JEMBER JATIM - Bocah SD Di Jember dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Bedadung di Kecamatan Patrang. Bocah laki-laki itu hanyut saat berenang sembari menunggu temannya yang sedang buang air besar.

Korban diketahui berinisial KA (12), warga Jalan Srikoyo, Kecamatan Patrang. Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR bersama warga hingga sore hari belum membuahkan hasil.

"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 09.00 pagi tadi," kata Koordinator Pos SAR Jember Rudi Prahara di lokasi pencarian, Minggu (1/3/2020).

Menurut Rudi, saat itu korban bersama dua temannya sedang bermain di sekitar aliran sungai Bedadung, di belakang Pasar Kecamatan Patrang. Ketika asyik bermain, salah seorang teman korban kemudian buang air besar di tepi sungai tersebut.

"Sembari menunggu temannya buang air besar, korban bersama satu temannya lagi berenang di sungai itu. Saat berenang itulah korban tak bisa menguasai diri dan hanyut terbawa arus sungai," terang Rudi.

Teman korban berusaha menyelamatkan, dan yang BAB juga ikut membantu. Tapi tidak bisa menyelamatkan," sambungnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke warga. Selanjutnya diteruskan ke petugas kepolisian dan petugas SAR.

Hingga sore ini, proses pencarian korban masih dilakukan Tim Basarnas, BPBD Jember dan relawan SAR OPA. Penyisiran menggunakan perahu karet dan penyelaman ke dasar sungai dilakukan oleh petugas penyelamat.

"Proses pencarian masih kami lakukan dan saat ini prosesnya masih berlangsung," pungkasnya.

Bocah SD Di Jember Hanyut Saat Berenang di Sungai

JEMBER JATIM - Bocah SD Di Jember dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Bedadung di Kecamatan Patrang. Bocah laki-laki itu hanyut saat berenang sembari menunggu temannya yang sedang buang air besar.

Korban diketahui berinisial KA (12), warga Jalan Srikoyo, Kecamatan Patrang. Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR bersama warga hingga sore hari belum membuahkan hasil.

"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 09.00 pagi tadi," kata Koordinator Pos SAR Jember Rudi Prahara di lokasi pencarian, Minggu (1/3/2020).

Menurut Rudi, saat itu korban bersama dua temannya sedang bermain di sekitar aliran sungai Bedadung, di belakang Pasar Kecamatan Patrang. Ketika asyik bermain, salah seorang teman korban kemudian buang air besar di tepi sungai tersebut.

"Sembari menunggu temannya buang air besar, korban bersama satu temannya lagi berenang di sungai itu. Saat berenang itulah korban tak bisa menguasai diri dan hanyut terbawa arus sungai," terang Rudi.

Teman korban berusaha menyelamatkan, dan yang BAB juga ikut membantu. Tapi tidak bisa menyelamatkan," sambungnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke warga. Selanjutnya diteruskan ke petugas kepolisian dan petugas SAR.

Hingga sore ini, proses pencarian korban masih dilakukan Tim Basarnas, BPBD Jember dan relawan SAR OPA. Penyisiran menggunakan perahu karet dan penyelaman ke dasar sungai dilakukan oleh petugas penyelamat.

"Proses pencarian masih kami lakukan dan saat ini prosesnya masih berlangsung," pungkasnya.