MOJOKERTO - Seorang anggota TNI tewas gantung diri di Surabaya. Jenazah korban berinisial JW (30) langsung dievakuasi ke RSU dr Soetomo, Surabaya.

JW ditemukan tewas gantung diri di rumah saudaranya, Emi, warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pagi tadi. Proses olah TKP dimulai sekitar pukul 11.57 WIB. Yakni setelah sejumlah orang memakai seragam Quick Reaction Team Polisi Militer tiba di lokasi.

Proses olah TKP melibatkan banyak pihak. Mulai dari TNI AL, POM AL, Polsek Puri, Kepala Desa setempat hingga istri dan mertua JW. Dua tangga digunakan untuk menurunkan jenazah JW yang tewas gantung diri di salah satu kamar rumah Emi. Yaitu tangga dari bambu dan tangga lipat berbahan aluminium.

Olah TKP selesai sekitar pukul 12.45 WIB. Dibantu sejumlah relawan, jenazah JW di dalam kantung jenazah langsung dinaikkan ke mobil ambulans PMI Kabupaten Mojokerto. Jenazah lantas dievakuasi ke RSU dr Soetomo, Surabaya untuk divisum. Tampak mertua JW ikut dalam mobil ambulans tersebut.

Hingga jenazah dibawa ambulans, tidak ada seorang pun yang bersedia memberikan penjelasan kepada wartawan. Baik pihak TNI, keluarga JW maupun kades setempat.

Namun sebelumnya, sang kades, Utomo sempat menerangkan bahwa JW merupakan anggota TNI aktif yang berdinas di Surabaya. Korban tinggal bersama istrinya di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

"Korban anggota TNI AL aktif. Dinasnya di Surabaya," kata Kades setempat, Utomo kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2020).

Menurutnya, JW bertamu seorang diri ke rumah saudaranya Emi pada Rabu (4/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB, JW sempat ditemui istrinya di rumah Emi.

Saat pasangan suami istri ini bertemu, Emi sudah berangkat bekerja memilah bawang merah di rumah tetangganya. Setelah bertemu JW, istrinya pulang.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Emi pulang dari tempat kerjanya. Saat itulah dia menemukan JW sudah tewas dengan kondisi gantung diri di salah satu kamar rumahnya.

Anggota TNI Surabaya Ditemukan Tewas Gantung Diri

MOJOKERTO - Seorang anggota TNI tewas gantung diri di Surabaya. Jenazah korban berinisial JW (30) langsung dievakuasi ke RSU dr Soetomo, Surabaya.

JW ditemukan tewas gantung diri di rumah saudaranya, Emi, warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pagi tadi. Proses olah TKP dimulai sekitar pukul 11.57 WIB. Yakni setelah sejumlah orang memakai seragam Quick Reaction Team Polisi Militer tiba di lokasi.

Proses olah TKP melibatkan banyak pihak. Mulai dari TNI AL, POM AL, Polsek Puri, Kepala Desa setempat hingga istri dan mertua JW. Dua tangga digunakan untuk menurunkan jenazah JW yang tewas gantung diri di salah satu kamar rumah Emi. Yaitu tangga dari bambu dan tangga lipat berbahan aluminium.

Olah TKP selesai sekitar pukul 12.45 WIB. Dibantu sejumlah relawan, jenazah JW di dalam kantung jenazah langsung dinaikkan ke mobil ambulans PMI Kabupaten Mojokerto. Jenazah lantas dievakuasi ke RSU dr Soetomo, Surabaya untuk divisum. Tampak mertua JW ikut dalam mobil ambulans tersebut.

Hingga jenazah dibawa ambulans, tidak ada seorang pun yang bersedia memberikan penjelasan kepada wartawan. Baik pihak TNI, keluarga JW maupun kades setempat.

Namun sebelumnya, sang kades, Utomo sempat menerangkan bahwa JW merupakan anggota TNI aktif yang berdinas di Surabaya. Korban tinggal bersama istrinya di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

"Korban anggota TNI AL aktif. Dinasnya di Surabaya," kata Kades setempat, Utomo kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2020).

Menurutnya, JW bertamu seorang diri ke rumah saudaranya Emi pada Rabu (4/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB, JW sempat ditemui istrinya di rumah Emi.

Saat pasangan suami istri ini bertemu, Emi sudah berangkat bekerja memilah bawang merah di rumah tetangganya. Setelah bertemu JW, istrinya pulang.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Emi pulang dari tempat kerjanya. Saat itulah dia menemukan JW sudah tewas dengan kondisi gantung diri di salah satu kamar rumahnya.