TULUNGAGUNG JATIM - Seorang remaja di Tulungagung tewas tenggelam di kolam sedalam dua meter. Korban diduga tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

Kapolsek Tulungagung Kompol Rudi Purwanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di kolam renang Vidia Tirta, Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Sedangkan korban ASY (13) merupakan pelajar kelas 2 SMP, warga Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

"Kejadian itu bermula saat korban bersama orang tuanya datang ke kolam renang untuk berenang. Saat itu orang tua korban berenang di kolam sedalam 2 meter. Sedangkan korban yang belum mahir berenang berada di kolam dangkal," kata Kompol Rudi, Kamis (22/10/2020).

Sesaat kemudian orang tua korban meninggalkan korban untuk ke kamar mandi. Namun setelah kembali, ASY sudah tidak ada di kolam dangkal, orang tua korban yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban tenggelam di kolam sedalam dua meter.

"Mengetahui hal itu saksi meminta bantuan untuk mengevakuasi korban. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Rudi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

"Saat ini korban sudah kami serahkan ke keluarga," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Naas, Remaja Di Tulungagung Tewas Tenggelam Di Kolam Renang

TULUNGAGUNG JATIM - Seorang remaja di Tulungagung tewas tenggelam di kolam sedalam dua meter. Korban diduga tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

Kapolsek Tulungagung Kompol Rudi Purwanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di kolam renang Vidia Tirta, Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Sedangkan korban ASY (13) merupakan pelajar kelas 2 SMP, warga Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

"Kejadian itu bermula saat korban bersama orang tuanya datang ke kolam renang untuk berenang. Saat itu orang tua korban berenang di kolam sedalam 2 meter. Sedangkan korban yang belum mahir berenang berada di kolam dangkal," kata Kompol Rudi, Kamis (22/10/2020).

Sesaat kemudian orang tua korban meninggalkan korban untuk ke kamar mandi. Namun setelah kembali, ASY sudah tidak ada di kolam dangkal, orang tua korban yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban tenggelam di kolam sedalam dua meter.

"Mengetahui hal itu saksi meminta bantuan untuk mengevakuasi korban. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Rudi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

"Saat ini korban sudah kami serahkan ke keluarga," pungkasnya.

Sumber : detik.com