Polsek Gresik kebanjiran 2 tahanan di pindahkan

 GRESIK JATIM - Kali Lamong di Kecamatan Benjeng kembali meluap. Luapan Kali Lamong tersebut merendam sedikitnya 12 desa di Kecamatan Benjeng.

Dari data yang dihimpun detikcom, banjir luapan Kali Lamong mulai merendam persawahan, rumah, dan jalan sejak Minggu (27/12) malam. Hingga kini banjir masih belum surut.



"Masih banjir. Mulai tadi malam mendekati pagi dini hari," kata Lukman saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/12/2020).


Lukman mengatakan banjir juga masuk ke Polsek Benjeng dengan ketinggian 5 cm. Sedangkan jalan depan polsek ketinggiannya di atas lutut orang dewasa.


Iya masuk. Tapi tidak terlalu tinggi sekitar 5 sentimeter. Kalau di luar sekitaran 15 centimeter," ungkap Lukman.


Selain itu, banjir yang masuk ke Polsek Benjeng memaksa Lukman harus menitipkan dua tahanan di Rutan Gresik. Meski dalam kondisi banjir, namun pelayanan di Polsek Benjeng masih buka.


"Pelayanan masih tetap, karena cuman 5 centimeter. Ada dua tahanan kasus pencurian kita titipkan ke rutan, baru tadi sore. Karena tidak bisa tidur, di BAP juga tidak bisa," ungkap Lukman.


Sementara itu, Kepala BPDD Gresik Tarso Sagito saat dikonfirmasi mengatakan banjir dampak luapan Kali Lamongan terjadi di lima Kecamatan di Gresik.


"Balongpanggang, Benjeng, Menganti, Kedamean, Cerme," kata Tarso.


Tarso menyampaikan wilayah Benjeng, saat ini masih menjadi daerah yang terdalam akibat luapan Kali Lamong. Untuk itu, pihak telah menyebarkan anggota BPBD Gresik bersama dengan relawan untuk membantu warga terdampak banjir.

Belum ada Komentar untuk "Polsek Gresik kebanjiran 2 tahanan di pindahkan "

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel