YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan tidak ada penambahan kasus virus Corona atau COVID-19. Saat ini tercatat ada 67 pasien positif Corona, dengan rincian 27 sembuh, dan tujuh orang meninggal dunia.

"Laporan hari ini tanggal 19 April 2020 tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY sebanyak 67 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (19/4/2020).

Dia turut melaporkan ada tambahan empat pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dalam kondisi belum mendapatkan hasil tes swab. Keempatnya dilaporkan memiliki riwayat penyakit.

"Keempatnya yakni perempuan (62) warga Kota Yogya ada riwayat stroke, laki-laki (63) warga Sleman tidak ada laporan riwayat, laki-laki (64) warga Kota Yogya ada hipertensi, dan perempuan (65) warga Gunung Kidul ada penyakit paru kronis (PPOK),"jelas Berty.

"Untuk yang laki-laki (64) warga Kota Yogya meninggalnya tanggal 17 April, untuk yang lainnya tadi malam dan pagi tadi," lanjutnya.

Saat ini jumlah PDP di DIY berjumlah 648 orang dan 125 di antaranya masih dalam perawatan. Sebanyak 349 PDP di antaranya sudah dinyatakan negatif Corona. Sedangkan PDP yang masih dalam proses menunggu hasil swab 232 orang, 14 orang orang di antaranya meninggal. Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona di DIY saat ini ada 3.692 orang.

Update Corona Di Yogyakarta 19 April: Pasien Positif 67, Sembuh 27

YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan tidak ada penambahan kasus virus Corona atau COVID-19. Saat ini tercatat ada 67 pasien positif Corona, dengan rincian 27 sembuh, dan tujuh orang meninggal dunia.

"Laporan hari ini tanggal 19 April 2020 tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY sebanyak 67 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (19/4/2020).

Dia turut melaporkan ada tambahan empat pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dalam kondisi belum mendapatkan hasil tes swab. Keempatnya dilaporkan memiliki riwayat penyakit.

"Keempatnya yakni perempuan (62) warga Kota Yogya ada riwayat stroke, laki-laki (63) warga Sleman tidak ada laporan riwayat, laki-laki (64) warga Kota Yogya ada hipertensi, dan perempuan (65) warga Gunung Kidul ada penyakit paru kronis (PPOK),"jelas Berty.

"Untuk yang laki-laki (64) warga Kota Yogya meninggalnya tanggal 17 April, untuk yang lainnya tadi malam dan pagi tadi," lanjutnya.

Saat ini jumlah PDP di DIY berjumlah 648 orang dan 125 di antaranya masih dalam perawatan. Sebanyak 349 PDP di antaranya sudah dinyatakan negatif Corona. Sedangkan PDP yang masih dalam proses menunggu hasil swab 232 orang, 14 orang orang di antaranya meninggal. Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona di DIY saat ini ada 3.692 orang.

Tidak ada komentar