LUMAJANG JATIM - Jumlah Pasien positif virus Corona di Lumajang bertambah 2 orang. Kini, total ada 8 pasien terkonfirmasi virus Corona.

"Update terbaru perkembangan penyebaran virus Corona di Kabupaten Lumajang bertambah 2 orang, sehingga total ada 8 orang terkonfirmasi positif virus Corona," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq kepada wartawan, Sabtu (11/4/2020) malam.

Dua warga terkonfirmasi positif ini berasal dari Kecamatan Sukodono. Ia merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Lumajang dan memiliki riwayat mengikuti Pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) pada 9-18 Maret 2020 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Sedangkan satu terkonfirmasi positif virus Corona seorang karyawan yakni warga Kecamatan Sukodono. Dia meninggal dunia dalam kondisi Pasien dalam pengawasan (PDP) pada 9 April 2020. Setelah swab, hasilnya diketahui positif.

"Tambahan dua PDP yang positif virus Corona satu orang memiliki riwayat Pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan satu lainnya karyawan di Lumajang," tambahnya.

Sementara itu terdapat 6 kecamatan masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Kedung Jajang, Randu Agung, Sukodono, Tempeh, Pasirian dan Sumbersuko.

"Zona merah di Kabupaten Lumajang bertambah menjadi enam kecamatan yakni Kecamatan Kedung Jajang, Randu Agung, Sukodono, Tempeh, Pasirian dan Sumbersuko," tegasnya.

Dari data gugus tugas percepatan penanganan virus Corona Kabupaten Lumajang, terdapat 8 orang terkonfirmasi positif virus corona, 16 PDP serta 241 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Pasien Positif Corona Di Lumajang Bertambah 2

LUMAJANG JATIM - Jumlah Pasien positif virus Corona di Lumajang bertambah 2 orang. Kini, total ada 8 pasien terkonfirmasi virus Corona.

"Update terbaru perkembangan penyebaran virus Corona di Kabupaten Lumajang bertambah 2 orang, sehingga total ada 8 orang terkonfirmasi positif virus Corona," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq kepada wartawan, Sabtu (11/4/2020) malam.

Dua warga terkonfirmasi positif ini berasal dari Kecamatan Sukodono. Ia merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Lumajang dan memiliki riwayat mengikuti Pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) pada 9-18 Maret 2020 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Sedangkan satu terkonfirmasi positif virus Corona seorang karyawan yakni warga Kecamatan Sukodono. Dia meninggal dunia dalam kondisi Pasien dalam pengawasan (PDP) pada 9 April 2020. Setelah swab, hasilnya diketahui positif.

"Tambahan dua PDP yang positif virus Corona satu orang memiliki riwayat Pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan satu lainnya karyawan di Lumajang," tambahnya.

Sementara itu terdapat 6 kecamatan masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Kedung Jajang, Randu Agung, Sukodono, Tempeh, Pasirian dan Sumbersuko.

"Zona merah di Kabupaten Lumajang bertambah menjadi enam kecamatan yakni Kecamatan Kedung Jajang, Randu Agung, Sukodono, Tempeh, Pasirian dan Sumbersuko," tegasnya.

Dari data gugus tugas percepatan penanganan virus Corona Kabupaten Lumajang, terdapat 8 orang terkonfirmasi positif virus corona, 16 PDP serta 241 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Tidak ada komentar