KEDIRI JATIM - Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ahmad Zuhri, S.a.g. mengatakan, di tengah pandemi Virus Corona, sholat Idul Fitri, bisa dilakukan di rumah dengan cara berjamaah bersama keluarga.

Tapi, dengan catatan memperpendek khutbah sholat dan bacaan sholat. Ini sesuai dengan peraturan Kementerian Agama RI dan fatwa dari MUI.

Sementara, membatalkan sholat idul fitri dilakukan sendiri atau munfarid, bisa tanpa melanggar khutbah setelah sholat.

Tentang takbir sebelum sholat idul fitri tahun ini, menurut Ahmad Zuhri, tetap bisa dilakukan di mana saja. Dilaksanakan di rumah, tanpa melibatkan banyak orang. Mengingat Kabupaten Kediri termasuk zona merah.

Ahmad Zuhri menambahkan, selain sholat idul fitri, tradisi nglencer atau bersilatuhrami bisa diganti dengan cara virtual.

Hal itu dilakukan untuk menghindari pertemuan langsung dengan banyak orang saat Hari Raya Idul Fitri ditengah pandemi Corona.

Warga Kediri Dianjurkan Sholat Idul Fitri Di Rumah Saja

KEDIRI JATIM - Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ahmad Zuhri, S.a.g. mengatakan, di tengah pandemi Virus Corona, sholat Idul Fitri, bisa dilakukan di rumah dengan cara berjamaah bersama keluarga.

Tapi, dengan catatan memperpendek khutbah sholat dan bacaan sholat. Ini sesuai dengan peraturan Kementerian Agama RI dan fatwa dari MUI.

Sementara, membatalkan sholat idul fitri dilakukan sendiri atau munfarid, bisa tanpa melanggar khutbah setelah sholat.

Tentang takbir sebelum sholat idul fitri tahun ini, menurut Ahmad Zuhri, tetap bisa dilakukan di mana saja. Dilaksanakan di rumah, tanpa melibatkan banyak orang. Mengingat Kabupaten Kediri termasuk zona merah.

Ahmad Zuhri menambahkan, selain sholat idul fitri, tradisi nglencer atau bersilatuhrami bisa diganti dengan cara virtual.

Hal itu dilakukan untuk menghindari pertemuan langsung dengan banyak orang saat Hari Raya Idul Fitri ditengah pandemi Corona.

Tidak ada komentar