PASURUAN JATIM - Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Pasuruan bertambah tujuh orang. Sehingga total 10 pasien dinyatakan positif Corona.

"Tujuh orang ini terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan," kata Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Sabtu (11/4/2020).

Anang mengatakan lima laki-laki berasal dari Kecamatan Lumbang, Beji, Gempol, Purwodadi, Gondangwetan. Sedangkan dua perempuan berasal dari Prigen dan warga DKI Jakarta yang memiliki keluarga di Kecamatan Rembang.

"Ketujuh pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan yang berbeda. Beberapa pasien sebelumnya pernah mengikuti pelatihan haji di Surabaya. Ada juga yang sering pulang pergi Jakarta dan Pasuruan karena bisnis," terang Anang.

Tiga pasien yang merupakan klaster pelatihan haji di Arama Haji Sukolilo, Surabaya ini dirawat di RSUD Bangil. Menurut Anang, mereka dalam kondisi sehat.

"Tracing kontak mereka terus dilakukan. Untuk kondisi keluarga tiga pasien positif ini masuk ODR (Orang Dalam Risiko) karena tidak mengalami sakit dan tidak ada keluhan-keluahan terkait Covid 19," terang Anang.

7 Pasien positif Corona ini sebelumnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSUD Bangil. Mereka menunggu hasil swab test selama kurang lebih 15 hari.

"Ketujuh pasien selama ini dirawat di RSUD Bangil dan hari ini hasil swab-nya dinyatakan positif," terang Anang.

Sehari sebelumnya tiga PDP yang dirawat di RSUD Bangil dinyatakan positif Corona. Terdiri dua pasien laki-laki berasal dari Kecamatan Bangil dan Puspo, satu perempuan berasal dari Kecamatan Kraton. Tiga pasien ini dipastikan klaster Pelatihan Haji di Surabaya.

7 Orang di Pasuruan Dinyatakan Positif Corona, Total Kini 10 Pasien

PASURUAN JATIM - Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Pasuruan bertambah tujuh orang. Sehingga total 10 pasien dinyatakan positif Corona.

"Tujuh orang ini terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan," kata Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Sabtu (11/4/2020).

Anang mengatakan lima laki-laki berasal dari Kecamatan Lumbang, Beji, Gempol, Purwodadi, Gondangwetan. Sedangkan dua perempuan berasal dari Prigen dan warga DKI Jakarta yang memiliki keluarga di Kecamatan Rembang.

"Ketujuh pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan yang berbeda. Beberapa pasien sebelumnya pernah mengikuti pelatihan haji di Surabaya. Ada juga yang sering pulang pergi Jakarta dan Pasuruan karena bisnis," terang Anang.

Tiga pasien yang merupakan klaster pelatihan haji di Arama Haji Sukolilo, Surabaya ini dirawat di RSUD Bangil. Menurut Anang, mereka dalam kondisi sehat.

"Tracing kontak mereka terus dilakukan. Untuk kondisi keluarga tiga pasien positif ini masuk ODR (Orang Dalam Risiko) karena tidak mengalami sakit dan tidak ada keluhan-keluahan terkait Covid 19," terang Anang.

7 Pasien positif Corona ini sebelumnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diisolasi di RSUD Bangil. Mereka menunggu hasil swab test selama kurang lebih 15 hari.

"Ketujuh pasien selama ini dirawat di RSUD Bangil dan hari ini hasil swab-nya dinyatakan positif," terang Anang.

Sehari sebelumnya tiga PDP yang dirawat di RSUD Bangil dinyatakan positif Corona. Terdiri dua pasien laki-laki berasal dari Kecamatan Bangil dan Puspo, satu perempuan berasal dari Kecamatan Kraton. Tiga pasien ini dipastikan klaster Pelatihan Haji di Surabaya.

Tidak ada komentar