LUMAJANG JATIM - Pasangan suami istri (pasutri) di Lumajang dianiaya orang tak dikenal. Mereka dicangkul hingga luka parah.

Pasutri yang menjadi korban penganiayaan ini yakni Pandi (58) dan Juminah (56). Mereka tinggal di Dusun Karangrejo, Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Penganiayaan berawal saat Pandi bersama istrinya menonton TV di ruang belakang rumah, Rabu (7/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Tiba-tiba seseorang tak dikenal masuk ke rumah mereka dengan memakai penutup wajah.

Pelaku membawa cangkul milik korban. Kemudian pelaku mencangkul kedua korban yang sedang menonton TV sambil tiduran.

Pandi mengalami luka parah di bagian kepala. Sedangkan Juminah luka di bagian dahi. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara dan RSUD dr Haryoto Lumajang untuk menjalani perawatan.

"Kedua korban sedang menonton TV kemudian ada orang tak dikenal dengan menggunakan penutup wajah masuk, dan menganiaya kedua korban menggunakan cangkul, hingga keduanya mengalami luka di bagian kepala," ujar adik korban, Buadi, Kamis (8/10/2020) dini hari.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung memasang police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mendapati bercak darah korban di lantai dan perlak, serta sebuah cangkul yang gagangnya patah di dekat pintu belakang rumah korban.

"Setelah kami dapat informasi dari masyarakat, kita langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP," ujar Kapolsek Kunir Iptu Haryono kepada wartawan.

Polisi akan berupaya mengungkap kasus penganiayaan tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan terhadap penganiayaan pasutri menggunakan cangkul," pungkas Haryono.

Sumber : detik.com

Lagi Asyik Nonton TV, Pasutri Lumajang Dicangkul Orang Tak Dikenal

LUMAJANG JATIM - Pasangan suami istri (pasutri) di Lumajang dianiaya orang tak dikenal. Mereka dicangkul hingga luka parah.

Pasutri yang menjadi korban penganiayaan ini yakni Pandi (58) dan Juminah (56). Mereka tinggal di Dusun Karangrejo, Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Penganiayaan berawal saat Pandi bersama istrinya menonton TV di ruang belakang rumah, Rabu (7/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Tiba-tiba seseorang tak dikenal masuk ke rumah mereka dengan memakai penutup wajah.

Pelaku membawa cangkul milik korban. Kemudian pelaku mencangkul kedua korban yang sedang menonton TV sambil tiduran.

Pandi mengalami luka parah di bagian kepala. Sedangkan Juminah luka di bagian dahi. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara dan RSUD dr Haryoto Lumajang untuk menjalani perawatan.

"Kedua korban sedang menonton TV kemudian ada orang tak dikenal dengan menggunakan penutup wajah masuk, dan menganiaya kedua korban menggunakan cangkul, hingga keduanya mengalami luka di bagian kepala," ujar adik korban, Buadi, Kamis (8/10/2020) dini hari.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung memasang police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mendapati bercak darah korban di lantai dan perlak, serta sebuah cangkul yang gagangnya patah di dekat pintu belakang rumah korban.

"Setelah kami dapat informasi dari masyarakat, kita langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP," ujar Kapolsek Kunir Iptu Haryono kepada wartawan.

Polisi akan berupaya mengungkap kasus penganiayaan tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan terhadap penganiayaan pasutri menggunakan cangkul," pungkas Haryono.

Sumber : detik.com