KEDIRI JATIM - Untuk mewujudkan Kota Kediri menjadi zona hijau dan memutus penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Kediri bersama dengan Polres Kediri Kota meminta bantuan alat kesehatan untuk para anggota gugus tugas (satgas) yang telah ditugaskan masing-masing masing-masing pondok pesantren yang ada di Kota Kediri.

Penyerahan oleh simbolis yang dilakukan di aula Pondok Pesantren Al-Amin, Ngasinan, Rejomulyo Kota Kediri, hari ini. Bantuan yang diberikan di 240 Handsanitaizer, 5 Thermogun, 3 alat semprot, 500 masker kain, 48 boks masker medis, 300 tablet disinfektan dan 50 pelindung wajah.

Dalam Kegiatan tersebut juga diadakan kegiatan uji rapi acak untuk 36 orang.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar segera kirim agar dapat melakukan persetujuan terkait santri di pondoknya masing-masing agar masing-masing berlaku protokol Walikota Kediri menuturkan dalam pelaksanaan Covid-19, Kota Kediri berbeda dengan kota-kota lainnya.

Pemerintah Kota Kediri, lebih fokus melakukan penelusuran. Dapat menelusuri dengan sungguh-sungguh bisa menemukan satu per satu orang dan setelah itu ditindaklanjuti dengan mengkarantina. Walikota Kediri juga membahas perkembangan kondisi Kota Kediri.

Saat ini Kota Kediri sudah menjadi zona kuning. Dirinya berharap Kota Kediri bisa menjadi zona hijau dan bisa segera melakukan normal baru.

Wujudkan Kota Kediri Zona Hijau, Pemkot Kediri Serahkan Alkes untuk Satgas Pondok Pesantren

KEDIRI JATIM - Untuk mewujudkan Kota Kediri menjadi zona hijau dan memutus penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Kediri bersama dengan Polres Kediri Kota meminta bantuan alat kesehatan untuk para anggota gugus tugas (satgas) yang telah ditugaskan masing-masing masing-masing pondok pesantren yang ada di Kota Kediri.

Penyerahan oleh simbolis yang dilakukan di aula Pondok Pesantren Al-Amin, Ngasinan, Rejomulyo Kota Kediri, hari ini. Bantuan yang diberikan di 240 Handsanitaizer, 5 Thermogun, 3 alat semprot, 500 masker kain, 48 boks masker medis, 300 tablet disinfektan dan 50 pelindung wajah.

Dalam Kegiatan tersebut juga diadakan kegiatan uji rapi acak untuk 36 orang.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar segera kirim agar dapat melakukan persetujuan terkait santri di pondoknya masing-masing agar masing-masing berlaku protokol Walikota Kediri menuturkan dalam pelaksanaan Covid-19, Kota Kediri berbeda dengan kota-kota lainnya.

Pemerintah Kota Kediri, lebih fokus melakukan penelusuran. Dapat menelusuri dengan sungguh-sungguh bisa menemukan satu per satu orang dan setelah itu ditindaklanjuti dengan mengkarantina. Walikota Kediri juga membahas perkembangan kondisi Kota Kediri.

Saat ini Kota Kediri sudah menjadi zona kuning. Dirinya berharap Kota Kediri bisa menjadi zona hijau dan bisa segera melakukan normal baru.

Tidak ada komentar