SIDOARJO JATIM - Warga Kecamatan/Kota Sidoarjo digegerkan meninggalnya Supriyanto (45) usai berolahraga. Korban, warga Jalan Majapahit dievakuasi petugas dengan menggunakan APD.

Informasi yang didapat korban meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat (1/5/2020). Saat itu korban usai olahraga di depan rumahnya Kelurahan Bluru Sidokare. Saat akan masuk rumah, tiba-tiba korban terjatuh dan meninggal di dalam rumah.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Sudarmaji mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi mata. Salah satunya adalah keluarga yang berada di rumah saat itu.

"Dan tak lama kemudian korban jatuh tergeletak terlentang di kamar, tidak sadarkan diri dan meninggal dunia," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji saat dihubungi, Jumat (1/5/2020).

Sumardji menambahkan, selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidoarjo dan diteruskan ke Puskesmas Sidoarjo. Jasad korban Kemudian dievakuasi menggunakan APD ke RSUD Sidoarjo.

"Prosedur menggunakan APD ini sudah merupakan protap dari COVID-19. Makanya jangan heran petugas menggunakan APD," tambahnya.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia lantaran komplikasi penyakitnya.

"Menurut keterangan saksi, korban mempunyai riwayat penyakit, diabetes, jantung, dan kolesterol," jelas Sumardji.

Usai Olahraga, Pria Di Sidoarjo Meninggal Mendadak

SIDOARJO JATIM - Warga Kecamatan/Kota Sidoarjo digegerkan meninggalnya Supriyanto (45) usai berolahraga. Korban, warga Jalan Majapahit dievakuasi petugas dengan menggunakan APD.

Informasi yang didapat korban meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat (1/5/2020). Saat itu korban usai olahraga di depan rumahnya Kelurahan Bluru Sidokare. Saat akan masuk rumah, tiba-tiba korban terjatuh dan meninggal di dalam rumah.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Sudarmaji mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi mata. Salah satunya adalah keluarga yang berada di rumah saat itu.

"Dan tak lama kemudian korban jatuh tergeletak terlentang di kamar, tidak sadarkan diri dan meninggal dunia," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji saat dihubungi, Jumat (1/5/2020).

Sumardji menambahkan, selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidoarjo dan diteruskan ke Puskesmas Sidoarjo. Jasad korban Kemudian dievakuasi menggunakan APD ke RSUD Sidoarjo.

"Prosedur menggunakan APD ini sudah merupakan protap dari COVID-19. Makanya jangan heran petugas menggunakan APD," tambahnya.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia lantaran komplikasi penyakitnya.

"Menurut keterangan saksi, korban mempunyai riwayat penyakit, diabetes, jantung, dan kolesterol," jelas Sumardji.

Tidak ada komentar