SIDOARJO JATIM - Dua pemuda pelaku jambret, MWP (20) warga Desa Wonoayu RT 1 RW 04 Kec. Wonoayu dan YP (22) asal Desa Wonoayu RT 02 RW 01 Kec Wonoayu, menjadi sasaran amuk massa saat beraksi di pinggir jaIan tuang sawah Dusun Alon-alon Desa Jati Alun-alun Kec. Prambon, Kamis (30/4/2020).

Kedua pemuda itu diduga usai menjambret Ribut Tri Elok (24) TU SD Muhammadiyah 2 Tulangan. Handphone merk Xiomi Note 5A milik warga Jati Alun-alun itu di ambil paksa atau dirampas saat kondisi berhenti menerima telpon masuk.

Setelah ponselnya dirampas dan pelaku kabur, korban yang usai ambil uang dari ATM itu langsung menghidupkan mesin motornya dan mengejar kedua pelaku yang berboncengan tersebut.

“Saat mengejar kedua pelaku, korban terus meneriaki jambret-jambret. Sekira perjalanan sekitar 2 Km korban menabrakan sepeda motornya ke sepeda motor hingga keduanya jatuh tersungkur,” kata Kapolsek Prambon AKp Sumarsono.

Dia menambahkan, saat kedua pelaku jatuh dan motornya terpental, kedua pelaku ditangkap warga, dan sempat dihajar oleh mereka yang marah dengan perbuatan kedua pelaku.

“Pelaku sempat dihajar warga yang menangkap. Beruntung anggota Unit Reskrim segera tiba di lokasi dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” jelasnya.

Kedua pelaku mengalami luka dan diberikan perwatan medis di Puskesmas Prambon. Setelah dirawat, keduanya akan diproses hukum atas perbuatan yang dilakukan. “Handphone hasil menjambret dan motor yang dibuat beraksi, kami sita sebagai barang bukti,” tegasnya.

Dua Pelaku Jambret Di Sidoarjo Bonyok Dihajar Massa

SIDOARJO JATIM - Dua pemuda pelaku jambret, MWP (20) warga Desa Wonoayu RT 1 RW 04 Kec. Wonoayu dan YP (22) asal Desa Wonoayu RT 02 RW 01 Kec Wonoayu, menjadi sasaran amuk massa saat beraksi di pinggir jaIan tuang sawah Dusun Alon-alon Desa Jati Alun-alun Kec. Prambon, Kamis (30/4/2020).

Kedua pemuda itu diduga usai menjambret Ribut Tri Elok (24) TU SD Muhammadiyah 2 Tulangan. Handphone merk Xiomi Note 5A milik warga Jati Alun-alun itu di ambil paksa atau dirampas saat kondisi berhenti menerima telpon masuk.

Setelah ponselnya dirampas dan pelaku kabur, korban yang usai ambil uang dari ATM itu langsung menghidupkan mesin motornya dan mengejar kedua pelaku yang berboncengan tersebut.

“Saat mengejar kedua pelaku, korban terus meneriaki jambret-jambret. Sekira perjalanan sekitar 2 Km korban menabrakan sepeda motornya ke sepeda motor hingga keduanya jatuh tersungkur,” kata Kapolsek Prambon AKp Sumarsono.

Dia menambahkan, saat kedua pelaku jatuh dan motornya terpental, kedua pelaku ditangkap warga, dan sempat dihajar oleh mereka yang marah dengan perbuatan kedua pelaku.

“Pelaku sempat dihajar warga yang menangkap. Beruntung anggota Unit Reskrim segera tiba di lokasi dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” jelasnya.

Kedua pelaku mengalami luka dan diberikan perwatan medis di Puskesmas Prambon. Setelah dirawat, keduanya akan diproses hukum atas perbuatan yang dilakukan. “Handphone hasil menjambret dan motor yang dibuat beraksi, kami sita sebagai barang bukti,” tegasnya.