MALANG JATIM - Pemkot Malang menyiapkan 2 ribu rapid test untuk menyambut pemudik yang nekat datang ke wilayah Kota Malang. Rapid test disebar pada semua posko check point.

"Kami sudah siapkan 2 ribu rapid test yang berada di posko check point. Tujuannya, untuk memeriksa kesehatan pemudik yang terlanjur datang atau tiba di Kota Malang," ujar Wali Kota Malang Sutiaji kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Menurut Sutiaji, para pemudik akan diperiksa satu per satu, bila saat pengecekan suhu tubuhnya diatas 38 derajat celsius, maka menjalani rapid test.

"Nanti bila pemudik yang datang akan melalui proses rapid test bila saat pengecekan suhu tubuh di atas 38 derajat," tuturnya.

Sutiaji mengaku, pihaknya saat ini tengah berupaya mendatangkan sebanyak 10 ribu alat rapid test. Mengingat alat tersebut merupakan pengetesan dini bagi masyarakat yang terindikasi terpapar virus Corona.

"Jika ditemukan gejala terpapar Corona, maka kita minta isolasi mandiri di tempat yang sudah kami siapkan. Di sana, sudah ada 400 bed yang siap menampung," ucap Sutiaji.

Sutiaji juga tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dalam menghadapi situasi pandemi ini. Dirinya tetap meminta masyarakat untuk melakukan segala aktivitas di dalam rumah.

"Kami minta masyarakat tetap waspada di tengah pandemi, menghindari kerumunan massa dan tetap menerapkan physical distancing (pembatasan fisik)," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sutiaji tak mau pusing dengan kebijakan pemerintah terkait penanganan untuk memutus penyebaran COVID-19, termasuk larangan mudik pada Lebaran tahun ini.

Menurut Sutiaji, Kota Malang harus siap dengan semua resiko, termasuk kedatangan pemudik. "Kami ndak pusing dengan kebijakan pusat. Kami harus siap dengan semua resiko, termasuk pemudik. Kami siapkan mental dan pemahaman masyarakat bahwa yang bisa memutus mata rantai COVID-19 ini adalah masyarakat itu sendiri. Semoga kami dengan masyarakat bisa dan kami yakin bisa," tuturnya.

Pemkab Malang Siapkan 2 Ribu Alat Rapid Test Untuk Pemudik Yang Ngeyel

MALANG JATIM - Pemkot Malang menyiapkan 2 ribu rapid test untuk menyambut pemudik yang nekat datang ke wilayah Kota Malang. Rapid test disebar pada semua posko check point.

"Kami sudah siapkan 2 ribu rapid test yang berada di posko check point. Tujuannya, untuk memeriksa kesehatan pemudik yang terlanjur datang atau tiba di Kota Malang," ujar Wali Kota Malang Sutiaji kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Menurut Sutiaji, para pemudik akan diperiksa satu per satu, bila saat pengecekan suhu tubuhnya diatas 38 derajat celsius, maka menjalani rapid test.

"Nanti bila pemudik yang datang akan melalui proses rapid test bila saat pengecekan suhu tubuh di atas 38 derajat," tuturnya.

Sutiaji mengaku, pihaknya saat ini tengah berupaya mendatangkan sebanyak 10 ribu alat rapid test. Mengingat alat tersebut merupakan pengetesan dini bagi masyarakat yang terindikasi terpapar virus Corona.

"Jika ditemukan gejala terpapar Corona, maka kita minta isolasi mandiri di tempat yang sudah kami siapkan. Di sana, sudah ada 400 bed yang siap menampung," ucap Sutiaji.

Sutiaji juga tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dalam menghadapi situasi pandemi ini. Dirinya tetap meminta masyarakat untuk melakukan segala aktivitas di dalam rumah.

"Kami minta masyarakat tetap waspada di tengah pandemi, menghindari kerumunan massa dan tetap menerapkan physical distancing (pembatasan fisik)," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sutiaji tak mau pusing dengan kebijakan pemerintah terkait penanganan untuk memutus penyebaran COVID-19, termasuk larangan mudik pada Lebaran tahun ini.

Menurut Sutiaji, Kota Malang harus siap dengan semua resiko, termasuk kedatangan pemudik. "Kami ndak pusing dengan kebijakan pusat. Kami harus siap dengan semua resiko, termasuk pemudik. Kami siapkan mental dan pemahaman masyarakat bahwa yang bisa memutus mata rantai COVID-19 ini adalah masyarakat itu sendiri. Semoga kami dengan masyarakat bisa dan kami yakin bisa," tuturnya.

Tidak ada komentar