SIDOARJO JATIM - Seorang warga perumahan di Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terinfeksi virus Corona. Pria berusia 42 tahun ini bekerja di salah satu perusahaan swasta di Pasuruan.

Kadinkes Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman membenarkan adanya penambahan orang positif COVID-19. Dia karyawan salah satu perusahaan di Pasuruan. Diduga karyawan tersebut tertular dari rekan kerjanya dari Surabaya.

"Memang benar ada salah satu warga Perumahan di Desa Sidokepung yang confirm positif COVID-19," kata Syaf saat dihubungi, Jumat (1/5/2020).

Namun pria tersebut tidak memiliki gejala apapun. Karena tidak memiliki gejala, dia diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Pihak uskesmas setempat setiap 3 hari melakukan pemeriksaan pasien tersebut.

"Tiga hari sekali dari Puskesmas Kecamatan Buduran melakukan pemeriksaan," tambahnya.

Sementara petugas melakukan tracing terhadap keluarganya yang otomatis menjadi ODP. Keluarganya pun juga melakukan isolasimandiri 14 hari.

"Setelah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, nanti akan dilakukan pemeriksaan kembali untuk dinyatakan sembuh," jelas Syaf.

Tertular Dari Rekanya, Pria Di Sidoarjo Positif Corona

SIDOARJO JATIM - Seorang warga perumahan di Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terinfeksi virus Corona. Pria berusia 42 tahun ini bekerja di salah satu perusahaan swasta di Pasuruan.

Kadinkes Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman membenarkan adanya penambahan orang positif COVID-19. Dia karyawan salah satu perusahaan di Pasuruan. Diduga karyawan tersebut tertular dari rekan kerjanya dari Surabaya.

"Memang benar ada salah satu warga Perumahan di Desa Sidokepung yang confirm positif COVID-19," kata Syaf saat dihubungi, Jumat (1/5/2020).

Namun pria tersebut tidak memiliki gejala apapun. Karena tidak memiliki gejala, dia diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Pihak uskesmas setempat setiap 3 hari melakukan pemeriksaan pasien tersebut.

"Tiga hari sekali dari Puskesmas Kecamatan Buduran melakukan pemeriksaan," tambahnya.

Sementara petugas melakukan tracing terhadap keluarganya yang otomatis menjadi ODP. Keluarganya pun juga melakukan isolasimandiri 14 hari.

"Setelah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, nanti akan dilakukan pemeriksaan kembali untuk dinyatakan sembuh," jelas Syaf.