christian Tian. Postingan video itu tertulis caption 'Macak melas ben di mesakne' (pura-pura memelas biar dikasihani).

Video singkat itu memperlihatkan seorang perempuan muda duduk bersimpuh di lantai. Perempuan berkerudung merah serta berkacamata itu hanya menunduk dan tak berkata sepatah katapun.

Sambil tertunduk, perempuan itu terlihat memangku sebuah pakaian warna hijau yang diduga hasil curian. Di hadapan wanita itu juga terlihat satu tas ransel warga hitam diduga berisi pakaian hasil curian.

Dalam video itu juga terdengar suara seorang wanita yang menyebut warna hijau.

"Hijau-hijau itu loh," ucap wanita dalam suara yang terdengar.

Di sekitar perempuan tersebut terlihat empat pria yang menginterogasi perempuan itu. Dari empat pria.

Kepala Dinas Perdagangan kota Madiun Gaguk Hariono membenarkan bahwa kejadian itu terjadi di pasar besar kota Madiun.

"Memang benar itu kejadian di pasar besar kota Madiun. Kejadian siang kemarin hari Senin," kata Gaguk.

Kepergok Curi Pakaian Dan Celana Dalam Pria, Wanita Cantik Ini Viral


MADIUN JATIM - Sebuah kejadian memalukan Wanita cantik ini mencuri celana dalam pria di pasar Madiun. Saat polisi menginterogasi perempuan cantik yang viral ketahuan mencuri celana dalam pria di Pasar Besar Kota Madiun itu wanita berinisial T (32) itu Ngompol di depan polisi.

"Kita kesulitan untuk memintai keterangan. Tersangka tidak merespons malah ngompol atau pipis (buang air kecil) di Kantor Polsek Taman," ujar Kapolsek Taman AKP Setio Wiyono saat dihubungi wartawan, Selasa (25/2/2020).

Usai ketahuan melakukan pencurian, lanjut Setio, pelaku langsung dibawa ke mapolsek dengan harapan bisa dimintai keterangan. Namun selama satu jam diperiksa, yang bersangkutan hanya diam membisu.

"Hanya satu jam kemarin kita berusaha memintai keterangan. Namun karena tidak merespons kita akhirnya melibatkan tim identifikasi," paparnya.

Sebelumnya, video T saat ketahuan mencuri viral di media sosial. Video berdurasi 7 detik itu di-posting pemilik akun Facebook Christian Tian. Posting-an video itu menyertakan caption 'Macak melas ben di mesakne' (pura-pura memelas biar dikasihani).

Dalam aksinya, ada dua jenis pakaian yang menjadi incaran pelaku. Yakni celana dalam pria dan baju hamil.

"Untuk barang yang dicuri itu ada sempak (pakaian dalam pria), BH, ada juga baju hamil itu. Ini korban kita mintai keterangan. Namun pelaku hanya diam saat ditanyai keluarganya," pungkas Setio.

Wanita Pencuri Celana Dalam Pria Di Madiun Ngompol Di Depan Polisi

KEDIRI JATIM - Untuk mencegah dan menekan stunting, Pemkab Kediri bersama kelompok pembudidaya ikan menggelar kampanye gemar makan ikan untuk anak TK dan ibu hamil.

Kampanye ini dilakukan dengan menyajikan 3.505 gelas cendol ikan yang masuk dalam rekor MURI sekaligus masuk rekor dunia.

Kampanye gemar makan yang meraih rekor MURI ini ikan digelar di Lapangan Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Dalam acara ini panitia menyajikan 3.505 cup dawet dari olahan ikan lele yang jumlah ini masuk dalam rekor Museum Indonesia (MURI). Bahkan penyajian ribuan cup dawet dari olahan ikan lele ini juga memecahkan rekor dunia.

Petugas dari MURI menghitung cup-cup dawet hasil olahan lele yang disiapkan oleh panitia. Dari hasil penghitungan petugas tercatat 3.505 cup dawet lele dan masuk rekor MURI ke 9.427 dan juga masuk rekor dunia.

Senior Manager MURI Ariani Siregar mengatakan kegiatan yang digelar Pemkab Kediri dan kelompok pembudidaya ikan lele ini resmi berhasil memecahkan rekor Indonesia dan bahkan dunia.

"Berdasar penghitungan petugas, tercatat 3.505 cup dawet lele dan masuk rekor MURI ke 9.427 dan juga masuk rekor dunia," ucap Ariani, Selasa (25/2/2020).

Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Arumi Bachsin sekaligus Ketua Forum peningkatan konsumsi ikan/FORIKAN Jatim mengatakan pihaknya sangat mendukung kampanye gemar makan ikan ini sebagai salah satu cara mencegah stunting.

"Kampanye ini juga untuk upaya meningkatkan kosumsi ikan karena di Jawa Timur animo masyarakat untuk mengonsumsi ikan masih rendah, karena gaya hidup masyarakat tidak terbiasa makan ikan. Di Jawa Timur sendiri konsumsi ikan hanya 36 kilogram perorang/pertahun, sedang di Kabupaten Kediri hanya 18 kilogram perorang pertahun," kata Arumi.

Selain Arumi, Bupati Kediri Haryanti juga hadir dan ikut mencoba olahan dawet cendol berbahan dasar ikan lele tersebut. Usai acara, ratusan peserta siswa taman kanak-kanak, guru, dan orang tua langsung mengambil cup dawet hasil olahan lele.

Dengan acara ini masyarakat lebih mengetahui membiasakan mengonsumsi makanan bergizi untuk pertumbuhan anak-anak.

3.505 Cup Dawet Lele Pecahkan Rekor Dunia di Kediri

BONDOWOSO JATIM - Untuk mencari kepala korban Pembunuhan, Polisi akhirnya mendatangkan anjing pelacak (K9) untuk mencari keberadaan kepala korban.

Selain itu, polisi juga telah mendatangkan tim Inafis Polda Jatim.

"Masih terus kami kembangkan. Jadi, biarkan kami bekerja dulu agar segera terungkap," kata Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, dikonfirmasi di Mapolres, Jalan Veteran Selasa (25/2/2020).

Dia menambahkan saat ini tim sedang turun ke lapangan. Tim tersebut merupakan tim gabungan dari berbagai fungsi di kepolisian Bondowoso. Mereka melakukan penyelidikan secara intensif.

"Mohon doanya, agar segera terungkap. Nanti saya kabari lagi kalau ada perkembangan," tandas mantan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat ini.

Pantauan di lapangan, anjing pelacak yang didatangkan langsung dari Polres Banyuwangi langsung diturunkan ke TKP. Dengan dibantu pawangnya, hewan yang tampak sudah terlatih itu langsung mengendus-endus lokasi.

Dimulai dari tempat awal ditemukannya mayat, anjing pelacak itu sempat berputar-putar sebentar. Lalu mengendus beberapa objek, lantas menyusur pematang sawah.

Sambil terus mengendus, si anjing terus bergerak menyusuri jalanan setapak yang ada area persawahan tersebut. Sementara sang pawang terus mengikutinya.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Hingga kini, upaya anjing pelacak tersebut belum berhasil. Penelusuran dengan anjing pelacak itu akhirnya dihentikan sementara.

"Untuk sementara anjing pelacak kami hentikan dulu, sambil nunggu perkembangan. Jika nanti dibutuhkan kembali, akan diturunkan lagi," terang sumber di kepolisian.

Polres Bondowoso Turunkan Anjing Pelacak Untuk Cari Kepala Korban

SUMENEP - Seorang pria berinisial Y (28) pemuda asal Desa Sakala, Kecamatan/Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep ini tega mencabuli anak TK.

“Tersangka telah melakukan persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur, berinisial ZJ. Korban masih berumur 6 tahun,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (25/02/2020).

Korban disetubuhi paksa tersangka di semak-semak tanah tegalan di Desa Sakala. Kala itu, korban tengah menaiki sepeda pancalnya sendirian, hendak mencari ayahnya.

Kasus itu terungkap saat ibu korban, KNT (32), mendapati anaknya, ZJ menangis menjerit-jerit sepulang dari bersepeda pancal. Berkali-kali korban berkata, “Mau mati saya buk, diikat sama orang hitam tinggi di hutan”. Korban berkata seperti itu sambil menangis menjerit, hingga para tetangga berdatangan.

Ibu korban kemudian menanyakan pada korban, dimana kejadian itu? Lalu korban pun diminta untuk menunjukkan tempatnya.

Akhirnya korban bersama ibunya dan neneknya serta beberapa warga, pergi ke lokasi yang disebut-sebut korban jika dirinya diikat di pohon oleh orang hitam tinggi.

Sampai di lokasi yang ditunjukkan korban, yakni di semak-semak, tidak ditemukan orang hitam tinggi yang dimaksud korban. Namun nenek korban menemukan sebuah kaos oblong dan celana kolor pendek. Selain itu, di lokasi juga ditemukan sebuah plastik hitam yang berisi sobekan kain menyerupai tali dan sepasang kaos kaki sepak bola.

“Nah, waktu ditunjukkan kepada korban, korban mengatakan bahwa kaos oblong dan celana kolor pendek itu digunakan pelaku saat menyetubuhinya. Sedangkan sobekan kain warna merah adalah kain yang digunakan pelaku untuk mengikat kedua tangan dan mulut serta menutup mata korban,” papar Widiarti.

Ibu korban kemudian menceritakan peristiwa itu ke Kepala Desa Sakala, Buhari Muslim Mandar. Warga mencurigai Y sebagai pelakunya, karena ia diduga beberapa kali melakukan tindakan tidak senonoh pada anak-anak.

Tersangka kemudian dijemput dan dibawa ke balai desa. Meski awalnya mengelak, namun setelah ditunjukkan beberapa barang bukti, tersangka akhirnya mengakui bahwa dia telah melakukan persetubuhan dan atau pencabulan terhadap korban.

“Tersangka mengakui bahwa dia mengikat kedua tangan korban dan menutup kedua mata dan mulut korban dengan menggunakan sobekan kain warna merah.

Selain itu dia mengakui bahwa kaos oblong yang ditemukan di TKP itu digunakan untuk menutup wajah korban saat melakukan persetubuhan,” ungkap Widiarti.

Tersangka kemudian diamankan Polsek Sapeken, dijerat pasal 81 dan 82 UU RI no 17 tahun 2017 atas perubahan UU RI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Miris, Pria Di Sumenep Tega Perkosa Bocah 6 Tahun

SIDOARJO - Seorang suami tega bacok istrinya sendiri hingga tewas di Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan, Senin (24/2) malam.

Tetangga dan warga sekitar kejadian yang mendengar teriakan minta tolong dari anak keduanya langsung mendatangi lokasi.

Ketenangan warga Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan pecah. Syarifuddin warga RT 04 RW 03 desa Keboansikep tega membacok Ria isterinya sendiri hingga tewas.

Akibat sabetan benda tajam itu, korban terkapar bersimbah darah di depan pintu rumah. Para tetangga korban berdatangan setelah mendengarkan.

Informasi yang dihimpun, korban dibacokkan tepat dibagian atas punggung. Sebelum menerima pembacokan, terlibat terlibat bertengkar. “Saya senang mendengar cekcok mulut,” kata Sutris tetangga korban, Senin (24/2/2020).

Tak lama kemudian, depan rumah korban ramai dan korban sudah tergeletak. “Sebagian warga lainnya yang ikut bertarung dan berhasil mengamankan. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Gedangan, ”tandasnya.

Usai pihak kepolisian datang, jenazah korban sudah dievakuasi di RSUD Sidoarjo. Golok yang dirancang khusus untuk menghabisi korban.

Kapolsek Gedangan, Kompol Heri Siswoko menjelaskan masih membahas kasus tersebut terkait motifnya. “Mohon waktu masih olah TKP,” katanya singkat.  

Sadis, Suami Di Sidoarjo Bacok Istri Hingga Tewas

LAMONGAN JATIM : Seorang pria di Lamongan nekat menyebarkan video dan foto mesum dirinya bersama calon istri di media sosial. Itu ia lakukan karena kecewa gagal menikah sang pujaan hati.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria itu yakni Fery Setiawan (20) warga Kecamatan Lamongan. Korban merupakan calon istri pelaku, warga Kecamatan Sambeng yang sehari-hari bekerja di sebuah salon di Lamongan.

"Jadi sebenarnya mereka berdua ini mau lamaran setelah kedua orang tua mereka merestui hubungan itu," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun saat konferensi pers di Mapolres Lamongan, Senin (24/2/2020).

Namun rencana lamaran itu berantakan dan gagal total setelah korban mengaku sering dipukul oleh Fery yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir combi (alat perontok padi, red). Korban, terang Harun, kemudian memutuskan hubungan asmaranya dengan pelaku dan beralih ke laki-laki lain.

"Sakit hati dan tersinggung karena korban telah memutuskan cintanya bahkan membatalkan rencana lamarannya. Itulah yang membuat tersangka membuat rencana jahat untuk menghancurkan korban melalui Facebook," terangnya.

Menurut Harun, pelaku menyebarkan video itu dengan taktik khusus. Pelaku menjalankan siasat bertemu dengan korban di suatu tempat. Kemudian ia merampas handphone korban.

Lalu membongkar simcard yang ada di handphone korban dan menggantinya dengan simcard miliknya. Dengan cara itu, Fery bisa mudah mengunggah video mesum dirinya dengan korban ke akun Facebook korban.

"Tak hanya itu, setelah mengunggah video itu, pelaku juga mengambil tangkapan layar (screenshot) status Facebook yang diunggah tadi untuk dijadikan status WhatsApp dengan berbagai caption yang menjijikkan," papar Harun.

Video itu dengan cepat menyebar dan sampai ke telinga korban. Korban diberitahu tetangganya bahwa ada video porno dan foto mesum korban di akun Facebook korban. Tidak terima dengan ulah pelaku, korban melaporkan tersangka ke Polres Lamongan.

"Tersangka diamankan saat sedang melintas di jalan Desa Tambakboyo Kecamatan Tikung," imbuh Harun.

Harun menegaskan, pelaku sengaja mendistribusikan dan atau mentransmisikan, dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang melanggar kesusilaan dan pencemaran nama baik. Selain itu, pelaku juga akan dijerat dengan KUHP tentang perampasan.

"Pelaku akan dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) dan ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 29 atau Pasal 32 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi, dengan ancaman hukuman minimal 6 bulan penjara maksimal 12 tahun penjara. Tersangka juga akan dijerat dengan Pasal 368 ayat (1) KUHP tentang perampasan," pungkasnya.

Gagal Nikahi Pacar, Pria Di Lamongan Sebar Video Porno Bersamanya

SURABAYA JATIM - Seorang wanita di Surabaya tewas setelah terpental dari motor yang dikendarainya. Wanita itu terpental karena motornya ditabrak motor bandit jalanan di depan Terminal Osowilangun, Benowo, Surabaya.

Informasi yang didapat, penjambretan itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wib, Sabtu (22/2/2020). Korban diketahui bernama Nur Fitriyah, warga asal Asemrowo, Surabaya.

Saat itu, Nur berboncengan dengan seorang ibu yang menggendong belita bernama Mardiani dan Vina (1,5), anaknya. Motor itu melaju dari Gresik menuju Surabaya. Namun sampai di lokasi kejadian, handphone (HP) dalam dashboard motornya dirampas oleh pelaku.

Melihat itu, korban mengejar pelaku. Namun sampai di lokasi, pelaku menghadang korban dan menabrakkan motornya mengenai roda depan motor korban. Motor korban oleng dan terjatuh ke aspal, begitu pula motor yang dikendarai pelaku.

Nur terluka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Mardiani dan anaknya terluka, juga di bagian kepala.

Pelaku yang juga jatuh mencoba bangun dan berdalih tidak melakukan perampasan itu. Namun dalihnya tidak mempan setelah sejumlah warga mengepung dan memukulinya.

Warga akhirnya melampiaskan kemarannya ke motor Yamaha Mio hijau milik pelaku dengan merusak dan membakarnya.

"Benar, akibat penjambretan itu, satu korban meninggal dunia dan pelaku sudah kami amankan," jawab Kapolsek Benowo Kompol Hakim melalui Kanit Reskrim Polsek Benowo, Ipda Jumeno Warsito, saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2020).

Dari identifikasi sementara, pelaku diketahui bernama Faisol alias Arifin (36) warga asal Jalan Gubernur Suryo, Telogo Pojok, Gresik. Saat ini pelaku masih diperiksa intensif oleh Tim Unit Reskrim Polsek Benowo untuk mengetahui rekam jejaknya.

Dijambret Dan Ditabrak, Seorang Wanita Di Surabaya Tewas

Loading...