SIDOARJO JATIM - Sebuah rumah di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo digeledah densus 88, Sabtu (11/4/2020). Rumah di Dusun Bogem RT 07 RW 02 Desa Kebonagung, ini digeledah sekitar pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB. Dari penggeledahan itu anggota densus 88 membawa dua kantung.

Ketua RT 7 Rw 2 Dusun Bogem, Desa Kebungagung, Kecamatan Sukodono, Budi Firmanzah (49) mengatakan, dirinya diminta menjadi saksi dalam penggeledahan rumah tersebut.

"Saya diajak untuk menjadi saksi penggeledahan rumah orang tua, yang diduga terduga teroris," kata Budi kepada wartawan saat dihubungi.

Budi mengaku, hasil dari penggeledaan tersebut mereka membawa ratusan butir peluru dan selongsong. Barang tersebut dimasukkan ke dalam sak dan selongsong dimasukkan ke tas plastik.

"Yang dibawa anggota yang melakukan penggeledahan itu ratusan butiran peluru, dan selongsongnya," jelas Budi.

Sementara Kapolsek Sukodono Iptu Warjiin membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Namun pihaknya hanya mengamankan lokasi, dengan melarang warga mendekat ke lokasi penggeledahan.

"Memang benar ada penggeledahan sebuah rumah. Namun kami tidak tahu persis yang dibawa dari rumah tersebut. Terlihat dari kejahuan dua kantung yang dibawa," tandas kapolsek.

Densus 88 Geledah Rumah di Sidoarjo

SIDOARJO JATIM - Sebuah rumah di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo digeledah densus 88, Sabtu (11/4/2020). Rumah di Dusun Bogem RT 07 RW 02 Desa Kebonagung, ini digeledah sekitar pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB. Dari penggeledahan itu anggota densus 88 membawa dua kantung.

Ketua RT 7 Rw 2 Dusun Bogem, Desa Kebungagung, Kecamatan Sukodono, Budi Firmanzah (49) mengatakan, dirinya diminta menjadi saksi dalam penggeledahan rumah tersebut.

"Saya diajak untuk menjadi saksi penggeledahan rumah orang tua, yang diduga terduga teroris," kata Budi kepada wartawan saat dihubungi.

Budi mengaku, hasil dari penggeledaan tersebut mereka membawa ratusan butir peluru dan selongsong. Barang tersebut dimasukkan ke dalam sak dan selongsong dimasukkan ke tas plastik.

"Yang dibawa anggota yang melakukan penggeledahan itu ratusan butiran peluru, dan selongsongnya," jelas Budi.

Sementara Kapolsek Sukodono Iptu Warjiin membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Namun pihaknya hanya mengamankan lokasi, dengan melarang warga mendekat ke lokasi penggeledahan.

"Memang benar ada penggeledahan sebuah rumah. Namun kami tidak tahu persis yang dibawa dari rumah tersebut. Terlihat dari kejahuan dua kantung yang dibawa," tandas kapolsek.