MADIUN JATIM - Lima warga tertabrak dua kendaraan sekaligus di Jalan Raya Madiun Surabaya, tepatnya depan Pos 906 Desa Bagi Kecamatan/Kabupaten Madiun. Dua orang meninggal dan tiga lainnya terluka.

Kendaraan yang terlibat adalah Toyota Kijang Innova bernopol AE 536 BG dan bus Gunung Harta bernopol DK 7169 GH.

"Betul jadi kecelakaan dengan melibatkan dua kendaraan menabrak lima pejalan kaki. Korban meninggal dunia 2 dan terluka 3," ujar Kanit Laka Polres Madiun Ipda Johan Ariadi saat dikonfirmasi wartawan Rabu malam (7/10/2020).

Dua korban meninggal dunia, kata Johan, yakni Mochamad Syaifulloh (29), warga Kecamatan Taman, Kota Madiun dan Hari Purnomo (26), warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

"Untuk tiga korban luka dilarikan ke RSUD dr Soedono Madiun," kata Johan.

Johan mengatakan untuk tiga warga yang terluka, yakni Fahrul Rozak (27), warga Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya; Ibrahim Anis (39), Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun; dan Mochamad Ardha Putra (24), warga Kecamatan Baron, Nganjuk.

Johan menambahkan kecelakaan bermula saat Innova yang dikemudikan oleh Darmono berjalan dari arah utara ke selatan atau dari arah Surabaya ke Kota Madiun. Sesampainya di lokasi, MPV itu menabrak lima pejalan kaki yang berdiri di tengah jalan saat menyeberang. Korban saat itu sedang menunggu arus sepi dari arah selatan atau kota Madiun.

"Jadi kelima pejalan kaki ingin menyeberang dari timur ke barat jalan, di mana pada saat itu berhenti di tengah menunggu arus sepi. Tiba-tiba saja korban tertabrak Innova dan terpental ke kanan. Saat terpental itulah dari arah selatan atau dari Kota Madiun melaju Bus Gunung Harta yang kemudian juga menabrak korban," tandas Johan.

Sumber : detik.com

5 Warga Tertabrak Dua Kendaraan di Madiun, Dua Orang Tewas

MADIUN JATIM - Lima warga tertabrak dua kendaraan sekaligus di Jalan Raya Madiun Surabaya, tepatnya depan Pos 906 Desa Bagi Kecamatan/Kabupaten Madiun. Dua orang meninggal dan tiga lainnya terluka.

Kendaraan yang terlibat adalah Toyota Kijang Innova bernopol AE 536 BG dan bus Gunung Harta bernopol DK 7169 GH.

"Betul jadi kecelakaan dengan melibatkan dua kendaraan menabrak lima pejalan kaki. Korban meninggal dunia 2 dan terluka 3," ujar Kanit Laka Polres Madiun Ipda Johan Ariadi saat dikonfirmasi wartawan Rabu malam (7/10/2020).

Dua korban meninggal dunia, kata Johan, yakni Mochamad Syaifulloh (29), warga Kecamatan Taman, Kota Madiun dan Hari Purnomo (26), warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

"Untuk tiga korban luka dilarikan ke RSUD dr Soedono Madiun," kata Johan.

Johan mengatakan untuk tiga warga yang terluka, yakni Fahrul Rozak (27), warga Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Surabaya; Ibrahim Anis (39), Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun; dan Mochamad Ardha Putra (24), warga Kecamatan Baron, Nganjuk.

Johan menambahkan kecelakaan bermula saat Innova yang dikemudikan oleh Darmono berjalan dari arah utara ke selatan atau dari arah Surabaya ke Kota Madiun. Sesampainya di lokasi, MPV itu menabrak lima pejalan kaki yang berdiri di tengah jalan saat menyeberang. Korban saat itu sedang menunggu arus sepi dari arah selatan atau kota Madiun.

"Jadi kelima pejalan kaki ingin menyeberang dari timur ke barat jalan, di mana pada saat itu berhenti di tengah menunggu arus sepi. Tiba-tiba saja korban tertabrak Innova dan terpental ke kanan. Saat terpental itulah dari arah selatan atau dari Kota Madiun melaju Bus Gunung Harta yang kemudian juga menabrak korban," tandas Johan.

Sumber : detik.com