SRAGEN JATENG - Seorang bocah berusia empat tahun, Rossid Nur Faid, ditemukan tenggelam di kolam lele samping rumahnya di Dukuh Tunjungan RT 003, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Kamis (30/4/2020) sore.

Proses identifikasi jenazah dilakukan oleh tim dari puskesmas dengan menggunakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Kabar duka mengenai kejadian tersebut disampaikan Kades Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Pri Hartono, kepada wartawan, Kamis malam.

Pri mengatakan peristiwa nahas itu bermula saat sore hari, bocah tersebut bersama simbahnya yang berumur 70 tahun memberi makan lele dan ayam.

Seusai selesai memberi makanan lele, ujar dia, simbahnya masuk ke rumah yang berjarak hanya 3-5 meter.

“Setelah beberapa saat simbahnya baru ingat dengan cucunya. Setelah dilihat ke kolam, bocah itu sudah ditemukan tenggelam di kolam. Sebenarnya simbahnya belum pikun. Jarak kolam dengan rumah hanya 1,5 meter kalau dengan dapur 3-5 meter,” ujarnya.

Pri mengatakan karena ada wabah Covid-19, penanganan korban apa pun petugas tetap gunakan hazmat.

Dia mengatakan baju hazmat dipakai petugas saat identifikasi jenazah bocah Sragen tenggelam di kolam lele, tetapi proses pemakamannya biasa.

Bocah 4 Tahun Di Sragen Tewas Di Kolam Lele

SRAGEN JATENG - Seorang bocah berusia empat tahun, Rossid Nur Faid, ditemukan tenggelam di kolam lele samping rumahnya di Dukuh Tunjungan RT 003, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Kamis (30/4/2020) sore.

Proses identifikasi jenazah dilakukan oleh tim dari puskesmas dengan menggunakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Kabar duka mengenai kejadian tersebut disampaikan Kades Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Pri Hartono, kepada wartawan, Kamis malam.

Pri mengatakan peristiwa nahas itu bermula saat sore hari, bocah tersebut bersama simbahnya yang berumur 70 tahun memberi makan lele dan ayam.

Seusai selesai memberi makanan lele, ujar dia, simbahnya masuk ke rumah yang berjarak hanya 3-5 meter.

“Setelah beberapa saat simbahnya baru ingat dengan cucunya. Setelah dilihat ke kolam, bocah itu sudah ditemukan tenggelam di kolam. Sebenarnya simbahnya belum pikun. Jarak kolam dengan rumah hanya 1,5 meter kalau dengan dapur 3-5 meter,” ujarnya.

Pri mengatakan karena ada wabah Covid-19, penanganan korban apa pun petugas tetap gunakan hazmat.

Dia mengatakan baju hazmat dipakai petugas saat identifikasi jenazah bocah Sragen tenggelam di kolam lele, tetapi proses pemakamannya biasa.

Tidak ada komentar