Setelah statusnya PDP, seorang ASN di pemda Kabupaten akhirnya dinyatakan positif terinveksi COVID-19. Hal itu diketahui dari hasil swab test yang telah dilakukan. Pasien yang merupakan pejabat di lingkup pemerintah kabupaten Pekalongan itu berjenis kelamin pria, warga Bojong.

Berdasarkan keterangan wakil Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid ( Aap ), pasien tersebut sudah dirawat di ruang Isolasi RSUD Kratondengan status PDP sudah sekitar seminggu, dan kemudian di nyatakan positif pada hari kemarin (16/04/2020) setelah hasil swab test turun.

" Sebelumnya statusnya adalah PDP, tapi setelah di test swab, hasilnya positif, akhirnya statusnya naik menjadi pasien positif Covid-19", kata Aap.

Dijelaskan oleh Aap, berdasarkan tracking riwayat perjalanan, yang bersangkutan menjemput anaknya di Bandara yang usai bepergian dari Bali.

" Anaknya dari bali dan beliau menjemput di Bandara waktu itu,terus gejala dan sebagainya, akhirnya dilakukan test covid, positif ".

Sebelumnya pernah diberitakan disini , satu keluarga di Bojong  kabupaten Pekalongan ,Ibu (58) dan Anak (25), positif terinfeksi virus corona. Namun karena tidak ada keluhan apapun terhadap kondisi badannya, sehingga keduanya hanya dikarantina mandiri dirumah.

Justru bapaknya yang dikatakan negatif dari hasil rapid test, merasakan demam dan batuk, hingga kemudian di rawat di RSUD Kraton. Belakangan baru diketahui, jika ternyata Bapak, Ibu dan Anak semuanya terkena Covid-19.

ASN Pemerintah Kabupaten Pekalongan Positif Covid-19

Setelah statusnya PDP, seorang ASN di pemda Kabupaten akhirnya dinyatakan positif terinveksi COVID-19. Hal itu diketahui dari hasil swab test yang telah dilakukan. Pasien yang merupakan pejabat di lingkup pemerintah kabupaten Pekalongan itu berjenis kelamin pria, warga Bojong.

Berdasarkan keterangan wakil Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid ( Aap ), pasien tersebut sudah dirawat di ruang Isolasi RSUD Kratondengan status PDP sudah sekitar seminggu, dan kemudian di nyatakan positif pada hari kemarin (16/04/2020) setelah hasil swab test turun.

" Sebelumnya statusnya adalah PDP, tapi setelah di test swab, hasilnya positif, akhirnya statusnya naik menjadi pasien positif Covid-19", kata Aap.

Dijelaskan oleh Aap, berdasarkan tracking riwayat perjalanan, yang bersangkutan menjemput anaknya di Bandara yang usai bepergian dari Bali.

" Anaknya dari bali dan beliau menjemput di Bandara waktu itu,terus gejala dan sebagainya, akhirnya dilakukan test covid, positif ".

Sebelumnya pernah diberitakan disini , satu keluarga di Bojong  kabupaten Pekalongan ,Ibu (58) dan Anak (25), positif terinfeksi virus corona. Namun karena tidak ada keluhan apapun terhadap kondisi badannya, sehingga keduanya hanya dikarantina mandiri dirumah.

Justru bapaknya yang dikatakan negatif dari hasil rapid test, merasakan demam dan batuk, hingga kemudian di rawat di RSUD Kraton. Belakangan baru diketahui, jika ternyata Bapak, Ibu dan Anak semuanya terkena Covid-19.