PALEMBANG - Seorang warga yang bernama Muzai Yanah (36), korban tenggelam saat mencari bambu muda atau rebung di Empat Lawang, Sumatera Selatan akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi tewas.

Korban ditemukan tim SAR gabungan 6 Km dari titik korban terjatuh pada Senin (24/2) sore. Tim yang telah bersiaga di lokasi langsung mengevakuasi korban ke posko pencarian.

"Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Ditemukannya sekitar 6 Km dari titik tenggelam," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Palembang, Herry Marantika ditemui di kantornya, Selasa (25/2/2020).

Penemuan korban, lanjut Herry, setelah tim melakukan pencarian selama 2 hari. Pencarian dilakukan dengan peralatan seperti rafting, LCR, penyelaman, hingga medis.

"Setelah ditemukan korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Selanjutnya korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga," kata Herry.

Setelah korban ditemukan, operasi pencarian ditutup. Herry meminta warga lebih waspada ketika beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi air deras.

Diketahui, korban tenggelam dan hilang di Sungai Air Lintang, Empat Lawang saat mencari rebung bersama anaknya, Minggu (23/2). Hilangnya korban bahkan membuat heboh masyarakat sekitar dan ramai-ramai untuk melakukan pencarian.

Cari Rebung Di Pinggir Sungai, Seorang Warga Tewas Tenggelam

PALEMBANG - Seorang warga yang bernama Muzai Yanah (36), korban tenggelam saat mencari bambu muda atau rebung di Empat Lawang, Sumatera Selatan akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi tewas.

Korban ditemukan tim SAR gabungan 6 Km dari titik korban terjatuh pada Senin (24/2) sore. Tim yang telah bersiaga di lokasi langsung mengevakuasi korban ke posko pencarian.

"Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Ditemukannya sekitar 6 Km dari titik tenggelam," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Palembang, Herry Marantika ditemui di kantornya, Selasa (25/2/2020).

Penemuan korban, lanjut Herry, setelah tim melakukan pencarian selama 2 hari. Pencarian dilakukan dengan peralatan seperti rafting, LCR, penyelaman, hingga medis.

"Setelah ditemukan korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Selanjutnya korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga," kata Herry.

Setelah korban ditemukan, operasi pencarian ditutup. Herry meminta warga lebih waspada ketika beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi air deras.

Diketahui, korban tenggelam dan hilang di Sungai Air Lintang, Empat Lawang saat mencari rebung bersama anaknya, Minggu (23/2). Hilangnya korban bahkan membuat heboh masyarakat sekitar dan ramai-ramai untuk melakukan pencarian.