BOJONEGORO JATIM - Bojonegoro ditetapkan sebagai salah satu zona merah virus Corona di Jatim. Ada satu sampel swab yang dinyatakan positif Corona dari Kota Minyak.

"Iya masuk zona merah. Ada beberapa sampel tes yang kita kirim ke provinsi dan pusat ternyata ada satu yang positif COVID-19. Tapi atas nama pasien yang mana mohon maaf kami belum bisa menyampaikan," kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr Wheny saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2020).

Ia juga menyampaikan, saat ini ada seorang PDP yang tengah menunggu hasil tes swab. Pasien tersebut diisolasi di RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro.

"Iya benar satu orang yang PDP. Hasilnya tesnya untuk pasien PDP ini belum turun," imbuhnya.

Pasien tersebut dari Kecamatan Gondang. Ia sudah dua hari diisolasi di rumah sakit plat merah yang terletak di Jalan Veteran itu.

"Ya ada satu pasien PDP, usia antara 40 hingga 50 tahun. Dua hari lalu masuknya. Hasil tes silahkan tanya ke Dinkes saja ya," jelas Humas RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo, Thomas Djaja.

Warganya Positif Corona, Bojonegoro Masuk Zona Merah

BOJONEGORO JATIM - Bojonegoro ditetapkan sebagai salah satu zona merah virus Corona di Jatim. Ada satu sampel swab yang dinyatakan positif Corona dari Kota Minyak.

"Iya masuk zona merah. Ada beberapa sampel tes yang kita kirim ke provinsi dan pusat ternyata ada satu yang positif COVID-19. Tapi atas nama pasien yang mana mohon maaf kami belum bisa menyampaikan," kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr Wheny saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2020).

Ia juga menyampaikan, saat ini ada seorang PDP yang tengah menunggu hasil tes swab. Pasien tersebut diisolasi di RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro.

"Iya benar satu orang yang PDP. Hasilnya tesnya untuk pasien PDP ini belum turun," imbuhnya.

Pasien tersebut dari Kecamatan Gondang. Ia sudah dua hari diisolasi di rumah sakit plat merah yang terletak di Jalan Veteran itu.

"Ya ada satu pasien PDP, usia antara 40 hingga 50 tahun. Dua hari lalu masuknya. Hasil tes silahkan tanya ke Dinkes saja ya," jelas Humas RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo, Thomas Djaja.

Tidak ada komentar