SITUBONDO JATIM - Seorang perempuan di Situbondo ditemukan tewas bersimbah darah. Korban yang bernama Sutini (40) tergeletak di dalam kamar rumahnya, di Desa Demung Kecamatan Besuki.

Terdapat luka parah di kepala bagian belakang ibu dua anak ini. Untuk menyelidiki penyebab kematiannya, polisi mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

"Korbannya berinisial ST, usia sekitar 40 tahun," kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi kepada wartawan, Minggu (3/5/2020) dini hari.

Kematian Sutini pertama kali diketahui oleh anak perempuannya. Saat itu, sang anak melihat ibunya tewas dengan posisi terlentang di atas tempat tidur dalam kamarnya. Banyak bercak darah di kain sprei di sekitar bagian kepala korban.

Melihat itu, sang anak pun berteriak minta tolong, hingga banyak warga berdatangan. Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Situbondo.

Dari keterangan yang diperoleh menyebutkan, sejak pulang jadi TKW di Malaysia 2 tahun lalu, Sutini tinggal di rumah bertiga bersama kedua anaknya. Sementara sang suami masih berada di Malaysia menjadi TKI. Saat kejadian, kedua anak korban sama-sama sedang tidak ada di rumah.

Anak laki-laki korban sedang pergi ke rumah tunangannya di Kecamatan Arjasa. Sementara anak perempuannya pergi ke dusun tetangga bersama kerabatnya. Namun selang sekitar satu jam, anak perempuan korban ini pulang dan tiba kembali di rumahnya.

Tapi saat itu dia mendapati pintu bagian depan rumahnya dalam kondisi terkunci. Karenanya, putri korban ini bergegas menuju pintu belakang rumah, yang ternyata tidak dikunci. Dia pun segera masuk dan menuju kamar ibunya. Betapa terkejutnya, karena saat itu dia melihat sang ibu sudah tewas, dengan kondisi penuh darah di bagian kepala.

Perempuan di Situbondo Tewas Bersimbah Darah Di Rumahnya

SITUBONDO JATIM - Seorang perempuan di Situbondo ditemukan tewas bersimbah darah. Korban yang bernama Sutini (40) tergeletak di dalam kamar rumahnya, di Desa Demung Kecamatan Besuki.

Terdapat luka parah di kepala bagian belakang ibu dua anak ini. Untuk menyelidiki penyebab kematiannya, polisi mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

"Korbannya berinisial ST, usia sekitar 40 tahun," kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi kepada wartawan, Minggu (3/5/2020) dini hari.

Kematian Sutini pertama kali diketahui oleh anak perempuannya. Saat itu, sang anak melihat ibunya tewas dengan posisi terlentang di atas tempat tidur dalam kamarnya. Banyak bercak darah di kain sprei di sekitar bagian kepala korban.

Melihat itu, sang anak pun berteriak minta tolong, hingga banyak warga berdatangan. Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Situbondo.

Dari keterangan yang diperoleh menyebutkan, sejak pulang jadi TKW di Malaysia 2 tahun lalu, Sutini tinggal di rumah bertiga bersama kedua anaknya. Sementara sang suami masih berada di Malaysia menjadi TKI. Saat kejadian, kedua anak korban sama-sama sedang tidak ada di rumah.

Anak laki-laki korban sedang pergi ke rumah tunangannya di Kecamatan Arjasa. Sementara anak perempuannya pergi ke dusun tetangga bersama kerabatnya. Namun selang sekitar satu jam, anak perempuan korban ini pulang dan tiba kembali di rumahnya.

Tapi saat itu dia mendapati pintu bagian depan rumahnya dalam kondisi terkunci. Karenanya, putri korban ini bergegas menuju pintu belakang rumah, yang ternyata tidak dikunci. Dia pun segera masuk dan menuju kamar ibunya. Betapa terkejutnya, karena saat itu dia melihat sang ibu sudah tewas, dengan kondisi penuh darah di bagian kepala.