Jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim terus bertambah. Total saat ini ada 386 terkonfirmasi positif Corona di Jatim. Meski begitu, sejumlah daerah mengusulkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"PSBB, sampai maghrib ini tadi belum ada kabupaten atau kota yang mengomunikasikan PSBB kepada kami," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan saat jumpa pers Update COVID-19 di Grahadi, Minggu (12/4/2020).

Meski begitu, lanjut Khofifah, pihaknya tidak mengetahui apakah kabupaten atau kota di Jatim sudah mulai membahas PSBB. Sebab dari pembahasan itu kemudian diajukan ke Pemprov Jatim yang selanjutnya akan diteruskan ke pemerintah pusat.

"Tapi kami tidak tahu malam ini ada kabupaten atau kota sedang mendiskusikan atau membahas," tutur Khofifah.

Terkait pengajuan PSBB juga, Khofifah menyebut saat ini telah memerintahkan kepada Sekda Pemprov untuk terus berkoordinasi dengan sejumlah sekretaris kabupaten atau kota. Terutama pada daerah-daerah dengan status zona merah.

"Setelah kami dapat konfirmasi data dari pusat maka kami meminta pak sekda untuk berkoordinasi dengan sekkota Surabaya, sekkab Sidoarjo, sekda Lamongan, sekda Gresik," terangnya.

Mendapat instruksi itu, Sekda Pemprov Jatim Heru Tjahjono mengaku sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah sekda kota dan sekda kabupaten. Bahkan pada keesokan harinya ia akan melakukan pertemuan untuk koordinasi dengan Surabaya yang saat ini memiliki kasus positif tertinggi.

"Ini dengan kondisi Surabaya dan beberapa daerah, Surabaya mulai bertambah, ini baru saja kami koordinasi dengan pak sekda Kota Surabaya," jelas Heru.

"Besok pagi akan kami lakukan koordinasi yang sangat detail setelah kami menunggu koordinasi bu gubernur, kapolda dan pangdam," tandasnya.

Sebelumnya Kasus positif Corona atau COVID-19 di Jawa Timur bertambah 119 pasien. Dari data ini, kasus tambahan positif terbanyak yakni dari Kota Surabaya.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa merinci ada tambahan 83 pasien dari Surabaya. Ada pula 10 dari Sidoarjo, 1 Kota Probolinggo, 2 Kabupaten Kediri, 3 Situbondo, 1 Jombang, 3 Tulungagung. Selain itu, ada tambahan 4 pasien dari Gresik, 1 Bangkalan, 10 dari Lamongan dan 1 pasien positif corona dari Pamekasan.

Jawa Timur. Jumlah positif Covid-19 bertambah dan belum ajukan PSBB

Jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim terus bertambah. Total saat ini ada 386 terkonfirmasi positif Corona di Jatim. Meski begitu, sejumlah daerah mengusulkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"PSBB, sampai maghrib ini tadi belum ada kabupaten atau kota yang mengomunikasikan PSBB kepada kami," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan saat jumpa pers Update COVID-19 di Grahadi, Minggu (12/4/2020).

Meski begitu, lanjut Khofifah, pihaknya tidak mengetahui apakah kabupaten atau kota di Jatim sudah mulai membahas PSBB. Sebab dari pembahasan itu kemudian diajukan ke Pemprov Jatim yang selanjutnya akan diteruskan ke pemerintah pusat.

"Tapi kami tidak tahu malam ini ada kabupaten atau kota sedang mendiskusikan atau membahas," tutur Khofifah.

Terkait pengajuan PSBB juga, Khofifah menyebut saat ini telah memerintahkan kepada Sekda Pemprov untuk terus berkoordinasi dengan sejumlah sekretaris kabupaten atau kota. Terutama pada daerah-daerah dengan status zona merah.

"Setelah kami dapat konfirmasi data dari pusat maka kami meminta pak sekda untuk berkoordinasi dengan sekkota Surabaya, sekkab Sidoarjo, sekda Lamongan, sekda Gresik," terangnya.

Mendapat instruksi itu, Sekda Pemprov Jatim Heru Tjahjono mengaku sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah sekda kota dan sekda kabupaten. Bahkan pada keesokan harinya ia akan melakukan pertemuan untuk koordinasi dengan Surabaya yang saat ini memiliki kasus positif tertinggi.

"Ini dengan kondisi Surabaya dan beberapa daerah, Surabaya mulai bertambah, ini baru saja kami koordinasi dengan pak sekda Kota Surabaya," jelas Heru.

"Besok pagi akan kami lakukan koordinasi yang sangat detail setelah kami menunggu koordinasi bu gubernur, kapolda dan pangdam," tandasnya.

Sebelumnya Kasus positif Corona atau COVID-19 di Jawa Timur bertambah 119 pasien. Dari data ini, kasus tambahan positif terbanyak yakni dari Kota Surabaya.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa merinci ada tambahan 83 pasien dari Surabaya. Ada pula 10 dari Sidoarjo, 1 Kota Probolinggo, 2 Kabupaten Kediri, 3 Situbondo, 1 Jombang, 3 Tulungagung. Selain itu, ada tambahan 4 pasien dari Gresik, 1 Bangkalan, 10 dari Lamongan dan 1 pasien positif corona dari Pamekasan.

Tidak ada komentar