Tiga warga Kabupaten Karanganyar yang merupakan peserta Ijtima Jamaah Tabligh atau Ijtima Ulama Gowa terkonfirmasi positif virus corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, dari tiga orang peserta ijtima ulama Gowa, dua di antaranya berasal dari Kecamatan Tasikmadu dan satu orang warga Kecamatan Jaten.

Sebelumnya sudah dilakukan tes cepat terhadap tiga orang tersebut dan hasilnya reaktif corona. Lantas mereka menjalani isolasi mandiri di rumah, mengingat kondisi kesehatan secara fisik sehat.

Mereka isolasi di rumah, sambil menunggu hasil swab. Keluar hasilnya positif. Semua dari kluster Gowa," katanya Kamis (14/5/2020).

Selanjutnya, tiga orang tersebut dibawa ke RS Kasih Ibu Solo guna menjalani perawatan.

Diungkapkan Juliyatmono, setibanya peserta ijtima ulama Gowa di Karanganyar pada akhir Maret 2020 lalu.

Pihaknya telah melakukan pemantauan dan tes cepat terhadap mereka. Namun hasilnya negatif.

Sekalipun mereka menjalani isolasi di rumah, lanjut Juliyatmono, pihaknya tetap melakukan pemantauan.

"Sudah dipantau, dan dirapid test (tes cepat) berulang-ulang. Karena bisa juga mereka, orang tanpa gejala (OTG)," ungkapnya.

Sementara itu, seorang peserta ijtima ulama Gowa asal Kecamatan Jatiyoso dinyatakan sembuh virus corona kemarin.

Laki-laki tersebut sebelumnya telah menjalani isolasi di RS Kasih Ibu Solo selama sekitar seminggu. Saat ini warga Jatiyoso itu sudah berada di rumah.

Dengan bertambahnya 3 orang terkonfirmasi positif corona, total ada 24 kasus positif corona di Kabupaten Karanganyar sampai Kamis (14/5/2020). Dari 24 kasus tersebut, 9 orang dinyatakan sembuh, 3 orang meninggal dunia dan 12 dalam perawatan.

3 Orang kluster Gowa asal Karanganyar positif Corona

Tiga warga Kabupaten Karanganyar yang merupakan peserta Ijtima Jamaah Tabligh atau Ijtima Ulama Gowa terkonfirmasi positif virus corona.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, dari tiga orang peserta ijtima ulama Gowa, dua di antaranya berasal dari Kecamatan Tasikmadu dan satu orang warga Kecamatan Jaten.

Sebelumnya sudah dilakukan tes cepat terhadap tiga orang tersebut dan hasilnya reaktif corona. Lantas mereka menjalani isolasi mandiri di rumah, mengingat kondisi kesehatan secara fisik sehat.

Mereka isolasi di rumah, sambil menunggu hasil swab. Keluar hasilnya positif. Semua dari kluster Gowa," katanya Kamis (14/5/2020).

Selanjutnya, tiga orang tersebut dibawa ke RS Kasih Ibu Solo guna menjalani perawatan.

Diungkapkan Juliyatmono, setibanya peserta ijtima ulama Gowa di Karanganyar pada akhir Maret 2020 lalu.

Pihaknya telah melakukan pemantauan dan tes cepat terhadap mereka. Namun hasilnya negatif.

Sekalipun mereka menjalani isolasi di rumah, lanjut Juliyatmono, pihaknya tetap melakukan pemantauan.

"Sudah dipantau, dan dirapid test (tes cepat) berulang-ulang. Karena bisa juga mereka, orang tanpa gejala (OTG)," ungkapnya.

Sementara itu, seorang peserta ijtima ulama Gowa asal Kecamatan Jatiyoso dinyatakan sembuh virus corona kemarin.

Laki-laki tersebut sebelumnya telah menjalani isolasi di RS Kasih Ibu Solo selama sekitar seminggu. Saat ini warga Jatiyoso itu sudah berada di rumah.

Dengan bertambahnya 3 orang terkonfirmasi positif corona, total ada 24 kasus positif corona di Kabupaten Karanganyar sampai Kamis (14/5/2020). Dari 24 kasus tersebut, 9 orang dinyatakan sembuh, 3 orang meninggal dunia dan 12 dalam perawatan.