KEDIRI JATIM - Kegiatan pertandingan bola volly di kota Kediri diminta untuk dihentikan karena pertimbangan munculnya kerumunan warga yang menonton dan berpotensi jadi arena penularan Covid-19.

Petugas patroli Satpol PP Kota Kediri telah menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait turnamen bola volly wanita yang digelar di Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (3/10/2020).

Turnamen bola volly ini sempat mendatangkan kerumunan puluhan penonton yang memadati pinggir lapangan volly.

Dari informasi yang diperoleh petugas, turnamen bola volly wanita ini diikuti oleh 8 klub dari wilayah Kediri dan Kabupaten Tulungagung telah memasuki babak semi final.

Hanya saja sewaktu petugas tiba di lokasi, kegiatan turnamen sudah selesai. Namun dari dokumen vidio dan foto yang diperoleh petugas terlihat ada kerumunan massa penonton yang menyaksikan pertandingan.

Sedangkan keterangan dari salah satu panitia turnamen bola volly, kegiatan turnamen tersebut sudah mendapatkan restu dari pihak Kelurahan Blabak.

Namun dengan syarat panitia untuk memperhatikan protokol kesehatan.

Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas telah mengingatkan pihak panitia turnamen bola volly untuk tidak melanjutkan pertandingan babak semifinal.

Pertimbangannya saat ini masih dalam suasana pandemi Covid 19.

"Petugas telah menghimbau panitia untuk tidak melanjutkan kegiatan ternamen bola volly. Mengingat kegiatan tersebut mengakibatkan kerumunan massa yang menyaksikan pertandingan," jelasnya.

Hindari Kerumunan, Semi Final Bola Voli Di Kediri Dibubarkan Satpol-PP

KEDIRI JATIM - Kegiatan pertandingan bola volly di kota Kediri diminta untuk dihentikan karena pertimbangan munculnya kerumunan warga yang menonton dan berpotensi jadi arena penularan Covid-19.

Petugas patroli Satpol PP Kota Kediri telah menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait turnamen bola volly wanita yang digelar di Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (3/10/2020).

Turnamen bola volly ini sempat mendatangkan kerumunan puluhan penonton yang memadati pinggir lapangan volly.

Dari informasi yang diperoleh petugas, turnamen bola volly wanita ini diikuti oleh 8 klub dari wilayah Kediri dan Kabupaten Tulungagung telah memasuki babak semi final.

Hanya saja sewaktu petugas tiba di lokasi, kegiatan turnamen sudah selesai. Namun dari dokumen vidio dan foto yang diperoleh petugas terlihat ada kerumunan massa penonton yang menyaksikan pertandingan.

Sedangkan keterangan dari salah satu panitia turnamen bola volly, kegiatan turnamen tersebut sudah mendapatkan restu dari pihak Kelurahan Blabak.

Namun dengan syarat panitia untuk memperhatikan protokol kesehatan.

Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas telah mengingatkan pihak panitia turnamen bola volly untuk tidak melanjutkan pertandingan babak semifinal.

Pertimbangannya saat ini masih dalam suasana pandemi Covid 19.

"Petugas telah menghimbau panitia untuk tidak melanjutkan kegiatan ternamen bola volly. Mengingat kegiatan tersebut mengakibatkan kerumunan massa yang menyaksikan pertandingan," jelasnya.